Tag: info beasiswa internasional kampus Bandung

  • Dalam Mewujudkan WCU, Direktorat International Program Unikom Lakukan Program Exchange Student 2025   Di Inti International University, Malaysia

    Dalam Mewujudkan WCU, Direktorat International Program Unikom Lakukan Program Exchange Student 2025   Di Inti International University, Malaysia

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya memperkuat internasionalisasi pendidikan dan pengembangan kompetensi global mahasiswa, Direktorat International Program Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan Program Period Exchange Student ke Malaysia. Sebanyak 20 mahasiswa UNIKOM dari berbagai program studi dan dua ketua program studi, turut berpartisipasi dalam kegiatan di INTI International University, Negeri Sembilan, Malaysia, yang berlangsung selama dua minggu, mulai 5 hingga 19 Oktober 2025.

    Program Period Exchange Student ke Malaysia tersebut dipimpin langsung oleh Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., selaku Direktur International Program sekaligus Ketua Pelaksana, serta didampingi oleh Assoc. Prof. Dr. Raeny Dwi Santy, S.E., M.M., (Ketua Program Studi Manajemen) dan Dr. Tatan Tawami, S.S., M.Hum., (Ketua Program Studi Sastra Inggris).

    Dalam kesempatan wawancara, Dr. Senny  menjelaskan bahwa program student exchange tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran lintas budaya serta penguatan karakter mahasiswa. “Manfaatnya luar biasa, karena mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pengalaman akademik, tetapi juga membangun jejaring (networking), memahami budaya baru, serta mengenal sistem pendidikan di luar negeri,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Dr. Senny berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga nama baik UNIKOM dan memanfaatkan setiap kesempatan yang diperoleh selama program berlangsung. “Pulanglah dengan membawa manfaat, bukan tangan kosong. Karena dari sinilah perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik dimulai. Ke depan, UNIKOM juga tengah menyiapkan program Winter Camp ke Uzbekistan, serta rencana pertukaran ke Thailand, Vietnam, dan Korea,” demikian pungkasnya..

    Sementara itu, setelah pelaksanaaan student exchange di Malaysia berakhir,  Dr. Tatan menjelaskan bahwa Malaysia dan INTI International University dipilih karena adanya kerja sama aktif dan kesamaan visi dalam mencapai Education Collaboration Unit (ECU) yang memungkinkan eksplorasi kerja sama di berbagai bidang. Ia juga menuturkan bahwa mahasiswa yang mengikuti program ini menunjukkan antusiasme tinggi dan melakukan persiapan secara mandiri sebelum keberangkatan. “Mahasiswa kami sangat terbuka dan antusias. Mereka mempersiapkan diri dengan baik, termasuk mempelajari budaya lokal dan memahami pentingnya toleransi lintas budaya. Fokus kegiatan di sana adalah pengembangan kemampuan berpikir kritis, komunikasi lintas budaya, serta perluasan jejaring internasional,” ungkapnya.

    Dr. Tatan juga menambahkan bahwa tantangan utama yang dihadapi mahasiswa biasanya berkaitan dengan perbedaan bahasa, cuaca, serta adaptasi terhadap sistem pembelajaran baru. Namun, berkat pembiasaan mahasiswa UNIKOM dalam berbagai kegiatan internasional, mereka mampu beradaptasi dengan cepat dan percaya diri.

    Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Raeny menyoroti aspek persiapan dan manfaat akademik dari kegiatan ini. Sebelum berangkat, mahasiswa mengikuti briefing, pembekalan budaya (cultural orientation), serta sesi motivasi yang dipandu langsung oleh Dr. Senny. Selain itu, mahasiswa juga dibekali dengan pemahaman mengenai etika akademik, adaptasi lingkungan, dan kesiapan mental untuk hidup di negara lain. “Selama di INTI, mahasiswa tidak hanya mengikuti kelas internasional, tetapi juga berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai negara. Hal ini memperkaya wawasan mereka mengenai komunikasi lintas budaya, pengembangan soft skills, dan global mindset,” jelasnya.

    Ia menambahkan, manfaat terbesar dari program ini adalah terbentuknya mahasiswa yang berwawasan global, berpikiran terbuka, dan memiliki kemampuan beradaptasi tinggi dalam menghadapi dinamika dunia kerja internasional.  “Kami berharap program ini dapat menjadi kegiatan rutin tahunan, bahkan berkembang menjadi program yang lebih berkelanjutan seperti mobility credit atau double degree. UNIKOM berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama akademik global agar mahasiswa memiliki lebih banyak peluang belajar dan berjejaring di tingkat internasional,” pungkasnya.

    Melalui program Period Exchange Student 2025, UNIKOM sekali lagi membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kompetensi global, karakter adaptif, wawasan lintas budaya, dan nilai-nilai penting yang dibutuhkan untuk bersaing di era global saat ini. (Direktorat Hms & Pro)