Tag: kampus teknologi di Bandung

  • Inspirasi Dosen Unikom: Dari Ruang Kelas Menuju Perubahan, Dosen Ftik Unikom Terpilih Dalam “Inspiring Lecturer Program” Paragon, Siap Bangun Ekosistem Tri Dharma Berdampak

    Inspirasi Dosen Unikom: Dari Ruang Kelas Menuju Perubahan, Dosen Ftik Unikom Terpilih Dalam “Inspiring Lecturer Program” Paragon, Siap Bangun Ekosistem Tri Dharma Berdampak

    BANDUNG, UNIKOM – Komitmen Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dalam menghadirkan dosen yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi terus membuahkan hasil. Salah satu dosen Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) UNIKOM, Agus Mulyana, S.T., M.T., berhasil lolos dalam Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 yang diselenggarakan oleh Paragon Corp 2026, sebuah program pengembangan kapasitas dosen tingkat nasional dengan proses seleksi yang sangat kompetitif. Program tersebut berfokus pada pelatihan intensif, penyusunan draf proposal riset (proposal drafting), serta pemberian subsidi publikasi ilmiah. Melalui program tersebut, para peserta memperoleh peningkatan kompetensi dalam pengajaran dan penyusunan strategi riset yang berdampak, akses terhadap hibah penelitian dan dukungan publikasi pada jurnal internasional, serta kesempatan membangun jejaring kolaborasi nasional bersama akademisi dari Sabang hingga Merauke.

    Turut diikuti oleh ribuan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, proses seleksi kegiatan tersebut dilakukan secara berlapis melalui penilaian rekam jejak pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga visi pengembangan akademik yang akan diwujudkan peserta setelah mengikuti program. Dalam kesempatan wawancara, Agus Mulyana, S.T., M.T., mengungkapkan “seleksinya cukup ketat. Yang dinilai bukan hanya pengalaman mengajar, tetapi juga rekam jejak penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta rencana kontribusi yang akan dilakukan setelah mengikuti program”, ungkap Agus.

    Sejak Juni 2026, para peserta mengikuti rangkaian bootcamp, mentoring, coaching, serta berbagai penugasan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara lebih relevan dengan kebutuhan zaman. Menurut Agus, salah satu pembelajaran paling berharga dalam program tersebut adalah bagaimana dosen harus mampu bertransformasi mengikuti karakter generasi saat ini. Seorang dosen tidak lagi cukup hanya menguasai materi perkuliahan, tetapi juga harus mampu menghadirkan semangat, energi positif, serta memahami perkembangan dunia yang terus berubah agar proses pembelajaran menjadi lebih bermakna.

    Di bidang penelitian, peserta dibimbing untuk menyusun roadmap riset yang tidak berhenti pada publikasi atau laporan administratif semata, melainkan menghasilkan solusi yang dapat diterapkan oleh masyarakat maupun industri. Pendekatan penelitian juga diarahkan agar bersifat multidisiplin dan kolaboratif sehingga mampu menjawab berbagai persoalan nyata. Sementara itu, pada aspek pengabdian kepada masyarakat, ILP menanamkan paradigma baru bahwa pengabdian harus dibangun sebagai kemitraan jangka panjang yang mampu menciptakan perubahan berkelanjutan, bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi.

    Program Inspiring Lecturer berlangsung hingga akhir tahun 2026 dengan beberapa tahapan seleksi lanjutan. Dari ribuan peserta, nantinya akan dipilih sejumlah dosen terbaik yang akan tergabung dalam proyek kolaboratif lintas perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan berbagai solusi inovatif bagi masyarakat dan industri. Bagi Agus, kesempatan tersebut bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan di lingkungan UNIKOM. “Saya ingin membangun ekosistem Tri Dharma yang memiliki visi jelas, saling terintegrasi, dan benar-benar memberikan dampak. Pengajaran harus lebih dekat dengan dunia industri, penelitian harus menghasilkan solusi nyata, dan pengabdian kepada masyarakat harus menjadi proses pemberdayaan yang berkelanjutan”, jelasnya.

    Ia menilai bahwa pola pembelajaran di perguruan tinggi perlu terus bertransformasi agar tidak lagi didominasi pendekatan konvensional berbasis teori semata. Kolaborasi dengan dunia industri menjadi kunci untuk mempersiapkan lulusan yang mampu menghadapi dinamika Revolusi Industri 4.0 dan perkembangan teknologi yang semakin cepat. Selain itu, Agus juga mendorong terbentuknya ekosistem riset yang lebih hidup di lingkungan UNIKOM melalui penguatan kelompok riset, laboratorium, serta kolaborasi lintas disiplin ilmu. Menurutnya, budaya penelitian yang berkelanjutan akan melahirkan inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, industri, maupun pembangunan nasional.

    Tidak hanya itu, ia berharap seluruh aktivitas Tri Dharma di perguruan tinggi dapat berjalan secara selaras. Materi yang diajarkan di kelas, penelitian yang dilakukan, hingga pengabdian kepada masyarakat harus saling terhubung sehingga mampu menghasilkan dampak yang lebih besar. “Dosen harus menjadi agen perubahan. Pendidikan tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga membangun inspirasi, membuka wawasan masa depan, dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia nyata. Yang ingin saya bangun adalah ekosistem yang sehat, hidup, saling menghidupi, dan berdampak”,  tuturnya. Keikutsertaan dosen UNIKOM dalam Inspiring Lecturer Program menjadi salah satu bukti nyata komitmen UNIKOM dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi dosen. Sejalan dengan visi sebagai Digital Entrepreneurial University, UNIKOM terus mendorong lahirnya pendidik yang inovatif, kolaboratif, serta mampu menghasilkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, dunia industri, dan kemajuan bangsa. (Direktorat Hms & Pro)

  • Model Aplikasi Pesantren Pesantren Berbasis Sistem Perusahaan

    Penulis: Edi K., Supriyati, Ramadhan S.B.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022082

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan desain model aplikasi sistem berbasis Forum Pesantren untuk mengintegrasikan semua fungsi terkait. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan eksploratif, sedangkan jenis data diambil dengan melakukan wawancara dan observasi dengan Forum Pesantren. Data sekunder diambil dari teori yang tersedia dalam jurnal, e-book, prosiding, dan slide presentasi tentang hasil seminar dan kebijakan pemerintah. Hasil penelitian ini adalah menjadikan aplikasi pesantren pesantren sebagai alat untuk mengembangkan diri, memperkenalkan penggunaan teknologi dan menjadi lembaga yang memimpin pesantren menuju Pesantren Pesantren Modern. Agar Forum Sekolah Asrama Islam dan Pesantren mampu bertahan di era Revolusi Industri 4.0 dan juga berkontribusi dalam Sustainable Development Goals (SDGs). © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci: Fisika zat terkondensasi; Teknik industri; Ilmu material

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85075900490

  • Sistem Informasi Agribisnis Perkebunan Buah Naga

    Penulis: Sihalolo Y. P., Febriansyah A.

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012140

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji sistem informasi e-commerce di bidang pertanian. Sistem ini bermanfaat untuk mendistribusikan informasi tentang pembelian benih secara online di daerah setempat dan dapat meningkatkan dana investasi untuk mengatasi masalah pembelian di pasar. Metode penelitian yang digunakan terdiri dari metode pengumpulan data (observasi, wawancara, dan studi literatur) dan FGD (Focus Group Discussion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan sistem e-commerce dapat membantu toko benih hortikultura di beberapa daerah atau komunitas untuk memperkenalkan dan menjual benih hortikultura secara online dengan sistem transaksi atau COD. Selain itu, data produk, pelanggan, dan penjualan dapat digunakan dalam sistem ini. Penggunaan sistem informasi (SI) oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di negara maju meningkatkan jumlah aplikasi SI dan masih rendah dibandingkan dengan perusahaan besar. Sementara itu, di negara-negara berkembang, penggunaan SI oleh UKM masih relatif rendah. Penggunaan SI oleh UKM merupakan hal yang menarik untuk diketahui. Perusahaan besar harus tetap kompetitif karena mereka memiliki sumber daya yang memadai dan berada di posisi yang lebih baik. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091379364

  • Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Audit Pajak di Indonesia

    Penulis: Siti Kurnia Rahayu

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan desain Kecerdasan Buatan (AI) dalam sistem audit pajak yang meliputi status TIK yang ada, kemungkinan adopsi AI dalam Sistem Administrasi Pajak, faktor pendukung, tantangan dalam implementasi AI dan kesiapan auditor pajak di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam mengimplementasikan AI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara dengan tiga informan kunci. Informan kunci berasal dari DJP yang merancang Sistem Informasi di DJP dan terkait dengan Audit Pajak, di Jakarta, Indonesia. Selain informan kunci, penelitian ini juga mencakup analisis beberapa dokumen yang dikeluarkan oleh DJP mengenai Sistem Informasi di DJP. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis induktif. Temuan menunjukkan bahwa terdapat tantangan terhadap sinergi pengembangan sistem di DJP terkait dengan proses pengembangan dengan mengadopsi gaya kerja sektor swasta. Direktorat Jenderal Pajak masih berupaya memahami potensi manfaat penerapan sistem dengan AI karena sistem ini masih baru dan belum diuji sehingga prediksi manfaatnya pun masih belum pasti. © 2021, Universiti Teknologi Mara. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: Kecerdasan Buatan; Direktorat Jenderal Pajak; Sistem Administrasi Pajak; Audit Pajak

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85121220252

  • Promosi Digital Destinasi Wisata Lokal di Era Normal Baru dan Pengaruhnya terhadap Ekonomi di Indonesia

    Promosi Digital Destinasi Wisata Lokal di Era Normal Baru dan Pengaruhnya terhadap Ekonomi di Indonesia

    Penulis: Melly Maulin Purwaningwulan, Tias Dwi Ramdan

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i2.873

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Promosi Digital Destinasi Wisata Lokal di Era Normal Baru dan Pengaruhnya terhadap Ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi online. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling yang terdiri dari pemerintah, masyarakat, dan pakar komunikasi pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan promosi adalah untuk memaksimalkan potensi pariwisata dan pemulihan ekonomi melalui sektor pariwisata. Target pemasaran mencakup pemetaan empat perspektif. Desain pesan dan media yang berisi ajakan wisata menggunakan protokol kesehatan (menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, membatasi interaksi, menjauhi keramaian) dan pesan dengan standar CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Keberlanjutan Lingkungan). Bauran promosi dilakukan dengan periklanan dan hubungan masyarakat. Evaluasi ini mencakup evaluasi protokol kesehatan melalui diskusi kelompok fokus. Kesimpulannya, promosi digital destinasi wisata lokal telah maksimal namun fleksibel dengan memperhatikan setiap perkembangan kondisi pandemi, dampak penelitian ini terhadap pertimbangan kebijakan untuk menghidupkan kembali industri pariwisata dan ekonomi. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: Promosi Digital; Destinasi Wisata Lokal; Era Normal Baru

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124352173

  • Peran Pemerintah Indonesia dalam Era Inovasi Disrupsi Perbankan

    Peran Pemerintah Indonesia dalam Era Inovasi Disrupsi Perbankan

    Penulis: Poni Sukaesih Kurniati, Suryanto

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i1.881

    Abstrak

    Inovasi disrupsi digital dalam industri jasa keuangan merupakan inovasi yang berhasil mengubah lanskap industri keuangan, mulai dari struktur, teknologi, hingga model pemasarannya. Munculnya industri Teknologi Keuangan (Fintech) menandai inovasi disrupsi dalam industri jasa keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah Indonesia dalam era disrupsi perbankan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif—data diperoleh melalui wawancara dan studi literatur, Bank Indonesia, Asosiasi Fintech Indonesia, dan Asosiasi Bank Nasional. Sebelum penelitian dimulai, validitas data terlebih dahulu diuji. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemerintah mendorong pertumbuhan perbankan dan fintech secara berdampingan dan diarahkan untuk segera berkolaborasi. Peran pemerintah sebagai regulator telah dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI, Bank Sentral Indonesia) dengan menerbitkan berbagai peraturan. Studi ini menyimpulkan bahwa ada tiga bidang yang perlu dipantau dan dijaga oleh regulator, termasuk penyalahgunaan dana publik, perlindungan publik, data pribadi, dan pencucian uang. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: Perbankan; Disrupsi; Fintech; Peran Pemerintah

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124364446

  • Penentuan Kepatuhan Wajib Pajak Perorangan di Indonesia: Studi Kasus

    Penentuan Kepatuhan Wajib Pajak Perorangan di Indonesia: Studi Kasus

    Penulis: Sri Dewi Anggadini, Surtikanti, Ari Bramasto, Egi Fahrana

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i1.883

    Abstrak

    Warga negara diwajibkan untuk mematuhi kewajiban membayar pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di negara tersebut. Studi ini bertujuan untuk menguji dampak pengetahuan pajak, modernisasi administrasi pajak, dan kesadaran wajib pajak, serta menentukan faktor mana yang memiliki dampak paling signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Metode penelitian studi ini adalah analisis deskriptif dan konfirmatori dengan pendekatan kuantitatif, dengan banyak sampel yang terdiri dari 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak dalam penyelesaian pajak terkait erat dengan faktor-faktor seperti Pengetahuan Pajak, Modernisasi Sistem Administrasi Pajak, dan Kesadaran Wajib Pajak. Dapat disimpulkan bahwa Pengetahuan Pajak memiliki dampak positif yang signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Modernisasi sistem administrasi pajak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Kesadaran Wajib Pajak memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kepatuhan pajak di Indonesia. Dimungkinkan untuk menjelaskan bagaimana variabel independen memengaruhi kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini penting untuk mendorong wajib pajak agar mematuhi kewajibannya dengan menggunakan pendekatan perilaku dan kebijakan pajak terkini, yang akan meningkatkan kemakmuran ekonomi di Indonesia. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: Modernisasi Sistem Administrasi Pajak; Pengetahuan Pajak; Kesadaran Wajib Pajak; Kepatuhan Wajib Pajak

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124369357

  • Optimalisasi Diplomasi Kota di Indonesia untuk Pembangunan Ekonomi melalui Implementasi E-Government

    Optimalisasi Diplomasi Kota di Indonesia untuk Pembangunan Ekonomi melalui Implementasi E-Government

    Penulis: Sylvia Octa Putri

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i1.884

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi e-government yang dilakukan oleh pemerintah kota di Indonesia yang dapat bersinergi dan mendukung aktivitas diplomasi kota dalam meningkatkan pembangunan ekonomi kota. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi E-government di beberapa kota di Indonesia masih berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, dengan menggunakan teknologi informasi melalui pola Pemerintah kepada Warga, Pemerintah kepada Bisnis, dan Pemerintah kepada Pemerintah. Orientasi distribusi data dan informasi masih berfokus pada penduduk lokal. Penggunaan opsi multibahasa atau bahasa asing dalam mengakses informasi masih kurang optimal. Berbagai bidang yang dapat mendorong pembangunan kota, seperti investasi, perdagangan, dan pariwisata dengan fokus pada audiens luar negeri, telah terinformasi dengan baik tetapi data atau informasi yang disajikan belum terintegrasi dalam satu portal. Beberapa kota yang melakukan kerja sama kota kembar juga tidak memberikan informasi tentang mitra kota kembarnya. Ada beberapa kota yang dianggap melakukan diplomasi kota dengan sangat baik, dengan menggabungkan implementasi e-government dan diplomasi kota akan sangat meningkatkan dan mempercepat pembangunan ekonomi kota, dan kota tersebut dapat menjadi pemain penting di tingkat global. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci: Diplomasi Kota; E-Government; Pembangunan Ekonomi

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85141132785

  • Peran Investasi Domestik, Investasi Asing, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Pengurangan Kemiskinan di Indonesia

    Peran Investasi Domestik, Investasi Asing, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Pengurangan Kemiskinan di Indonesia

    Penulis: Herman Soegoto, Surjatno Wiganepdo Soegoto, Daniel Francois Meyer

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i5.1072

    Abstrak

    Pemerintah Indonesia berupaya mengurangi angka kemiskinan, antara lain, dengan mendorong investasi yang bersumber dari dalam negeri dan luar negeri serta meningkatkan jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah. Namun, hingga akhir tahun 2020, kategori penduduk miskin di Indonesia masih relatif tinggi, sekitar sepuluh persen dari total penduduk Indonesia. Permasalahan penelitian ini mendorong penulis untuk mengkaji peran Investasi Domestik, Investasi Asing, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengurangi kemiskinan di Indonesia. Hal ini juga karena belum ada penelitian sebelumnya di Indonesia yang melibatkan keempat variabel tersebut dengan data dari tahun 2010 hingga 2020. Studi ini menggunakan metode kuantitatif untuk menentukan dampak Investasi Domestik, Investasi Asing, dan UMKM terhadap besarnya kemiskinan. Data yang menggabungkan data time series dan cross-section dianalisis menggunakan metode least square panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan akan menurun ketika terjadi peningkatan investasi domestik, peningkatan investasi asing, dan peningkatan jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. All rights reserved.

    Kata kunci: Investasi domestik; investasi asing; Indonesia; UMKM; kemiskinan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85141168690

  • Strategi untuk Meningkatkan Konektivitas Udara di Indonesia melalui Kerja Sama Segitiga Pertumbuhan Indonesia, Malaysia, dan Thailand

    Strategi untuk Meningkatkan Konektivitas Udara di Indonesia melalui Kerja Sama Segitiga Pertumbuhan Indonesia, Malaysia, dan Thailand

    Penulis: Suharto Abdul Majid; Reflyndra Yundriana; Irzan Soepriyadi; Yosi Pahala; Peppy Fachrial; Agus Setiawan; Aditya Wardana; Atong Soekirman; Nofrisel1; Basri Fahriza; Nina Kurnia Hikmawati; Endri

    DOI: 10.36941/ajis-2022-0125

    Abstrak

    Segitiga Pertumbuhan Indonesia, Malaysia, Thailand (IMT-GT) adalah kolaborasi sub-regional yang dibentuk untuk mempercepat transformasi ekonomi di wilayah yang kurang berkembang. Segitiga Pertumbuhan merupakan dasar dari konsep ekonomi yang didorong oleh komitmen politik yang kuat. Melalui salah satu sektor dalam kerangka IMT-GT, kerja sama sub-regional di bidang transportasi udara, Indonesia mendukung dan berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan IMT-GT. Dari segi implementasi, penelitian ini mengusulkan titik penerbangan antar wilayah IMT-GT untuk meningkatkan konektivitas udara antar negara-negara tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi terbaik bagi para pembuat kebijakan pemerintah Indonesia, dalam hal ini Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil, Kementerian Perhubungan, untuk menangani kerja sama IMT-GT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis SWOT dan matriks strategi besar. Lokasi penelitian dilakukan di Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Kementerian Perhubungan Republik Indonesia pada tahun 2019 dengan 6 informan kunci yang memiliki kompetensi dan posisi strategis di Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil. © 2022 Majid dkk.

    Kata kunci penulis: Konektivitas Udara; Kerja Sama IMT-GT; Manajemen Strategis

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85138620566