Tag: kampus entrepreneur digital

  • Tinjauan Sistematis Internet of Things di Smart University: Model dan Kontribusi

    Penulis: Senny Luckyardi, Ratih Hurriyati, D. Disman, Puspo Dewi Dirgantari

    Abstrak
    Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai aspek implementasi Internet of Things (IoT) di Smart University (SU) dari berbagai studi, memperkuat teori-teori yang mendasari pemanfaatan dan model IoT di SU; serta memberikan rekomendasi untuk penelitian di masa depan di bidang ini. Penelitian ini menggunakan teknik tinjauan literatur sistematis (systematic literature review / SLR), dengan melakukan penelusuran komprehensif terhadap artikel-artikel yang paling relevan dengan pertanyaan penelitian yang diterbitkan dari tahun 2018 hingga 2022. Setelah dilakukan tinjauan terhadap jurnal-jurnal peer-reviewed, sebanyak 69 artikel terindeks dipilih dan dianalisis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model teknologi perlu diselaraskan dan diintegrasikan dengan proses organisasi. Pemanfaatan IoT harus memenuhi kesiapan adopsi suatu universitas. Hasil juga mengungkapkan bahwa pembangunan SU dapat dibagi ke dalam tiga kategori: perilaku, pembelajaran, teknologi pendidikan, dan fasilitas fisik. Namun demikian, literatur terkait pemanfaatan dan model IoT masih belum koheren dan kurang memiliki kerangka teoritis yang merefleksikan kondisi khusus seperti SU. Penelitian mengenai SU masih berada pada tahap awal, dengan lebih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan dalam hal mengidentifikasi adopsi model teknologi. Tinjauan ini juga berkontribusi sebagai inspirasi dan acuan bagi institusi dalam menjalankan inisiatif universitas cerdas untuk menciptakan lingkungan belajar mengajar yang lebih efektif dan efisien.

    Kata Kunci
    Internet of things; Smart University; Tinjauan literatur sistematis; Teknologi

    Artikel ini dapat diakses di https://ejournal.upi.edu/index.php/ijost/article/view/51476

  • Studi Eksperimental Aliran Runtuhan Bendungan yang Dihasilkan oleh Pintu Katup pada Saluran Horizontal

    Penulis: Vitta Pratiwi ; Muhammad Syahril Badri Kusuma ; Hadi Kardhana ; Mohammad Farid
    DOI: https://doi.org/10.21660/2020.75.16098

    Abstrak
    Risiko kegagalan runtuhan bendungan telah menjadi salah satu isu terpenting dalam menentukan kelayakan pengembangan waduk dan bendungan di Indonesia. penelitian ini menyajikan hasil kerja eksperimental mengenai aliran runtuhan bendungan yang melewati satu hambatan miring di dalam saluran persegi panjang lurus. Aliran runtuhan bendungan dihasilkan oleh ayunan tiba-tiba dari sebuah pintu katup yang dipasang pada sambungan penyempitan antara sebuah reservoir horizontal dan sebuah saluran horizontal. Kondisi awal aliran runtuhan bendungan ditetapkan berdasarkan tinggi muka air di dalam reservoir ini. Pengukuran spasial-temporal terhadap kedalaman dan kecepatan aliran runtuhan bendungan yang dihasilkan dilakukan di sekitar area hambatan. Kedalaman aliran diukur menggunakan sensor berbasis ultrasonik yang didukung oleh sistem komunikasi GPRS, sedangkan kecepatan aliran diukur menggunakan current meter berkecepatan tinggi. Teramati korelasi yang rendah antara kedalaman dan kecepatan aliran yang diukur pada tiga detik pertama setelah pembangkitan aliran, di mana aliran memiliki intensitas turbulensi yang tinggi, akibat keterbatasan kapasitas akuisisi data. Dibandingkan dengan hasil karya eksperimental Noel di mana mekanisme runtuhan bendungan disimulasikan menggunakan pintu angkat, profil kedalaman dan kecepatan aliran dari penelitian eksperimental ini menunjukkan kesesuaian pola yang baik namun kesesuaian magnitudo yang lebih rendah. Sementara itu, dibandingkan dengan hasil model numerik Noel, kesesuaian yang diperoleh lebih sedikit. Perbedaan-perbedaan ini diduga terjadi akibat pengaruh perbedaan mekanisme runtuhan bendungan dan sistem akuisisi data.

    Kata Kunci
    Runtuhan Bendungan, Aliran Banjir, Model Eksperimental, Pintu Katup, Saluran Horizontal

    Artikel ini dapat diakses pada tautan https://geomatejournal.com/geomate/article/view/1117/960

  • Masyarakat 5.0: Optimalisasi Sistem Sosioteknik dalam Pengurangan Kemiskinan

    Masyarakat 5.0: Optimalisasi Sistem Sosioteknik dalam Pengurangan Kemiskinan

    Penulis: Gustiana I. ; Wahyuni W. ; Hasti N.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022019

    Abstrak:

    Penelitian ini bertujuan untuk merancang platform digital sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah kemiskinan yang ada di masyarakat dengan berbagai penyebab. Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang disebabkan oleh multidimensi. Penyebab kemiskinan bukan hanya masalah ketidaksetaraan ekonomi tetapi juga disebabkan oleh masalah sosial, pendidikan, dan kurangnya akses komunikasi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Sosioteknik (STS), analisis STS menggunakan enam atribut, yaitu tujuan, masyarakat, bangunan/infrastruktur, teknologi, budaya, dan proses/prosedur. Pendekatan ini (STS) menganalisis pendekatan berdasarkan masalah sosial dan masalah teknis. Hasil akhir penelitian ini menciptakan desain platform digital sebagai ruang publik untuk menangkap partisipasi masyarakat agar dapat peduli dan ingin berbagi dengan masyarakat miskin dalam bentuk kelompok pelatihan kewirausahaan (UKM). Teknologi ini menjadi alat bantu dalam mendidik masyarakat, bukan saingan masyarakat sesuai dengan prinsip masyarakat 5.0.

    © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075861932

  • Pengaruh Uang Virtual terhadap Mata Uang Rupiah

    Pengaruh Uang Virtual terhadap Mata Uang Rupiah

    Penulis: Fadilla M.F.K.; Heriyati N.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/3/032066

    Abstrak:

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh uang virtual terhadap mata uang rupiah. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Penulis memilih topik ini karena merasa bahwa uang virtual dapat menjadi jalan keluar dari krisis ekonomi yang sedang kita alami saat ini. Berdasarkan penelitian ini, penulis berasumsi bahwa dengan menggunakan uang virtual dapat meningkatkan produktivitas perusahaan di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh diperolehnya uang virtual yang dapat ditukarkan dengan dolar. Selanjutnya, ketika dolar tersebut ditukarkan ke dalam rupiah, selain terjadi kontribusi dalam menekan nilai tukar dolar terhadap rupiah, dana tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan kinerja produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uang virtual merupakan salah satu jalan keluar dari krisis ekonomi yang sedang diderita negara kita. Sehingga uang virtual ini diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian nasional, lapangan kerja, pendapatan masyarakat, dan kesejahteraan sosial.

    © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075867996

  • Merancang Sistem Informasi Geografis untuk Rumah Tidak Layak Dilakukan Karena Pendukung Kebijakan

    Merancang Sistem Informasi Geografis untuk Rumah Tidak Layak Dilakukan Karena Pendukung Kebijakan

    Penulis: Hardiyana B. ; Wibawa J.C.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022103

    Abstrak:

    Implementasi program pengembangan kesejahteraan sosial di negara berkembang umumnya berfokus pada program pemberdayaan masyarakat miskin, yang lebih bernuansa dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat, bisnis, dan pemerintah. Pemberdayaan dianggap tepat sebagai salah satu pilihan kebijakan dalam pengembangan kesejahteraan sosial saat ini. Pengembangan kesejahteraan sosial berdasarkan prinsip pemberdayaan dimaksudkan bahwa dalam penanganan masyarakat miskin harus dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kemandirian (UU Nomor 13 Tahun 2011). Pembangunan daerah memiliki dampak pada pembangunan nasional. Kebijakan pengentasan kemiskinan yang diwujudkan melalui program pemberdayaan masyarakat telah menjadi agenda utama dan prioritas pembangunan di Kecamatan Baleendah, khususnya Desa Rancamanyar. Salah satu program pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan di Desa Rancamanyar adalah Program Bantuan Perumahan bagi rumah-rumah tak layak huni. Berbagai upaya pemerintah daerah untuk mengurangi jumlah rumah tak layak huni masih dianggap tidak merata. Dengan terbatasnya pengelolaan dan pengolahan data survei di daerah, hal ini menjadi salah satu faktor yang tidak membantu kebijakan yang ada. Dengan pembangunan sistem informasi geografis untuk rumah-rumah tak layak huni, salah satu upaya yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mendukung dan membantu pengambilan keputusan terkait rumah-rumah tak layak huni adalah melakukan analisis geografis dan pemetaan rumah-rumah tak layak huni di Desa Rancamanyar, agar bantuan yang diberikan tidak salah sasaran. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Author Keywords: Pemberdayaan masyarakat; Program pembangunan; Analisis geografis; Pembangunan nasional; Pendekatan partisipatif; Pengentasan kemiskinan; Pengurangan kemiskinan; Pembangunan regional


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075869118

  • Model Peramalan Garis Kemiskinan Menggunakan Metode Holt dengan Penghalusan Eksponensial Ganda

    Model Peramalan Garis Kemiskinan Menggunakan Metode Holt dengan Penghalusan Eksponensial Ganda

    Penulis: Aminudin R. ; Putra Y.H.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/6/062007

    Abstrak:

    Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi Garis Kemiskinan untuk membantu pemerintah memperoleh informasi yang akurat dan cepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Holt Double Exponential Smoothing. Metode ini merupakan bagian dari data berbasis analisis deret waktu. Penelitian ini menerapkan teori peramalan untuk menghasilkan prediksi garis kemiskinan untuk tahun mendatang. Selanjutnya, penelitian ini menganalisis pola data dan menentukan nilai parameter terbaik. Metode Holt Double Exponential Smoothing menggunakan parameter Alpha (α) dan Gamma (γ). Untuk menentukan nilai parameter terbaik digunakan metode coba-coba. Nilai parameter terbaik menghasilkan nilai MAPE (Mean Absolute Percentage Error) terkecil. Pola data menunjukkan tren, artinya metode Holt Double Exponential Smoothing sesuai untuk digunakan dalam penelitian ini. Nilai parameter yang dihasilkan dari metode coba-coba adalah Alpha (α) sebesar 0,7 dan Gamma (γ) sebesar 0,1, yang menghasilkan ukuran akurasi terkecil, dalam penelitian ini menggunakan MAPE. Berdasarkan hasil peramalan yang telah dilakukan, model peramalan ini memiliki kinerja yang sangat baik. Nilai Garis Kemiskinan akan terus meningkat, sejalan dengan peningkatan pola konsumsi dan kenaikan harga kebutuhan pokok. © Published under licence by IOP Publishing Ltd.

    © Copyright 2019 Elsevier B.V., All rights reserved.

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075906558

  • Pendidikan Kewirausahaan Terkomputerisasi – Tinjauan Khusus tentang Kualitas Hidup di Era Digital

    Pendidikan Kewirausahaan Terkomputerisasi – Tinjauan Khusus tentang Kualitas Hidup di Era Digital

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto, Senny Luckyardi

    DOI: 10.1088/1742-6596/1477/3/032017

    Abstrak: 

    Kesenjangan sosial dan ekonomi tetap menjadi isu penting di Indonesia yang berkaitan dengan tingkat kemiskinan. Penelitian ini berfokus pada analisis bagaimana pendidikan kewirausahaan berbasis komputer dapat membantu mengurangi kemiskinan dalam hal peningkatan kualitas hidup. Studi tentang kualitas hidup perlu dilakukan dalam penelitian ini mengingat sebagian besar penelitian sebelumnya menyoroti pengangguran dan tingkat pendapatan sebagai indikator kemiskinan, tanpa mengaitkannya dengan kualitas hidup. Selain itu, bisnis berbasis komputer kini telah menjadi tren baru untuk kegiatan penghasil pendapatan. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menerapkan analisis Mann-Whitney untuk membandingkan kualitas hidup antara dua kelompok responden. WHOQOL-BREF digunakan sebagai instrumen penelitian dan didistribusikan kepada kelompok 1 yang terdiri dari responden yang telah diberikan pendidikan kewirausahaan berbasis komputer dan kelompok 2 yang terdiri dari responden yang tidak diberikan pendidikan kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berbasis komputer dapat membantu mengurangi kemiskinan melalui peningkatan kualitas hidup yang signifikan. Kewirausahaan menciptakan perubahan positif yang pada akhirnya membawa dampak besar pada kesejahteraan manusia. Penelitian ini berkontribusi untuk meningkatkan pengetahuan kita tentang pendidikan kewirausahaan berbasis komputer sebagai jalan untuk mengurangi kemiskinan. © 2020 IOP Publishing Ltd. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Author Keywords: Pendidikan kewirausahaan; Kesejahteraan manusia; Aktivitas penghasil pendapatan; Kualitas hidup; Perubahan positif; Kualitas hidup; Metode kuantitatif; Instrumen penelitian


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85083788581

  • Penerapan Metode Logika Fuzzy dalam Sistem Penilaian Kelayakan Debitur Pada Lembaga Keuangan Mikro

    Penerapan Metode Logika Fuzzy dalam Sistem Penilaian Kelayakan Debitur Pada Lembaga Keuangan Mikro

    Penulis: Ginting S.L.B. ; M Rizky M.R. ; Ginting Y.R. ; Sutono

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012039

    Abstrak:

    Proses pengambilan keputusan dalam menentukan kelayakan pemberian kredit sering kali bersifat subjektif sehingga menghasilkan prediksi kredit yang kurang akurat. Akibat proses pengumpulan informasi terhadap calon nasabah yang kurang tepat oleh petugas survei lapangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Bandung, bank tersebut mengalami permasalahan kredit, seperti terjadinya kredit bermasalah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu pengambil keputusan dalam menentukan kelayakan kredit serta mencegah terjadinya kredit bermasalah. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode Logika Fuzzy dalam menghitung tingkat kelayakan kredit setiap calon debitur berdasarkan hasil survei lapangan. Logika Fuzzy dikenal sebagai metodologi “perhitungan” yang menggunakan istilah linguistik yang bersifat variatif. Selain itu, metode ini mampu mengimplementasikan keahlian manusia ke dalam bahasa mesin secara mudah dan memadai. Berdasarkan berbagai pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menunjukkan tingkat akurasi sebesar 90% ketika nilai masukan berada dalam rentang valid dari setiap himpunan fuzzy dan fungsi keanggotaannya. Namun demikian, tingkat akurasi tersebut hanya didasarkan pada hasil klarifikasi yang ditentukan oleh peneliti dan direktur BPR, sehingga belum dapat digeneralisasi sebagai tingkat akurasi untuk lembaga keuangan mikro lainnya. Meskipun demikian, temuan penelitian ini membuktikan bahwa metode yang digunakan memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi untuk mendukung pengambil keputusan dalam menentukan kelayakan kredit calon debitur. Selain itu, penerapan sistem ini dalam proses survei memungkinkan petugas survei bekerja secara lebih efisien dan, pada masa mendatang, meningkatkan peluang dalam memprediksi terjadinya kredit bermasalah dari calon debitur. © Published under licence by IOP Publishing Ltd.

    Author Keywords: BPR (Keuangan Mikro); Pengambilan Keputusan; Metode Logika Fuzzy; Pencegahan Kredit Bermasalah; Calon Debitur

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091363723?

  • Hasil Ujian Saringan Masuk UNIKOM Gelombang II

    Hasil Ujian Saringan Masuk UNIKOM Gelombang II

    Langkah Baru Dimulai di Sini! 🚀

    Selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan LULUS Ujian Saringan Masuk Gelombang 2 Universitas Komputer Indonesia! Perjuangan kalian telah membuahkan hasil, dan satu langkah menuju masa depan gemilang telah dimulai.

    Segera cek hasil kelulusanmu di pmb.unikom.ac.id atau scan QR Barcode-nya!

    ‼️Perhatikan batas waktu registrasi ulang pada: 4 April 2026.

    Persiapkan diri untuk menjadi bagian dari generasi unggul dan berprestasi!

    Informasi Lebih Lanjut:
    WhatsApp/Telegram: +62 811 8888 4133 (hotline 1) & +62 811 8888 4233 (hotline 2)
    Instagram:@unikom_official &
    @pmbunikom

  • Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, DP3M UNIKOM Gelar Penandatanganan Kontrak Hibah Penelitian Internal

    Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, DP3M UNIKOM Gelar Penandatanganan Kontrak Hibah Penelitian Internal

    BANDUNG, UNIKOM — Senin, 9 Maret 2026, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP3M) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan kegiatan Penandatanganan Kontrak Hibah Penelitian Internal Tahun 2025–2026. Bertempat di Ruang Seminar Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda strategis universitas dalam mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas penelitian dosen sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

    Direktur DP3M UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T., M.T., menjelaskan bahwa program hibah penelitian internal merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh UNIKOM untuk memacu para dosen agar semakin aktif dan produktif dalam melakukan penelitian. “Penelitian merupakan bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menjadi salah satu aspek penilaian kinerja dosen. Melalui hibah penelitian internal ini, UNIKOM memberikan fasilitas kepada para dosen untuk melaksanakan penelitian baik dalam lingkup penelitian dasar maupun penelitian terapan”, tutur Dr. Irawan.

    Lebih lanjut, Dr. Irawan menambahkan bahwa hasil dari penelitian tersebut diharapkan dapat menghasilkan berbagai luaran akademik dan inovasi, seperti publikasi ilmiah pada jurnal nasional terindeks maupun jurnal internasional, penerbitan buku, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari produk penelitian yang dihasilkan.

    Program hibah penelitian internal UNIKOM dilaksanakan selama delapan bulan dengan beberapa tahapan kegiatan. Tahapan tersebut dimulai dari pengajuan proposal penelitian, penandatanganan kontrak hibah, monitoring dan evaluasi (monev) di pertengahan pelaksanaan penelitian, pelaporan hasil penelitian, hingga seminar hasil penelitian yang dikenal dengan Seminar Hasil Penelitian (SEHATI). Melalui seminar tersebut, hasil penelitian dosen dapat didiseminasikan kepada masyarakat akademik maupun publik secara lebih luas.

    Pada periode hibah penelitian tahun 2025–2026, DP3M UNIKOM menerima 39 proposal penelitian dari para dosen. Setelah melalui proses evaluasi oleh reviewer, sebanyak 29 proposal dinyatakan lolos pendanaan, yang terdiri dari 18 proposal penelitian dasar dan 11 proposal penelitian terapan.

    Terakhir, Dr. Irawan berharap program ini tidak hanya meningkatkan budaya riset di lingkungan UNIKOM, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. “Harapannya, hibah penelitian internal ini dapat mendorong dosen untuk lebih giat melakukan penelitian, meningkatkan skor SINTA melalui publikasi ilmiah, serta menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat mendukung pemenuhan kinerja dosen melalui pelaporan pada sistem BKD dan kegiatan akademik lainnya”, demikian pungkasnya.

    Melalui program tersebut, UNIKOM terus berkomitmen untuk memperkuat ekosistem riset yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai permasalahan di masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)