Tag: kampus swasta terbaik di bandung

  • Penguatan Kompetensi Mahasiswa di lingkungan FEB dalam Aktivitas Non-Akademik

    Penguatan Kompetensi Mahasiswa di lingkungan FEB dalam Aktivitas Non-Akademik

    Bandung, 1 Februari 2025 – Program Studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis FEB – UNIKOM, yaitu Sarjana Manajemen, Sarjana Akuntansi, Vokasi Akuntansi, Vokasi Keuangan Perbankan, dan Vokasi Manajemen Pemasaran, terus berupaya meningkatkan kualitas mahasiswanya melalui berbagai program strategis. Salah satu inisiatif yang diterapkan adalah Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (SPAK), yang diadakan pada Sabtu, 1 Februari 2025. Dengan sistem ini, mahasiswa di setiap program studi tidak hanya dinilai berdasarkan pencapaian akademik, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan non-akademik, ekstrakurikuler, dan pengembangan soft skills yang relevan dengan dunia kerja.

    Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari semua program studi di lingkungan FEB. Turut hadir dalam acara ini para Ketua Program Studi, yaitu Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy (Kaprodi Sarjana Manajemen), Assoc. Prof. Dr. Sridewi Anggadini (Kaprodi Sarjana Akuntansi), Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti (Kaprodi Vokasi Akuntansi), serta Dr. Rizky Zulfikar (Kaprodi Vokasi Keuangan Perbankan dan Manajemen Pemasaran), yang turut memberikan dukungan penuh terhadap implementasi sistem ini.

    Dalam kesempatan ini, Dr. Andreas Darmayadi, M.Si., Ph.D., selaku Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, menyampaikan bahwa SPAK merupakan salah satu strategi dalam mengukur keaktifan mahasiswa dalam berbagai aktivitas ekstrakurikuler serta pengembangan soft skills yang semakin penting di dunia profesional.

    “SPAK hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus dorongan bagi mahasiswa agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik. Hal ini menjadi langkah penting dalam membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia industri,” ujar Dr. Andreas Darmayadi.

    Komitmen terhadap peningkatan kualitas mahasiswa ini juga mendapat dukungan penuh dari Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, selaku Dekan FEB UNIKOM, yang menekankan bahwa budaya organisasi dalam fakultas sangat dipengaruhi oleh komitmen atas kebijakan yang strategis dan gaya kepemimpinan.

    Dalam sesi diskusi, dijelaskan bahwa SPAK kini menjadi standar penilaian yang wajib dipenuhi oleh mahasiswa sebelum dapat mengikuti sidang tugas akhir, skripsi, atau proyek akhir. Sistem ini mencakup tiga aspek utama, yaitu: (1) Penalaran, mencakup kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan wawasan intelektual; (2) Minat dan Bakat, meliputi partisipasi dalam organisasi, seni, olahraga, serta berbagai kompetisi, (3) Keagamaan dan Sosial Kemasyarakatan, yang bertujuan menanamkan kepedulian sosial dan kontribusi dalam kegiatan keagamaan. SPAK mengkategorikan aktivitas mahasiswa ke dalam kegiatan “Wajib” dan “Pilihan”, dengan ketentuan bahwa mahasiswa harus mencapai nilai kumulatif minimal yang telah ditetapkan. Pelaporan aktivitas dilakukan secara berkala setiap semester melalui Sistem Informasi SPAK, yang mengharuskan mahasiswa mengunggah bukti capaian kegiatannya.

    Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga mendapatkan wawasan praktis tentang bagaimana SPAK dapat membantu mahasiswa dalam membangun portofolio yang lebih kuat dan meningkatkan daya saing di dunia kerja.

    Dengan diterapkannya SPAK, FEB UNIKOM berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya integrasi antara pencapaian akademik dan pengembangan soft skills. Implementasi sistem ini menjadi bagian dari rofe seluruh program studi di lingkungan FEB UNIKOM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki keunggulan dalam aspek professional dan sosial.

  • International Community Service and Social Responsibility: UNIKOM dan UNIKU Dorong Pemanfaatan IT-Based Management Science untuk UMKM

    International Community Service and Social Responsibility: UNIKOM dan UNIKU Dorong Pemanfaatan IT-Based Management Science untuk UMKM

    International Community Service and Social Responsibility: UNIKOM dan UNIKU Dorong Pemanfaatan IT-Based Management Science untuk UMKM

    Bandung, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bersama Universitas Kuningan (UNIKU) menggelar International Community Service and Social Responsibility dengan tema The Implementation of IT-Based Management Science in Improving the Performance of MSME pada 26 September 2024. Acara yang berlangsung di Meeting Hall Sindangjawa, Desa Sindangjawa, Kabupaten Kuningan ini menjadi wadah diskusi akademik dan praktis dalam mengoptimalkan penerapan ilmu manajemen berbasis teknologi untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Acara ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. H. M. Yani Syafei, M.T., CSBA., Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen UNIKOM, sebagai salah satu pembicara utama. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa penerapan teknologi informasi dalam manajemen UMKM menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi operasional, pengambilan keputusan yang lebih akurat, serta perluasan akses pasar. Menurutnya, UMKM yang mampu mengadopsi teknologi dengan baik akan lebih siap menghadapi persaingan global dan perubahan dinamika ekonomi.

    Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Abdisamad Abdirahman Omar, Ph.D., Direktur African Institute for Multidisciplinary Studies (AIMS) Somalia, yang juga merupakan dosen di University of Hargeisa, Somalia, serta peneliti di Ankara Haci Bayeam Veri University, Turki. Dalam sesi presentasinya, ia menyoroti bagaimana teknologi berbasis data, Internet of Things (IoT), serta Blockchain dapat membantu UMKM dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok dan memastikan transparansi dalam operasional bisnis mereka. Menurutnya, digitalisasi dalam bisnis bukan lagi sebuah pilihan, tetapi kebutuhan bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang di era digital.

    Hadir pula Dr. Hj. Lili Karmela Fitriani, M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKU, yang memberikan perspektif akademik mengenai pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam memajukan sektor UMKM. Ia menekankan bahwa universitas memiliki peran strategis dalam memberikan pendampingan dan edukasi kepada pelaku UMKM agar lebih melek digital dan mampu memanfaatkan teknologi secara maksimal.

    Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, serta pelaku industri untuk mengembangkan strategi digitalisasi UMKM yang lebih efektif. Para peserta juga mendapatkan manfaat berupa networking, pengalaman baru dalam penerapan IT-based management science, serta e-certificate sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

    Dengan terselenggaranya acara ini, UNIKOM dan UNIKU semakin menegaskan perannya dalam mendorong inovasi berbasis teknologi untuk mendukung perkembangan UMKM. Sinergi antara akademisi dan praktisi diharapkan dapat terus berlanjut, guna menciptakan solusi konkret bagi penguatan sektor UMKM di Indonesia. (Divisi Digital Marketing)

  • International Community Service and Social Responsibility: UNIKOM dan UCIC Dorong Transformasi Digital untuk UMKM di Ekonomi Global

    International Community Service and Social Responsibility: UNIKOM dan UCIC Dorong Transformasi Digital untuk UMKM di Ekonomi Global

    International Community Service and Social Responsibility: UNIKOM dan UCIC Dorong Transformasi Digital untuk UMKM di Ekonomi Global

    Bandung, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bersama Universitas Catur Insan Cendekia (UCIC) menggelar kegiatan International Community Service and Social Responsibility dengan tema Empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the Global Digital Economy di Auditorium UCIC, Cirebon. Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, praktisi bisnis, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan UMKM dalam era digital.

    Prof. Dr. Ir. H. M. Yani Syafei, M.T., CSBA., yang merupakan Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen UNIKOM, hadir sebagai salah satu pembicara utama dalam kegiatan ini. Dalam sesi pemaparannya, ia menekankan pentingnya penerapan manajemen berbasis teknologi dalam meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan global. Menurutnya, digitalisasi dalam operasional bisnis tidak hanya membantu efisiensi produksi, tetapi juga mempermudah analisis pasar serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, acara ini juga menghadirkan narasumber lain, yakni Abdisamad Abdirahman Omar, Ph.D., Direktur African Institute for Multidisciplinary Studies (AIMS) dari Somalia. Dalam pemaparannya, ia membagikan pengalaman internasionalnya dalam membangun sistem manajemen yang mendukung UMKM agar dapat bertahan dan berkembang di era digital. Menurutnya, UMKM harus mampu memanfaatkan teknologi dalam operasionalnya agar dapat bersaing secara global.

    Hadir pula Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., Dekan Pascasarjana UNIKOM, yang menyoroti peran perguruan tinggi dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui kolaborasi penelitian dan inovasi akademik. Ia berharap bahwa universitas, baik di Indonesia maupun secara internasional, dapat semakin aktif dalam memberikan solusi berbasis penelitian yang dapat diimplementasikan langsung oleh para pelaku usaha. Dosen tetap Pascasarjana UNIKOM, Geraldi Catur Pamuji, S.Kom., M.Kom., turut memberikan wawasan mengenai implementasi teknologi digital dalam bisnis skala kecil dan menengah. Ia menegaskan bahwa data analitik dapat menjadi alat yang sangat berharga bagi UMKM untuk memahami perilaku pelanggan serta meningkatkan efektivitas strategi pemasaran mereka.

    Acara ini juga menghadirkan Dr. Chandra Lukita, S.E., M.M., Rektor Universitas Catur Insan Cendekia, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Ia berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan wawasan serta jaringan bagi para pelaku UMKM untuk terus berkembang dalam menghadapi tantangan global. Ing Daiman, S.I.P., M.Si., Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Industri, juga turut memberikan perspektifnya mengenai dukungan pemerintah dalam membantu UMKM beradaptasi dengan transformasi digital. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya dalam memberikan pelatihan dan akses terhadap teknologi guna meningkatkan daya saing UMKM di era digital.

    Sebagai hasil dari kegiatan ini, diharapkan UMKM dapat lebih memahami pentingnya digitalisasi dalam operasional mereka serta semakin siap dalam menghadapi tantangan industri global. Para akademisi dan praktisi yang terlibat juga berharap adanya kolaborasi lebih lanjut antara dunia pendidikan, pemerintah, dan pelaku usaha dalam menciptakan solusi yang lebih konkret bagi pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM. Dengan terselenggaranya acara ini, UNIKOM dan UCIC kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan bisnis, terutama bagi UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. (Divisi Digital Marketing UNIKOM)

  • UNIKOM dan YOUNGSAN University Kolaborasi Gelar Seminar Internasional Bahas Era Kecerdasan Buatan Ai Bertajuk “Singularity: How To Cope With It?’

    UNIKOM dan YOUNGSAN University Kolaborasi Gelar Seminar Internasional Bahas Era Kecerdasan Buatan Ai Bertajuk “Singularity: How To Cope With It?’

    UNIKOM dan YOUNGSAN University Kolaborasi Gelar Seminar Internasional Bahas Era Kecerdasan Buatan Ai Bertajuk “Singularity: How To Cope With It?’

    BANDUNG, UNIKOM – Pada Hari Jumat 24 Januari 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bersama Youngsan University (YSU), Korea selatan melakukan kolaborasi istimewa dengan menghadirkan seminar akademik internasional bertajuk: “Singularity: How to Cope With it?”. Pada acara ini turut hadir pembicara – pembicara hebat diantaranya, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto MT selaku Rektor UNIKOM Indonesia,  Prof. Dr. Bu Gu-Wuck selaku Presiden YSU Korea Selatan, Prof Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D selaku Wakil Rektor 4 Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, Rodi Hartono, ST., MT., Ph.D. selaku Ketua Divisi Robotika  UNIKOM dan juga Perwakilan Universitas mitra YSU & UNIKOM. Narasumber pada acara ini membahas apa saja tantangan dan peluang di era kecerdasan buatan (AI) dan singularitas teknologi. 

    Acara ini dibuka oleh MC dari tim Younsan University. Lalu dibuka dengan materi yang pertama oleh Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto MT. Dalam penyampaian materinya Prof. Eddy menjelaskan tentang strategi pengembangan pendidikan tinggi berbasis AI serta ancaman dan peluangnya. Prof. Eddy juga menjelaskan visi dalam Mewujudkan pengembangan pendidikan tinggi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, di mana teknologi AI digunakan untuk mempersonalisasi pembelajaran, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperluas akses pendidikan global. Selain itu Prof. Eddy juga menjelaskan nilai nilai budaya UNIKOM yaitu PIQIE: 1) Professionalism. 2) Integrity 3) Quality, 4). Excellence, 5). Information Technology (ICT),

    Lebih lanjut Prof. Eddy menyimpulkan bahwa “Merangkul strategi yang digerakkan oleh AI sangatlah penting untuk kemajuan pendidikan tinggi. Dengan memanfaatkan kekuatan AI, institusi dapat meningkatkan hasil pembelajaran, merampingkan operasi, dan mempersiapkan siswa untuk masa depan yang dinamis. Di sisi lain, Universitas perlu mengambil tindakan untuk mengatasi singularitas” pungkasnya.

    Materi yang kedua disampaikan oleh Rodi Hartono, ST., MT., Ph.D. materi yang disampaikannya yaitu mengenai cara Pemanfaatan Artifical Intellligence (AI) serta bagaimana mengatasi AI di era singularitas. Beberapa point utamanya yang disampaikan yaitu: 1) Optimalisasi Sumber Daya: Solusi AI untuk menghemat sumber daya di tengah pertumbuhan teknologi yang pesat, Contoh: Jaringan pintar, pertanian presisi, dan manufaktur berkelanjutan. 2). Mitigasi Dampak Lingkungan: Mengurangi jejak karbon dari infrastruktur AI dan Berinvestasi dalam sistem AI bertenaga energi terbarukan. 3). Akses yang Berkeadilan: Memastikan teknologi AI bermanfaat bagi semua komunitas dan Mempromosikan kolaborasi global untuk tujuan keberlanjutan bersama. 4). Tata Kelola yang Beretika: Membangun kepercayaan dan transparansi dalam sistem AI serta Menciptakan kebijakan untuk menyelaraskan pengembangan AI dengan prioritas keberlanjutan

    Sementara itu, materi selanjutnya disampaikan oleh Prof. Zainal hasibuan, Ph.D yang menjelaskan tentang Kekuatan AI untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi: Sebuah Arah Baru Menuju Pembelajaran yang Dipersonalisasi. Prof Zainal memberikan point utama dalam materinya yaitu bahwa AI sebagai agent of change: 1). Menumbuhkan kumpulan data yang besar akan meningkatkan pola dan karakteristik pelajar, 2) Materi pembelajaran yang didorong akan menyesuaikan dan sesuai dengan perilaku pelajar. 3). Pemantauan cerdas otomatis akan memperkuat interaksi pelajar dan guru. 4). Sistem menjadi lebih cerdas dari waktu ke waktu dan lebih tunggal. 5). Pembelajaran Personalisasi Berbasis AI mengubah paradigma pembelajaran dari: pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa.

    Materi yang terakhir disampaikan oleh Assoc Prof, Na Hoon Park, Ph.D selaku perwakilan dari Youngsan University, Korea Selatan (Ys’U) yang membawakan materi seputar: 1) Pengenalan Program Ekstrakurikuler Ys’U. 2). Sekolah Dunia Steiner (pendidikan Waldorf, pendidikan Steiner) 3). Universitas Singularitas. 4)  Kontes Status Kemanusiaan – Festival Senyum. Acara Seminar pers ini kemudian diakhiri dengan sesi Tanya jawab bersama para peserta.

    Harapannya semoga seminar ini memberikan wawasan yang komprehensif mengenai peran AI dalam pendidikan tinggi, tantangan dan peluang di era singularitas, serta pentingnya personalisasi pembelajaran dan pengembangan karakter. Kolaborasi antara UNIKOM dan Youngsan University diharapkan dapat terus berlanjut untuk menghasilkan inovasi-inovasi di bidang pendidikan. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM berkolaborasi bersama Red Hat Academy Gelar Workshop Bertema “Limiteless Open – Source Innovation”

    UNIKOM berkolaborasi bersama Red Hat Academy Gelar Workshop Bertema “Limiteless Open – Source Innovation”

    BANDUNG, UNIKOM  – Dalam rangka menjembatani kesenjangan antara dunia akademis dan industri, UNIKOM bersama Red Hat Academy berkolaborasi untuk memberdayakan generasi profesional IT saat ini untuk memberikan dampak yang signifikan pada lanskap teknologi global. Red Hat Academy sendiri merupakan sebuah program pelatihan akademis yang dirancang khusus untuk membantu institusi pendidikan, seperti universitas dan sekolah tinggi, dalam mempersiapkan lulusannya menjadi tenaga IT yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Program ini memberikan akses gratis ke kurikulum dan materi pembelajaran berbasis Linux dan open source yang berkualitas tinggi, langsung dari Red Hat, salah satu pemimpin dunia dalam solusi open source.

    Pada Hari Jumat 24 Januari 2025 Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Workshop yang berkolaborasi dengan Red Hat Academy. Kegiatan Workshop ini dilaksanakan di Ruangan 10.010 Lantai 10 Smart Building UNIKOM. Acara ini dimulai pada pukul 08.30 – 11.00 WIB dengan mengusung tema “Limiteless Open-Source Innovation”. Peserta dari kegiatan Workshop ini merupakan mahasiswa dari Teknik Komputer, Teknik Informatika dan Sistem Informasi semester 5. Selain itu, kegiatan Workshop ini juga turut dihadiri oleh Wakil Rektor 4 Bidang Teknologi Digital & ICT Prof Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D., Direktur International Program Dr. Senny Luckyardi, SP., MM., Ketua Program Studi Teknik Komputer Dr. Susmini I. Lestaringati, MT. dan Ketua Divisi International Class & Training Angga Friyanto, S.kom., MT.

    Kegiatan Workshop ini dibuka oleh MC dari Tim KPM UNIKOM yang diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UNIKOM. Sambutan yang pertama diawali oleh Prof Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D. Dalam sambutannya Prof Zainal menjelaskan bahwa “Workshop ini adalah salah satu bentuk kegiatan di mana mahasiswa kita, dosen-dosen kita harus kita dekatkan ke industri, Nah Red Hat ini merupakan suatu engine di dalam teknologi IBM itu yang bisa menggerakkan berbagai macam komponen, aplikasi, interface dan sebagainya, termasuk juga berbagai macam komponen di dalam komputer, sehingga kebutuhan akan tenaga-tenaga IT atau yang terampil dengan Red Hat ini banyak sekali tidak hanya di Indonesia tapi di dunia” ujarnya.

    Lebih lanjut Prof Zainal mengungkapkan harapannya bahwa “Semoga dengan hadirnya kegiatan workshop Red Hat Academy pada pagi hari ini, mudah-mudahan menjadi suatu awal yang baik bagi mahasiswa, dan bagi UNIKOM, serta bagi bangsa ini untuk memperkenalkan teknologi yang kancahnya itu tidak lokal, tidak nasional tapi global” pungkasnya.

    Sambutan kedua oleh Perwakilan Red Hat Academy Indonesia, sekaligus moderator pada acara workhop ini yaitu Putri Ananda, yang menjelaskan mengenai Red Hat dan menjelaskan pentingnya kolaborasi ini, dengan menyatakan, “senang sekali hari ini kita bisa mengadakan kuliah tamu bersama Red Hat dan UNIKOM. Tujuan kami dengan adanya kuliah tamu ini adalah untuk berbagi dan menginspirasi serta membekali mahasiswa UNIKOM dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk berkembang di industri ini. Dengan kegiatan ini  semoga kita bisa berkolaborasi lebih erat lagi bersama UNIKOM untuk sukses bersama di kemudian hari serta menciptakan komunitas yang mendukung pertumbuhan dan inovasi.” Tuturnya.

    Acara Workshop ini dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Fajar Faturrahman, selaku narasumber dari Associate Principal Solution Architect Red Hat Indonesia. ia memaparkan materi seputar cara teknologi Opensource yang dapat membantu dalam berinovasi lebih jauh lagi serta kegunaan Opensource bagi dunia IT dan Bisnis.

    Selesai pemaparan materi pertama, dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh narasumber kedua yaitu Arief Rahman Hakim selaku Tehcnical Director dari PT. Dasa Apriliando Sentosa, ia juga merupakan seorang lulusan atau alumni UNIKOM. Pada acara ini ia memaparkan materi seputar IT career preparation, materi ini mencakup cara mempersiapkan diri bagi mahasiswa agar bisa berkarier serta bekerja di industri IT dan DIgital Talent.

    Selajutnya, rangkaian acara Workshop ini diakhiri dengan sesi tanya jawab oleh moderator bersama para peserta dan kemudian ditutup oleh MC. Kemudian kegiatan Workshop ini ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dengan seluruh peserta kegiatan Workshop Red Hat Aacademy Day

    Kesimpulan dari kegiatan Workshop ini yaitu Para mahasiswa mendapatkan wawasan yang berharga mengenai teknologi yang dibutuhkan dan praktik-praktik terbaik dan Peluang Global dengan Fokus pada teknologi global seperti Red Hat Academy yang menempatkan para lulusan pada posisi yang tepat untuk karier internasional juga Pembangunan Komunitas karena acara ini memupuk rasa kebersamaan di antara para mahasiswa, alumni, dan profesional industri. (Direktorat Hms & Pro).

  • Tingkatkan Antisipasi Plagiarisme, Unikom Gelar Sosialisasi Penggunaan Turnitin

    Tingkatkan Antisipasi Plagiarisme, Unikom Gelar Sosialisasi Penggunaan Turnitin

    Tingkatkan Antisipasi Plagiarisme, Unikom Gelar Sosialisasi Penggunaan Turnitin

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang jujur dan berkualitas. Sebagai upaya untuk mencegah plagiarisme di kalangan civitas akademika, UNIKOM melalui Direktorat AP2SC dan UPT Plagiarism & AI Similarity mengadakan sosialisasi penggunaan Turnitin, salah satu alat deteksi plagiarisme terkemuka di dunia. Acara ini dihadiri oleh para pengelola jurnal dan Ketua Program Studi di lingkungan UNIKOM pada Kamis, 23 Januari 2025.

    Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya keaslian karya ilmiah serta cara efektif menggunakan Turnitin sebagai alat bantu dalam memastikan karya yang dihasilkan bebas dari plagiarisme. Sosialisasi ini ditujukan untuk dosen pengelola jurnal di program studi di lingkungan UNIKOM.

    Direktur AP2SC, Bobi Kurniawan, ST., M.Kom, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para Instruktur yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti sosialisasi penggunaan Turnitin yang digelar secara hybrid. “Rencananya, kami akan melakukan sosialisasi penggunaan Turnitin secara rutin setiap semester, mengingat penggunaan Turnitin di lingkungan UNIKOM masih perlu ditingkatkan. Bahkan, masih ada yang lupa cara penggunaannya. Ditambah lagi, pada tahun 2024, Turnitin mengubah ketentuan penggunaan, seperti pembatasan pengecekan paper per akun nya yaitu satu akun Student hanya bisa memeriksa tiga paper per hari,” ungkapnya.

    Pada sesi sosialisasi ini, peserta juga diingatkan kembali tentang cara mengakses Turnitin, cara memanfaatkan laporan deteksi plagiarisme, serta panduan untuk menghasilkan karya ilmiah yang orisinal dan berkualitas. Ketua UPT Plagiarism & AI Similarity, Wildan Zulfikar, S.T, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan visi UNIKOM untuk memajukan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berintegritas di Indonesia.

    Sosialisasi yang berlangsung di Lantai 11, Ruang 11.010 Smart Building UNIKOM ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dosen dan mahasiswa mengenai pentingnya kejujuran akademik serta penggunaan teknologi yang tepat untuk mendukung penelitian dan karya ilmiah yang lebih berkualitas. (Direktorat Humas & Pro)

  • DP3M UNIKOM Terima Kunjungan dari DP2M Universitas Pelita Bangsa

    DP3M UNIKOM Terima Kunjungan dari DP2M Universitas Pelita Bangsa

    DP3M UNIKOM Terima Kunjungan dari DP2M Universitas Pelita Bangsa

    BANDUNG, UNIKOM – Benchmarking antar universitas merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membandingkan kinerja, praktik, atau proses suatu perguruan tinggi dengan perguruan tinggi lain yang dianggap unggul di bidangnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta mengadopsi praktik terbaik guna meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan yang diberikan. Salah satu kegiatan benchmarking yang dilakukan adalah antara Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dan Universitas Pelita Bangsa (UPB).

    Pada hari Rabu, 22 Januari 2025, Direktorat Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3M) UNIKOM bersama dengan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DP2M) UPB menggelar acara benchmarking yang juga dilengkapi dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). Acara tersebut berlangsung di Ruang L.030 Lantai 1 Smart Building UNIKOM.

    Direktur DP3M UNIKOM, Irawan Afriyanto, ST., MT, dalam sambutannya menyampaikan, “Alhamdulillah, ini merupakan kunjungan pertama untuk Direktorat kami. Terima kasih telah memilih kami sebagai tempat untuk benchmarking serta melakukan kerja sama. Semoga ke depannya kita dapat melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bersama.”ungkapnya

    Direktur DP2M UPB juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada UNIKOM, “Kami berterima kasih kepada pihak UNIKOM yang telah menyambut kami dengan hangat. Tujuan kami ke UNIKOM adalah untuk belajar mengenai pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat serta berkolaborasi dalam bidang lain dengan UNIKOM yang telah mencapai capaian luar biasa.”pungkasnya

    Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoA oleh Direktur DP3M UNIKOM, Irawan Afriyanto, ST., MT, dan Direktur DP2M UPB, yang disaksikan oleh para Direktur serta Ketua Program Studi dari masing-masing Universitas.

    Sesi diskusi berlangsung dengan hangat, di mana pihak UPB mengajukan berbagai pertanyaan kepada UNIKOM terkait pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat. Diskusi ini sangat produktif dan bersahabat, pihak UNIKOM juga berbagi pengalaman mengenai berbagai capaian serta strategi dalam mencapai tujuan tersebut. Kunjungan benchmarking ini menciptakan peluang besar untuk kolaborasi antara UNIKOM dan UPB dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Melalui penandatanganan MoA, kedua pihak sepakat untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman demi meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi terhadap masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang bagi kedua universitas dan masyarakat pada umumnya. (Direktorat Hms & Pro)

  • Kajian Islami MT Ashfiyatun Nisa Unikom

    Kajian Islami MT Ashfiyatun Nisa Unikom

    Kajian Islami MT Ashfiyatun Nisa Unikom

    BANDUNG, UNIKOM -. Civitas akademika UNIKOM sebagai salah satu perguruan Tinggi yang tidak hanya memotivasi dan memfasilitasi kercerdasan rasional atau kognisi Dosen dan karyawannya tapi juga memfasilitasi kecerdasan Spiritual Dosen dan karyawannya melalui tahsin yaitu Merupakan sebuah proses memperbaiki cara membaca Al-Qur’an dengan lebih baik, sesuai dengan tajwid dan makhrojnya, kajian ini menjadi wadah bagi para dosen dan karyawan UNIKOM yang memerlukan tambahan  ilmu dan yang ingin meningkatkan hubungan mereka dengan Kitabullah. Selain tahsin juga pengajian untuk Menambah Ilmu agama mulai dari ibadah, akidah, Akhlaq, fiqih dan lain sebagainya. Salah satu contoh yaitu Kajian Majelis taklim yang memiliki peran penting dalam kehidupan seorang muslim. Kajian majelis taklim merupakan pertemuan berkala yang diadakan untuk mendalami ilmu agama Islam. Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam. Melalui kajian, pemahaman terhadap Al-Qur’an, hadis, dan ajaran Islam lainnya semakin mendalam. Hal ini akan menguatkan iman dan ketakwaan seseorang. Ilmu yang didapat akan menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sehingga tindakan kita semakin sejalan dengan ajaran Islam.

    Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa Universitas Komputer Indonesia melaksanakan Kajian Islami secara online, bersama Ustadz Sofyan Yahya, S.Ag.,C.Mtq yang digelar pada Jumat 3 Januari 2025 dengan tema “Tahsin dan Makna Q.S Al-Qamar” sedangkan pada Jumat 10 Januari 2025 digelar Kajian bersama Ustadz Dedi Hariadi yang mengangkat tema “Memuliakan dan Mengagungkan Bulan Rajab”.

    Acara dibuka secara resmi melalui sambutan dari Pembina Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa UNIKOM, Assoc Prof, Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si. Beliau mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Ilmu Pengetahuan & Teknologi serta Rektor UNIKOM atas dukungannya yang tiada henti dalam kelancaran program Majelis Ta’lim Ashfiyatun Nisa UNIKOM. “Semoga kegiatan kajian rutin setiap hari Jum’at ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kita semua, serta menjadi sarana untuk memperdalam ilmu agama yang kita miliki,” ujarnya dengan penuh harapan.

    “Tahsin dan Makna Q.S Al-Qamar”

    Surah Al-Qamar, yang merupakan surah ke-54 dalam Al-Qur’an, mengandung banyak pelajaran penting mengenai kekuasaan Allah dan peringatan bagi umat manusia. Diawali dengan kisah mukjizat pembelahan bulan yang terjadi sebagai tanda kekuasaan Allah, surah ini menggambarkan bagaimana bulan terbelah menjadi dua bagian di hadapan kaum Nabi Muhammad SAW yang meragukan kenabiannya. Peristiwa ini menjadi bukti nyata dari kekuasaan Allah yang tidak terbatas, sekaligus memperingatkan umat manusia tentang akibat dari penolakan terhadap wahyu dan tanda-tanda Allah. Selain itu, dalam surah ini juga dijelaskan tentang azab yang menimpa umat-umat terdahulu yang mendustakan para rasul, seperti kaum Nuh, ‘Ad, Tsamud, dan Fir’aun, sebagai pelajaran bagi umat yang hidup setelah mereka.

    Ustadz Sofyan memaparkan bahwa “Surah Al-Qamar mengajarkan kita untuk selalu merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di sekitar kita. Meskipun banyak mukjizat yang telah diberikan kepada umat manusia, tetap saja banyak yang memilih untuk menolak dan mengingkari kebenaran wahyu. Dalam surah ini, Allah memperingatkan bahwa azab yang sama yang menimpa umat-umat terdahulu bisa juga menimpa umat yang ingkar di masa kini jika mereka tidak menyadari kekuasaan Allah. Oleh karena itu, surah ini mengajak kita untuk tidak hanya melihat fenomena alam, seperti bulan yang terbelah, sebagai suatu keajaiban, tetapi juga sebagai peringatan untuk senantiasa bersyukur dan beriman kepada Allah” tuturnya. 

    Ustadz Sofyan juga menjelaskan bahwa Surah Al-Qamar mengingatkan kita bahwa iman yang tulus dan penerimaan terhadap wahyu-Nya adalah kunci untuk menghindari akibat buruk yang menimpa orang-orang yang mendustakan-Nya.

     “Memuliakan dan Mengagungkan Bulan Rajab”

    Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Bulan ini jatuh pada bulan ketujuh dalam kalender Hijriah dan memiliki sejumlah keistimewaan serta sejarah yang menarik.

    Dalam Kajian Ustadz Dedi, Ia mengingatkan bahwa di bulan Rajab ini “Kita harus menjauhkan diri dari maksiat karena jika banyak melakukan maksiat maka rezeki yang Allah berikan, ketenangan hati dan kesakinahan itu semua akan menghilang. Seperti penjelasan menurut Ibnu Qayyim Aljauziah bahwa “Salah satu hukuman yang Allah berikan kepada orang yang maksiat adalah dia terhalang dari ketaatan”. Ini merupakan hukuman untuk yang bermaksiat maka dari itu di setiap momentum ketaatan, dia merasakan malas, lemas, karena itu perasaan yang ada di orang-orang yang banyak melakukan maksiat”. Tutur Ustadz Dedi.

    Diakhir penutupan materinya, Ustadz Dedi mengingatkan bahwa kekuatan hati menjadi penentu ketaatan kita kepada Allah SWT. Ia juga berpesan bahwa kita harus selalu isiqomah untuk selalu taat kepada Allah karena ketaatan ibadah ada pada kekuatan hati bukan kekuatan fisik. Selesai pemaparan materi tersebut para peserta kajian melakukan sesi tanya jawab dan setelah itu para peserta melakukan do’a bersama yang dipimpin oleh Ustadz Dedi hariadi. (Direktorat Hms & Pro). 

  • Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Sueryanto Soegoto, MT Pasang Target Tingkatkan Unikom Menjadi World Class University

    Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Sueryanto Soegoto, MT Pasang Target Tingkatkan Unikom Menjadi World Class University

    Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Sueryanto Soegoto, MT Pasang Target Tingkatkan Unikom Menjadi World Class University

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam menggapai kesuksesan di dunia perguruan tinggi saat ini. Universitas dituntut untuk Mencapai status World Class University yang tidak hanya mencakup kualitas akademik tinggi saja, tetapi diperlukan juga komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat global melalui pendidikan, riset, dan inovasi. WCU menjadi tujuan utama bagi mahasiswa dan peneliti yang ingin berkembang di lingkungan yang penuh tantangan dan kesempatan internasional. Seperti Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) yang saat ini sedang menaikkan Ranking World Class University (WCU).

    Dengan lebih dari 10.000 mahasiswa, Universitas Ilmu Komputer Indonesia (UNIKOM) berupaya keras untuk mendapatkan peringkat tinggi dalam pemeringkatan universitas kelas dunia. Saat ini, UNIKOM berada di peringkat ke-169 di Asia Tenggara, tetapi tidak lebih rendah dari peringkat 901 di Asia. UNIKOM bermaksud berada di bawah 100% di Asia Tenggara tahun ini.

    UNIKOM sendiri merupakan Universitas yang didirikan pada bulan Agustus 2000 dan telah berkembang pesat menjadi salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bandung. Kini memasuki usianya yang ke-24 menuju 25 Tahun di 8 Agustus mendatang. Hingga kini UNIKOM memiliki tujuh fakultas dan 32 program studi. Fakultas-fakultas tersebut adalah: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Desain, Fakultas Ilmu Budaya, dan Fakultas Pascasarjana.

    Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Sueryanto Soegoto MT mengatakan, untuk mencapai target pemeringkatan kampus ini diperlukan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, UNIKOM saat ini tengah berupaya melakukan pembenahan baik secara internal maupun eksternal. “Setelah mendapat predikat unggul, Unikom harus melangkah maju ke jenjang berikutnya dengan perbaikan kualitas di internal dan eksternal. Untuk mencapai itu, Unikom banyak berkolaborasi dengan perguruan tinggi di dunia. Kami banyak belajar dari mereka,”  tutur Eddy melalui wawancaranya yang dikutip dalam Pikiran Rakyat edisi hari Jumat 17 Januari 2025.

    Lebih lanjut Eddy mengatakan UNIKOM tidak hanya ingin menghasilkan lulusan yang siap bekerja di dunia industri, tetapi  juga memiliki keterampilan untuk menjadi wirausahawan. Oleh karena itu, sejak tahun 2007, mata kuliah kewirausahaan telah diwajibkan pada semua program studi, baik Sarjana maupun Magister. “Mata kuliah ini wajib diambil oleh seluruh mahasiswa  karena UNIKOM ingin memperluas lapangan pekerjaan bagi para lulusannya, karena berdasarkan pengalaman Saya sendiri, UNIKOM juga didirikan dengan semangat kewirausahaan.” kata Eddy, yang juga merupakan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Jawa Barat.

    Pada tahun ajaran 2025, UNIKOM akan menambah tiga program studi yaitu: Doktor Sistem Informasi, Magister Ilmu Komunikasi, dan Program Sarjana (S-1) Televisi dan Film. Kuota penerimaan mahasiswa baru saat ini ditetapkan sekitar 3.000 hingga 5.000 Mahasiswa.

    “UNIKOM membuka tiga program baru karena melihat potensi yang besar, terutama dari sisi penyerapan tenaga kerjanya. Khusus untuk prodi televisi dan film, karena UNIKOM punya kanal te- levisi komersial, yaitu UTV. Selain itu, UNIKOM juga punya radio, yaitu Hits UNIKOM Radio,” ungkap Eddy.

    Eddy menjelaskan, setelah melewati masa pandemi, dia kembali membuat regulasi agar dosen dan mahasiswa melakoni perkuliahan dengan ta- tap muka agar lebih efektif. Selain itu, perkuliahan tatap muka juga menjadi salah satu cara untuk memperbaiki kualitas pengajaran. Hasil akhirnya, tentu peningkatan kualitas kampus. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM Gelar Rapat Perdana Masa Bakti 2024-2025

    Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM Gelar Rapat Perdana Masa Bakti 2024-2025

    Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM Gelar Rapat Perdana Masa Bakti 2024-2025

    BANDUNG, UNIKOM – Pada hari Senin 13 Januari 2025, Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM menggelar rapat perdana yang dipimpin langsung oleh Direktur Humas dan Protokoler, Dr. Desayu Eka Surya S.Sos., M.Si., CICS. Rapat ini digelar pada pukul 10.00 – 12.00 WIB di Ruang L.030 Smart Building UNIKOM. Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman, membangun komitmen, dan menetapkan arah yang jelas bagi seluruh anggota tim yang terlibat diantaranya Agung Nugraha S.I.Kom selaku Ketua Divisi Keprotokolan, Merry Indriyanti, S.E selaku Sekretaris Direktur Humas, serta staff Direktorat Humas Aldi Mohammad Akbar, S. Ds dan Devi Delviani Lestari S.I.Kom. rapat ini juga turut dihadiri oleh Ketua Divisi Digital Marketing Sri Pernia Warakmulty, S.Kom.,M.Kom. 

    Dalam pembahasan rapat, Dr. Desayu menyampaikan bahwa seluruh tim harus tetap komitmen untuk melaksanakan fokus kerja dan target sesuai arahan dari Rektor, Selain itu ia mengatakan “Kita harus merubah dan meningkatkan kinerja secara kreatif dan inovatif, karena itu merupakan ciri-ciri dari seorang pemimpin” tuturnya. Selain itu Dr Desayu juga menjelaskan beberapa penambahan jobdesk kepada setiap anggota tim yaitu Divisi Media Sosial, Divisi Keprotokolan, Sekretariatan, Staf Desain, dan Staf Humas. Seluruh Tim diharapkan dapat lebih memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi. Hal tersebut dilakukan demi mencapai tujuan dari UNIKOM yang sedang mengusung menjadi kampus World Class University (WCU).

    Dalam penutupannya, Dr Desayu menyampaikan harapan besarnya terhadap Humas dan Protokoler UNIKOM agar gisa memberikan kontribusi dan dampak positif bagi setiap langkah maju Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). terakhir Dr Desayu memberikan semangat kepada seluruh tim agar selalu, bersabar dan tidak mudah putus asa atas semua kerja keras yang telah dilakukan. Kegiatan rapat ini juga diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama bersama seluruh anggota Tim Humas dan Protokoler UNIKOM. Rapat perdana ini sangatlah penting dan menjadi momentum bagi Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM untuk memulai babak baru dengan semangat yang lebih tinggi dan fokus yang lebih jelas. (Direktorat Hms & Pro).