Tag: inovasi pendidikan

  • Model Manfaat yang Diharapkan, Kurikulum E-Learning, dan Mitra Pendidikan terhadap E-Learning

    Model Manfaat yang Diharapkan, Kurikulum E-Learning, dan Mitra Pendidikan terhadap E-Learning

    Penulis: Indriana; Doni Purnama Alamsyah; Nina Kurnia Hikmawati
    DOI: 10.1109/ICIMTech55957.2022.9915129

    Abstrak
    Adaptasi teknologi baru dalam e-learning diawali dengan motivasi psikologis dari mahasiswa, yang menjadi hal penting terkait kesuksesan konsep e-learning. Menelaah fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara motivasi psikologis mahasiswa dengan manfaat yang diharapkan, kurikulum e-learning, dan mitra pendidikan. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa di Kota Bandung melalui survei kuantitatif. Data dari mahasiswa diambil melalui kuesioner dan data yang terkumpul dari kuesioner diolah menggunakan SmartPLS. Terdapat model penelitian yang didasarkan pada desain hipotesis yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat yang diharapkan dan kurikulum e-learning memiliki hubungan positif dengan motivasi psikologis. Sementara itu, mitra pendidikan tidak memiliki hubungan positif dengan motivasi psikologis. Lebih lanjut, diketahui bahwa manfaat yang diharapkan memberikan dampak terbesar dalam mendukung motivasi psikologis mahasiswa. Motivasi psikologis merupakan hal yang penting terkait adaptasi teknologi baru dalam e-learning, karena merupakan faktor yang dapat meningkatkan keberhasilan penggunaan e-learning sebagai media pembelajaran. Temuan penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi perguruan tinggi dalam meninjau konsep e-learning agar dapat diterima dengan baik oleh penggunanya.

    Kata Kunci
    Industri, COVID-19, Pembelajaran Elektronik, Pandemi, Pendidikan, Kawasan Perkotaan, Psikologi

    Artikel ini dapat diakses di https://ieeexplore.ieee.org/document/9915129

  • Implementasi Pembelajaran Multimedia Interaktif Visual (MIVI) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kolaborasi Siswa

    Penulis: Mia Nurkanti; Yasundari

    DOI: 10.24857/RGSA.V18N7-013

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pembelajaran multimedia interaktif visual (MIVI) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan kolaborasi siswa pada topik sistem pencernaan makanan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Desain Pra-Eksperimen dengan menggunakan desain penelitian Satu Kelompok Desain Pra-uji-Pasca-uji. Subjek dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling; mereka adalah siswa kelas XI MIA-7 20 Bandung SMA tahun ajaran 2020-2021. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada aspek kognitif, rata-rata poin pra-uji adalah 42,70, dan pasca-uji adalah 82,46. Kemudian, hasil tes N-Gain adalah 42,70 sebagai kategori sedang. Dengan demikian, hasil penelitian ini pada aspek afektif mendapatkan 85 poin pada kategori rata-rata, dan psikomotor mendapatkan 86 poin pada kategori sangat baik. Pada saat yang sama, semua kuesioner siswa mendapatkan hasil positif, yaitu 79% di semua kategori. Dari semua data tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran MIVI dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada topik sistem manusia dan mekanik. © 2024 ANPAD – Associacao Nacional de Pos-Graduacao e Pesquisa em Administracao. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    Keterampilan Kolaborasi; Keterampilan Berpikir Kreatif; Multimedia Interaktif Visual

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85194186753

  • Selamat Tahun Baru 2026

    Selamat Tahun Baru 2026

    Rektor dan Sivitas Akademika UNIKOM mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026.

    Tahun baru adalah awal untuk menyalakan kembali semangat, melahirkan ide-ide segar, dan melangkah dengan keyakinan baru. Dengan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi, mari jadikan 2026 sebagai tahun lahirnya prestasi dan kontribusi nyata bagi pendidikan, masyarakat, dan bangsa.

    Dengan optimisme dan tekad yang kuat, UNIKOM siap melangkah maju sebagai Digital Entrepreneurial University yang unggul, adaptif, berdaya saing global, serta Kampus AI Ready dalam menjawab tantangan masa depan.

    Selamat menapaki tahun 2026 dengan penuh harapan dan energi positif.

  • Magister Desain UNIKOM Gelar Focus Grup Discussion (FGD) Peninjauan Kurikulum Magister Desain Berbasis OBE

    Magister Desain UNIKOM Gelar Focus Grup Discussion (FGD) Peninjauan Kurikulum Magister Desain Berbasis OBE

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Program Magister Desain Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dan Workshop Kurikulum dalam rangka pemutakhiran Kurikulum Magister Desain 2025. Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk menerapkan model Kurikulum Outcome Based Education (OBE) yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.

    Bertempat di Ruang Rapat Lantai 12 Gedung UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra. S.E., M.Si., Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., Ketua program studi Magister Desain UNIKOM, Dr. Taufan Hidayatullah, S.Sn., M.Ds., Ketua Divisi Kurikulum UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Melly Maulin P, S.Sos., M.Si., dan Dosen Magister Desain UNIKOM,  Assoc. Prof. Dr. Rini Maulina, S.Sn., M.Sn.,  Dr. Tiara isfiaty, M.Sn., Dr. Kankan Kasmana, S.Sn., M.Ds., Yully Ambarsih E, S.Sn., M.Sn., serta turut dihadiri oleh Dosen Prodi DKV Universitas Teknologi Bandung, Agus Malik Ibrahim, M.Ds., Owner Naqa.id Indah Rosniawati, M.Ds., juga mahasiswa Magister Desain UNIKOM yang terlibat dalam pengembangan kurikulum. Melalui forum diskusi dan workshop, peserta bersama-sama membahas, meninjau, dan menyusun kurikulum yang sesuai dengan standar pendidikan terkini, sekaligus menjawab kebutuhan dunia industri dan masyarakat.

    Kaprodi Magister Desain, Dr. Taufan Hidayatullah, S.Sn., M.Ds., menyebut bahwa penerapan kurikulum berbasis OBE akan memperkuat kualitas pembelajaran dengan menitikberatkan pada hasil atau capaian yang nyata. “Melalui kegiatan bersama para narasumber luar biasa ini, kami berharap dapat memperoleh banyak wawasan dan masukan berharga. Apalagi kurikulum merupakan dapur utama dalam proses pembelajaran di Program Studi S2 Desain, yang memiliki dinamika perkembangan sangat luar biasa,” ujarnya.

    Sementara itu, Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada para tamu undangan yang telah bersedia meluangkan waktunya dan hadir pada kegiatan FGD tersebut. Assoc. Prof. Dr. Rahma juga menegaskan pentingnya pembaruan kurikulum yang adaptif dan relevan.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan forum diskusi dan workshop, dimana peserta bersama-sama membahas, meninjau, dan menyusun kurikulum yang sesuai dengan standar pendidikan terkini, sekaligus menjawab kebutuhan dunia industri dan masyarakat serta yang disampaikan oleh narasumber yaitu Dr. Intan Rizky Mutiaz, M.Ds., selaku ketua Umum Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia (ASPRODI).

    Kegiatan FGD dan Workshop tersebut diharapkan dapat menghasilkan kurikulum Magister Desain UNIKOM yang mutakhir, aplikatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan desain di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM dan ABPPTSI Sulawesi Selatan Jalin Kerja Sama Strategis: 14 Perguruan Tinggi Tandatangani MOU dan Lakukan Benchmarking

    UNIKOM dan ABPPTSI Sulawesi Selatan Jalin Kerja Sama Strategis: 14 Perguruan Tinggi Tandatangani MOU dan Lakukan Benchmarking

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menjadi tuan rumah kegiatan benchmarking dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dihadiri oleh 14 Perguruan Tinggi Swasta dari wilayah Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI).

    Selasa, 15 Juli 2025, bertempat di Ruang Grand Meeting Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan di lingkungan UNIKOM, antara lain, Wakil Rektor II UNIKOM Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Wakil Rektor II UNIKOM, Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., Wakil Rektor VI UNIKOM Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program & Center of Excellence, Prof. Zainal A Hasibuan, Ph.D., beserta jajaran.

    Rektor I UNIKOM Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., mewakili Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada pihak ABPPTSI yang telah berkunjung dan memilih UNIKOM untuk melakukan kerjasama. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi demi memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia. “Kami berharap kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan untuk berbagi pengetahuan, sumber daya, dan inovasi antar institusi,” ujar Prof. Umi.

    Pada kesempatan tersebut Dewan pertimbangan ABPPTSI Wilayah Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Badaruddin, S.T., M.M., IPU., ASEAN. Eng., dari Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia mengucapkan terimakasih kepada UNIKOM sebagai Perguruan Tinggi Swasta yang telah unggul atas kesediannya menjalin kerjasama bersama ABPPTSI. Beliau juga menyampaikan tujuan dari kerjasama tersebut adalah “untuk belajar dan menimba ilmu dari perguruan tinggi di Jawa Barat, salah satunya UNIKOM. Terima kasih atas sambutan hangat dan kesediaannya menerima kami. Kami berharap, setelah MoU ini, akan terjalin kolaborasi konkret sesuai bidang keunggulan masing-masing” demikian tuturnya.

    Agenda utama Penandatanganan MoU antara UNIKOM yang diwakili oleh  Prof. Zainal A Hasibuan, Ph.D., dilaksanakan bersama perwakilan dari 14 institusi pendidikan, yakni: 1). STIE Makassar Maju. 2). Universitas Fajar. 3). ITB Nobel. 4). Universitas Bosowa. 5). Institut Turatea Indonesia. 6). STIE AMKOP. 7). Universitas Puangrimagalattung. 8). Universitas Teknologi AKBA Makassar. 9). Politeknik LP3I Makassar. 10). Politeknik Bosowa. 11). STIKES Panrita Husada. 12). Institut Kesenian Makassar. 13). Universitas Almarisah Madani. 14). Politeknik Maritim Makassar.

    Usai penandatanganan MoU, seluruh peserta mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Dimana terjadi saling tukar pengalaman mengenai tata kelola kampus, strategi peningkatan mutu, pengabdian dan penelitian, hingga pemanfaatan teknologi (IT) dalam proses pembelajaran di kampus masing-masing, sebagai bentuk komitmen dan simbol sinergi antar institusi.

    Rangkaian kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama. Mellaui kegiatan benchmarking dan penandatanganan MoU tersebut, UNIKOM dan ABPPTSI berharap dapat memperkuat jaringan kerja sama antar perguruan tinggi dan menciptakan inovasi bersama dalam menghadapi tantangan global di dunia pendidikan. (Direktorat Hms & Pro)