Tag: kampus entrepreneur digital

  • Implementasi Sistem Pembelajaran Model Visual, Auditori, Kinestetik, dan Taktil untuk Membantu Anak-Anak dengan Keterlambatan Belajar Ringan dalam Pembelajaran Alfabet dan Numerik

    Implementasi Sistem Pembelajaran Model Visual, Auditori, Kinestetik, dan Taktil untuk Membantu Anak-Anak dengan Keterlambatan Belajar Ringan dalam Pembelajaran Alfabet dan Numerik

    Penulis: Agustia R.D. ; Arifin I.N.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012009

    Abstrak

    Tujuan makalah ini adalah pengembangan sistem pembelajaran aplikasi menggunakan implementasi model pembelajaran Visual, Auditori, Kinestetik, dan Taktil untuk membantu anak-anak dengan memiliki keterlambatan belajar dalam pembelajaran alfabet dan numerik. Terdapat 4 tahapan yang harus dilalui untuk pengembangan aplikasi, yaitu konsep sistem untuk menggambarkan model pembelajaran yang dikombinasikan dengan teknologi mobile, tahap desain sistem untuk menggambarkan arsitektur sistem dan spesifikasi persyaratan untuk pengembangan sistem, perakitan dan pengembangan perangkat lunak, dan terakhir melakukan pengujian sistem menggunakan pra dan post-test yang melibatkan 33 anak berkebutuhan khusus di sebuah lembaga pendidikan. Sistem pembelajaran aplikasi dibangun berdasarkan aplikasi mobile karena dapat digunakan oleh anak-anak di mana saja dan kapan saja. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi menunjukkan peningkatan pemahaman pembelajaran bahasa sebesar 26,45% dan pembelajaran komputasi sebesar 17,60%, berdasarkan hal tersebut, dengan aplikasi ini anak dapat belajar memahami bahasa dan perhitungan dengan lebih baik. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Program aplikasi; Sistem pembelajaran; Pengujian perangkat lunak

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Pengembangan aplikasi; Pembelajaran komputasi; Lembaga pendidikan; Pembelajaran bahasa; Aplikasi seluler; Spesifikasi persyaratan; Arsitektur sistem; Pengembangan sistem

    Judul utama teknik

    Pendidikan teknik

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054835837

  • Konsep Pembangunan Sekolah Menengah Atas Berbasis Teknologi Informasi

    Konsep Pembangunan Sekolah Menengah Atas Berbasis Teknologi Informasi

    Penulis: Soegoto E.S. ; Chandra C.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012022

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan atau menyampaikan studi kepada sekolah-sekolah yang belum menggunakan konsep sistem pendidikan berbasis teknologi informasi agar menjadi sekolah berbasis teknologi informasi untuk menciptakan dan mempromosikan setiap sekolah di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode aksi (action). Metode deskriptif digunakan untuk menguji masalah yang ada dengan mengumpulkan data terkait, dan mendeskripsikan analisis atau mengungkapkan analisis yang telah dilakukan, sedangkan metode aksi untuk menindaklanjuti hasil analisis deskriptif kemudian menerapkan teori dalam desain sistem yang baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah dengan media berbasis teknologi informasi menghasilkan Efektivitas, Produktivitas, Efisiensi, peningkatan Kualitas pendidikan yang efisien dan mampu mengajar peserta didik secara berkelanjutan dan menghasilkan prestasi akademik peserta didik yang tinggi. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol bidang teknik

    Pengajaran

    Istilah tidak terkontrol bidang teknik

    Prestasi akademik; Analisis deskriptif; Kualitas pendidikan; Masalah yang ada; Tindak lanjut; Sekolah menengah atas; Indonesia; Pendidikan berbasis teknologi

    Judul utama bidang teknik

    Pendidikan teknik

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054836737

  • Deskripsi Keterampilan Lunak Lulusan Sastra Cina Indonesia: Studi Kasus di Tiga Universitas di Indonesia

    Deskripsi Keterampilan Lunak Lulusan Sastra Cina Indonesia: Studi Kasus di Tiga Universitas di Indonesia

    Penulis: Ying Y. ; Jureynolds ; Andreani W. ; Setiana S.M.

    DOI: 10.1088/1742-6596/1477/4/042050

    Abstrak

    Kemampuan lulusan Sastra Cina perlu dievaluasi, sehingga penyelenggara program studi Sastra Cina terus memperbarui mata kuliah yang diajarkan di perguruan tinggi. Kemampuan lulusan dapat dilihat dari hasil studi risalah dan keterampilan lunak yang dibutuhkan dapat dipetakan. Sejauh ini, kurikulum dan kompetensi lulusan lebih berfokus pada keterampilan keras meskipun keterampilan lunak juga dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memetakan keterampilan lunak yang dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan. Pengumpulan data dilakukan dari masukan 99 lulusan Sastra Cina yang tersebar di tiga universitas yang memiliki program studi Sastra Cina. Dari masukan para lulusan, keterampilan komunikasi dan kerja tim lebih dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan. Oleh karena itu, para pembuat kebijakan diharapkan mempertimbangkan kursus keterampilan lunak yang bermanfaat bagi mahasiswa dalam mencari pekerjaan. © 2020 Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Mahasiswa

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Sastra Cina; Keterampilan komunikasi; Pengumpulan data; Indonesia; Pembuat kebijakan; Keterampilan lunak

    Judul utama teknik

    Pendidikan teknik

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85083739361

  • Desain Media Pembelajaran untuk Mata Pelajaran Geografi Berbasis Web. (Studi Kasus: Kelas XI Jurusan Ilmu Sosial di SMA Citra Nusa)

    Desain Media Pembelajaran untuk Mata Pelajaran Geografi Berbasis Web. (Studi Kasus: Kelas XI Jurusan Ilmu Sosial di SMA Citra Nusa)

    Penulis: Wahyuni ​​W. ; Ahmad R.S.W.; Hasti N.; Gustiana I.; Afifah P. Pratiwi

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012079

    Abstrak

    Pembelajaran geografi sangat penting bagi siswa. Dengan mengetahui tata letak geografis, siswa dapat mengetahui berbagai macam sumber daya alam yang dihasilkan oleh suatu tempat atau lokasi. Keterbatasan waktu untuk mengeksplorasi setiap topik juga merupakan masalah yang harus dihadapi untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap mata pelajaran geografi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data yang rinci, mendalam, dan aktual. Metode ini berasal dari pengetahuan dan fakta yang ditemukan di lapangan. Pembelajaran interaktif berpotensi menciptakan lingkungan belajar berkualitas tinggi yang secara aktif melibatkan siswa, diharapkan dapat meningkatkan minat untuk memahami lebih baik sehingga target dapat tercapai oleh guru. Aplikasi yang dihasilkan dapat menjadi pilihan yang baik untuk menyampaikan materi pembelajaran serta untuk membangkitkan minat belajar dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran geografi sehingga dapat meningkatkan prestasi siswa. Informasi yang diperoleh siswa sangat penting agar siswa menyadari bahwa Indonesia merupakan penghasil banyak sumber daya alam. Bentuk pengembangan aplikasi ini adalah untuk membantu siswa memahami konsep materi pembelajaran yang disajikan secara interaktif oleh sistem dan mampu memahami tentang semua sumber daya alam yang dihasilkan di lokasi tersebut. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85091390254

  • Konstruksi dan Desain Sistem Prediksi Tingkat Keterlambatan Anak dalam Model Faktor Kepastian

    Konstruksi dan Desain Sistem Prediksi Tingkat Keterlambatan Anak dalam Model Faktor Kepastian

    Penulis: Agus Nursikuwagus; Nevisa R. Andani; Tono Hartono

    Abstrak

    Anak berkebutuhan khusus cenderung memiliki kemampuan dengan latar belakang kepribadian yang unik dan berbeda dari anak-anak lain. Guru menghadapi kesulitan dalam memprediksi tingkat keterlambatan anak. Keterbatasan inferensi manusia menjadi kendala utama dalam masalah ini. Terkait hal ini, penelitian ini diarahkan untuk mengatasi keterbatasan tersebut dengan mengembangkan perangkat lunak untuk menyimpulkan pengetahuan sebelumnya dan memberikan informasi untuk memprediksi tingkat keterlambatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu guru dalam memprediksi dan memperoleh tingkat keterlambatan dengan penegasan pengetahuan sebelumnya yang membangun model pengetahuan dalam inferensi rantai maju. Kami menggunakan metode inferensi rantai maju untuk mencocokkan tingkat keterlambatan dengan faktor kepastian. Manfaat faktor kepastian adalah proses penerapan pada perhitungan numerik dengan rumus yang menyusun nilai kepastian dan aturan dari pengetahuan sebelumnya. Penggabungan aturan IF-THEN dan perhitungan faktor kepastian telah memberikan nilai yang mendekati tepat, berkisar antara 0 hingga 1. Studi ini dirumuskan untuk setiap pengetahuan awal dengan nilai prediksi ahli. Kami membangun 35 aturan dari pengetahuan awal dan menyusun aturan IF-THEN. Hasil penelitian ini adalah perangkat lunak prediksi yang dapat mengukur tingkat keterlambatan perkembangan anak. Dampak dari penelitian ini adalah guru dapat memperoleh tingkat keterlambatan perkembangan yang tepat dan menentukan perawatan yang akan diberikan. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor

    Kata kunci penulis

    Faktor kepastian; Keterlambatan perkembangan anak; Rantai maju; Inferensi manusia; Inferensi; Perawatan

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85105070651

  • Strategi dan Kebijakan untuk Menangani Tantangan dan Pemanfaatan Industri Berbasis TI di Indonesia

    Strategi dan Kebijakan untuk Menangani Tantangan dan Pemanfaatan Industri Berbasis TI di Indonesia

    Penulis: Rahajoeningroem T. ; Rufiyanto A.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012119

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan strategi dan kebijakan untuk menangani tantangan dan pemanfaatan industri berbasis TI di Indonesia. Meningkatnya teknologi informasi dan penerapannya, menentang pemerintah untuk mengembangkan strategi dan kebijakan industri nasional guna meminimalkan risiko terhadap aspek ekonomi dan sosial. Di tengah strategi tersebut, diperlukan pembaharuan keterampilan tenaga kerja, khususnya keterampilan digital bagi pekerja teknologi TI. Dalam proposal ini akan disajikan beberapa referensi kebijakan yang ada dan akan dilakukan di beberapa negara serta saran penulis terkait dengan kebijakan nasional sehingga dapat diimplementasikan di Indonesia. Salah satu hal penting, kebijakan nasional yang dibuat untuk mempercepat implementasi strategi adalah perlunya pertimbangan sinergi di antara para pemangku kepentingan yang ada. Strategi yang dapat diterapkan berfokus pada peningkatan efisiensi keuangan, infrastruktur, peningkatan keterampilan lunak, dan perluasan interaksi sosial. Untuk mencapai tujuan kami dalam menantang industri, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, industri, pendidikan, dan masyarakat berbasis TI. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol teknik

    Aspek sosial

    Istilah tidak terkontrol teknik

    Berbasis komunitas; Efisiensi keuangan; Berbasis industri; Teknologi TI; Kebijakan nasional; Interaksi sosial; Keterampilan lunak; Implementasi strategi

    Judul utama teknik

    Dampak ekonomi dan sosial

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054865462

  • Desain Aplikasi E-Learning Berbasis Web

    Desain Aplikasi E-Learning Berbasis Web

    Penulis: Fachrizal M.R. ; Ramadhan F.

    DOI: 10.1088/1757-899X/407/1/012138

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mendesain Aplikasi E-Learning berbasis Web di Rumah Belajar LCC-Line. Metode yang digunakan dalam mendesain aplikasi menggunakan metode prototipe, dimulai dari mendengarkan kebutuhan pengguna, membangun mock-up aplikasi, dan menguji mock-up aplikasi kepada pengguna. Metode analisis sistem menggunakan Object Oriented Analysis and Design (OOAD), dan Unified Modelling Language (UML) sebagai alat desain sistem. Hasil penelitian ini adalah desain aplikasi e-learning berbasis web yang terdiri dari desain interaksi antar pengguna, desain data, dan desain antarmuka. Desain Aplikasi E-Learning ini dapat digunakan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Aplikasi E-Learning. Dengan Aplikasi E-Learning berbasis Web ini dapat membantu proses pembelajaran jarak jauh sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Kata kunci terindeks

    Istilah terkontrol bidang teknik

    Instruksi berbantuan komputer; Desain; Maket; Pemrograman berorientasi objek; Analisis sistem; Bahasa Pemodelan Terpadu; Situs web

    Istilah tidak terkontrol bidang teknik

    Desain data; Aplikasi e-Learning; Desain interaksi; Desain antarmuka; Proses pembelajaran; Analisis dan desain berorientasi objek; Kebutuhan pengguna; E-learning berbasis web

    Judul utama bidang teknik

    E-learning

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85054868981

  • Pembelajaran Interaktif Huruf Hijaiyah untuk Anak Berkebutuhan Khusus dengan Metode Gillingham dan Realitas Tertambah

    Pembelajaran Interaktif Huruf Hijaiyah untuk Anak Berkebutuhan Khusus dengan Metode Gillingham dan Realitas Tertambah

    Penulis: Irawan Afrianto; Agung Faishal Faris; Sufa Atin

    Abstrak

    Assistive technology untuk anak berkebutuhan khusus merupakan masalah yang menarik untuk dipelajari. Kolaborasi antara metode dan teknologi terkini dapat digunakan sebagai alat bantu belajar bagi mereka. Pembelajaran huruf Hijaiyah merupakan langkah pertama untuk dapat membaca Al-Qur’an. Anak berkebutuhan khusus memiliki IQ di bawah rata-rata anak normal, sehingga proses belajar mereka lebih lambat dan membutuhkan metode khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi dengan menggunakan metode Gillingham dan realitas tertambah untuk membantu anak berkebutuhan khusus mengenali huruf Hijaiyah. Metode Gillingham menggunakan pendekatan visual, auditory, kinestetic, dan tactile (VAKT) yang dapat digunakan untuk memfasilitasi anak berkebutuhan khusus. Sedangkan realitas tertambah digunakan untuk mengembangkan aplikasi yang lebih menarik dan interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran yang dibangun dapat meningkatkan daya ingat dan pemahaman anak terhadap huruf Hijaiyah. Hasil pengujian pretest dan posttest menunjukkan peningkatan sebesar 12% untuk anak-anak yang kesulitan menerima materi pembelajaran dan 6% untuk anak-anak yang mudah menerima materi pembelajaran. © 2019 International Journal of Advanced Computer Science and Applications.

    Kata kunci penulis:

    Realitas tertambah; Gillingham; Hijaiyah; Pembelajaran interaktif; Anak dengan keterlambatan mental ringan; VAKT

    Kata kunci terindeks:

    Istilah terkontrol teknik:

    Instruksi berbantuan komputer; Perangkat interaktif; Sistem pembelajaran

    Istilah tidak terkontrol teknik:

    Teknologi bantu; Gillingham; Hijaiyah; Pembelajaran interaktif; Pembelajaran interaktif; Materi pembelajaran; Keterlambatan mental ringan; Anak dengan keterlambatan mental ringan; Kebutuhan khusus; Visual, auditori, kinestetik, dan taktil

    Judul utama Teknik

    Realitas Tertambah

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85070515925

  • Hard Skills Versus Soft Skills: Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Berbagai Jenis Pekerjaan Lulusan Bahasa Jepang?

    Hard Skills Versus Soft Skills: Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Berbagai Jenis Pekerjaan Lulusan Bahasa Jepang?

    Penulis: Sony Mulyawan Setiana; Linda Setiawati; Mujahidil Mustaqim

    DOI: 10.26803/ijlter.18.11.10

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompetensi Hard skills dan soft skills lulusan bahasa Jepang pada empat jenis pekerjaan yang berbeda, yaitu manajer, administrator, komunikator, dan instruktur. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan mendistribusikan kuesioner kepada 100 alumni jurusan Bahasa Jepang dari lima universitas di Bandung, yaitu Universitas Padjadjaran, STBA Yapari ABA Bandung, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Nasional PASIM, dan Universitas Komputer Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan Hard skills dan soft skills lulusan jurusan Bahasa Jepang dianggap relevan dengan kebutuhan dunia kerja, di mana lulusan, khususnya dengan jenis pekerjaan komunikator cenderung memiliki hard skills dan soft skills yang lebih tinggi dibandingkan jenis pekerjaan lainnya. Hard skills dan soft skills memiliki hubungan yang sangat erat dan tak terpisahkan karena keduanya saling melengkapi dan menyeimbangkan satu sama lain. Kemampuan hard skills untuk keempat jenis pekerjaan dianggap baik, tetapi keterampilan dalam menerapkan teknologi informasi dan komunikasi belum sepenuhnya mendukung keterampilan keras lainnya. Kemampuan soft skills dalam keempat jenis pekerjaan dianggap baik karena setiap domain keterampilan lunak telah berjalan beriringan dalam membentuk keterampilan lunak yang terintegrasi. Departemen-departemen di Jepang perlu terus memperkuat hard skills dan soft skills. Hal ini bertujuan untuk memungkinkan lulusan bersaing di pasar global. © 2019 Penulis dan IJLTER.ORG. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Lulusan; Hard skills ; Bahasa Jepang; soft skills; Jenis Pekerjaan

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85077470380

  • Sistem Informasi Pembelajaran Lingkungan Berbasis Web di SMA Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung

    Sistem Informasi Pembelajaran Lingkungan Berbasis Web di SMA Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung

    Penulis: Wahyuni W, Erzy Pratama Fadryan, Andri Sahata Sitanggang

    DOI: 10.1166/jctn.2019.8616

    Abstrak

    Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun aplikasi sistem informasi yang dapat membantu guru dan siswa di SMA dalam pembelajaran pendidikan lingkungan. SMA Angkasa Lanud Husein Sastranegara Bandung merupakan proyek sekolah hijau adiwiyata, mereka juga memiliki kurikulum lembaga ramah lingkungan yaitu pendidikan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode ini dilakukan dengan memeriksa suatu peristiwa yang ada dan dianalisis dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini adalah aplikasi sistem informasi pembelajaran lingkungan yang dapat membantu proses pembelajaran siswa dan guru untuk mencapai materi sasaran yang tepat dan pembelajaran interaktif sehingga siswa dapat dengan mudah memahami isi materi yang diberikan. © 2019 American Scientific Publishers.

    Kata kunci penulis:

    Aplikasi; Lingkungan; Pembelajaran

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85078977868