Tag: international standard university

  • Aplikasi Keselamatan Berkendara Menggunakan Wearable Device dan Mobile Technology

    Aplikasi Keselamatan Berkendara Menggunakan Wearable Device dan Mobile Technology

    Penulis: Eko Budi Setiawan; Tubagus F. Fatoni

    Abstrak

    Penelitian ini dilakukan untuk membantu pengendara sepeda motor dalam menghindari kecelakaan yang disebabkan oleh kantuk. Teknologi wearable device yang digunakan adalah smartband dan akselerometer dari smartphone Android. Teknologi ini digunakan untuk mendapatkan data detak jantung dan mendeteksi kantuk yang dialami oleh pengendara sepeda motor. Akselerometer digunakan untuk mendeteksi jika terjadi kecelakaan dan mengirimkan informasi tersebut kepada keluarga pengemudi. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan kuantitatif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa deteksi kantuk mencapai 80% dan uji deteksi kecelakaan mendapatkan akurasi 100%. Akurasi deteksi kantuk di siang hari adalah 75% dan pengujian yang dilakukan di malam hari memiliki tingkat akurasi 90%. Hasil uji kesesuaian fungsional memperoleh nilai 100%, aspek kompatibilitas 100%, aspek kegunaan 84,7%, dan aspek kinerja dalam hal waktu respons berada dalam kisaran kepuasan sebesar 3,88 detik. Pengujian yang dilakukan menggunakan skala Likert menunjukkan bahwa aplikasi ini layak digunakan, dan aplikasi keselamatan berkendara telah mencapai tujuan yang diinginkan. Penelitian ini berdampak pada keselamatan berkendara yang harus memprioritaskan keselamatan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor.

    Kata kunci penulis:

    Akselerometer; Kantuk; Pengemudi sepeda motor; Keselamatan berkendara; Smartband

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85114312008

  • Pengembangan Model Pertanian Presisi untuk Pertanian Skala Menengah dan Kecil di Indonesia

    Pengembangan Model Pertanian Presisi untuk Pertanian Skala Menengah dan Kecil di Indonesia

    Penulis: Maulana H. ; Kanai H.

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012085

    Abstrak:

    Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun model pertanian presisi guna meningkatkan produktivitas pertanian skala menengah dan kecil di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan melakukan studi literatur tentang konsep pertanian presisi dan analisis data terkait pertanian di Indonesia. Perubahan cuaca ekstrem di Indonesia berdampak pada penurunan produksi pertanian. Sementara pemahaman tentang kondisi lingkungan merupakan kunci utama pertanian, penelitian ini menjelaskan data apa yang dibutuhkan dalam pertanian presisi, bagaimana memperoleh dan mengolah data, serta menjelaskan bagaimana memvisualisasikan informasi melalui sistem informasi geografis. Penelitian ini juga melakukan penilaian terhadap model yang dibangun. Proses penilaian diimplementasikan dengan menganalisis kesesuaian model berdasarkan kebutuhan petani. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa model tersebut dapat dikembangkan pada fase implementasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan penjelasan yang jelas tentang persyaratan sistem dan juga dapat mengurangi risiko pada tahap pengembangan dan implementasi sistem. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091360648

  • Model Kendaraan Pengangkut Darat dan Udara Tanpa Awak Otonom untuk Transportasi Pertanian Presisi 4.0: Tinjauan Pustaka

    Model Kendaraan Pengangkut Darat dan Udara Tanpa Awak Otonom untuk Transportasi Pertanian Presisi 4.0: Tinjauan Pustaka

    Penulis: Afrianto I. ; Khumaidi A. ; Adriyendi

    DOI: 10.1088/1757-899X/879/1/012019

    Abstrak:

    Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun model pengangkutan menggunakan kendaraan darat tanpa awak (UAV) dan kendaraan udara tanpa awak (UAV) sebagai kendaraan angkut di perkebunan kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka tentang studi yang berkaitan dengan kendaraan tanpa awak, potensi dan perannya di masa depan. Salah satu hal yang dapat dimanfaatkan dari kendaraan tanpa awak adalah otomatisasi proses pengangkutan barang dari satu tempat ke tempat lain. Dalam penelitian ini, kendaraan tanpa awak digunakan untuk mengangkut kelapa sawit dari perkebunan dan membawanya ke pabrik pengolahan kelapa sawit. Hasil penelitian ini adalah sebuah model yang menggambarkan penggunaan kendaraan tanpa awak untuk otomatisasi pengangkutan kelapa sawit di perkebunan. Dengan memanfaatkan kendaraan tanpa awak ini, diharapkan proses produk kelapa sawit akan lebih cepat, lebih akurat dan tepat dalam proses pengangkutannya dari perkebunan ke pabrik pengolahan. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85091391860

  • Pengelolaan Lahan Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

    Pengelolaan Lahan Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

    Penulis: Lia Warlina ; Syach Berriant Restu Pradana

    DOI: 10.36909/jer.ASSEEE.16089

    Abstrak:Tingkat konversi lahan yang tinggi ke sektor lain telah mendorong pemerintah untuk mengeluarkan Undang-Undang No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan (SAL). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi distribusi penggunaan lahan pertanian berkelanjutan dan menentukan perubahan penggunaan lahan pertanian dari tahun 2016 hingga 2019 serta menentukan pemahaman petani tentang pengendalian lahan pertanian berkelanjutan di wilayah strategis Kabupaten Garut. Kami menggabungkan peta penggunaan lahan Kabupaten Garut tahun 2016 dan 2019 dan melakukan survei menggunakan kuesioner daring dengan Google Form. Lokasi penelitian berada di lima kecamatan di Kabupaten Garut. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada konversi lahan di wilayah lahan pertanian berkelanjutan yang ada di Kabupaten Garut. Total luas sawah adalah 6.081 hektar, dengan sekitar 24% merupakan lahan pertanian berkelanjutan. Dari tahun 2016 hingga 2019, luas sawah berkurang sebesar 12 hektar. Kesadaran petani tentang SAL cenderung lebih tinggi pada tingkat kesadaran akan lahan pertanian berkelanjutan, sebanyak 39% petani menyadari keberadaan lahan pertanian berkelanjutan. Insentif yang diberikan kepada petani yang mengendalikan lahan pertanian berkelanjutan adalah pengurangan pajak, penyediaan infrastruktur pertanian, subsidi fasilitas produksi pertanian, dan fasilitas sertifikasi lahan. Mayoritas responden menyadari insentif ini. Kesimpulannya, tidak ada lahan pertanian berkelanjutan yang dikonversi, meskipun terjadi perubahan pada lahan pertanian yang tidak berkelanjutan. Dampak dari penelitian ini adalah rekomendasi kepada pemerintah dalam pengelolaan lahan pertanian berkelanjutan. © 2021 Universitas Kuwait. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85123715759

  • Pemantauan Elektronik Kerentanan Malnutrisi pada Anak Menggunakan Metode Topsis

    Pemantauan Elektronik Kerentanan Malnutrisi pada Anak Menggunakan Metode Topsis

    Penulis:Sri Nurhayati ; Riani Lubis

    Abstrak:

    Masalah kesehatan yang perlu ditangani oleh otoritas nasional dan internasional adalah masalah status gizi anak. Di Indonesia, masalah ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat luas. Studi ini bertujuan untuk merancang model pemantauan kerentanan gizi buruk yang dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan dalam mengatasi gizi buruk dengan mengurangi penyebabnya. Dampak yang terjadi akibat gizi buruk pada anak mengakibatkan pertumbuhan yang terhambat. Oleh karena itu, diperlukan informasi untuk mengetahui apa saja penyebab gizi buruk sehingga lebih mudah untuk menyelesaikan masalah ini dengan menekan faktor-faktor penyebab gizi buruk. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk menentukan penyebab kerentanan gizi buruk adalah metode Topsis dengan menganalisis faktor-faktor penyebab gizi buruk yang meliputi asupan gizi, penyakit menular, pola pengasuhan anak, ketersediaan pangan rumah tangga, sanitasi, dan kemiskinan. Hasil penelitian ini berupa model pemantauan untuk menentukan gizi buruk pada anak sehingga dapat membantu para pemangku kepentingan dalam mengatasi gizi buruk dengan menekan faktor-faktor penyebab gizi buruk. © 2021 Fakultas Teknik.

    Kata Kunci: Status gizi anak; Fuzzy topsis; Faktor-faktor malnutrisi

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85102207841

  • Studi Kelayakan Pemanfaatan Limbah Rumput Vetiver sebagai Nilai Tambah dalam Pengelolaan Pertanian Berkelanjutan

    Studi Kelayakan Pemanfaatan Limbah Rumput Vetiver sebagai Nilai Tambah dalam Pengelolaan Pertanian Berkelanjutan

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto ; Herry Saputra ; Agus Supandi Soegoto ; Senny Luckyardi

    Abstrak:

    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelayakan limbah vetiver dan nilai tambah dalam mendukung pengelolaan pertanian berkelanjutan. Penelitian ini juga mengidentifikasi tingkat pH, kelembaban, intensitas cahaya, dan suhu pupuk organik dari limbah vetiver. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan pengaruh pupuk terhadap kualitas tanah di sekitar vetiver dan tanaman lain. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara untuk pengumpulan data primer dan didukung oleh tinjauan pustaka sebagai metode pengumpulan data sekunder. Penelitian ini berfokus pada kualitas pupuk dari limbah vetiver, dengan membandingkan kualitas tanah sebelum dan setelah aplikasi pupuk. Kondisi udara juga diukur untuk menganalisis dampak hubungan antara udara dan produktivitas tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum dan setelah aplikasi pupuk pada tanah, nilai pH rata-rata tanah adalah 5,0 yang dikategorikan sebagai Asam Sedang tetap sama yang dikategorikan sebagai tingkat yang wajar menurut Indeks Kualitas Tanah dan Standar Nasional Indonesia. Selain itu, pupuk dari limbah vetiver yang memiliki pH 5,5 dan 6 memenuhi Standar Nasional Indonesia dan cocok untuk digunakan pada tanaman. Manfaat lain dari limbah vetiver adalah bahan ini tidak mencemari lingkungan yang ditunjukkan oleh kualitas udara yang relatif baik (PM 10 dengan 37 dan 32; PM 2.5 dengan 27 dan 25; PM 1.0 dengan 15 dan 13). Kesimpulannya, pupuk vetiver layak digunakan dalam budidaya tanaman dan mengurangi volume limbah pertanian serta memiliki nilai ekonomi (IDR 5.580.000/bulan). © 2021 Taylor’s University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Keywords: Pertanian; Pupuk; Limbah rumput vetiver

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85104147628

  • Analisis Bibliometrik Penelitian Climate-Smart Agriculture Menggunakan VOSviewer

    Analisis Bibliometrik Penelitian Climate-Smart Agriculture Menggunakan VOSviewer

    Penulis: Senny Luckyardi; Eddy Soeryanto Soegoto; Rizky Jumansyah ; Natasha Puspa Dewi ; Raiswati Untsa Mega

    DOI: 10.48317/IMIST.PRSM/morjchem-v10i3.33077

    Abstrak:
    Climate-Smart Agriculture (CSA) merupakan suatu pendekatan yang digunakan untuk memodifikasi dan mengarahkan kembali sistem pertanian yang telah ada guna mendukung ketahanan pangan dalam menghadapi perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis bibliometrik terhadap kajian CSA dengan mengombinasikan analisis pemetaan menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan bibliometrik dan deskriptif kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari hasil penelusuran berdasarkan kata kunci “climate smart agriculture” pada Google Scholar. Dari hasil penelusuran tersebut, ditemukan sebanyak 999 artikel yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2017–2021. Namun demikian, hanya 132 artikel yang dinilai relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi terkait climate-smart agriculture mengalami peningkatan pada periode 2017–2019, kemudian mengalami penurunan pada tahun 2020, dan kembali meningkat secara signifikan pada tahun 2021. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya pelaksanaan analisis bibliometrik, khususnya dalam bidang climate-smart agriculture. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya dalam melakukan kajian serta menentukan tema penelitian. © 2022. Moroccan Journal of Chemistry. All Rights Reserved.

    Author Keywords:
    Bibliometrik; Climate-smart agriculture; Analisis data; VOSviewer

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85132790789?

  • Strategi Pemasaran Komoditas Unggulan Lokal dan Kontribusinya terhadap Perekonomian Daerah di Indonesia

    Penulis: Senny Luckyardi ; Eddy Soeryanto Soegoto ; Sri Supatmi ; Lia Warlina ; Faridah Hj Hassan

    DOI: 10.15549/jeecar.v9i1.866

    Abstrak:
    Untuk mendorong pengembangan sektor pertanian daerah, pemanfaatan komoditas unggulan dengan cakupan yang lebih luas dapat dilakukan. Hal ini diyakini akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberlanjutan perekonomian daerah dan nasional. Oleh karena itu, para pemangku kepentingan perlu merumuskan strategi pemasaran yang efektif dan efisien guna menyeimbangkan penawaran dan permintaan produk pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani. Strategi pemasaran di setiap negara dipengaruhi secara berbeda oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi geografis, politik, hingga pola konsumsi masyarakat. Penelitian ini membandingkan strategi pemasaran komoditas pertanian unggulan di Indonesia dan Uzbekistan untuk memperoleh formulasi baru dalam pemasaran produk pertanian. Uzbekistan dipandang sebagai salah satu negara di Asia Tengah yang memiliki banyak kesamaan dengan Indonesia, khususnya dalam sektor pertanian, dan demikian pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pemasaran bagi peningkatan komoditas unggulan daerah serta mengkaji signifikansi kontribusi ekonomi wilayah Garut dalam skala nasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Selain itu, dilakukan pula studi kasus dan survei lapangan di wilayah Garut, salah satu sentra pertanian di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang tepat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu wilayah tertentu. Temuan ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam merumuskan strategi yang efektif untuk menghadapi perekonomian nasional serta dalam memantau efektivitas kinerja petani. © 2022, Institute of Eastern Europe and Central Asia. All rights reserved.

    Author Keywords:
    Pertanian; Komoditas; Pemasaran; Strategi; Keberlanjutan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85124372114?

  • Perancangan Aplikasi Mobile untuk Pemasaran Digital dan Pengelolaan Tanaman Hortikultura

    Perancangan Aplikasi Mobile untuk Pemasaran Digital dan Pengelolaan Tanaman Hortikultura

    Penulis: Senny Luckyardi ; Ratih Hurriyati ; Disman ; Puspo Dewi Dirgantari

    DOI: –

    Abstrak:
    Sektor pertanian merupakan salah satu sektor strategis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian masyarakat Indonesia. Namun demikian, secara ironis, petani sebagai pelaku utama dalam sektor ini belum sepenuhnya menikmati tingkat kesejahteraan yang memadai. Kondisi tersebut juga terjadi di Kabupaten Garut, yang merupakan kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jawa Barat, akibat sistem pemasaran dan pengelolaan tanaman hortikultura yang 

    belum terintegrasi. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi berbasis mobile untuk meningkatkan pengelolaan tanaman serta sebagai media pemasaran digital diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk hortikultura unggulan di Kabupaten Garut. Penelitian ini dilakukan melalui survei lapangan dan wawancara terhadap 30 petani di Kecamatan Cigedug dan Bayongbong serta perwakilan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Garut. Data sekunder berupa laporan produksi tanaman, peta produksi, alat dan mesin pertanian, serta data pendukung lainnya digunakan untuk memperkuat data primer. Hasil wawancara menunjukkan bahwa kegiatan produksi dan pemasaran hasil hortikultura di Kabupaten Garut masih dilakukan secara konvensional, sehingga akses petani terhadap berbagai informasi dan pasar menjadi sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Pemasaran berbasis mobile yang dapat membantu pemeliharaan tanaman dan pemasaran hasil pertanian secara terintegrasi. Selain itu, metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototipe. Penelitian ini diharapkan dapat membantu petani dalam memasarkan komoditas pertanian mereka serta menjadi dasar pertimbangan dalam penetapan kebijakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Garut. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Author Keywords:
    Pertanian; Pemasaran digital; Hortikultura; Manajemen; Aplikasi mobile

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85123353789?

  • Perancangan Permainan Edukasi Matematika Interaktif dengan Metode Digital Game-Based Learning-Instructional Design (DGBL-ID)

    Perancangan Permainan Edukasi Matematika Interaktif dengan Metode Digital Game-Based Learning-Instructional Design (DGBL-ID)

    Penulis: Rani Puspita Dhaniawaty ; Sri Supatmi ; Mia Fitriawati
    DOI: https://doi.org/10.37934/araset.32.2.433438

    Abstrak
    Permainan edukasi saat ini banyak digunakan sebagai media pendukung dalam proses belajar mengajar. Salah satu mata pelajaran di sekolah dasar yang memerlukan media pendukung adalah matematika. Dalam proses pembuatan permainan edukasi matematika interaktif untuk siswa sekolah dasar, pengembang permainan harus membuat desain terlebih dahulu. Metode desain yang sesuai untuk penelitian ini adalah metode Digital Game-Based Learning-Instructional Design (DGBL-ID). Metode DGBL-ID merupakan metode pengembangan untuk membuat permainan edukasi yang dapat disesuaikan dengan materi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu pengembang permainan dalam membuat aplikasi permainan matematika yang disesuaikan dengan kurikulum 2013 yang saat ini diterapkan. Fokus penelitian ini berada pada tahap analisis dan desain yang terdapat dalam metode DGBL-ID. Hasil dari penelitian ini berupa perancangan media pembelajaran matematika interaktif berbasis permainan yang dapat dijadikan panduan bagi pengembang permainan dalam membuat permainan edukasi matematika interaktif. Dengan desain ini, pengembang permainan dapat mengetahui permainan edukasi seperti apa yang dibutuhkan pengguna sesuai dengan karakteristik dan tujuan pembelajaran matematika.

    Kata Kunci: Permainan edukasi, Matematika, Metode DGBL-ID

    Artikel ini dapat diakses pada https://semarakilmu.com.my/journals/index.php/applied_sciences_eng_tech/article/view/2312