Tag: INBISKOM UNIKOM

  • Direktorat Inbiskom Unikom Rayakan Hut Ke-3 Koperasi Smart Dan Market Day 2026, Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Muda Di Era Digital

    Direktorat Inbiskom Unikom Rayakan Hut Ke-3 Koperasi Smart Dan Market Day 2026, Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Muda Di Era Digital

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus melalui penyelenggaraan kegiatan “Coop-Preneur Fest: Creative Action, Safe Innovation”, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi Smart (KOSMART) UNIKOM ke-3 dan Market Day UNIKOM, pada Senin dan Selasa, 20–21 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran sekaligus wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, memperkenalkan produk, membangun pengalaman berbisnis, dan mengasah kemampuan memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas pasar.

    Bertempat di Lobby Smart Building UNIKOM, kegiatan Coop-Preneur Fest 2026 menghadirkan semangat kewirausahaan mahasiswa melalui berbagai booth yang menampilkan produk hasil kreativitas dan inovasi. Pada pelaksanaan hari pertama, tercatat 95 booth mahasiswa berpartisipasi dalam Market Day, sementara keseluruhan kegiatan melibatkan 622 mahasiswa yang terbagi dalam 260 kelompok bisnis. Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, Internasional Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., Direktur INBISKOM sekaligus Ketua Koperasi UNIKOM, Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak.CA., Ketua Panitia Coop-Preneur Fest, Apriani Puti Furfini, S.Kom., M.T., para pimpinan UNIKOM, Dekan, Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, anggota koperasi, serta mahasiswa peserta Market Day.

    Ketua Pelaksana Coop-Preneur Fest 2026, Apriani Puti Furfini, S.Kom., M.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pimpinan, tamu undangan, anggota koperasi, serta mahasiswa yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Ia menjelaskan, Market Day UNIKOM tahun ini melibatkan 622 mahasiswa yang terbagi dalam 260 kelompok bisnis. Para mahasiswa menghadirkan beragam produk yang dikembangkan dan dipasarkan secara langsung selama kegiatan berlangsung. “Market Day’s tahun ini diikuti oleh 622 mahasiswa yang terbagi dalam 260 kelompok bisnis. Selama dua hari, para mahasiswa menghadirkan dan memasarkan berbagai produk yang mereka kembangkan sendiri. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas jual beli, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar merancang produk, membangun usaha, memasarkan produk, berinteraksi dengan konsumen, hingga mengembangkan jiwa kewirausahaan”, tuturnya.

    Selain itu, ia menjelaskan bahwa terdapat beragam produk yang ditampilkan sivitas akademika meliputi makanan dan minuman, kuliner khas daerah, produk kreatif dan kerajinan, tanaman hias, hingga berbagai produk inovatif lainnya. Keberagaman tersebut menjadi gambaran potensi kreativitas mahasiswa UNIKOM dalam mengolah ide menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Apriani pun mengajak seluruh civitas akademika untuk memberikan apresiasi terhadap karya mahasiswa dengan membeli dan menggunakan produk yang mereka hasilkan. “Mari kita dukung usaha dan karya mahasiswa UNIKOM agar mereka semakin percaya diri untuk berinovasi, mengembangkan bisnis, dan menjadi generasi entrepreneur yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan UNIKOM”, tambahnya.

    Sementara itu, Direktur INBISKOM sekaligus Ketua Koperasi UNIKOM, Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak.CA., menyatakan bahwa Market Day’s merupakan salah satu bentuk pembelajaran kewirausahaan yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga melatih keterampilan dalam menjalankan aktivitas bisnis. “Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat berkumpul bersama untuk memaksimalkan salah satu ruang pendidikan yang sangat penting bagi mahasiswa, yaitu Market Day UNIKOM yang kedua, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Koperasi KOSMART UNIKOM yang ketiga. Mari kita berikan apresiasi untuk seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini”, ungkap Prof. Lilis.

    Prof. Lilis juga menyampaikan bahwa Market Day tahun ini diikuti oleh lebih dari 600 mahasiswa dengan berbagai kategori produk. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperlihatkan hasil pengembangan produk sekaligus belajar menghadapi konsumen secara langsung. “Market Day kedua ini diikuti oleh lebih dari 600 mahasiswa dengan berbagai kategori produk. Yang paling utama adalah mempersembahkan dan memperkenalkan produk-produk mahasiswa yang berkualitas, mulai dari berbagai produk makanan, hasil industri kreatif, kerajinan, hingga produk-produk lainnya”, jelasnya.

    Lebih lanjut, Prof. Lilis berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama Market Day tidak berhenti ketika kegiatan berakhir. Mahasiswa didorong untuk melanjutkan usaha yang telah dirintis hingga berkembang menjadi bisnis yang berkelanjutan. “Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Mahasiswa dapat melanjutkan bisnisnya sampai benar-benar menjadi industri yang berkembang. Tidak hanya berjualan secara offline, tetapi kedepannya juga mampu memanfaatkan platform digital sehingga produk-produk mahasiswa dapat dipasarkan secara online dan berkembang menjadi bisnis digital”, ungkapnya. Menurut Prof. Lilis, pemanfaatan teknologi digital akan memberikan peluang yang lebih luas bagi mahasiswa dalam mengembangkan pasar. Karena itu, Market Day diharapkan menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk terus menguji, memperbaiki, dan memperluas bisnisnya.

    Koperasi KOSMART UNIKOM, lanjutnya, diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi sebagai koperasi konsumen, tetapi juga mampu memperluas bidang usaha dan menjadi wadah pengembangan produk serta bisnis yang tumbuh di lingkungan UNIKOM. “Ke depan, kami berharap produk-produk yang dihasilkan dapat semakin terintegrasi dengan koperasi. Saat ini kita masih berada pada tahap koperasi konsumen, tetapi insyaallah ke depan kami akan terus mengembangkan dan memperluas usaha koperasi, termasuk dalam mendukung bisnis-bisnis yang tumbuh di lingkungan UNIKOM”, demikian pungkasnya.

    Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor 4 UNIKOM Bidang Teknologi Digital & ICT, Internasional Program & Center of Excellence, Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D., menilai Market Day dan Koperasi KOSMART UNIKOM memiliki peran strategis dalam membangun budaya kewirausahaan mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak harus selalu berorientasi menjadi pekerja setelah lulus, tetapi juga dapat mempersiapkan diri sebagai pencipta lapangan kerja melalui kewirausahaan. “Kalau mahasiswa dan Gen Z nanti akan lulus, tentu perlu mulai merencanakan masa depan. Apakah ingin menjadi pegawai negeri, bekerja di perusahaan, atau justru membangun usaha sendiri. Jangan sampai kita hanya berpikir untuk menjadi bagian dari perusahaan-perusahaan besar. Kita bisa mulai dari sesuatu yang kecil, kemudian berkembang menjadi usaha yang lebih besar”,  ungkap Prof. Zainal.

    Prof. Zainal menjelaskan bahwa perkembangan usaha dapat dimulai dari skala paling sederhana, seperti usaha rumahan, kemudian berkembang menjadi usaha mikro, kecil, hingga menengah. Tahapan tersebut menjadi proses penting untuk membangun pengalaman dan kemampuan mengelola bisnis. “Jangan menganggap usaha kecil sebagai sesuatu yang rendah. Justru dari usaha kecil itulah kita dapat membangun pengalaman dan secara bertahap mengembangkan bisnis”, jelasnya.

    Prof. Zainal juga menyoroti pentingnya kemampuan mahasiswa memadukan aktivitas bisnis secara langsung dengan pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, keberadaan physical tenant dan digital tenant bukan sesuatu yang saling menghilangkan, melainkan dapat saling memperkuat. “Di era digital, kita tidak perlu khawatir dengan keberadaan tenant fisik. Physical tenant dan digital tenant justru saling melengkapi. Orang yang datang secara langsung ke tempat seperti ini dapat mengenal produk secara fisik, tetapi pada saat yang sama produk tersebut juga dapat dipasarkan melalui kanal digital. Begitu pula sebaliknya, aktivitas digital dapat mendorong orang untuk datang dan melihat produk secara langsung”, tuturnya.

    Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan produk dan layanan yang sangat beragam, termasuk yang lahir dari kreativitas masyarakat di berbagai daerah. Potensi tersebut dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila dikembangkan melalui inovasi, pemasaran, dan pengelolaan usaha yang baik. “Indonesia kaya akan berbagai macam produk dan layanan. Di tingkat UMKM, kita memiliki banyak sekali potensi yang berasal dari berbagai daerah, suku, budaya, dan kreativitas masyarakat. Semua itu memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi apabila kita mampu mengelolanya dengan baik”, tambahnya..

    Puncak rangkaian seremonial HUT ke-3 Koperasi KOSMART UNIKOM ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Wakil Rektor UNIKOM bersama jajaran pimpinan dan panitia. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan agar Koperasi KOSMART UNIKOM terus berkembang sebagai wadah inovasi yang mandiri dan adaptif serta mampu mendukung kreativitas kewirausahaan mahasiswa dan kesejahteraan civitas akademika UNIKOM.

    Usai prosesi tersebut, Wakil Rektor bersama jajaran pimpinan dan tamu undangan meninjau secara langsung booth Market Day’s yang dikreasikan oleh mahasiswa di sepanjang area Lobby Smart Building. Kehadiran pimpinan di booth menjadi bentuk apresiasi sekaligus kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai produk dan konsep bisnis yang dikembangkan mahasiswa. Tidak hanya menghadirkan aktivitas jual beli, Market Day juga dilengkapi dengan kompetisi Booth Terbaik Juara 1, 2, dan 3 serta kategori Penjualan Terbanyak. Tim penilai melakukan evaluasi berdasarkan kreativitas struktur booth, kualitas produk, inovasi, serta jumlah produk yang terjual.

    Pada sesi penilaian, tim juri berkeliling ke setiap booth untuk melihat langsung presentasi produk dan melakukan evaluasi. Dari total 95 booth yang berpartisipasi pada hari pertama, peserta diberikan kesempatan untuk mempresentasikan produk dan menjelaskan konsep bisnis masing-masing. Penyelenggaraan Coop-Preneur Fest kemudian berlanjut pada hari kedua dengan menghadirkan Sharing Session P2MW Tahun 2026, talk show kewirausahaan bersama Ceptian Suryana, M.Ds., Founder dan CEO Jamise Syari, selaku narasumber sekaligus alumni UNIKOM serta pemilihan stan terbaik dari total 114 booth pada hari kedua.

    Melalui Coop-Preneur Fest 2026, UNIKOM tidak hanya memberikan ruang kepada mahasiswa untuk memasarkan produk, tetapi juga membangun pengalaman kewirausahaan yang terintegrasi dengan pembelajaran, teknologi digital, dan penguatan koperasi. Semangat “Creative Action, Safe Innovation” menjadi dorongan agar mahasiswa berani mengubah kreativitas menjadi produk, produk menjadi bisnis, dan bisnis menjadi usaha yang berkelanjutan. Memasuki usia ke-3, Koperasi Smart (KOSMART) UNIKOM diharapkan semakin mampu menjadi penggerak ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus, sekaligus menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan mahasiswa, civitas akademika, koperasi, dan pelaku usaha untuk menciptakan nilai ekonomi yang berdampak bagi UNIKOM dan masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Inkubator dan Bisnis KUMKM Unikom Gelar Rapat Anggota Tahunan Koperasi Smart, Perkuat Transparansi dan Arah Strategi 2026

    Direktorat Inkubator dan Bisnis KUMKM Unikom Gelar Rapat Anggota Tahunan Koperasi Smart, Perkuat Transparansi dan Arah Strategi 2026

    BANDUNG, UNIKOM — Jumat, 13 Maret 2026, Direktorat Inkubator dan Bisnis KUMKM Universitas Komputer Indonesia (INBISKOM) melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen SMART UNIKOM Tahun Buku 2025 sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas organisasi. Bertempat di Ruang 4310 Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Koperasi Jawa Barat, Ir. Siswo Prihandono sebagai tim pengawas Koperasi beserta tim dan para Ketua Program Studi serta pengurus dan anggota Koperasi SMART UNIKOM.

    Direktur INBISKOM, Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA., dalam sambutan pembukanya menyampaikan bahwa pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang telah berlangsung secara konsisten setiap tahun merupakan wujud komitmen bersama dalam mengembangkan Koperasi Smart. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah berkontribusi aktif serta bekerja sama dengan baik sehingga koperasi dapat terus tumbuh dan berkembang. Menurutnya, terselenggaranya RAT tersebut menjadi bukti nyata bahwa partisipasi anggota memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan dan kemajuan koperasi.

    Lebih lanjut, Prof. Lilis menyampaikan, “saya yakin semangat anggota untuk berbelanja dan bertransaksi di koperasi akan semakin meningkat, mengingat berbagai manfaat dan keuntungan yang dapat diperoleh”, tuturnya. Ia juga berharap Koperasi Smart dapat terus berkembang, baik dari sisi peningkatan omzet maupun penambahan jumlah Stock Keeping Unit (SKU), sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada seluruh anggotanya.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., selaku Ketua Pengawas Koperasi yang kemudian diikuti dengan pembacaan laporan hasil pengawasan oleh tim Pengawas Koperasi dari Dinas Koperasi Jawa Barat. Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa hasil pengawasan periode tahun buku 2025 merupakan bentuk akuntabilitas atas pelaksanaan pembinaan dan pengawasan koperasi. Adapun Rapat Anggota Tahunan (RAT) dilaksanakan pada tanggal 30 Maret 2026, dengan periode pengawasan mencakup 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. Kegiatan pengawasan tersebut difokuskan pada beberapa aspek strategis dalam pengelolaan koperasi.

    Berdasarkan hasil pengawasan, terdapat sejumlah temuan penting. Dari aspek kelembagaan dan pengelolaan, koperasi menunjukkan kemajuan yang cukup baik, khususnya dalam penerapan prinsip demokrasi koperasi serta penataan administrasi yang semakin tertib. Sementara itu, dari aspek organisasi, terjadi peningkatan signifikan pada jumlah keanggotaan, dari 65 orang pada akhir tahun sebelumnya menjadi 75 orang pada tahun 2025. Hal tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan partisipasi anggota yang diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan serta kinerja koperasi ke depan.

    Memasuki agenda inti, peserta RAT secara demokratis memilih pimpinan sidang dan sekretaris rapat untuk memimpin jalannya persidangan. Berbagai agenda strategis dibahas secara komprehensif, meliputi pengesahan tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas Tahun Buku 2025, serta sesi tanya jawab dan penyampaian pandangan umum dari anggota. Dinamika diskusi mencerminkan tingginya partisipasi dalam menentukan arah kebijakan koperasi ke depan.

    Selain itu, RAT juga menetapkan kebijakan umum organisasi, Rencana Kerja (RK), serta Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK) sebagai pijakan strategis untuk pengembangan koperasi ke depan. Peran INBISKOM dalam penyelenggaraan kegiatan ini menegaskan komitmen UNIKOM dalam mendorong penguatan unit bisnis kampus yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

    Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan pembacaan kesimpulan oleh notulen RAT yang dibacakan oleh Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T, M.T., bersama Apriani Puti Purfini, S.Kom., M.T., dilanjutkan dengan penyaluran dana sosial, pembagian doorprize, serta ramah tamah. Kegiatan RAT tidak hanya menjadi forum evaluasi tahunan, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan sinergi antaranggota koperasi di lingkungan UNIKOM.

    Melalui pelaksanaan RAT yang difasilitasi oleh INBISKOM, Koperasi SMART UNIKOM diharapkan semakin mampu meningkatkan kinerja organisasi secara transparan dan profesional, serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan anggota dan penguatan ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Inkubator Bisnis & KUMKM Unikom Gelar Pelatihan Desain Kemasan Produk Guna Perkuat Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa

    Direktorat Inkubator Bisnis & KUMKM Unikom Gelar Pelatihan Desain Kemasan Produk Guna Perkuat Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa

    BANDUNG, UNIKOM — Dalam membekali kompetensi kewirausahaan mahasiswa secara komprehensif dan berorientasi pada kebutuhan dunia usaha, Direktorat Inkubator Bisnis & KUMKM (INBISKOM) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan pelatihan desain dan pengembangan kemasan produk pada tanggal 23-24 Desember 2025, dan 2 Januari 2026. Bertempat di Auditorium Miracle Kampus I UNIKOM, program pelatihan diikuti oleh seluruh mahasiswa semester Ganjil Tahun Akdemik. 2025-2026 dan merupakan bagian dari mata kuliah wajib Kewirausahaan, yang dirancang untuk memperkuat kompetensi praktis mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan UMKM dan wirausaha pemula.

    Direktur INBISKOM UNIKOM, Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA., dalam sambutannya menegaskan bahwa kemasan produk memiliki peran strategis dalam membangun nilai tambah dan daya saing usaha. Ia menekankan bahwa kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga sebagai media komunikasi yang membentuk persepsi konsumen. “Kemasan bukan sekadar pembungkus, tetapi menjadi kesan pertama yang dilihat konsumen. Kemasan yang menarik, rapih, dan sesuai dengan karakter produk dapat meningkatkan kepercayaan sekaligus nilai jual”, jelasnya.

    Lebih lanjut, Prof. Lilis menyampaikan bahwa melalui integrasi pelatihan tersebut ke dalam Mata Kuliah Kewirausahaan, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep bisnis secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung dalam pengembangan produk yang siap dipasarkan. Pendekatan ini dinilai penting untuk menumbuhkan jiwa wirausaha yang adaptif dan inovatif.

    Irwan Tarmawan, S.Sn., M.Ds, Dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Desain UNIKOM dihadirkan dalam kegiatan tersebut selaku pelatih. Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar desain kemasan, penguatan identitas merek, hingga praktik perancangan kemasan sederhana yang disesuaikan dengan karakter produk dan kebutuhan pasar.

    Melalui kegiatan pelatihan desain tersebut, INBISKOM UNIKOM menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan pembelajaran kewirausahaan berbasis praktik, serta mendorong lahirnya wirausaha muda dan pelaku UMKM yang mampu bersaing secara berkelanjutan di tengah dinamika industri dan pasar yang semakin kompetitif. (Direktorat Hms & Pro)

  • Hipma Unikom Gelar Pengkaderan Pengusaha Mahasiswa Unikom (P2MU) 2025

    Hipma Unikom Gelar Pengkaderan Pengusaha Mahasiswa Unikom (P2MU) 2025

    Hipma Unikom Gelar Pengkaderan Pengusaha Mahasiswa Unikom (P2MU) 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya menciptakan generasi pengusaha muda yang inovatif dan berdaya saing, Himpunan Pengusaha Mahasiswa (HIPMA) UNIKOM periode 2024-2025 menggelar Pengkaderan Pengusaha Mahasiswa UNIKOM (P2MU) 2025 dengan tema “Lahirkan Inovasi, Ciptakan Peluang”. Kegiatan ini berlangsung pada 25 hingga 26 Februari 2025 di Villa Cattleya Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

    P2MU 2025 bertujuan untuk membentuk mahasiswa yang memiliki semangat kewirausahaan, kreativitas tinggi, serta kesiapan menghadapi tantangan di dunia bisnis. Dengan tema yang diusung, kegiatan ini tidak sekedar menjadi ajang pembekalan teori, tetapi juga menanamkan nilai-nilai inovasi dan ketekunan dalam menciptakan peluang usaha. Pada pengkaderan P2MU 2025 dihadiri sekitar 56 peserta dari berbagai bidang keilmuan yang ada di UNIKOM dan berbagai bidang Usaha yang berpotensi besar dalam dunia bisnis.

    Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Assoc. Prof. Dr. Lilis Puspitawati, AK., CA., CRP., CSRS., selaku Direktur Inkubator Bisnis dan KUMKM UNIKOM (INBISKOM)  Sekaligus Pembina HIPMA UNIKOM. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa P2MU adalah wadah strategis bagi mahasiswa UNIKOM untuk mengasah jiwa kewirausahaan, membangun kreativitas, serta memperluas jaringan bisnis. “Di era yang penuh tantangan ini, kita tidak hanya dituntut untuk menjadi pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja. Melalui P2MU, kami berkomitmen untuk melahirkan pengusaha muda yang tangguh, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global,” ujar Assoc. Prof. Dr. Lilis

    Beliau juga memberikan apresiasi kepada panitia, dosen pembimbing, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Harapannya, semangat kewirausahaan yang ditanamkan melalui P2MU dapat menjadi fondasi kuat bagi mahasiswa UNIKOM dalam mencapai kesuksesan di dunia bisnis.

    Setelah simbolis pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang terdiri dari tiga materi. Materi pertama membahas mengenai HIPMI dan HIPMA yang disampaikan oleh Ronald Rizki Akbar Ambarisan, S.M., selaku Badan Kehormatan HIPMA UNIKOM dan Sekretaris Umum Badan Otonom HIPMI PT Kota Bandung. Sesi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada calon anggota mengenai konsep, peran, serta keunggulan organisasi HIPMI dan HIPMA, beliau memaparkan peluang dan manfaat yang dapat diperoleh dari organisasi ini. Materi kedua membahas Inovasi dan Strategi Bisnis yang disampaikan oleh Tomi Fajar Pratama, S.I.Kom., selaku CEO Elevate Studio, beliau membekali calon anggota dengan wawasan tentang pentingnya inovasi dalam bisnis, strategi menemukan dan memanfaatkan peluang usaha, serta bagaimana membangun keunggulan kompetitif dalam dunia bisnis.

    Materi terakhir, membahas tentang KMO (Kepemimpinan Manjemen Organisasi) yang disampaikan oleh Archy Renaldy Pratama Nugraha.,S.Kom.,M.T., selaku Direktur PT. Langgeng Inovasi Teknologi. Materi ini bertujuan untuk membekali calon anggota dengan pemahaman mengenai peran kepemimpinan dalam organisasi, sekaligus membantu calon anggota mengupas bagaimana cara untuk memanajemen kepemimpinan dalam organisasi yang efektif agar lebih sukses dan kompetitif, mendorong pengembangan potensi  dalam SDM, serta menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dalam menjalankan organisasi.

    Setelah pemaparan materi, para calon anggota mempresentasikan business plan, di mana setiap calon anggota secara berkelompok mempresentasikan konsep usaha yang telah mereka persiapkan sebelum hari H kegiatan. Setiap kelompok diberikan waktu maksimal 10 menit untuk mempresentasikan ide bisnis mereka kepada para juri. Penilaian mencakup berbagai aspek, seperti penguasaan materi, desain brosur, kemasan produk, kualitas produk, total pembelian, serta kreativitas dalam penyajian dan inovasi produk.

    Salah satu harapan besar dari P2MU 2025 adalah melahirkan startup-startup baru dari kalangan mahasiswa yang dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat lokal maupun nasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, mahasiswa didorong untuk menciptakan usaha yang tidak hanya kreatif tetapi juga berkelanjutan. P2MU 2025 membuktikan bahwa mahasiswa UNIKOM memiliki potensi besar dalam dunia kewirausahaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mereka dapat terus mengembangkan ide-ide bisnis yang inovatif serta mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • Direktorat Inkubator Bisnis Dan Umkm Unikom Berkolaborasi Dengan Komdigi Bpsdm Provinsi Jawa Barat Gelar Pelatihan Digital Enterpreneur Academy (DEA)

    Direktorat Inkubator Bisnis Dan Umkm Unikom Berkolaborasi Dengan Komdigi Bpsdm Provinsi Jawa Barat Gelar Pelatihan Digital Enterpreneur Academy (DEA)

    Direktorat Inkubator Bisnis Dan Umkm Unikom Berkolaborasi Dengan Komdigi Bpsdm Provinsi Jawa Barat Gelar Pelatihan Digital Enterpreneur Academy (DEA)

    BANDUNG, UNIKOM – Direktorat Inkubator Bisnis dan UMKM Universitas Komputer Indonesia (INBISKOM UNIKOM) berkolaborasi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat. Pelatihan ini melibatkan mahasiswa kewirausahaan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dengan tema “Pemasaran Digital Dasar – Digital Entrepreneur Academy (DEA)” yang digelar selama dua hari, 20-21 Februari 2025 berlangsung secara luring di Ruang L.018 Smart Building UNIKOM.

    Pelatihan yang dilaksanakan bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan strategi pemasaran digital yang esensial di era digital saat ini. Para peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari konsep dasar pemasaran digital, strategi branding dan positioning, pengembangan konten kreatif, hingga pembangunan jaringan dan kolaborasi. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor IV Bidang Teknologi Digital & ICT, International Program dan Center of Excellent Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS, Ph.D. didampingi oleh Direktur INBISKOM UNIKOM, Dr. Lilis Puspitawati Assoc. Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA.,  serta perwakilan dari  BPSDM KOMDIGI Jawa Barat dihadiri oleh Presya Sudjana, M.B.A., dan Muhamad Fauzan, M.I.Kom. selaku PIC KOMDIGI Kota Bandung.

    Kegiatan pelatihan ini merupakan tahap awal dari rangkaian kegiatan pembekalan softskills untuk mahasiswa UNIKOM yang mengambil mata kuliah kewirausahaan. Direktur INBISKOM UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si., Ak., CA., menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi wirausaha muda yang kompetitif. “Di era digital ini, pemasaran digital menjadi kunci sukses bagi bisnis. Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal yang cukup bagi mahasiswa untuk mengembangkan bisnis mereka,” ujarnya.

    Selain sesi teori, workshop ini juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung. Dengan pelatihan ini, mahasiswa kewirausahaan dapat lebih siap menghadapi tantangan bisnis di era digital serta meningkatkan peluang keberhasilan usaha mereka. Kewirausahaan dengan keterampilan dalam pemasaran digital di era teknologi digital yang semakin meningkat.  Dalam era di mana konten digital menjadi salah satu faktor utama dalam membangun personal branding dan bisnis. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan teknik yang aplikatif kepada peserta dan diharapkan para mahasiswa kewirausahaan UNIKOM dapat semakin siap menghadapi tantangan dunia bisnis digital dan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. (Direktorat Hms & Pro).