Tag: Infiltrasi Tanah Terengganu

  • Tanah dengan Potensi Terbesar Mengalami Genangan di Negara Bagian Terengganu Selama Intensitas Curah Hujan Tertinggi dalam Sejarah

    Tanah dengan Potensi Terbesar Mengalami Genangan di Negara Bagian Terengganu Selama Intensitas Curah Hujan Tertinggi dalam Sejarah

    Penulis: Sunny Goh Eng Giap (Universiti Malaysia Terengganu) ; Amirul Asyraf Zakaria (Universiti Malaysia Terengganu) ;  Mohammad Fadhli Ahmad (Universiti Malaysia Terengganu) ; Muhammad Zamir Abdul Rasid (Soil Science, Water & Fertilizer Research Centre (SF)) ; Chee-Ming Chan (Universiti Tun Hussein Onn Malaysia) ; Mohd Sofiyan Sulaiman (Universiti Malaysia Terengganu) ; Rudiyanto (Universiti Malaysia Terengganu) ; Khasifah Muhamad (MARDI Cameron Highlands) ; Ting Chee Ling (Green Earth Consultancy & Services PLT) ; Hanhan Maulana (Universitas Komputer Indonesia)

    DOI: https://doi.org/10.37934/araset.41.2.152163

    Abstrak
    Infiltrasi air ke dalam tanah merupakan topik kajian yang esensial karena tanah yang jenuh air sepenuhnya akan membentuk genangan air yang berujung pada banjir di permukaan tanah. Penyelidikan tanah sangat penting dalam studi pertanian karena diperlukan pemahaman mengenai daya dukung tanah dalam menahan air, kapasitas lapang, serta suhu tanah untuk aktivitas biologis dan reaksi kimia. Namun, urbanisasi dan perluasan wilayah manusia ke area tanah yang sebelumnya belum tereksplorasi dapat menyebabkan tekanan lingkungan yang tidak perlu, seperti banjir. Air banjir terbentuk ketika intensitas curah hujan melampaui laju infiltrasi air tanah. Kejadian banjir bersifat krusial karena berdampak pada penghidupan masyarakat dan kerusakan fasilitas. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai infiltrasi air hidraulik tanah akan membantu memahami lebih baik penyebab terjadinya banjir. Studi terkini mengkaji seri-seri tanah di negara bagian Terengganu beserta sifat-sifat tanahnya terkait kurva karakteristik air tanah, yang mengindikasikan kemampuan tanah dalam menyerap dan mengalirkan air di dalam tanah. Persamaan yang digunakan adalah persamaan Richards yang telah dimodifikasi, yang dapat diterapkan untuk mengkaji dampak genangan air atau air banjir terhadap infiltrasi. Kondisi pergerakan kelembaban tanah tidak jenuh juga dapat diteliti. Persamaan simulasi diverifikasi dengan menggunakan kumpulan data acuan yang diselesaikan pada persamaan Richards dengan metode numerik yang berbeda. Dua belas seri tanah di Terengganu dikaji terkait infiltrasi air dalam kondisi terendam, dengan memapar tanah pada curah hujan tertinggi yang tercatat dalam sejarah Kuala Terengganu dari tahun 1985 hingga awal 2023. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa laju infiltrasi air pada seri tanah Jambu, Rhu Tapai, dan Rudua lebih besar daripada intensitas curah hujan, sedangkan seri tanah lainnya tidak mampu mengakomodasi intensitas curah hujan tersebut. Dengan demikian, area dengan seri tanah lainnya memiliki kemungkinan besar mengalami kondisi tergenang jika terpapar curah hujan lebat, sebagaimana yang pernah terjadi dalam sejarah.

    Kata Kunci
    Fluks air dalam tanah, Intensitas curah hujan pada tanah, Pengelolaan banjir Terengganu, Tanah jenuhArtikel ini dapat diakses pada  : https://semarakilmu.com.my/journals/index.php/applied_sciences_eng_tech/article/view/2166