UNIKOM telah menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal 1447 H yang bertempat di Auditorium Lantai 17, Smart Building UNIKOM pada Selasa, 31 Maret 2026. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan.
Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, MT., menyampaikan harapannya agar momentum silaturahmi ini dapat mempererat hubungan antar elemen universitas untuk bersama-sama memajukan UNIKOM menjadi perguruan tinggi unggul di kancah internasional. Turut hadir sebagai narasumber, KH. Drs. Yayat Ruhiyat Ar-Rasyid (Ketua Pembina & Founder Yayasan Aksara Qur’an Ar-Rasyid), yang memberikan tausiyah mengenai pentingnya memadukan IPTEK dan IMTAK dalam dunia akademisi.
Segenap pimpinan dan sivitas akademika UNIKOM mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Shiyamana Wa Shiyamakum. Selamat Hari Raya Idulfitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin. 🙏
Ringkasan ditulis oleh Profesor Bettina Meiser, University of New South Wales, Sydney, Australia
Siswa dapat memperoleh manfaat dari latihan pernapasan dan relaksasi sederhana, termasuk pernapasan diafragma (perut), pernapasan kotak, teknik pembumian yang disebut teknik 5-4-3-2-1 dan relaksasi otot progresif.
PERNAPASAN DIAFRAGMA
Pernapasan diafragma (4-6 siklus)
Pernapasan diafragma menenangkan sistem saraf otonom. Pernapasan diafragma (perut) melibatkan menarik napas dalam-dalam melalui hidung, memungkinkan perut mengembang sambil menjaga dada relatif diam, kemudian menghembuskan napas perlahan.
Diagram/Visualisasi Langkah-langkah *Diadaptasi dari Pusat Medis Universitas Mississippi
Posisi Awal: Berbaring telentang atau duduk santai. Letakkan satu tangan di dada dan tangan lainnya di perut (di atas pusar).
Inspirasi (Tarik Napas): Tarik napas perlahan melalui hidung. Fokus agar perut mengembang keluar (tangan di perut terangkat), sementara dada tetap diam.
Ekspirasi (Buang Napas): Buang napas perlahan melalui mulut (atau hidung) sambil mengencangkan otot perut. Perut akan mengempis ke dalam (tangan di perut turun).
PERNAPASAN KOTAK
Pernapasan kotak juga menenangkan sistem saraf otonom. Pernapasan kotak, atau pernapasan persegi, adalah teknik pengurangan stres empat langkah sederhana yang melibatkan hitungan 4 detik yang sama untuk menghirup, menahan, menghembuskan napas, dan menahan kosong.
TEKNIK PEMBUMIAN
Teknik pembumian yang terkenal adalah teknik 5-4-3-2-1. Teknik ini melibatkan identifikasi 5 hal yang dapat Anda lihat, 4 yang dapat Anda sentuh, 3 yang dapat Anda dengar, 2 yang dapat anda cium, dan 1 yang dapat Anda rasakan. Latihan ini dapat dengan cepat menarik individu keluar dari keadaan yang luar biasa, cemas, atau kilas balik dan kembali ke saat ini.
RELAKSASI OTOT PROGRESIF
Teknik ini melibatkan menegangkan secara sistematis dan kemudian mengendurkan kelompok otot tertentu, biasanya mulai dari jari-jari kaki dan bergerak ke kepala. Relaksasi otot progresif dapat dilakukan baik duduk di kursi yang nyaman atau berbaring di tempat tidur atau tikar, tergantung pada preferensi dan lokasi Anda.
Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri merupakan dua momentum penting dalam ajaran Islam yang memiliki dimensi spiritual, sosial, dan kultural yang sangat kuat. Keduanya tidak hanya dimaknai sebagai rangkaian ibadah ritual saja, tetapi juga sebagai proses transformasi diri yang baik, berkelanjutan, dan berdampak luas terhadap kehidupan individu maupun masyarakat.
Ramadhan sebagai Proses Pensucian Diri
Ramadhan sendiri adalah bulan ke sembilan dalam kalender Hijriah yang diwajibkan bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa (shaum). Secara teologis, puasa memiliki tujuan utama membentuk pribadi yang bertakwa, sebagaimana ditegaskan dalam konsep Taqwa, yaitu kesadaran penuh akan kehadiran Tuhan yang tercermin dalam perilaku etis dan moral.
Dalam perspektif psikologis dan sosial, puasa melatih pengendalian diri (self-control), disiplin, serta empati terhadap sesama. Dengan menahan lapar, haus, dan hawa nafsu, individu diajak untuk memahami realitas ketimpangan sosial dan mengembangkan kepedulian terhadap kelompok yang kurang beruntung. Praktik ibadah seperti zakat, infak, dan sedekah semakin menegaskan dimensi redistribusi sosial dalam Islam, sehingga Ramadhan menjadi instrumen pembentukan solidaritas kolektif.
Momen Idul Fitri sebagai Simbol Kemenangan dan Rekonsiliasi
Hari Raya Idul Fitri, yang dirayakan pada setiap 1 Syawal, merupakan puncak dari rangkaian ibadah puasa Ramadhan. Secara etimologis, Idul Fitri dapat dimaknai sebagai “kembali kepada kesucian” atau fitrah manusia. Momentum ini mencerminkan keberhasilan individu dalam menjalani proses penyucian diri selama Ramadhan.
Lebih dari sekadar perayaan, Idul Fitri memiliki makna sosial yang mendalam. Tradisi saling memaafkan (halal bihalal) menjadi praktik kultural yang memperkuat ikatan sosial, menghapus konflik, dan membangun kembali hubungan interpersonal yang harmonis. Dalam konteks tersebut, Idul Fitri berfungsi sebagai mekanisme sosial untuk menciptakan keseimbangan dan harmoni dalam masyarakat.
Dimensi Sosial dan Kultural
Ramadhan dan Idul Fitri juga memiliki implikasi luas dalam kehidupan sosial dan budaya. Aktivitas kolektif seperti buka puasa bersama, tarawih, hingga mudik mencerminkan nilai kebersamaan dan identitas komunal. Tradisi tersebut tidak hanya memperkuat ikatan keluarga, tetapi juga membangun jaringan sosial yang lebih luas.
Secara keseluruhan, Ramadhan dan Idul Fitri merupakan dua momen penting yang tidak terpisahkan dalam membentuk manusia yang berintegritas secara spiritual dan sosial. Ramadhan berfungsi sebagai proses internalisasi nilai, sedangkan Idul Fitri menjadi manifestasi eksternal dari keberhasilan proses tersebut. Keduanya mengajarkan bahwa esensi kehidupan tidak hanya terletak pada hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga pada kualitas hubungan dengan sesama manusia. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM — Dalam semangat kebersamaan dan mempererat hubungan kemitraan, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Direktorat Humas dan Protokoler menyelenggarakan kegiatan pembagian bingkisan Hari Raya Idul Fitri 1447 H bagi mitra media (pers) pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis kampus dalam menjaga sinergi yang harmonis dengan insan pers sebagai mitra publikasi dan informasi.
Bertempat di Ruang L.030 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 15 media yang selama ini berperan aktif dalam mendukung publikasi berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik UNIKOM. Mitra media yang hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya: TVRI, RRI, Wartaekonomi, iNews Cimahi, HU. Pikiran Rakyat, Info Bandung, RRI, Galamedia, Pasjabar, Bandung TV, dan FWP Jabar/Majalah Sora, yang diwakili oleh para jurnalis, contributor, dan marketing dari masing-masing institusi media. Informasi UNIKOM bukan hanya kegiatan-kegiatan yang dipublikasikan tetapi juga hal positif lain seperti prestasi, kepakaran dosen, serta keunggulan UNIKOM lainnya.
Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot,M.Si., CPR., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh insan pers atas dukungan yang telah terjalin selama ini dengan UNIKOM. Ia juga menegaskan pentingnya peran media dalam menyampaikan berbagai capaian kampus kepada publik secara luas. Menurutnya, publikasi yang masif menjadi kunci dalam membangun reputasi institusi.
Lebih lanjut, Dr. Yuni menyebutkan bahwa berbagai program unggulan UNIKOM sebagai Kampus Unggul perlu mendapat perhatian dan dukungan melalui pemberitaan yang berimbang. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui perkembangan serta kontribusi kampus secara nyata.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik. Arif Try Cahyadi,M.Ds., turut menyampaikan bahwa momentum Idul Fitri menjadi ruang yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dengan para mitra media dan mendorong agar UNIKOM terus meningkatkan kualitas publikasi berita di media. Informasi UNIKOM bukan hanya kegiatan-kegiatan yang dipublikasikan tetapi juga hal positif lain seperti prestasi, kepakaran dosen, serta keunggulan UNIKOM lainnya.
Melalui momentum Hari Raya Idul Fitri, Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh mitra media. Kegiatan tersebut tentunya tidak sekadar seremoni pembagian bingkisan, tetapi juga menjadi simbol apresiasi atas kontribusi pers dalam membangun citra positif institusi.
Selain itu, pertemuan tersebut mencerminkan komitmen UNIKOM dalam menjaga nilai-nilai silaturahmi, khususnya di momen keagamaan yang penuh makna. Dengan adanya interaksi langsung dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, diharapkan tercipta komunikasi yang lebih terbuka dan berkelanjutan di masa mendatang. Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan dan memperkuat peran UNIKOM sebagai institusi pendidikan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hubungan publik yang inklusif. (Direktorat Hms & Pro)
Artificial intelligence ; Dampak lingkungan; Teknologi lingkungan; Penggunaan lahan; Sistem waktu nyata; Kota berkelanjutan; Pembangunan berkelanjutan; Rute transportasi; Pertumbuhan perkotaan; Transportasi perkotaan
Istilah tidak terkontrol teknik
Teknologi Artificial intelligence ; Praktik pembangunan; Inklusi digital; Implikasi etis; Data waktu nyata; Implikasi sosial; Kawasan perkotaan; Pembangunan perkotaan; Tata kelola perkotaan; Kehidupan perkotaan
Judul utama Teknik
Statistik populasi
Buku ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105022398967