Penulis: Intan Permana ; Tomas Chochole ; Nizar Alam Hamdani ; Retno Purwani Sari
DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1511
Abstrak
Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan inovasi pada usaha kecil di Indonesia di berbagai sektor. Inovasi secara luas diakui sebagai faktor kritis dalam daya saing usaha. Potensi pengembangan ini penting bagi para wirausahawan yang berpartisipasi dalam survei kuesioner. Faktanya, dari total responden, 85,50% di antaranya saat ini telah menjalankan usaha dan mereka juga menganggap inovasi sebagai hal yang sangat penting. Sebanyak 400 sampel pemilik usaha kecil dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengidentifikasi delapan faktor yang terkait dengan pengembangan inovasi, meliputi eksploitasi pengetahuan, proses interaktif, peningkatan proses bisnis padat pengetahuan, perusahaan berbasis teknologi baru, strategi pemasaran (go-to-market), regulasi yang lebih ketat, dan stimulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tiga faktor secara khusus dominan dalam pengembangan inovasi. Secara spesifik, eksploitasi pengetahuan berkorelasi kuat dengan aktivitas padat pengetahuan, sementara proses interaktif berkorelasi kuat dengan eksploitasi pengetahuan. Akhirnya, aktivitas padat pengetahuan juga terkait erat dengan eksploitasi pengetahuan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengetahuan dan interaksi dalam mendorong inovasi di kalangan usaha kecil di Indonesia. Dengan memprioritaskan faktor-faktor dominan tersebut, usaha kecil dapat mengembangkan strategi untuk tetap kompetitif dalam lingkungan bisnis yang berkembang pesat. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Hak cipta dilindungi undang-undang.
Kata Kunci Penulis
pengembangan inovasi; proses interaktif; eksploitasi pengetahuan; padat pengetahuan
Artikel ini dapat diakses melalui https://www.scopus.com/pages/publications/85178284543






