Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto, Chepi Nur Albar, Senny Luckyardi, Amirullah Abduh, Muhammad Nur Ashar Asnur, Nuria Haristiani
DOI: 10.26858/ijole.v8i4.70019
Abstrak
Rencana pendidikan 4.0 telah memicu perubahan besar pada alur kerja dan metode pengajaran sektor pendidikan. Di Indonesia, transformasi mendadak ini dipandang sebagai peluang sekaligus kendala, terutama dalam pembelajaran bahasa. Penelitian ini menganalisis bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dalam pendidikan bahasa, dengan tujuan merancang strategi yang mengatasi masalah pedagogis, meningkatkan implementasi teknologi, dan meningkatkan efektivitas pembelajaran di kalangan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran, analisis komparatif, dan pengembangan kerangka kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralihan ke pembelajaran daring menghadirkan tantangan bagi guru dan siswa, seperti kemampuan teknologi dan menjaga keterlibatan, namun juga membuka peluang untuk memanfaatkan teknologi inovatif seperti Automatic Speech Recognition (ASR) dan pembelajaran berbasis game untuk meningkatkan pemerolehan bahasa. Kesimpulannya, adopsi teknologi informasi di sektor pendidikan bahasa memiliki tantangan dan peluang tersendiri, pemahaman komprehensif tentang bagaimana IT memengaruhi pendidikan bahasa selama dan setelah pandemi untuk lebih mengarahkan inovasi teknologi demi kemajuan sektor pendidikan bahasa. © 2024, Universitas Negeri Makassar – Fakultas Bahasa dan Sastra. Semua hak dilindungi undang-undang.
Kata kunci penulis
Teknologi informasi; pendidikan bahasa; tinjauan pustaka
Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215683083






