Tag: inovasi akademik

  • Perkuat Inovasi Akademik: UNIKOM Gelar Sosialisasi Skema Kelulusan Non Skripsi

    Perkuat Inovasi Akademik: UNIKOM Gelar Sosialisasi Skema Kelulusan Non Skripsi

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat transformasi akademik melalui penyelenggaraan Sosialisasi Skema Kelulusan Non Skripsi pada hari Rabu, 21 Januari 2026. Bertempat di Ruang Serba Guna (RSG) Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis universitas dalam menyesuaikan sistem kelulusan dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja.

    Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Akreditasi, Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman Soegoto., MBA., serta para Dekan, para Ketua Program Studi, Ketua Divisi Kurikulum, Tim AdHoc Skema Kelulusan Non Skripsi, juga para dosen di lingkungan UNIKOM.

    Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., menegaskan bahwa skema kelulusan non skripsi merupakan bentuk inovasi akademik yang dirancang untuk memberikan alternatif penyelesaian studi yang tetap menjunjung tinggi mutu dan capaian pembelajaran lulusan. “Skema kelulusan non skripsi merupakan langkah strategis universitas dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi melalui berbagai bentuk tugas akhir yang relevan dengan kompetensi program studi, seperti proyek, prototipe, karya desain, publikasi ilmiah, maupun laporan magang yang mendalam, tanpa mengurangi standar mutu akademik”, tutur Prof. Umi. Menurutnya, skripsi tidak lagi menjadi satu-satunya pilihan, melainkan salah satu alternatif bagi mahasiswa yang berminat pada riset, sementara mahasiswa dengan keunggulan praktis dan inovatif dapat menunjukkan capaian pembelajarannya melalui karya yang aplikatif dan berdampak, sejalan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.

    Memasuki sesi inti, Tim AdHoc Skema Kelulusan Non Skripsi yang dipimpin oleh  Deputi Wakil Rektor IV, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., memaparkan secara komprehensif konsep, mekanisme, serta bentuk implementasi skema tersebut. Pemaparan disampaikan secara sistematis, mencakup landasan kebijakan, kriteria mahasiswa, hingga model penilaian yang akan diterapkan di lingkungan UNIKOM.

    Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan dari para peserta menunjukkan tingginya perhatian terhadap skema kelulusan tersebut sebagai alternatif penyelesaian studi di masa mendatang.

    Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, UNIKOM berharap seluruh sivitas akademika memperoleh pemahaman yang utuh mengenai skema kelulusan non skripsi, sehingga implementasinya dapat berjalan optimal dan selaras dengan visi universitas sebagai institusi pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global. (Direktorat Hms & Pro)

  • Tingkatkan Kompetensi Digital Sivitas Akademika FEB UNIKOM Gelar Workshop “Skill Up with Gemini”

    Tingkatkan Kompetensi Digital Sivitas Akademika FEB UNIKOM Gelar Workshop “Skill Up with Gemini”

    BANDUNG, UNIKOM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat langkah transformasi digital melalui penyelenggaraan Workshop “Skill Up with Gemini” pada hari Kamis, 4 Desember 2025, bertempat di Ruang Labkom 12B Lantai 10 UNIKOM. Kegiatan tersebut menjadi ajang strategis dalam memperluas pemahaman dan keterampilan sivitas akademika terhadap pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan terkini.

    Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen sekaligus Ketua Koordinator Sandboxing FEB UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Isniar Budiarti, SE., M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penerapan kecerdasan buatan, khususnya Gemini, untuk mendukung proses pembelajaran, pengembangan riset, serta peningkatan produktivitas akademik. Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa penguasaan teknologi mutakhir merupakan kebutuhan utama bagi perguruan tinggi dalam menghadapi dinamika era digital.

    Workshop tersebut menghadirkan narasumber utama Coach profesional dari Google, Ahmad Rizki Dzulfikar, yang membimbing peserta melalui sesi praktik intensif. Ia memaparkan berbagai strategi dan teknik optimalisasi fitur Gemini, mulai dari penyusunan materi perkuliahan, pengolahan data, hingga peningkatan kreativitas dalam menjalankan tugas akademik. Pendekatan praktis yang diberikan membuat peserta dapat langsung menerapkan fungsi Gemini dalam kebutuhan kerja sehari-hari.

    Pada kesempatan tersebut turut hadir para Ketua Program Studi, tim dosen Sandboxing, serta para dosen dan mahasiswa dilingkungan FEB UNIKOM. Banyalnya peserta yang hadir menunjukan antusiasme yang tinggi sivitas akademika terhadap workshop. Partisipasi beragam unsur sivitas akademika juga tidak hanya menunjukkan tingginya minat terhadap penguasaan teknologi AI, tetapi juga menggambarkan komitmen bersama untuk mendorong inovasi dan peningkatan kompetensi digital di lingkungan fakultas. Selain itu, keikutsertaan tim dosen sandboxing serta mahasiswa diharapkan dapat mempercepat implementasi teknologi Gemini ke dalam kurikulum dan berbagai proyek inovasi FEB UNIKOM.

    Melalui workshop “Skill Up with Gemini”, FEB UNIKOM menegaskan komitmennya untuk membangun budaya inovasi yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkaya kemampuan teknis peserta, tetapi juga memperkuat kesiapan seluruh sivitas akademika dalam menghadapi tantangan era digital dengan kompetensi yang unggul dan relevan. FEB UNIKOM juga berharap dapat terus mencetak SDM yang adaptif, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi AI secara maksimal demi mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM dan KEMENKUM Jawa Barat Jalin Kerjasama Kembangkan Ekosistem Inovasi Catat Ribuan Pendaftaran Hak Cipta Dosen dan Mahasiswa

    UNIKOM dan KEMENKUM Jawa Barat Jalin Kerjasama Kembangkan Ekosistem Inovasi Catat Ribuan Pendaftaran Hak Cipta Dosen dan Mahasiswa

    BANDUNG, UNIKOM  — Perlindungan terhadap karya cipta akademisi melalui Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan langkah strategis yang sangat penting dalam menjaga integritas dan nilai ilmiah suatu karya. Di era persaingan global dan kemajuan teknologi yang pesat, hasil penelitian, inovasi, maupun karya kreatif sivitas akademika menjadi aset intelektual yang memiliki nilai ekonomi sekaligus reputasional. Oleh karena itu, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melindungi karya cipta melalui kerjasama bersama dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung pada Kamis, 31 Oktober 2025, bertempat di Ruang Grand Meeting, Lantai 15 Smart Building UNIKOM.

    Pada kesempatan tersebut hadir Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., beserta jajaran diantaranya, Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Akreditasi UNIKOM,  Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA., Direktur HKI UNIKOM,  Dr. Nina Kurnia Hikmawati, S.E., M.M., M.Kom., M.Ab., dan Direktur International Affairs & Cooperation, Dr. Inta Budi Setya Nusa, S.E., M.Ak. Sementara dari pihak Kemenkumham Jawa Barat dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar, Asep Sutandar, A.Md., I.P., S.Sos., M.Si., didampingi oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kemenkum Jabar, Hemawati BR Pandia, A.Md., S.H., M.M., beserta jajaran.

    Acara penandatanganan kerja sama atau MoU dilakukan langsung oleh Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.Sc., bersama Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Kurnia, S.H., M.H. Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual (KI) di lingkungan kampus, khususnya bagi sivitas akademika UNIKOM.

    Asep mengapresiasi langkah proaktif UNIKOM dalam mendorong kesadaran pentingnya kekayaan intelektual di kalangan akademisi. “Kami sebagai pemerintah wajib hadir baik itu ke akademisi maupun kepada masyarakat terkait dengan perlindungan kekayaan intelektual khususnya dalam hal ini karya cipta anak bangsa, oleh karena itu, kami datang ke UNIKOM dalam rangka melindungi karya cipta kekayaan intelektual yang ada di UNIKOM. Seperti yang sebelumnya disampaikan oleh Prof. Eddy bahwa sangat luar biasa putra dan putri dari UNIKOM banyak meraih prestasi di tingkat regional, nasional dan internasional dan itu harus dilindungi”, tuturnya.

    Sebagai tindak lanjut dari kerjasama UNIKOM bersama Kemenkum Jabar, pada pelaksanaan Sidang Terbuka Senat Wisuda UNIKOM ke-44 Semester Genap TA 2024-2025 hari pertama, Sabtu, 1 November 2025, turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Kurnia, S.H., M.H., beserta jajaran pimpinan, di mana dalam hal ini, UNIKOM mencatatkan pencapaian luar biasa dengan mendaftarkan 1.200 karya cipta mahasiswa dan 100 karya dosen ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum RI. Langkah ini menandai komitmen UNIKOM dalam mengembangkan ekosistem inovatif yang berbasis hak kekayaan intelektual, sekaligus mendorong mahasiswa dan dosen untuk terus berinovasi secara berkelanjutan.

    Dalam momentum tersebut, Prof. Eddy, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Kemenkum Jawa Barat yang telah memberikan pendampingan dalam proses pendaftaran hak cipta secara sistematis dan profesional. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek penelitian dan pengabdian berbasis inovasi teknologi.

    Kakanwil Kemenkum Jawa Barat, Asep Kurnia, S.H., M.H., dalam sambutan pada prosesi wisuda UNIKOM ke-44 menyampaikan selamat dan harapannya kepada wisudawan/ti, serta terimakasih kepada Rektor UNIKOM serta seluruh sivitas akademika UNIKOM atas kerjasama yang telah terjalin, “semoga sinergi antara Kemenkumham Jabar dapat mewujudkan Jawa Barat yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing global melalui perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)”, demikian pungkasnya.

    Melalui kolaborasi dan kerjasama UNIKOM dan Kemenkum dapat meneguhkan posisi UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University yang tidak hanya unggul dalam bidang teknologi dan kewirausahaan, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan ekosistem akademik yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing global.  (Direktorat Hms & Pro)

  • Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana UNIKOM Gelar FGD Peninjauan Kurikulum dan Penandatanganan MOU & MOA, Dorong Relevansi dan Inovasi Pendidikan di Era Digital

    Magister Ilmu Komunikasi Pascasarjana UNIKOM Gelar FGD Peninjauan Kurikulum dan Penandatanganan MOU & MOA, Dorong Relevansi dan Inovasi Pendidikan di Era Digital

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam menetapkan langkah strategis untuk memastikan kurikulum pendidikan tetap relevan dengan perkembangan era digital, kebutuhan dunia industri, serta arah kebijakan pendidikan tinggi nasional, Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Peninjauan Kurikulum Program Magister Ilmu Komunikasi” pada Kamis, 25 September 2025, bertempat di Ruang 12.020. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS, yang didampingi oleh Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan universitas dan Fakultas Pascasarjana, diantaranya, Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Akreditasi, Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, M.B.A., Ketua Divisi Kurikulum UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Melly Maulin, P. S. Sos., M.Si., Kaprodi Doktor Sistem Informasi, Assoc. Prof. Dr. Agus Nursikuwagus, S.T., M.T., M.M., Kaprodi Magister Manajemen Assoc. Prof. Dr. Deden A. Wahab Syaroni, M.Si., Kaprodi Magister Sistem Informasi, Sri Supatmi, M.T., D.Sc., Kaprodi Studi Magister Desain, Dr. Taufan Hidayatullah, S.Sn., M.Ds. juga dosen homebase Magister Ilmu Komunikasi, Dr. Manap Solihat., M.Si., dan Dr. Olih Solihin, M.Si.,

    Kegiatan FGD tersebut juga dihadiri undangan eksternal, diantaranya, Ketua ISKI Jawa Barat Dr. Atalia Praratya Kamil yang secara virtual menyampaikan ucapan selamat atas berdirinya Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM. Ia berharap program Magister Ilmu Komunikasi mampu mencetak komunikator yang cerdas, beretika, visioner, dan berkontribusi bagi bangsa. Selain itu, turut hadir sejumlah narasumber, antara lain, Wakil Ketua IDIK, Dr. Eki Baihaki, M.Si., Ketua DPW FORSILADI Jawa Barat, Dr. Imam Jahrudin Priyanto, Drs., M.Hum., Founder & Owner Business Sangra Juliano, P., S.Sos., M.I.Kom., Manager Divisi Corporate Secretary Bank BJB Braga, Ericza Merdiana, S.Sos., M.I.Kom., Dosen Universitas Indraprasta PGRI Jakarta, Duane Masaji Raharja, S.I.Kom., M.I.Kom., serta Owner & Founder PT Seatap Teknologi Berkarya, Muhammad Arif Malik, S.I.Kom.

    Dr. Desayu menyampaikan bahwa kegiatan FGD yang dilakukan, merupakan bagian dari proses untuk meningkatkan mutu pembelajaran di Program Magister Ilmu Komunikasi. “Sebagai salah satu program studi baru di Fakultas Pascasarjana UNIKOM, kurikulum menjadi rambu-rambu penting yang harus disusun secara cermat agar dapat diterapkan dengan tepat bagi mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi. Dalam proses penyusunannya, kami melakukan berbagai langkah strategis, termasuk berbagi pandangan dan menjalin networking dengan para narasumber yang merupakan pakar dan alumni berpengalaman di bidang komunikasi. Kami juga berkoordinasi dengan para ketua asosiasi profesi untuk memperkaya perspektif, sehingga rancangan kurikulum yang dihasilkan dapat berdampak luas dan aplikatif. Selanjutnya, hasil penyusunan kurikulum ini dibahas bersama pihak fakultas serta Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Divisi Kurikulum UNIKOM,” demikian tuturnya.

    Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma juga menyampaikan harapannya bahwa melalui kegiatan FGD ini, mahasiswa dan lulusan Pascasarjana, khususnya dari Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, dapat memiliki kemampuan leadership yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global. Ia menambahkan bahwa lulusannya diharapkan tidak hanya siap melanjutkan karier di dunia bisnis, tetapi juga mampu berkontribusi di berbagai lingkungan profesional, baik pada tingkat nasional maupun internasional. “Dengan kompetensi komunikasi yang kuat, para lulusan diharapkan mampu berkolaborasi lintas bidang, karena dalam dunia usaha apa pun, komunikasi merupakan elemen penting dalam keberhasilan sebuah organisasi,” pungkasnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua IDIK, Dr. Eki, bersama Ketua DPW FORSILADI Jawa Barat, Dr. Imam, dalam wawancaranya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan FGD oleh Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (MIK) UNIKOM. Keduanya menilai bahwa kegiatan ini merupakan langkah luar biasa dalam memperkuat mutu pendidikan dan pengembangan kompetensi di bidang komunikasi. Dr. Eki, mewakili IDIK, menyampaikan harapannya agar kehadiran Program Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM dapat melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu mendukung terciptanya komunikasi yang harmonis, produktif, dan kolaboratif. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membentuk mahasiswa yang visioner, adaptif terhadap era disrupsi, serta memiliki kemampuan dalam bidang technopreneurship sebagai bekal menghadapi tantangan global.

    Diskusi berlangsung secara interaktif dan produktif, menghadirkan berbagai masukan dari peserta yang berpengalaman di bidang akademik dan industri. Beberapa diantaranya menyoroti pentingnya integrasi teknologi komunikasi digital, penguatan aspek riset berbasis data, serta pembentukan karakter komunikator yang etis dan adaptif terhadap perubahan zaman.

    Melengkapi kegiatan FGD tersebut, menjadi momentum bagi Program Magister Ilmu Komunikasi UNIKOM untuk memperluas jejaring kerja sama dengan lembaga pendidikan dan dunia industri melalui penandatanganan MOU & MOA, sebagai bentuk komitmen dalam mendorong kolaborasi yang berkelanjutan. Fakultas Pascasarjana UNIKOM menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global sejalan dengan visi UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dorong Quality Education dan Inovasi Direktorat Jurnal dan Publikasi Ilmiah Unikom Serahkan Laptop Kepada Pengelola Jurnal Desa

    Dorong Quality Education dan Inovasi Direktorat Jurnal dan Publikasi Ilmiah Unikom Serahkan Laptop Kepada Pengelola Jurnal Desa

    BANDUNG, UNIKOM – Direktorat Jurnal dan Publikasi Ilmiah Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat dukungan terhadap kualitas publikasi ilmiah di lingkungan kampus dengan menyerahkan satu unit laptop inventaris kepada Pengelola Jurnal DESA sebagai wujud komitmen dalam menunjang pengelolaan jurnal yang profesional dan berstandar tinggi.

    Senin, 21 Juli 2025, bertempat di Ruang 4401 Kampus I UNIKOM, laptop inventaris diserahkan oleh Direktur Jurnal dan Publikasi Ilmiah UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Poni Sukaesih Kurniati, S.IP., M.Si.,  kepada perwakilan dari reviewer Jurnal DESA, yang juga menjabat selaku Ketua Program Studi Teknik Arsitektur, Prof. Dr. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., Ir.

    Adapun inventaris yang diberikan adalah 1 unit Laptop ASUS E410KA-FHD429M dengan spesifikasi mumpuni, yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan editorial dan manajemen jurnal. Fasilitas tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian Jurnal DESA yang telah berhasil meraih akreditasi Sinta, sekaligus sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan pengelolaan publikasi di Program Studi Teknik Arsitektur.

    Selaras dengan ketentuan Surat Wakil Rektor III Nomor: 095/SR/WR-III/UNIKOM/II/2020 mengenai pengelolaan inventaris di lingkungan universitas, Assoc. Prof. Dr. Poni Sukaesih Kurniati, S.IP., M.Si., menyampaikan harapannya, “dengan adanya fasilitas baru, kami berharap kualitas dan kinerja pengelolaan jurnal, khususnya Jurnal DESA, dapat semakin optimal, sekaligus mendorong semangat akademisi untuk terus berkontribusi dalam publikasi ilmiah”.

    Program tersebut sejalan dengan beberapa poin penting Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya, SDG keempat yaitu “Quality Education” yang mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui penyediaan sarana publikasi ilmiah yang memadai, dan poin SDG kesembilan, yaitu  “Industry, Innovation and Infrastructure” dalam hal memperkuat infrastruktur teknologi dalam pengelolaan jurnal untuk mendukung inovasi akademik, serta SDG poin ke tujuh belas “Partnerships for the Goals” untuk mendorong kolaborasi antar sivitas akademika dan pihak terkait untuk mencapai tujuan peningkatan kualitas riset dan publikasi. Melalui langkah tersebut, UNIKOM menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan ekosistem publikasi ilmiah yang produktif, kredibel, dan mendukung reputasi akademik di tingkat nasional maupun internasional. (Direktorat Hms & Pro)