Tag: kampus komputer terbaik

  • Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    Percepat Transformasi menuju AI Ready Campus UNIKOM Bekali Dosen dan Tenaga Kependidikan dengan Pelatihan Google AI

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam mempercepat transformasi digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Workshop Experience: “Accelerating the Transformation to Artificial Intelligence Ready Campus” pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di Auditorium Lantai 17 UNIKOM. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis institusi dalam memperkuat akselerasi menuju World Class University, yang  merupakan hasil kolaborasi strategis antara Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Deputi Wakil Rektor IV, Direktorat INFRANET, Direktorat PTDSI, dan Tim Eduplus UNIKOM.

    Pelatihan Google AI tersebut terbagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama diperuntukkan bagi dosen UNIKOM dengan fokus pada penguatan pemanfaatan Artificial Intelligence dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian. Sementara sesi ke dua diikuti oleh tenaga kependidikan UNIKOM yang diarahkan pada optimalisasi AI untuk mendukung efektivitas dan efisiensi administrasi serta layanan akademik.

    Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence UNIKOM, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D., dalam sambutan pembukanya  menegaskan bahwa pencapaian World Class University tidak dapat diraih secara individual, melainkan melalui upaya kolektif seluruh sivitas akademika. “Transformasi menuju AI Ready Campus merupakan lompatan strategis yang mengharuskan perubahan pola pikir dari pendekatan tradisional menuju sistem kerja berbasis teknologi cerdas”, tutur Prof. Zainal.

    Lebih lanjut, menurut Prof. Zainal, AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai enabler yang memungkinkan percepatan proses akademik dan administratif secara signifikan. Prof. Zainal juga mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi agar sivitas akademika tidak menjadi pengguna pasif, melainkan mampu menjadi pengendali teknologi tersebut.

    Pada sesi materi pertama, Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., menyampaikan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulannya. Para dosen mempraktikkan langsung penggunaan Gemini untuk menyusun contoh proyek pengabdian kepada masyarakat dan penelitian berbasis real case. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh narasumber ke dua yaitu, Direktur PTDSI, Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D.,  yang memaparkan materi mengenai optimalisasi NotebookLM sebagai asisten kecerdasan Artifisial untuk pembelajaran riset di perguruan tinggi serta pemanfaatan fitur Google Workspace dalam mendukung kolaborasi digital, manajemen dokumen, dan integrasi sistem kerja di lingkungan kampus.

    Pada sesi ke dua, selain mendapatkan materi pelatihan mengenai pemanfaatan Gemini AI dengan memperkenalkan konsep prompt AI serta berbagai fitur unggulan dari narasumber yang sama, selanjutnya tenaga kependidikan diberikan tugas membuat contoh surat resmi menggunakan template AI yang disesuaikan dengan kebutuhan kerja masing-masing unit, sehingga pemanfaatan teknologi menjadi kontekstual dan aplikatif.

    Sebagai bentuk evaluasi sekaligus refleksi pembelajaran, beberapa dosen dan tenaga kependidikan yang terpilih diberikan kesempatan untuk memaparkan secara singkat hasil tugas pelatihan yang telah dikerjakan di hadapan peserta lainnya. Presentasi tersebut menampilkan berbagai contoh proyek penelitian, rancangan pengabdian, serta format surat berbasis AI yang telah disesuaikan dengan kebutuhan unit kerja. Sesi evaluasi tidak hanya memperlihatkan capaian pemahaman peserta, tetapi juga menjadi ruang berbagi praktik dan inspirasi implementasi AI di lingkungan UNIKOM.

    Melalui pelatihan AI dengan pendekatan berbasis praktik, pendampingan intensif, serta integrasi real case dalam setiap sesi, UNIKOM berkomitmen untuk membangun ekosistem AI Ready Campus yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi global, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi akademik yang kompetitif di tingkat internasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Terima Kunjungan Media Pikiran Rakyat Perkuat Kolaborasi Strategis di Bidang Pendidikan dan Transformasi Media Digital

    UNIKOM Terima Kunjungan Media Pikiran Rakyat Perkuat Kolaborasi Strategis di Bidang Pendidikan dan Transformasi Media Digital

    BANDUNG, UNIKOM — Selasa, 10 Februari 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan dari jajaran manajemen Pikiran Rakyat, yang dipimpin oleh General Manager PT. Pikiran Rakyat, Gatot Riyadi, S.T., M.M., didampingi jajaran pimpinan lainnya. Kehadiran tim Pikiran Rakyat disambut langsung oleh Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., didampingi Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., serta Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik, Arif Try Cahyadi, M.Ds.

    Bertempat di Ruang Rektor Lantai 15 Smart Building UNIKOM, pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara institusi pendidikan tinggi berbasis teknologi dan industri media nasional. Sejumlah poin strategis dibahas, di antaranya, penguatan UNIKOM sebagai mitra strategis Pikiran Rakyat, pengembangan kampus berbasis teknologi robotika, capaian UNIKOM sebagai pelopor kampus juara, hingga prestasi terbaru di bidang Digital ICT yang berhasil mengungguli peserta dari Korea dan Jepang.

    Pada kesempatan tersebut, Prof. Eddy menyampaikan bahwa UNIKOM sedang mengembangkan kurikulum berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari transformasi akademik untuk menjawab tantangan industri masa depan. Sementara itu, General Manager PT. Pikiran Rakyat, Gatot Riyadi, S.T., M.M., menyampaikan apresiasinya kepada Prof. Eddy atas amanah barunya sebagai Ketua APTISI Jawa Barat periode 2025–2030, yang diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan daya saing perguruan tinggi swasta di Jawa Barat.

    Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM,  Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., dalam kesempatan wawancara menegaskan bahwa hubungan kelembagaan dengan media memiliki peran yang sangat penting dan perlu terus dibina. “Kemitraan dengan media bukan hanya sebatas publikasi, tetapi juga bagian dari strategi membangun reputasi institusi serta memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat”, demikian ungkapnya.

    Lebih lanjut, Dr. Yuni juga berharap kerja sama ke depan dapat diperluas dalam berbagai bidang. Salah satunya adalah rencana kegiatan peringatan hari jadi Pikiran Rakyat pada 24 April 2026 mendatang yang direncanakan akan menghadirkan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai pembicara, dengan peluang kolaborasi penyelenggaraan kuliah umum di UNIKOM. Selain itu, kerja sama pelatihan penulisan karya ilmiah bagi dosen yang sebelumnya pernah dilaksanakan dinilai penting untuk dihidupkan kembali, guna mendorong hasil riset akademik agar lebih mudah dipahami dan diakses masyarakat luas melalui media massa.

    Pada wawancara berbeda, Gatot Riyadi menyampaikan, selain menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat atas terpilihnya Rektor UNIKOM sebagai Ketua APTISI Jawa Barat, kunjungan tersebut juga ditujukan untuk mempererat silaturahmi sekaligus kemitraan yang telah terjalin cukup lama antara Pikiran Rakyat dan UNIKOM. Menurutnya, perkembangan UNIKOM hingga saat ini menunjukkan kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan dan partisipasi aktif dalam ekosistem media. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan berbagai bentuk kolaborasi yang dapat diimplementasikan ke depan. Ia berharap hubungan baik antara Pikiran Rakyat sebagai perusahaan media dan UNIKOM sebagai institusi pendidikan dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Jawa Barat.

    Terkait agenda terdekat, Gatot mengungkapkan bahwa terdapat berbagai produk pendidikan, hasil riset, dan inovasi UNIKOM yang berpotensi untuk dipublikasikan lebih luas melalui jejaring media Pikiran Rakyat. Ia menyoroti keunggulan UNIKOM di bidang robotika sebagai salah satu kekuatan khas yang patut diperkenalkan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan kualitas serta manfaat produk dan hasil penelitian UNIKOM dapat semakin dikenal, diterima, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

    Kunjungan media Pikiran Rakyat ke UNIKOM menegaskan komitmen bersama dalam membangun kemitraan yang produktif, kolaboratif, dan berkelanjutan antara dunia pendidikan dan media. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat diseminasi pengetahuan, meningkatkan literasi publik, serta mendorong percepatan transformasi digital pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Tembus Daftar Kampus Prioritas Global British Council Siap Gandeng 23 Top Universitas di Inggris

    UNIKOM Tembus Daftar Kampus Prioritas Global British Council Siap Gandeng 23 Top Universitas di Inggris

    BANDUNG, UNIKOM — Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menegaskan posisinya di kancah internasional dengan terpilih sebagai salah satu perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam daftar kampus prioritas kolaborasi bersama universitas-universitas terkemuka Inggris. UNIKOM menjadi salah satu perguruan tinggi swasta unggulan dari Jawa Barat yang tergabung bersama 23 perguruan tinggi Indonesia lainnya dalam skema kolaborasi global yang diinisiasi oleh British Council.

    Pengumuman tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, Ph.D., berdasarkan instruksi dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang mengamanahkan penguatan kolaborasi internasional pendidikan tinggi, khususnya dengan menghadirkan universitas-universitas terbaik Inggris yang tergabung dalam Russell Group ke Indonesia. Agenda strategis tersebut diperkuat melalui kunjungan Sir Steve Smith selaku UK International Education Champion bersama delegasi universitas Inggris di Jakarta pada 4–5 Februari 2026.

    Kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut konkret atas arahan Presiden RI untuk memperluas akses kemitraan akademik Indonesia dengan universitas papan atas dunia, khususnya anggota Russell Group yang dikenal sebagai konsorsium universitas riset terkemuka di Inggris. Sebanyak 23 universitas Inggris yang terlibat dalam inisiatif ini memiliki reputasi global dalam inovasi, publikasi ilmiah bereputasi, dan pengembangan teknologi berbasis riset unggulan. Adapun universitas mitra dari Inggris yang terlibat dalam kolaborasi ini meliputi: Cardiff University, Durham University, King’s College London, Lancaster University, Newcastle University, Queen’s University Belfast, Royal College of Arts, Royal Holloway, University of London, University of Aberdeen, University of Birmingham, University of Bristol, University of Dundee, University of Edinburgh, University of Essex, University of Glasgow, University of Leicester, University of Liverpool, University of Nottingham, University of Sheffield, University of St Andrews, University of Warwick, University of Westminster, dan University of York

    Melalui kemitraan tersebut, terbuka ruang kolaborasi riset bersama (joint research), penyelenggaraan kelas kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga penguatan ekosistem inovasi berbasis teknologi. Selain itu, peluang studi lanjut jenjang doktoral (Ph.D) bagi dosen semakin luas melalui skema beasiswa LPDP serta kemitraan strategis dengan universitas terbaik dunia, termasuk institusi global bereputasi tinggi seperti Stanford University.

    Kepemimpinan Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua APTISI Jawa Barat turut memperkuat eksistensi dan posisi strategis Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Barat dalam jejaring kolaborasi internasional. Peran tersebut menjadi penggerak strategis dalam mendorong PTS Jabar agar semakin kompetitif, adaptif terhadap transformasi digital, serta mampu membangun kemitraan global yang berkelanjutan.

    Sebagai pelopor kampus juara berbasis digital, UNIKOM memiliki relevansi kuat dalam kolaborasi tersebut. Keunggulan di bidang transformasi digital, sistem informasi, dan inovasi teknologi menjadi fondasi strategis untuk memperkuat kemitraan riset berstandar internasional. Partisipasi UNIKOM dalam inisiatif ini sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam mendukung agenda nasional internasionalisasi pendidikan tinggi dan peningkatan daya saing global sumber daya manusia Indonesia. (Direktorat Hms & Pro, diolah dari berbagai sumber)

  • Fakultas Pascasarjana UNIKOM Gelar Seminar Personal Branding Dorong Mahasiswa Bangun Reputasi Profesional Sejak Dini

    Fakultas Pascasarjana UNIKOM Gelar Seminar Personal Branding Dorong Mahasiswa Bangun Reputasi Profesional Sejak Dini

    BANDUNG, UNIKOM – Jum’at, 30 Januari 2026, Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan forum akademik inspiratif bertajuk “Personal Branding: Elevating Your Future – Mastering Personal Branding for the Global Career”. Kegiatan tersebut merupakan implementasi mata kuliah Marketing Management pada Program Studi Magister Manajemen dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan partisipasi mahasiswa, akademisi, praktisi, serta masyarakat umum.

    Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema personal branding merupakan program yang sangat relevan dan strategis. Menurutnya, setiap individu pada dasarnya ingin memiliki citra dan reputasi yang baik, sehingga kemampuan membangun personal branding menjadi kebutuhan mendasar di era kompetisi global. Prof. Umi mengapresiasi Dekan Pascasarjana, panitia mahasiswa, serta narasumber yang telah berkontribusi menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Ini merupakan momen yang sangat bermanfaat, khususnya bagi para peserta yang belajar bagaimana membangun dan mengelola branding diri untuk mendukung karir ke depan. Pendidikan formal bukan hanya meningkatkan kompetensi akademik, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan citra dan reputasi profesional”, demikian ungkapnya.

    Lebih lanjut, Prof. Umi menekankan bahwa personal branding tidak hanya penting bagi mereka yang telah memiliki nama besar, tetapi justru harus mulai dibangun sejak masa perkuliahan. Mahasiswa perlu belajar memosisikan diri, mengenali keunggulan, serta mengkomunikasikan nilai yang dimiliki secara konsisten dan otentik. Hal tersebut, menurutnya, sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran yang dirancang oleh Dekan Pascasarjana dalam mata kuliah yang diampu. Terakhir, Prof. Umi juga mengajak mahasiswa untuk terus berkarya, meningkatkan kompetensi, serta berkontribusi sebagai generasi muda unggul dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 yang berkelanjutan. “Ke depan, kompetensi harus semakin luar biasa. Teruslah berkarya dan bangun reputasi diri dengan integritas”, pungkasnya.

    Sementara itu, Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas besar mahasiswa pada mata kuliah Marketing Management. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori bauran pemasaran seperti product, price, place, promotion, people, process, physical evidence, dan promise, tetapi juga mengimplementasikannya dalam konteks personal branding sebagai sebuah “produk diri” yang memiliki nilai dan diferensiasi. “Branding adalah aset intangible yang sangat menentukan keberhasilan, baik di dunia bisnis, profesional, maupun akademik. Konsep branding tidak hanya melekat pada produk atau jasa, tetapi juga pada personal individu”, tegasnya.

    Seminar tersebut menghadirkan Rizqi Ghassani, M.I.Kom., RFP, Director ESM Public Speaking Center, sebagai narasumber utama yang memaparkan strategi membangun personal branding melalui komunikasi efektif dan penguatan kemampuan public speaking dan juga brand identity. Kegiatan tersebut dipandu oleh Muhamad Fahad Alfarisi, S.I.Kom., mahasiswa Magister Manajemen selaku moderator. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif mereka sepanjang sesi diskusi.

    Melalui webinar tersebut, UNIKOM menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan magister yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membangun reputasi profesional yang kuat, adaptif terhadap transformasi digital, serta siap bersaing di tingkat global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

    Marhaban ya Ramadhan 🌙

    ​Sivitas Akademika Universitas Komputer Indonesia mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H bagi seluruh umat Muslim.

    ​Mari jadikan momentum bulan suci ini sebagai sarana untuk memperkuat integritas, meningkatkan kualitas diri, serta menebar manfaat bagi sesama dalam bingkai kebersamaan. Semoga setiap langkah ibadah kita di bulan yang penuh berkah ini senantiasa mendapatkan ridha dari Allah SWT.

    ​Selamat menjalankan ibadah puasa. Mohon maaf lahir dan batin

  • UNIKOM Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Sistem Informasi Akuntansi dan Bidang Sosiologi Pemerintahan dalam Sidang Terbuka Senat, Perkuat Keunggulan Akademik dan Transformasi Digital

    UNIKOM Kukuhkan Dua Guru Besar Bidang Sistem Informasi Akuntansi dan Bidang Sosiologi Pemerintahan dalam Sidang Terbuka Senat, Perkuat Keunggulan Akademik dan Transformasi Digital

    BANDUNG, UNIKOM — Sabtu, 14 Februari 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat dalam rangka Pengukuhan Guru Besar dua akademisi UNIKOM yaitu Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA., sebagai Guru Besar Bidang Sistem Informasi Akuntansi dan Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., sebagai Guru Besar Bidang Sosiologi Pemerintahan. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap tradisi akademik dan marwah keilmuan perguruan tinggi di lingkungan UNIKOM.

    Sidang terbuka senat UNIKOM dipimpin dan dibuka langsung oleh Ketua Senat, Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI JABAR Prof. 3 Prof. H.C. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Guru Besar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia bagi dua akademisi UNIKOM oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si.

    Pada kesempatan tersebut, anggota senat, tamu dan undangan menyaksikan tayangan profil dari masing-masing Guru Besar yang memotret kilas perjalanan, kontribusi penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, sebagai rangkaian perjalanan akademik awal berkarya di UNIKOM hingga meraih gelar akademik tertinggi Guru Besar. Setelah itu, kedua Guru Besar menyampaikan orasi ilmiah sebagai puncak agenda akademik, yang merefleksikan gagasan, temuan, serta kontribusi keilmuan yang telah dikembangkan secara konsisten.

    Dalam orasinya, Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA. memaparkan refleksi perjalanan akademiknya hingga meraih jabatan Guru Besar, sekaligus menegaskan pentingnya penguatan sistem informasi akuntansi berbasis teknologi artificial intelligence yang dituangkan ke dalam bukunya berjudul “Artificial Intelligence dan Masa Depan Akuntansi”, sebagai fondasi transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola organisasi yang adaptif di era transformasi digital.

    Sementara itu, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., dalam orasi ilmiahnya membahas bukunya yang berjudul “Pemberdayaan Civil Society dalam Kerangka Good Governance di Era Pemerintahan Digital”, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah secara mendasar relasi antara negara, masyarakat sipil, dan sektor privat, sehingga teknologi tidak lagi sekadar instrumen administratif, melainkan struktur sosial yang memengaruhi cara kekuasaan dijalankan dan partisipasi warga dibentuk. Dalam konteks Indonesia, Prof. Dewi menegaskan pentingnya mengintegrasikan nilai pemberdayaan lokal dengan agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, melalui perencanaan partisipatif, kolaborasi multi pihak, dan pengawasan publik dalam sistem pemerintahan digital.

    Rangkaian Kegiatan pengukuhan Guru Besar kemudian dilanjutkan dengan pemasangan kalung Guru Besar UNIKOM dan penyerahan sertifikat penghargaan oleh Rektor UNIKOM Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik,  Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si.,

    Rektor UNIKOM, Prof. 3. Prof. H.C. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada kedua Profesor yang telah dikukuhkan. “Pengukuhan Guru Besar bukan sekadar seremoni administratif, melainkan lahirnya energi keilmuan baru bagi institusi. Profesor, menurutnya, adalah simbol integritas akademik sekaligus penggerak transformasi riset agar tidak berhenti pada publikasi, tetapi berlanjut pada hilirisasi inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Selain itu, Prof. Eddy juga menyoroti masih rendahnya rasio Guru Besar di Indonesia yang berada pada kisaran 3-4 persen dari total dosen nasional, jauh dari target ideal 10 persen menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, kehadiran Guru Besar baru di UNIKOM diharapkan mampu memperkuat kepemimpinan intelektual, membangun budaya riset kolaboratif, serta mendorong lahirnya profesor-profesor berikutnya.

    Lebih lanjut, Prof Eddy menyatakan di bidang Sistem Informasi dan Akuntansi berbasis teknologi, penguatan tata kelola data dan transparansi menjadi fondasi penting ekonomi digital. Sementara dalam Ilmu Pemerintahan, kebijakan berbasis riset dan tata kelola yang baik merupakan kunci kemajuan sosial. Kedua bidang ini dinilai memiliki kontribusi strategis bagi daya saing bangsa.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., juga turut menyampaikan sambutan dan ucapan selamat kepada kedua profesor melalui tayangan video. Dalam pesannya, Dr. Lukman mengapresiasi UNIKOM atas konsistensi dan komitmennya dalam meningkatkan jumlah Guru Besar. Dr. Lukman juga menyebutkan bahwa dari total 317 perguruan tinggi swasta di wilayah pembinaan LLDIKTI Wilayah IV, saat ini baru 63 perguruan tinggi yang memiliki Guru Besar aktif. Dalam konteks tersebut, UNIKOM dinilai sebagai salah satu institusi yang menunjukkan keseriusan dalam pengembangan jabatan akademik tertinggi. Dengan capaian 11 Guru Besar aktif, UNIKOM termasuk di antara perguruan tinggi swasta dengan jumlah profesor terbanyak di wilayah Jawa Barat dan Banten.

    Sejalan dengan hal tersebut Ketua Paguyuban Profesor, Prof. Dr. Edi Setiadi, S.H., M.H., dan Ketua Persatuan Guru Besar Indonesia, Prof. Dr. Puwadhi, M.Hum., yang turut hadir dalam barisan senat, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada UNIKOM. Keduanya menegaskan bahwa meraih jabatan Guru Besar bukanlah proses yang mudah, dimana menjadi seorang profesor, menurut mereka memikul tanggung jawab strategis untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan bangsa.

    Pengukuhan Guru Besar UNIKOM tersebut menandai bertambahnya kekuatan akademik UNIKOM dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang relevan dengan dinamika transformasi digital dan perubahan sosial. Dengan komitmen pada riset, inovasi, dan pengabdian, UNIKOM terus memperkokoh perannya sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi yang berdaya saing dan berdampak bagi pembangunan berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)

  • Ketua APTISI Jawa Barat Sekaligus Rektor UNIKOM Tandatangani MOU dengan KEMENKUM KANWIL JABAR dan PT POS Regional 3 Bandung PADA Prosesi Pelantikan APTISI JABAR

    Ketua APTISI Jawa Barat Sekaligus Rektor UNIKOM Tandatangani MOU dengan KEMENKUM KANWIL JABAR dan PT POS Regional 3 Bandung PADA Prosesi Pelantikan APTISI JABAR

    BANDUNG, UNIKOM — Momentum pelantikan pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Jawa Barat periode 2025–2030 pada Rabu, 11 Februari 2026 di Bandung Convention Center tidak hanya menjadi ajang pengukuhan kepengurusan baru, tetapi juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) strategis bersama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Kantor Wilayah Jawa Barat dan PT Pos Indonesia Regional 3 Bandung.

    Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Ketua APTISI Jawa Barat periode 2025-2030, sekaligus Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., bersama Ketua Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Hemawati BR Pandia, A.Md., IP., S.H., M.M., serta Executive Vice President Regional 3 Bandung PT Pos Indonesia, Ryan Sahariany Syam. Prosesi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun kolaborasi strategis antara perguruan tinggi swasta, pemerintah, dan BUMN.

    Kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat difokuskan pada pendampingan aspek hukum kelembagaan, peningkatan literasi hukum bagi sivitas akademika, serta penguatan perlindungan kekayaan intelektual di lingkungan perguruan tinggi swasta. Melalui kemitraan ini, PTS diharapkan semakin tertib administrasi dan akuntabel serta memiliki daya saing berbasis kepastian hukum.

    Sementara itu, kolaborasi dengan PT Pos Indonesia Regional 3 Bandung diarahkan pada pengembangan layanan logistik dan distribusi dokumen akademik, serta dukungan terhadap transformasi layanan berbasis digital. Sinergi ini membuka peluang integrasi sistem layanan kampus dengan jaringan distribusi nasional yang dimiliki PT Pos Indonesia guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan jangkauan pelayanan kepada mahasiswa maupun mitra institusi.

    Ketua APTISI Jawa Barat sekaligus Rektor UNIKOM, Prof. Eddy, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi swasta yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan regulasi serta percepatan transformasi digital. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mendorong peningkatan mutu tata kelola dan pelayanan institusi.

    Melalui penandatanganan MoU tersebut, APTISI Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan strategis yang berkelanjutan, guna memperkuat peran perguruan tinggi swasta sebagai pilar penting pembangunan sumber daya manusia di tingkat regional maupun nasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • REKTOR UNIKOM, Resmi Dilantik sebagai Ketua APTISI Jawa Barat Periode 2025–2030: Percepat Akselerasi dan Kolaborasi Digital antar PTS

    REKTOR UNIKOM, Resmi Dilantik sebagai Ketua APTISI Jawa Barat Periode 2025–2030: Percepat Akselerasi dan Kolaborasi Digital antar PTS

    BANDUNG, UNIKOM — Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Prof. 3 Prof. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., resmi dilantik sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Jawa Barat periode 2025–2030 pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di Bandung Convention Center, Jl. Soekarno Hatta no 345 Bandung. Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat kepemimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Barat menuju era transformasi digital dan peningkatan daya saing global.

    Selain pelantikan ketua, sebanyak 86 anggota dewan pengurus APTISI Jawa Barat turut dikukuhkan pada kesempatan yang sama. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum APTISI Pusat, Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E., dimana kepengurusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Wilayah APTISI Jawa Barat yang diselenggarakan pada 18 Desember 2025 yang lalu.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum APTISI Pusat, Dr. Ir. H. M. Budi menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi fondasi utama dalam penguatan mutu pendidikan tinggi.  Selain itu, Dr. Budi dalam arahannya juga mendorong agar transformasi digital menjadi fondasi utama penguatan mutu pendidikan tinggi. “Apa pun program studinya dan apa pun jurusannya, jika tidak mempelajari digital, pasti akan tertinggal. Maka siapa pun yang tidak memahami Artificial Intelligence juga akan tertinggal”, tegasnya. Lebih lanjut, ia menyampaikan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan Prof. Eddy, APTISI Jawa Barat akan semakin progresif dan berdaya saing.

    Sejalan dengan hal tersebut, Prof. Eddy juga menargetkan pada periode 2025–2030, APTISI Jawa Barat mampu menjadi yang terbaik di tingkat nasional. Dengan strategi terukur, inovasi berkelanjutan, serta percepatan transformasi digital di seluruh PTS. Prof. Eddy optimis bahwa posisi tersebut dapat diraih di era kepemimpinan yang baru. Lebih lanjut, Prof. Eddy juga memaparkan sejumlah langkah konkret organisasi ke depan, di antaranya, pelaksanaan rapat pengurus secara rutin setiap bulan, baik di Kantor APTISI maupun secara bergiliran di kampus-kampus. Berbagai program kolaboratif juga akan dijalankan di masing-masing perguruan tinggi untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas tata kelola, serta memberikan pendampingan bagi PTS yang masih berkembang.

    Melalui pelantikan tersebut, APTISI Jawa Barat menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun pendidikan tinggi swasta yang adaptif, unggul, inklusif, dan berbasis teknologi, sekaligus mendorong peningkatan mutu akademik dan daya saing institusi di tingkat regional maupun nasional. (Direktorat Hms dan Pro)

  • Selamat dan Sukses atas Pelantikan Ketua dan Pengurus APTISI Jawa Barat Masa Bakti 2025-2030.

    Selamat dan Sukses atas Pelantikan Ketua dan Pengurus APTISI Jawa Barat Masa Bakti 2025-2030.

    Sivitas Akademika Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) mengucapkan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Ketua dan Pengurus APTISI Jawa Barat Masa Bakti 2025-2030.

    Besar harapan kami, kepengurusan periode ini dapat mengemban amanah dengan penuh integritas serta senantiasa membawa perubahan positif bagi kemajuan perguruan tinggi swasta. Semoga semangat kolaborasi dan sinergi terus terjaga demi meningkatkan mutu serta daya saing pendidikan tinggi di Jawa Barat.

    Selamat mengabdi dan berkarya untuk bangsa!

  • APTISI Resmi Lantik Ketua dan Pengurus APTISI Jawa Barat Periode 2025-2030: Siap Pimpin Transformasi Digital dan Perkuat Daya Saing PTS

    APTISI Resmi Lantik Ketua dan Pengurus APTISI Jawa Barat Periode 2025-2030: Siap Pimpin Transformasi Digital dan Perkuat Daya Saing PTS

    BANDUNG — Rabu, 11 Februari 2026, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) secara resmi melantik Pengurus APTISI Jawa Barat masa bakti 2025-2030, bertempat di Bandung Convention Center (BCC), Jl. Soekarno Hatta 345 Bandung. Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan peran strategis perguruan tinggi swasta di Jawa Barat dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital dan globalisasi.

    Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Umum APTISI Pusat, Ketua APTISI Provinsi Jawa Barat, dan 86 anggota Dewan Pengurus APTISI Jawa Barat serta para tamu undangan dari berbagai pemangku kepentingan, diantaranya: perwakilan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat dan PT Pos Indonesia Regional 3 Jawa Barat. Pelantikan Pengurus APTISI periode 2025-2030 tersebut merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Wilayah APTISI Provinsi Jawa Barat yang telah diselenggarakan pada 18 Desember 2025. Melalui mekanisme formatur, susunan kepengurusan baru dibentuk secara representatif dengan melibatkan akademisi, pimpinan perguruan tinggi, serta tokoh-tokoh strategis dari berbagai institusi pendidikan tinggi swasta di Jawa Barat, guna memperkuat struktur organisasi yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan mutu pendidikan tinggi.

    Ketua Steering Committee, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan wujud komitmen dan kehadiran bersama untuk menghadirkan solusi nyata bagi perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Barat. Prof. Umi juga berharap pengukuhan jajaran kepengurusan yang baru mampu memperkuat sinergi, kolaborasi, serta memberikan kebermanfaatan yang luas bagi pengembangan dan kemajuan PTS di Jawa Barat.

    Selanjutnya, prosesi pelantikan Ketua dan Pengurus APTISI Provinsi Jawa Barat periode 2025–2030 dipimpin langsung oleh Ketua Umum APTISI Pusat, Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E., yang secara resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk mengemban amanah dalam memperkuat peran strategis PTS sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Dalam sambutannya, Dr. Ir. H. M. Budi menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pengurus periode 2025-2030 yang telah dipilih, agar mampu bekerja secara kolektif dan solid. Dr. Ir. H. M. Budi juga menyoroti urgensi transformasi digital dalam pendidikan, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) sebagai instrumen strategis untuk mendorong akselerasi digitalisasi. Menurutnya, penguasaan AI menjadi keniscayaan di era saat ini, karena institusi maupun individu yang tidak adaptif terhadap perkembangan teknologi berisiko tertinggal dalam dinamika global pendidikan tinggi.

    Sementara itu, Ketua APTISI Provinsi Jawa Barat periode 2025-2030 sekaligus Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T.,  dalam sambutannya  menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua Umum APTISI Pusat beserta jajaran, para pimpinan perguruan tinggi, panitia pelaksana, serta seluruh pihak dan mitra, khususnya PT Pos Indonesia Regional 3 Jawa Barat dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat, yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pelantikan tersebut sekaligus memperkuat sinergi melalui penandatanganan nota kesepahaman. “Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, saya mengucapkan selamat atas amanah yang diemban. Tanggung jawab ini adalah komitmen kolektif untuk membawa APTISI Jawa Barat yang menaungi lebih dari 350 perguruan tinggi swasta agar semakin solid, progresif, dan berdampak nyata dengan semangat Melangkah Bersama, Maju Bersama, dan Sukses Bersama”, demikian tuturnya.

    Lebih lanjut, Prof. Eddy menyatakan bahwa target APTISI Jabar sangat jelas yaitu, menjadikan APTISI Jawa Barat sebagai yang terbaik di Indonesia dari posisi saat ini. “Kita optimis dapat meraih peringkat pertama melalui kerja bersama, strategi terukur, dan komitmen yang konsisten demi kemajuan perguruan tinggi swasta di Jawa Barat. Saya berharap kepengurusan baru dapat semakin memperkuat sinergi antar perguruan tinggi swasta, meningkatkan mutu akademik, serta mendorong inovasi dan daya saing institusi pendidikan tinggi di tingkat regional maupun nasional”, pungkas Prof. Eddy.

    Di bawah kepemimpinan Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T.,  APTISI Jawa Barat optimis dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya di Provinsi Jawa Barat. (Direktorat Hms & Pro)