Tag: Kajian MT Ashfiyatunisa UNIKOM

  • “Hidayah Sebagai Anugerah Terindah” Kajian MT Ashfiyatunisa UNIKOM Perkuat Spiritualitas Sivitas Akademika

    “Hidayah Sebagai Anugerah Terindah” Kajian MT Ashfiyatunisa UNIKOM Perkuat Spiritualitas Sivitas Akademika

    BANDUNG, UNIKOM — Jumat, 3 April 2026, Majelis Ta’lim (MT) Ashfiyatunisa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menyelenggarakan kajian rutin mingguan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dengan menghadirkan Ustadz Dedi Hariadi, Lc., yang dihadiri oleh jajaran pengurus serta jamaah dari sivitas akademika UNIKOM. Pada kesempatan tersebut, MT Ashfiyatunisa mengangkat tema “Anugerah Itu Bernama Hidayah: Bagian ke-2” sebagai lanjutan dari pembahasan sebelumnya yang sarat dengan nilai-nilai spiritual dan refleksi kehidupan.

    Kajian dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus MT Ashfiyatunisa, Apriani Puti Purfini, S.Kom., M.T., dan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang disampaikan oleh Tilawah, Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., bersama Dr. Surtikanti, S.E., M.Si., Ak., CA. Ayat yang dibacakan mengandung makna mendalam tentang hakikat hidayah, bahwa petunjuk sejati berasal dari Allah SWT semata, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-Qasas ayat 56: “Innaka lā tahdī man aḥbabta walākinna Allāha yahdī man yasyā’, wa huwa a‘lamu bil-muhtadīn”, yang berarti “Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang engkau cintai, tetapi Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ustadz Dedi Hariadi, Lc., yang menjelaskan bahwa hidayah merupakan anugerah paling berharga dalam kehidupan manusia. Hidayah tidak hanya mengarahkan seseorang kepada kebenaran, tetapi juga menghadirkan kemudahan dalam menjalankan ketaatan. Ia menegaskan bahwa kenikmatan dari ketaatan tersebut dikenal sebagai taufik, yakni kemampuan yang diberikan Allah SWT untuk senantiasa berada di jalan kebaikan.

    Lebih lanjut, Ustadz Dedi menyampaikan bahwa hidayah adalah satu-satunya jalan yang mengantarkan manusia menuju surga. Tanpa hidayah, seseorang tidak akan mampu mencapai keselamatan akhirat. Oleh karena itu, ketika seseorang telah memperoleh hidayah, sejatinya ia telah mendapatkan anugerah terbesar yang melampaui segala kenikmatan duniawi. “Hidayah akan memudahkan kita dalam melakukan kebaikan, dan sebaliknya akan mempersulit kita untuk melakukan keburukan. Inilah tanda bahwa Allah mencintai hamba-Nya dan menghendaki kebaikan baginya”, ungkapnya.

    Kajian tersebut menjadi momentum reflektif bagi para sivitas akademika UNIKOM untuk terus menjaga dan memohon hidayah dalam setiap aspek kehidupan. Melalui kegiatan tersebut, MT Ashfiyatunisa UNIKOM menunjukan komitmennya menjadi wadah pembinaan spiritual yang konsisten dalam membentuk insan yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. (Direktorat Hms & Pro)