Tag: kampus swasta terbaik di bandung

  • Mengamankan Pertanian Cerdas: Forensik Digital Berbasis AI dalam Investigasi Kejahatan Siber Agri-Tech

    Mengamankan Pertanian Cerdas: Forensik Digital Berbasis AI dalam Investigasi Kejahatan Siber Agri-Tech

    Penulis: Hewa Majeed Zangana, Aree Adel Abdulgader, Senny Luckyardi, Shuai Li

    DOI: 10.4018/979-8-3373-6536-7.ch009

    Abstrak

    Transformasi digital pertanian yang pesat, didukung oleh Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan teknologi presisi, telah menyebabkan munculnya “Pertanian Cerdas.” Meskipun inovasi ini menjanjikan peningkatan produktivitas, keberlanjutan, dan optimalisasi sumber daya, inovasi ini juga memperkenalkan kerentanan keamanan siber yang signifikan. Sistem pertanian cerdas, termasuk mesin otonom, jaringan sensor, dan analitik berbasis AI, semakin menjadi sasaran penjahat siber yang berupaya mengganggu rantai pasokan makanan, mencuri data pertanian yang sensitif, atau memanipulasi algoritma pengambilan keputusan. Penelitian ini mengeksplorasi persimpangan AI dan forensik digital dalam menyelidiki dan mengurangi kejahatan siber dalam lanskap agri-tech. Penelitian ini menyoroti peran AI dalam deteksi ancaman proaktif, pemantauan anomali, dan pengumpulan bukti, sekaligus membahas kesiapan forensik dan tantangan terkait integritas data, privasi, dan tata kelola etika. © 2026, IGI Global Scientific Publishing.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Agribisnis; Pertanian; Kecerdasan buatan; Kejahatan komputer; Forensik komputer; Keamanan siber; Privasi data; Pengambilan keputusan; Penanggulangan kejahatan elektronik; Pasokan makanan; Internet of Things; Pertanian cerdas

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Sistem pertanian; Keamanan siber; Kejahatan siber; Penjahat siber; Algoritma pengambilan keputusan; Transformasi digital; Rantai pasokan makanan; Optimalisasi sumber daya; Jaringan sensor; Pertanian cerdas

    Judul utama teknik

    Jaringan sensor

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105020537505

  • Pelecehan Seksual Terhadap Anak Melalui Live Streaming: Celah Hukum dalam Menghadapi Anonimitas Transaksi Online

    Pelecehan Seksual Terhadap Anak Melalui Live Streaming: Celah Hukum dalam Menghadapi Anonimitas Transaksi Online

    Penulis: L. Alfies Sihombing, Yeni Nuraeni, Wahyudi, Loso Judijanto, Abidah Abdul Ghafar

    DOI: 10.15294/lslr.v9i2.28259

    Abstrak

    Perkembangan pesat teknologi digital telah memungkinkan bentuk-bentuk baru eksploitasi seksual anak, termasuk pelecehan seksual yang dilakukan melalui platform live streaming. Fenomena ini menunjukkan tidak hanya peningkatan kerentanan anak-anak di dunia maya tetapi juga keterbatasan kerangka hukum nasional dalam menangani pola kejahatan yang ditandai dengan anonimitas dan transaksi keuangan online. Penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan normatif dan yuridis empiris untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang kasus pelecehan online di Indonesia. Komponen normatif menganalisis ketentuan undang-undang, undang-undang perlindungan anak, dan peraturan platform digital untuk mengidentifikasi perlindungan hukum yang dimaksudkan untuk anak-anak. Komponen empiris melengkapi hal ini dengan mengumpulkan wawasan langsung melalui wawancara semi-terstruktur dengan petugas penegak hukum, perwakilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), operator platform digital, dan pendamping korban. Integrasi pendekatan ini mengungkapkan kesenjangan antara norma hukum dan praktik penegakan hukum, khususnya mengenai kendala kelembagaan, mekanisme pelaporan, dan tantangan sosio-teknis yang dihadapi dalam penanganan kasus. Temuan menunjukkan bahwa pelecehan seksual melalui siaran langsung melibatkan manipulasi psikologis kompleks yang difasilitasi oleh fitur platform yang memungkinkan pelaku untuk menjaga anonimitas. Regulasi saat ini tidak secara eksplisit mengakui pelecehan seksual daring sebagai tindak pidana tersendiri, dan juga tidak secara memadai membahas transaksi elektronik anonim yang umum digunakan dalam kejahatan ini. Putusan pengadilan juga menggambarkan inkonsistensi dalam penerapan hukum karena tidak adanya norma khusus yang mengatur pelecehan seksual berbasis teknologi. Temuan ini menyoroti urgensi untuk merumuskan kembali kebijakan hukum nasional dengan memperkenalkan norma pidana eksplisit tentang pelecehan seksual digital, memperkuat hukuman untuk kejahatan seksual berbasis media daring, dan mengatur transaksi daring anonim. Penelitian ini selanjutnya merekomendasikan peningkatan peran lembaga keuangan digital dan platform teknologi dalam mekanisme pencegahan, pemantauan, dan pelaporan. Selain itu, pendidikan berbasis komunitas dan intervensi pencegahan sangat penting untuk melengkapi upaya penegakan hukum dan menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi anak-anak. © 2024 Penulis.

    Kata kunci penulis

    Transaksi Anonim; Celah Hukum; Siaran Langsung; Pelecehan Seksual

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105028106228

  • Ketahanan Teknologi Kewirausahaan Memediasi Pemasaran Kewirausahaan terhadap Kinerja Bisnis di UMKM Batik

    Ketahanan Teknologi Kewirausahaan Memediasi Pemasaran Kewirausahaan terhadap Kinerja Bisnis di UMKM Batik

    Penulis: Rahma Wahdiniwaty, Sudadi Pranata, Nandang Komara

    DOI: 10.34306/att.v7i3.469

    Abstrak

    Di era transformasi digital, ketahanan teknologi telah menjadi hal penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk industri Batik Indonesia, yang harus mengintegrasikan teknologi untuk mempertahankan daya saing. Namun, banyak UMKM Batik masih menghadapi keterbatasan adopsi alat digital, yang mengakibatkan penurunan kinerja dan jangkauan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ketahanan teknologi kewirausahaan memediasi hubungan antara pemasaran kewirausahaan dan kinerja bisnis di UMKM Batik. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mendistribusikan kuesioner terstruktur kepada 383 pemilik UMKM Batik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk mengevaluasi validitas pengukuran dan menguji hipotesis di antara tiga konstruk, yaitu pemasaran kewirausahaan, ketahanan teknologi kewirausahaan, dan kinerja bisnis. Temuan menunjukkan bahwa pemasaran kewirausahaan secara signifikan memengaruhi ketahanan teknologi kewirausahaan dan kinerja bisnis. Lebih lanjut, ketahanan teknologi kewirausahaan juga secara positif memengaruhi kinerja bisnis dan sebagian memediasi hubungan antara pemasaran kewirausahaan dan kinerja bisnis, menjelaskan 80,2% varians dalam model. Hasil tersebut menegaskan bahwa ketahanan teknologi merupakan mekanisme penting yang memperkuat efektivitas strategi pemasaran kewirausahaan. Penguatan kemampuan digital dan inovasi adaptif memungkinkan UMKM Batik untuk meningkatkan efisiensi operasional, ekspansi pasar, dan kinerja keseluruhan. Oleh karena itu, peningkatan ketahanan teknologi harus diprioritaskan sebagai kebijakan strategis untuk mempertahankan daya saing industri Batik. © Semua hak cipta milik Penulis.

    Kata kunci penulis

    Kinerja Bisnis; Pemasaran Kewirausahaan; Teknologi Kewirausahaan; UMKM; Ketahanan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105024492084

  • Peran Kepuasan Pelanggan sebagai Mediator Harga dan Kualitas Layanan terhadap Niat Kunjungan Kembali

    Peran Kepuasan Pelanggan sebagai Mediator Harga dan Kualitas Layanan terhadap Niat Kunjungan Kembali

    Penulis: Amroni, Yani Syafei M, Umi Narimawati

    DOI: 10.34306/att.v7i3.699

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk secara empiris menguji dan menganalisis pengaruh Harga dan Kualitas Layanan terhadap Niat Kunjungan Kembali, dengan Kepuasan Pelanggan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini berfokus pada pelanggan Tham-Tham Garage, bengkel modifikasi mobil di Cirebon, Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan menggunakan metode survei melalui kuesioner yang dibagikan kepada 140 pelanggan yang telah mengunjungi bengkel tersebut setidaknya lima bulan sebelumnya. Analisis data menggunakan Partial Least Squares (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 3.2.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (β = 0,178, p = 0,045), dan Kualitas Layanan juga memiliki pengaruh positif dan sangat signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (β = 0,715, p = 0,000). Lebih lanjut, kepuasan pelanggan secara signifikan memengaruhi Niat Kunjungan Kembali. Kepuasan pelanggan berhasil memediasi hubungan antara harga dan niat kunjungan kembali (β Tidak Langsung = 0,151, p = 0,046), dan hubungan antara kualitas layanan dan niat kunjungan kembali (β Tidak Langsung = 0,605, p = 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa kepuasan pelanggan merupakan faktor penting dalam mendorong niat untuk kembali ke layanan modifikasi mobil, di mana harga yang terjangkau dan layanan berkualitas tinggi secara signifikan berkontribusi pada kepuasan ini. © Hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh penulis.

    Kata kunci penulis

    Bengkel Modifikasi Mobil; Kepuasan Pelanggan; Harga; Niat Kunjungan Kembali; Kualitas Layanan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105025731054

  • Analisis Struktural Multi-Grup tentang Penentu Adopsi Perbankan Digital Lintas Generasi di Indonesia

    Penulis: Dhimas Tribuana, Umi Narimawati, Yani Syafei M.

    DOI: 10.34306/att.v8i1.590

    Abstrak

    Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi Digital Banking Adoption (DBA), Adopsi Perbankan Digital, lintas generasi di Indonesia, dengan fokus pada ekspektasi kinerja, ekspektasi upaya, pengaruh sosial, kondisi pendukung, dan kepercayaan. Dengan menggunakan desain cross-sectional, penelitian ini mengumpulkan data melalui kuesioner terstruktur yang diberikan kepada 360 responden, yang dipilih melalui pengambilan sampel purposif dan clustering, dari kota-kota besar termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, dan lainnya. Pemodelan Persamaan Struktural dan Analisis Multi-Grup diterapkan untuk menguji hipotesis dan menilai perbedaan generasi dalam DBA. Temuan menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja, kondisi pendukung, dan kepercayaan secara signifikan memengaruhi DBA, dengan perbedaan yang mencolok antar generasi: Baby Boomers memprioritaskan kondisi pendukung, Generasi X menekankan ekspektasi kinerja, dan Generasi Y menghargai ekspektasi kinerja dan upaya. Generasi Z, meskipun melek teknologi, mendapat manfaat dari struktur pendukung yang lebih baik untuk pengalaman perbankan yang lebih baik. Hasil ini menyoroti pentingnya strategi yang disesuaikan dan spesifik untuk setiap generasi dalam perbankan digital, memberikan wawasan berharga bagi penyedia layanan yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan adopsi di berbagai kelompok demografis. © 2026, Pandawan Sejahtera. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Baby Boomers; DBA; Generasi Z; Perbedaan Generasional; UTAUT

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105028338373

  • Resmi Dibuka!

    Resmi Dibuka!

    Program Studi S1 Bisnis Digital UNIKOM kini hadir untuk menjawab kebutuhan era transformasi digital.

    Didukung ekosistem Campus AI Ready, UNIKOM X Google Learning Center, dan Digital Entrepreneurial University, UNIKOM mempersiapkan generasi yang siap menghadapi dunia bisnis yang terus berkembang.

    Jadilah bagian dari Angkatan Pertama S1 Bisnis Digital UNIKOM.

    Pendaftaran: 11 Juli – 21 Agustus 2026

    🌐 Daftar sekarang di pmb.unikom.ac.id

    Informasi Lebih Lanjut:
    WhatsApp: +62 811 8888 4133 (hotline 1)
    +62 811 8888 4233 (hotline 2)
    Instagram: @unikom_official & @pmbunikom

    UNIKOM #PMBUNIKOM #BisnisDigital #CampusAIReady #DigitalEntrepreneurialUniversity

  • Model Sistem Informasi Penerimaan dan Distribusi Dana Zakat

    Model Sistem Informasi Penerimaan dan Distribusi Dana Zakat

    Penulis: Rahmatya M.D. ; Wicaksono M.F.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012071

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang model sistem informasi penerimaan dan distribusi dana zakat di tingkat organisasi masyarakat sipil (RW). Metode pendekatan sistem yang digunakan adalah metode terstruktur. Sistem tersebut dijelaskan menggunakan Diagram Konteks dan DFD. Hasil penelitian adalah model sistem informasi penerimaan dan distribusi dana zakat. Prioritas distribusi zakat adalah mustahiq lokal (orang yang menerima zakat) di mana muzakki (muslim yang wajib membayar zakat) tinggal. Oleh karena itu, pemodelan ini dapat membantu aamileen untuk mengelola data muzakki dan mustahiq serta mendistribusikan zakat. Dengan demikian, dana zakat dapat didistribusikan secara merata dan tepat sasaran kepada mustahiq lokal. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Sistem informasi

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Muslim; Metode terstruktur; Pendekatan sistem

    Judul utama teknik

    Penggunaan informasi

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054840232

  • Peramalan Deret Waktu Musiman Menggunakan SARIMA dan Penghalusan Eksponensial Holt-Winter

    Peramalan Deret Waktu Musiman Menggunakan SARIMA dan Penghalusan Eksponensial Holt-Winter

    Penulis: Pongdatu G.A.N. ; Putra Y.H.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012153

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan metode SARIMA dan Penghalusan Eksponensial Holt-Winter dalam upaya menghasilkan peramalan transaksi pelanggan di Toko X dengan akurasi tinggi. Penelitian ini akan membandingkan hasil peramalan penjualan dengan model peramalan deret waktu Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) dan metode Penghalusan Eksponensial Holt-Winter. Model SARIMA masih akurat ketika data deret waktu hanya dalam periode pendek, model ini akurat pada peramalan periode pendek tetapi kurang akurat pada peramalan periode panjang. Sementara itu, Penghalusan Eksponensial Holt-Winter akurat pada peramalan data deret waktu musiman, baik polanya menunjukkan tren atau tidak. Kedua model tersebut dibandingkan dengan peramalan data yang menunjukkan pola musiman. Data yang digunakan adalah data penjualan toko ritel pakaian dari tahun 2013 hingga 2017. Tingkat akurasi setiap model diukur dengan membandingkan persentase nilai peramalan dengan nilai aktual. Nilai ini disebut Mean Absolute Deviation (MAD). Berdasarkan hasil perbandingan, model terbaik dengan nilai MAD terkecil adalah model SARIMA (1,1,0) (0,1,0)12 dengan nilai MAD 5,592. Dari hasil perbandingan dapat disimpulkan bahwa model SARIMA layak digunakan sebagai model untuk peramalan lebih lanjut. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Toko ritel; Penjualan; Deret waktu

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Hasil perbandingan; Deviasi absolut rata-rata; Peramalan penjualan; Rata-rata bergerak terintegrasi autoregresif musiman; Pola musiman; Deret waktu musiman; Model peramalan deret waktu; Data deret waktu

    Judul utama Teknik

    Peramalan

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054834368

  • Prediksi Kelayakan Siswa di Sekolah Vokasi dengan Algoritma Keputusan Naïve-Byes

    Prediksi Kelayakan Siswa di Sekolah Vokasi dengan Algoritma Keputusan Naïve-Byes

    Penulis: MeLian L. ; Nursikuwagus A.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012140

    Abstrak

    Penelitian ini membahas tentang pengambilan keputusan kelayakan untuk menerima dan menolak siswa di sekolah vokasi. Prediksi adalah salah satu bidang dalam penambangan data yang membahas tentang klasifikasi. Salah satu metode algoritma dalam prediksi adalah Algoritma Keputusan Naïve-Byes. Variabel yang akan dihitung oleh algoritma Keputusan Naïve-Byes adalah isi ujian akhir, laporan, psikologi, wawancara, dan kompetensi. Eksekusi untuk langkah pertama adalah mengubah setiap variabel menjadi nilai rentang. Langkah selanjutnya dilanjutkan dengan menghitung nilai kemungkinan untuk setiap variabel. Pada 270 siswa, penelitian ini menghasilkan uji validasi sebesar 199 yang sama dengan kondisi aktual. Presisi adalah 96,1%, recall adalah 99,3%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma tersebut memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan penerimaan dengan akurasi 74,87%. Nilai tersebut memberikan alasan bahwa tidak semua siswa yang mendaftar diterima oleh sekolah. Sementara itu, algoritma tersebut memberikan proses yang adil dalam menerima kandidat. Dampak dari penelitian ini adalah sekolah dapat memprediksi berapa banyak siswa yang diterima dan ditolak. Dengan demikian, sekolah dapat mempersiapkan jumlah ruangan yang dibutuhkan. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol bidang teknik

    Penambangan data; Ketenagakerjaan; Peramalan

    Istilah tidak terkontrol bidang teknik

    Kondisi aktual; Algoritma pengambilan keputusan; Uji validasi; Sekolah kejuruan

    Judul utama bidang teknik

    Siswa

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054873588

  • Sekolah Cerdas untuk Sekolah Menengah Atas

    Sekolah Cerdas untuk Sekolah Menengah Atas

    Penulis: Soegoto E.S. ; Yunus I.P. ; Valentina T.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012003

    Abstrak

    Indonesia adalah negara berkembang yang telah memanfaatkan berbagai teknologi untuk mengembangkan berbagai faktor negara seperti ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan lain-lain. Di era teknologi informasi yang merupakan sektor paling dominan bagi masyarakat, aktivitas manual di masa lalu telah berubah dengan pemanfaatan teknologi informasi baik dalam komunikasi, ekonomi, maupun pendidikan. Dunia pendidikan merupakan awal pembelajaran bagi anak-anak bangsa untuk memajukan tanah air mereka. Setiap sekolah di Indonesia harus telah memanfaatkan sekolah berbasis teknologi digital sehingga kita dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, hal ini dapat menjadikan Indonesia sebagai negara maju dan dapat bersaing dengan negara-negara maju lainnya. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi informasi sangat penting untuk membentuk kepribadian yang kreatif dan menghasilkan ide-ide dengan menggunakan teknologi. Semakin luas wawasan tentang teknologi, semakin banyak ide kreatif yang dihasilkan. Hal ini dapat melahirkan generasi muda yang cerdas untuk memajukan Indonesia. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol bidang teknik

    Negara berkembang

    Istilah tidak terkontrol bidang teknik

    Ide kreatif; Negara maju; Teknologi digital; Sekolah menengah atas; Indonesia; Sekolah pintar; Pengembangan teknologi; Berbagai teknologi

    Judul utama bidang teknik

    Pendidikan teknik

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054832976