Tag: kampus entrepreneur digital

  • Eksplorasi Metode Pemikiran Desain untuk Platform Digital

    Eksplorasi Metode Pemikiran Desain untuk Platform Digital

    Penulis: Rifqi Fahrudin, Marsani Asfi, Sudadi Pranata, Chandra Lukita, Eddy Soeryanto Soegoto, Irfan Dwiguna Sumitra

    Abstrak

    Dalam dunia digital yang serba cepat saat ini, platform digital membentuk interaksi komersial, pendidikan, dan sosial. Meningkatnya persaingan dalam pengembangan platform digital menuntut inovasi berkelanjutan dan pendekatan yang berpusat pada pengguna. Penelitian ini mengeksplorasi integrasi proses pemikiran desain ke dalam desain platform digital, meneliti bagaimana setiap tahap metodologi ini dapat diadaptasi untuk mengatasi tantangan utama seperti kolaborasi multi-pemangku kepentingan dan kompleksitas teknologi. Melalui beberapa studi kasus pengembang platform digital, penelitian kualitatif ini menyelidiki bagaimana Pemikiran Desain mendorong inovasi dan meningkatkan kepuasan pengguna. Penelitian ini berpuncak pada kerangka kerja praktis yang dirancang untuk membantu pengembang mengoptimalkan pengalaman pengguna dan memperkuat keunggulan kompetitif mereka di pasar. Selain itu, temuan ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan menyempurnakan penerapan pemikiran desain di lingkungan digital dan menyoroti jalan untuk penelitian lebih lanjut dalam konteks terkait. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Pemikiran desain; Platform digital; Eksplorasi

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105001496046

  • Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Matematika Tidak Terstruktur: Analisis Menggunakan Teori Harel

    Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Matematika Tidak Terstruktur: Analisis Menggunakan Teori Harel

    Penulis: Shelly Morin, Didi Suryadi, Sufyani Prabawanto, Dedi Sulistiyo

    Abstrak

    Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana siswa berpikir ketika menyelesaikan soal matematika tidak terstruktur. Metode penelitian ini adalah studi kasus kualitatif yang melibatkan siswa kelas VIII SMP. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan soal matematika tidak terstruktur berupa materi geometri, observasi, dan wawancara mendalam. Selanjutnya, setelah siswa menyelesaikan soal; untuk lebih menggambarkan jawaban siswa, wawancara mendalam dilakukan untuk mengeksplorasi dan menggali informasi lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa masalah ditemukan: kompleksitas soal yang diberikan kepada siswa menjadi tantangan dalam menyelesaikan soal geometri tidak terstruktur, siswa mengalami kesulitan menafsirkan soal karena keterbatasan pengetahuan sebelumnya, terutama mengenai materi geometri, dan soal yang diberikan membutuhkan kreativitas dalam menemukan solusi. Kendala siswa terletak pada kurangnya pengetahuan sebelumnya, terutama materi geometri, dan kreativitas untuk menemukan dan menetapkan strategi untuk membangun solusi sesuai dengan pengetahuan mereka. Penelitian ini berkontribusi dalam mengungkap proses berpikir siswa ketika membangun solusi berdasarkan pengetahuan sebelumnya untuk mengidentifikasi kesulitan belajar secara lebih mendalam. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa keberagaman cara berpikir siswa memberikan peluang pemecahan masalah yang berbeda. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Geometri; Sekolah menengah pertama; Matematika yang tidak terstruktur; Siswa; Cara berpikir

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105002415768

  • Penelitian Ilmu Komputer di Indonesia untuk Menciptakan Infrastruktur Berkelanjutan bagi Sustainable Development Goals Perserikatan Bangsa-Bangsa

    Penelitian Ilmu Komputer di Indonesia untuk Menciptakan Infrastruktur Berkelanjutan bagi Sustainable Development Goals Perserikatan Bangsa-Bangsa

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto, Brandon Nathanael Meliala, Senny Luckyardi, Bobi Kurniawan

    Abstrak

    Penelitian ini mengeksplorasi peran ilmu komputer dalam memajukan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa. Seiring dengan pesatnya urbanisasi, tantangan lingkungan, dan ketahanan terhadap bencana di negara ini, teknologi baru seperti Kecerdasan Buatan (AI), big data, Internet of Things (IoT), dan blockchain menghadirkan solusi inovatif. Penelitian ini mengkaji studi-studi yang menggunakan tinjauan pustaka sistematis dari lima tahun terakhir yang berfokus pada penerapan ilmu komputer dalam pengembangan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Peneitian ini menyoroti kontribusi yang selaras dengan SDGs PBB melalui proses terstruktur dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis temuan-temuan yang relevan. Temuan utama mengungkapkan potensi jaringan pintar bertenaga AI, pemantauan lingkungan berbasis IoT, dan analitik prediktif untuk manajemen bencana. Namun, tantangan seperti kesenjangan infrastruktur, risiko keamanan siber, dan kesenjangan regulasi tetap menjadi hambatan signifikan bagi adopsi. Penelitian ini menekankan perlunya investasi yang lebih signifikan, kebijakan yang lebih kuat, dan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat integrasi teknologi. Dengan menggabungkan ilmu komputer dengan strategi keberlanjutan, Indonesia dapat meningkatkan ketahanan infrastruktur, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat perlindungan lingkungan. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan dan wawasan untuk studi masa depan, yang menganjurkan pendekatan berbasis teknologi untuk pembangunan berkelanjutan. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Kecerdasan buatan (AI); Penelitian komputer; Infrastruktur digital; Internet of Things; Tujuan pembangunan berkelanjutan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105001481965

  • Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematika Tingkat Lanjut Siswa dalam Aljabar melalui Tiga Perjalanan Dunia pada Lembar Kerja Matematika

    Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematika Tingkat Lanjut Siswa dalam Aljabar melalui Tiga Perjalanan Dunia pada Lembar Kerja Matematika

    Penulis: Nadya Dewinda Agustin, Mohamad Syarif Sumantri, Arita Marini, Sri Pernia Warakmulty

    Abstrak

    Penelitian ini menyelidiki perkembangan advanced mathematical thinking (AMT), kemampuan berpikir matematika tingkat lanjut, siswa sekolah dasar dalam memecahkan masalah aljabar menggunakan lembar kerja berdasarkan perjalanan tiga dunia matematika Tall. Dengan menggunakan desain sekuensial eksploratif, penelitian ini mengintegrasikan data kuantitatif dan kualitatif dari 40 siswa kelas lima. Instrumen dan analisis data divalidasi melalui penilaian ahli dan triangulasi. Temuan menunjukkan bahwa siswa mencapai kemampuan AMT, termasuk representasi matematika, kreativitas, abstraksi, dan pembuktian. Sekitar 40% siswa mencapai fase alami, 35% berkembang ke fase alami-ke-formal, dan 35% mencapai fase formal-aksiomatik. Hasil ini terjadi karena pendekatan Tall memanfaatkan kecenderungan alami anak-anak untuk bermain, berimajinasi, dan mengeksplorasi, sehingga mendorong penalaran yang lebih dalam. Studi ini berdampak pada pendidikan matematika dengan menunjukkan bahwa keterampilan AMT dapat dipupuk di tingkat sekolah dasar melalui dukungan terstruktur, meningkatkan perkembangan kognitif siswa dan kemampuan pemecahan masalah dalam aljabar. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Pemikiran matematika tingkat lanjut; Masalah aljabar; Pembuktian matematika; Sekolah dasar; Tiga dunia matematika

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105021025512

  • Eksplorasi Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Perencanaan Transmigrasi

    Eksplorasi Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Perencanaan Transmigrasi

    Penulis: Leonardi Paris Hasugian, Budi Setiyono, Reyner Marvi Leiwakabessy, Amri Diensyah Hufadz Abdullah, Rama Mahesa Raja Arum, Myrna Dwi Rahmatya, Ashurova Sanobar Yuldashevna, Feby Artwodini Muqtadiroh, Nur Aini Rakhmawati

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat penggunaan dan integrasi teknologi informasi dalam perencanaan transmigrasi di wilayah Kobalima Timur, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif eksploratif seperti penelusuran literatur dan analisis konten media online, wawancara, dan observasi lapangan pendahuluan. Temuan menunjukkan bahwa terdapat banyak potensi penggunaan teknologi. Kondisi saat ini menunjukkan penerapan teknologi informasi yang terbatas pada fungsi administratif, koneksi yang tidak stabil, tingkat literasi digital yang rendah, dan tidak adanya sistem terintegrasi antara berbagai lembaga yang terlibat. Di sisi lain, peningkatan investasi dalam infrastruktur, dan peningkatan keterlibatan kaum muda dengan teknologi, menawarkan peluang untuk mengembangkan solusi yang relevan secara kontekstual, partisipatif, dan adaptif untuk perencanaan transmigrasi melalui penggunaan sistem informasi digital. Hasil penelitian ini adalah dasar konseptual untuk menciptakan sistem informasi yang relevan secara kontekstual, partisipatif, dan adaptif untuk perencanaan transmigrasi di wilayah Kobalima Timur. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Kobalima Timur; Adopsi TIK; Sistem informasi; Studi kualitatif; Perencanaan transmigrasi

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105029675576

  • Pemantauan Otonom dengan Pengenalan Ekspresi Wajah

    Pemantauan Otonom dengan Pengenalan Ekspresi Wajah

    dan Gamifikasi untuk Mendukung Model Pembelajaran Blended

    Penulis: Indra Kurniawan ; Yeffry Handoko Putra

    DOI: –

    Abstrak:
    Model pembelajaran blended merupakan salah satu model pembelajaran yang populer dan dipercaya oleh banyak institusi pendidikan di dunia sebagai model yang lebih efektif. Namun demikian, model ini memiliki sejumlah tantangan dan kelemahan, terutama terkait keterbatasan pemantauan dan penilaian aktivitas pembelajaran selama sesi daring atau sesi asinkron. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pemantauan otonom dengan memanfaatkan metode pengenalan ekspresi wajah dan gamifikasi guna mendukung proses pembelajaran dengan model blended learning. Hasil penelitian ini berupa perancangan dan implementasi sistem pemantauan otonom yang menyajikan laporan pemantauan secara waktu nyata (real-time) dengan konsep gamifikasi. Laporan waktu nyata tersebut dapat dimanfaatkan oleh pendidik sebagai salah satu komponen penilaian terhadap peserta didik. Selain itu, penerapan konsep gamifikasi terbukti mampu memotivasi peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran jarak jauh secara lebih serius dan responsif, karena adanya mekanisme kompetisi dalam perolehan poin. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata Kunci Penulis:
    Pemantauan otonom; Pengenalan ekspresi wajah; Gamifikasi

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85148345218?

  • Meningkatkan Desain Media Interaktif Menggunakan Pendekatan Teori Beban Kognitif: Mengintegrasikan Chatbot Kecerdasan Buatan (AI)

    Meningkatkan Desain Media Interaktif Menggunakan Pendekatan Teori Beban Kognitif: Mengintegrasikan Chatbot Kecerdasan Buatan (AI)

    Penulis: Satwika Trianti Ngandoh, Riandi R, Adi Rahmat, Muslim M, Abdul Haris, Khaeruddin K, Angga Friyanto

    Abstrak

    Penelitian ini mengembangkan media interaktif yang dilengkapi dengan fitur chatbot kecerdasan buatan (AI) menggunakan prinsip-prinsip cognitive load theory (CLT). Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan: analisis, desain, pengembangan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengembangan ini adalah media interaktif yang menerapkan prinsip-prinsip CLT dan menyertakan fitur chatbot untuk membantu siswa dalam belajar secara adaptif dan mandiri. Media interaktif tersebut dianggap layak digunakan karena hasil uji validasi pada aspek materi, aspek bahasa, aspek presentasi, dan aspek tampilan secara keseluruhan menunjukkan karakteristik yang sangat baik. Media interaktif dengan fitur chatbot AI diharapkan menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman belajar siswa di era digital. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata Kunci: Chatbot AI; Teori beban kognitif; Media interaktif; Media pembelajaran; Multimedia

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105002420432

  • UNIKOM Perkuat Kompetensi SDM Melalui Program “Tendik Berdampak 2026” Kemendiktisaintek

    UNIKOM Perkuat Kompetensi SDM Melalui Program “Tendik Berdampak 2026” Kemendiktisaintek

    BANDUNG, UNIKOM — Universitas Komputer Indonesia melalui Direktorat Administrasi Umum kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia dengan berpartisipasi aktif dalam program “Workshop-Benchmarking Tendik Berdampak Tahun 2026: Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pada 6–10 April 2026.

    Dalam program nasional tersebut, UNIKOM mengirimkan dua tenaga kependidikan terbaik yang berhasil lolos proses seleksi ketat, yaitu Agung Nugraha, S.I.Kom., dari Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM pada bidang Pranata Humas yang mengikuti pelatihan benchmarking di Universitas Bina Nusantara (BINUS University), Jakarta, serta Salman Muhammad, S.Kom., dari Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (PTDSI) pada bidang Pranata Komputer yang mengikuti pelatihan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta..

    Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, pada Senin, 11 Mei 2026, bertempat di Ruang L.030 Smart Building UNIKOM, keduanya mempresentasikan hasil pelatihan dan implementasi program Tendik Berdampak di lingkungan UNIKOM. Kegiatan presentasi tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., bersama Direktur Administrasi Umum, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA.,  serta Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR.

    Dalam kesempatan wawancara, Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus menyampaikan bahwa keterlibatan UNIKOM dalam program Tendik Berdampak merupakan bagian dari upaya universitas dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dan profesional. “Sebagai bentuk pencapaian sumber daya manusia yang unggul, tentunya UNIKOM juga berpartisipasi dalam kegiatan yang diprakarsai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, salah satunya melalui program Tendik Berdampak. Alhamdulillah, UNIKOM melalui dua tenaga kependidikannya dapat mengikuti kegiatan tersebut. Saya berharap apa yang diperoleh selama pelatihan di BINUS maupun UGM dapat diimplementasikan di UNIKOM sesuai bidangnya masing-masing”, tuturnya.

    Assoc. Prof. Dr. Agus, juga menambahkan bahwa kesempatan serupa akan terus dibuka bagi tenaga kependidikan lainnya sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan penguatan kapasitas SDM di lingkungan UNIKOM. “Ke depan, kami berharap UNIKOM dapat mengirimkan lebih banyak tenaga kependidikan untuk mengikuti program-program pengembangan kompetensi seperti ini. Kemampuan dan skill tenaga kependidikan harus terus ditingkatkan melalui workshop maupun sertifikasi kompetensi yang berkelanjutan”, tambahnya.

    Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Administrasi Umum UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Adeh turut memberikan apresiasi atas capaian kedua tenaga kependidikan tersebut. “Saya sangat mengapresiasi upaya luar biasa ini. Program Tendik Berdampak dari Kemendiktisaintek disambut baik oleh Rektor UNIKOM melalui Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya. Dari tujuh tenaga kependidikan yang direkomendasikan untuk mengikuti seleksi, alhamdulillah Pak Agung dan Pak Salman berhasil lolos dan mengikuti program selama satu minggu penuh. Hari ini keduanya telah melaporkan hasil kegiatan dan implementasinya kepada kami. Mudah-mudahan ini memberikan dampak positif yang besar bagi UNIKOM”, demikian ungkapnya.

    Dalam laporannya, Agung Nugraha, S.I.Kom., menyampaikan sejumlah poin penting hasil pelaksanaan Program Tendik Berdampak 2026, diantaranya : pentingnya peran strategis Pranata Humas dalam institusi pendidikan, penyampaian informasi yang akurat, cepat, humanis, dan beretika kepada stakeholder universitas, penguatan strategic public relations mindset dalam menghadapi dinamika komunikasi digital, hingga perencanaan dan eksekusi strategi komunikasi yang terarah (PR Planning & Execution). Selain itu, materi yang diperoleh juga mencakup adaptasi media baru dan pengelolaan komunikasi digital (Digital PR & Media Management), penguatan hubungan dan keterlibatan stakeholder (Stakeholder Engagement), penerapan benchmarking dan best practices kehumasan modern, implementasi pendekatan humanis dalam pelayanan publik di lingkungan kampus, penguatan budaya excellent service kepada mahasiswa, orang tua, dan tamu universitas, evaluasi peningkatan kualitas pelayanan melalui pendekatan komunikasi interpersonal, penguatan sinergi internal antarunit kerja di lingkungan UNIKOM, serta strategi peningkatan reputasi institusi melalui komunikasi publik yang profesional dan adaptif.

    Agung juga mengungkapkan bahwa “secara keseluruhan, kegiatan ini bukan hanya memberikan penguatan kompetensi teknis, tetapi juga membentuk paradigma baru dalam melihat peran humas sebagai penghubung strategis antara institusi dan publik. Saya merasa lebih siap, terinspirasi, dan percaya diri untuk menghadapi dinamika komunikasi di lapangan”, ungkapnya.

    Sementara itu, Salman Muhammad, S.Kom., menyampaikan bahwa pelatihan bidang Pranata Komputer di UGM memberikan pengalaman berharga terkait transformasi digital, penguatan infrastruktur teknologi, keamanan sistem, hingga implementasi smart campus. Menurutnya, program tersebut juga membuka ruang kolaborasi dan relasi antartenaga kependidikan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. “Program ini sangat menarik karena kami mendapatkan relasi dan pengalaman baru dari berbagai universitas di Indonesia. Kami juga memiliki action learning project sebagai bentuk implementasi hasil benchmarking antara UNIKOM dengan UGM, khususnya dalam pengembangan layanan digital dan tata kelola teknologi informasi”,  jelasnya.

    Partisipasi aktif UNIKOM dalam program Tendik Berdampak 2026 menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam mendukung pengembangan kompetensi tenaga kependidikan yang adaptif, profesional, dan berdaya saing tinggi. Melalui peningkatan kapasitas SDM secara berkelanjutan, UNIKOM optimis mampu terus menghadirkan pelayanan pendidikan dan tata kelola institusi yang unggul di era transformasi digital. (Direktorat Hms & Pro)

  • Unikom Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian Garut Kembangkan Aplikasi “Sicantik”: Perkuat Transformasi Digital Pertanian

    Unikom Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian Garut Kembangkan Aplikasi “Sicantik”: Perkuat Transformasi Digital Pertanian

    BANDUNG, UNIKOM — Selasa, 28 April 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Direktorat International Program menerima kunjungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut dalam rangka memperkuat kolaborasi pengembangan digitalisasi sektor pertanian. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama riset dan pengembangan aplikasi berbasis teknologi yang mendukung sistem pertanian modern serta pemasaran hasil tani secara digital.

    Bertempat di Ruang VVIP Lantai 16 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Desain UNIKOM, Prof. Dr. Lia Warlina, M.Si., Ir., Direktur International Program UNIKOM, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., beserta tim, dosen Teknik Informatika UNIKOM, Dian Dharmayanti, S.T., M.Kom., bersama sejumlah mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UNIKOM, serta Kepala Bidang Perlindungan dan Pengembangan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Susi Suhartianti, S.P., M.T., beserta jajaran.

    Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme, terutama saat membahas pengembangan aplikasi digital pertanian yang selama ini menjadi bagian dari kolaborasi penelitian antara UNIKOM dengan Dinas Pertanian Kabupaten Garut.

    Dalam kesempatan wawancara, Direktur International Program UNIKOM, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk penguatan sinergi yang telah terjalin dalam pengembangan inovasi digital sektor pertanian. “Pada kesempatan ini kami menerima kunjungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut yang merupakan mitra penelitian kami dalam pengembangan aplikasi pertanian digital. Sebelumnya aplikasi tersebut bernama “SI TAMPAN” atau Sistem Aplikasi Tanam Panen, kemudian dikembangkan kembali menjadi  “SICANTIK” atau Sistem Pemasaran, Tanam dan Petik”, tuturnya.

    Dr. Senny menambahkan bahwa pengembangan aplikasi tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi UNIKOM dalam menghadirkan solusi teknologi yang dapat membantu para petani, khususnya dalam pengelolaan hasil pertanian hingga perluasan akses pemasaran berbasis digital.

    Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Pengembangan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Susi Suhartianti, S.P., M.T., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh UNIKOM. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan pengalaman dan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kemajuan sektor pertanian. “Kami sangat berterima kasih atas undangan dari UNIKOM. Banyak hal yang sangat menginspirasi bagi kami, terutama bagaimana UNIKOM begitu concern terhadap pengembangan teknologi dan inovasi digital. Ini menjadi pelajaran berharga yang nantinya dapat kami sampaikan juga kepada para petani di Garut”, ungkapnya.

    Lebih lanjut, Susi berharap aplikasi “SICANTIK” yang saat ini tengah dikembangkan bersama UNIKOM tidak berhenti pada tahap prototipe, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata untuk membantu para petani, khususnya dalam aspek pemasaran hasil pertanian.

    Menurutnya, tantangan terbesar yang masih dihadapi para petani saat ini adalah akses pasar. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi solusi strategis dalam meningkatkan daya saing petani di era modern. “Kami berharap aplikasi ini benar-benar dapat diterapkan dan dimanfaatkan oleh para petani. Saat ini para petani juga sudah mulai akrab dengan teknologi, sehingga digitalisasi pemasaran menjadi sesuatu yang sangat penting untuk terus dikembangkan”, tambahnya.

    Selain membahas pengembangan aplikasi pemasaran pertanian, kunjungan tersebut juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang smart farming. Dinas Pertanian Kabupaten Garut berharap dapat terus belajar dan menjalin kolaborasi bersama UNIKOM dalam pengembangan teknologi pertanian, baik dari sisi budidaya hingga pemasaran hasil pertanian.

    Selain kegiatan jamuan dan diskusi di Ruang VVIP, para tamu dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut juga berkesempatan mengikuti campus tour ke sejumlah fasilitas unggulan yang dimiliki UNIKOM. Kunjungan tersebut meliputi Auditorium Lantai 17 UNIKOM, Laboratorium AI UNIKOM x Google, UTV, serta HITS UNIKOM Radio. Melalui kegiatan tersebut, para tamu dapat melihat secara langsung berbagai fasilitas dan pengembangan teknologi yang menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran dan inovasi digital di lingkungan UNIKOM.

    Pada hari kedua para tamu dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut juga berkesempatan melakukan kunjungan langsung ke Wangunsari Farm, Lembang, Kab. Bandung Barat, salah satu unit bisnis milik UNIKOM yang bergerak di bidang pengembangan pertanian modern berbasis teknologi. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai penerapan smart farming yang dikembangkan UNIKOM, mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil pertanian berbasis digital. Melalui kegiatan tersebut, para peserta dapat melihat secara langsung implementasi teknologi pertanian modern yang diharapkan dapat menjadi referensi dan inspirasi dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Garut.

    Melalui kolaborasi tersebut, UNIKOM kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi yang aktif menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung transformasi digital sektor pertanian di Indonesia. (Direktorat Hms dan Pro)

  • Mahasiswa UNIKOM Raih Dua Penghargaan Dalam Ajang Duta Baca Kota Bandung 2026

    Mahasiswa UNIKOM Raih Dua Penghargaan Dalam Ajang Duta Baca Kota Bandung 2026

    BANDUNG, UNIKOM — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dalam bidang literasi. Nadyne Hasna Marcelina, Duta Baca UNIKOM periode 2025–2026, berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Pemilihan Duta Baca Kota Bandung Tahun 2026, yang puncaknya digelar pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di Aula Balairung Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Jl. Seram No. 2, Kel. Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung

    Nadyne, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi angkatan 2024 yang juga anggota aktif Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) serta Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi, mewakili kampus UNIKOM dan Kecamatan Cibeunying Kidul dalam kompetisi tersebut. Ajang kompetisi tahun ini mengangkat tema “Peran Strategis Duta Baca dalam Pengembangan Budaya Literasi di Lingkup Keluarga”, yang menekankan pentingnya membangun budaya literasi dari unit sosial terkecil, yaitu keluarga.

    Sebagai bentuk implementasi tema, Nadyne menghadirkan inovasi program literasi bertajuk “Cakra DDB2: Cakap Keluarga melalui Aksi Literasi: Dengar, Dukung, Baca, Diskusi, Dapatkan Informasi, dan Bimbing”, dimana program tersebut dirancang untuk mendorong keluarga agar tidak hanya membiasakan membaca, tetapi juga aktif mendengarkan, berdiskusi, serta memahami dan mengaplikasikan informasi dari bahan bacaan dalam kehidupan sehari-hari.

    Melalui proses seleksi yang ketat sejak Maret hingga April 2026, meliputi masa karantina dan berbagai tantangan literasi bersama 20 finalis dari berbagai kecamatan di Kota Bandung, Nadyne berhasil menunjukkan performa terbaiknya. Atas dedikasi dan kemampuannya, ia meraih Juara 3 Duta Baca Kota Bandung 2026. Tidak hanya itu, Nadyne juga dinobatkan sebagai Juara Duta Favorit setelah memperoleh dukungan suara terbanyak, yakni 1.113 vote melalui platform daring.

    Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UNIKOM mampu berperan aktif dalam pengembangan budaya literasi di masyarakat. Dukungan keluarga turut menjadi faktor penting dalam keberhasilan tersebut. Ibunda Nadyne menyampaikan rasa haru dan bangga atas prestasi yang diraih, sekaligus memberikan pesan agar Nadyne terus mengembangkan potensi diri dan tidak cepat berpuas diri.

    Dalam wawancara terpisah, Direktur Perpustakaan UNIKOM, Ubudiyah Setiawati, S.Sos., M.I.Kom., menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Selamat kepada Nadyne yang telah berjuang dan berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Duta Baca Kota Bandung 2026. Semoga ilmu, wawasan, dan pengalaman yang diperoleh dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya dalam meningkatkan budaya literasi”, demikian ungkapnya.

    Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen UNIKOM dalam mendukung pengembangan literasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (Direktorat Hms & Pro)