Tag: Ilmu Komunikasi UNIKOM

  • 🎤 TAWARASA FEST 2026 🎤Stand-Up Comedy Competition: “Back To Campus: Zona Mahasiswa”

    🎤 TAWARASA FEST 2026 🎤Stand-Up Comedy Competition: “Back To Campus: Zona Mahasiswa”

    Lima Collective mengundang seluruh pecinta comedy untuk ikut meramaikan TAWARASA FEST 2026, sebuah kompetisi stand-up yang menghadirkan hiburan, kreativitas, dan semangat kolaborasi dalam satu panggung.

    👥 Featuring:

    • Eman Junot – Komika Stand Up Indo Bandung
    • Tine Agustin, S.I.Kom., M.I.Kom. – Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM
    • Yadi Badot – Komika Stand Up Indo Bandung

    đź—“ Kamis, 30 Juli 2026
    📍 Gedung Pusat Kebudayaan (GPK)
    Jl. Naripan No. 7–9, Braga, Kota Bandung
    🎟️ Audience: FREE
    🎙️ Performer Early Bird: Rp75.000
    (First 10 Registrants Only)
    🏆 Total Prize Pool: Rp2.000.000++

    📌 Benefit:

    • Pengalaman tampil di panggung stand-up comedy
    • Kesempatan memenangkan hadiah jutaan rupiah
    • Networking dan kolaborasi bersama komunitas kreatif
    • E-certificate

    📲 Pendaftaran dibuka sekarang!
    Scan QR Code atau melalui link pendaftaran dibawah ini:

    đź”—Link Pendaftaran Peserta:
    https://tinyurl.com/Pendaftaran-Peserta-Tawarasa

    đź”—Link pendaftaran Penonton:
    https://tinyurl.com/Penonton-Tawarasa

    CP:
    Diva: 0895-3617-33848
    Zalfa: 0821-2032-9335

    Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari TAWARASA FEST 2026 dan tunjukkan kemampuan terbaikmu di atas panggung! 🎭✨

  • Tim Pkm Fisip Unikom Perkuat Literasi Digital Masyarakat Melalui Pelatihan Jurnalisme Warga Bagi Karang Taruna Kampung Sekejolang, Kabupaten Bandung

    Tim Pkm Fisip Unikom Perkuat Literasi Digital Masyarakat Melalui Pelatihan Jurnalisme Warga Bagi Karang Taruna Kampung Sekejolang, Kabupaten Bandung

    BANDUNG, UNIKOM – Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian yang berdampak kepada Masyarakat (PKM), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui tim dosen Program Studi Ilmu Komunikasi dan Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Pelatihan Karang Taruna RW 09 Melalui Kreasi Konten Digital sebagai Upaya Penguatan Jurnalisme Warga di Kampung Sekejolang, Kabupaten Bandung” pada Senin, 22 Juni 2026. Bertempat di RW 09 Kampung Sekejolang, Desa Ciburial, Kabupaten Bandung, kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Karang Taruna Bina Mandiri sebagai upaya meningkatkan kapasitas generasi muda dalam memanfaatkan teknologi digital secara produktif dan bertanggung jawab.

    Pelatihan tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata UNIKOM dalam mendukung peningkatan literasi digital masyarakat. Berangkat dari potensi besar yang dimiliki para pemuda Kampung Sekejolang dalam memanfaatkan perangkat digital dan media sosial, tim PKM UNIKOM menghadirkan program yang membekali peserta dengan pengetahuan serta keterampilan dalam memproduksi konten digital yang informatif, edukatif, dan bernilai serta berdampak dalam ranah sosial bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, tim PKM UNIKOM mendorong lahirnya jurnalis warga yang mampu mendokumentasikan berbagai aktivitas masyarakat, mengangkat potensi lokal, serta menyampaikan informasi yang akurat dan beretika melalui media digital.

    Pelaksanaan kegiatan tersebut juga selaras dengan perkembangan ekosistem digital di Indonesia. Berdasarkan Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, penetrasi internet nasional telah mencapai 80,66 persen atau sekitar 229,43 juta pengguna, dengan Generasi Z dan Milenial sebagai kelompok pengguna terbesar. Selain itu, data Kementerian Komunikasi dan Digital tahun 2025 menunjukkan bahwa 72,6 persen masyarakat Indonesia memanfaatkan media sosial sebagai sumber utama memperoleh informasi. Kondisi tersebut menjadi dasar penting bagi UNIKOM untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi literasi digital masyarakat agar mampu memanfaatkan ruang digital secara positif, kreatif, dan bertanggung jawab.

    Dalam pelaksanaannya, pelatihan dibagi menjadi tiga sesi utama. Sesi pertama menghadirkan materi mengenai dasar-dasar jurnalisme warga, etika bermedia digital, serta strategi optimalisasi media sosial yang disampaikan oleh dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM, Yasundari, S.I.Kom., M.I.Kom., dan Assoc. Prof. Dr. Melly Maulin P., S.Sos., M.Si. Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai manajemen redaksi, perencanaan, serta pengembangan konten organisasi yang disampaikan oleh Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., bersama dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UNIKOM, Rino Adibowo, S.IP., M.I.Pol. Selain keempat nara sumber, kegiatan pelatihan juga dihadiri oleh Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM, Dr. Olih Solihin, S.Sos., M.I.Kom.  

    Tidak hanya memberikan pemahaman secara konseptual, tim PKM UNIKOM juga menghadirkan sesi praktik yang memungkinkan peserta memproduksi konten visual, video jurnalistik, dan infografis menggunakan telepon pintar serta aplikasi Canva. Sesi praktik dipandu oleh Dilif Sanjev, mahasiswa tingkat akhir Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM yang aktif sebagai jurnalis Pers Mahasiswa BIRAMA, sehingga peserta dapat langsung mengimplementasikan materi yang telah diperoleh.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat UNIKOM, Yasundari, S.I.Kom., M.I.Kom., menyampaikan bahwa pelatihan tersebut dirancang agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kompetensi digital generasi muda. “Melalui pelatihan ini kami ingin pemuda Karang Taruna tidak hanya memahami teori saja, tetapi juga mampu memproduksi konten yang informatif, kreatif, bermanfaat dan berdampak nyata bagi komunitasnya”, ungkapnya.

    Rangkaian kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua RW 09 Kampung Sekejolang, Pendi Zayusman, serta dihadiri Ketua Karang Taruna RW 09, Agung Septian, bersama seluruh peserta dan tim pelaksana. Sebagai bentuk apresiasi, pada akhir kegiatan dilakukan penyerahan sertifikat kepada para narasumber, pemberian penghargaan kepada kelompok dengan hasil karya terbaik, serta pelaksanaan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan.

    Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut, UNIKOM terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan komunikasi. Sejalan dengan komitmen UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University dan kampus yang siap menghadapi transformasi digital, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan komunitas masyarakat yang lebih adaptif, kreatif, dan produktif dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi, pemberdayaan, dan pembangunan daerah yang berdampak dan berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro dan diolah dari berbagai sumber)

  • Grand Launching Kabinet Jayantaka 2026, Hima Ilmu Komunikasi UNIKOM Perkuat Semangat Kolaborasi Melalui Gerakan “New Face, New Movement”

    Grand Launching Kabinet Jayantaka 2026, Hima Ilmu Komunikasi UNIKOM Perkuat Semangat Kolaborasi Melalui Gerakan “New Face, New Movement”

    BANDUNG, UNIKOM – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) resmi meluncurkan Kabinet Jayantaka 2026 pada Senin, 8 Juni 2026, melalui kegiatan Grand Launching & Talkshow bertajuk “Jayantaka: New Face, New Movement 2026” dengan mengusung tema “Takut Salah Berujung Diam: Dinamika Partisipasi Mahasiswa dalam Ruang Kelas”. Bertempat di Auditorium Miracle Lantai 4 Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus membangun semangat kolaborasi, inovasi, dan partisipasi aktif mahasiswa di lingkungan akademik.

    Grand Launching Kabinet Jayantaka 2026 menjadi langkah awal dalam memperkenalkan wajah baru kepengurusan HIMA Ilmu Komunikasi UNIKOM beserta semangat transformasi yang diusung melalui slogan “New Face, New Movement”. Semangat tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya organisasi mahasiswa yang adaptif, kolaboratif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIKOM.

    Turut hadir pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Manap Solihat, M.Si., Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi, Dr. Olih Solihin, S.Sos., M.I.Kom., Dosen Pembina Kemahasiswaan Yasundari, S.I.Kom., M.I.Kom., Ketua HIMA Ilmu Komunikasi Muhammad Fadhil Hafidz Abdillah, serta dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM.

    Rangkaian acara diawali dengan laporan Ketua Pelaksana Dimas Aryo Danendra, dilanjutkan sambutan Ketua HIMA Ilmu Komunikasi Muhammad Fadhil Hafidz Abdillah, Dosen Pembina Kemahasiswaan Yasundari, S.I.Kom., M.I.Kom., serta Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Assoc. Prof. Dr. Manap Solihat, M.Si., dan dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si.

    Dalam sambutan pembukanya, Dekan FISIP UNIKOM Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa mahasiswa harus memiliki keberanian untuk berpikir kritis, menyampaikan gagasan, serta berpartisipasi aktif dalam ruang diskusi dengan tetap menjunjung tinggi etika akademik. “Diam tidak akan menghasilkan perubahan. Justru perubahan dapat dimulai dari keberanian mahasiswa untuk berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan menghadirkan solusi yang konstruktif” tuturnya. Lebih lanjut, Prof. Dewi menekankan bahwa mahasiswa merupakan bagian penting dari proses pembangunan bangsa sekaligus agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, Himpunan Mahasiswa diharapkan mampu menjadi wadah yang mendorong lahirnya generasi yang kritis, inovatif, dan bertanggung jawab melalui berbagai program yang berdampak positif.

    Di akhir sambutannya, Prof. Dewi juga mengapresiasi inisiatif Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memperkenalkan kepengurusan baru, tetapi juga membuka ruang diskusi yang edukatif. Prof. Dewi juga berharap HIMA Ilmu Komunikasi UNIKOM dapat terus mempertahankan semangat tersebut dan menjadi teladan bagi organisasi kemahasiswaan lainnya di lingkungan UNIKOM.

    Pada kesempatan tersebut, seluruh jajaran struktural Kabinet Jayantaka 2026 diperkenalkan secara resmi, mulai dari jajaran Middle Management, Top Management, hingga Badan Pengurus Harian. Momentum tersebut menjadi simbol dimulainya kepengurusan baru yang akan mengemban amanah dalam menjalankan roda organisasi selama satu periode ke depan. Selain memperkenalkan struktur kepengurusan, Ketua HIMA bersama Wakil Ketua HIMA juga memaparkan visi, misi, serta arah gerak Kabinet Jayantaka 2026 sebagai pedoman pelaksanaan program kerja yang berorientasi pada pengembangan organisasi dan pemberdayaan mahasiswa.

    Memasuki sesi berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow bertema “Takut Salah Berujung Diam: Dinamika Partisipasi Mahasiswa dalam Ruang Kelas”. Diskusi tersebut menghadirkan narasumber Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si., dan Naufal Muhammad Abdul Rahim, dengan dipandu oleh moderator, Muhammad Yauma Akbar. Sesi talkshow menjadi ruang diskusi yang terbuka dan inspiratif untuk membahas tantangan keberanian mahasiswa dalam menyampaikan gagasan, berpartisipasi aktif di ruang kelas, serta membangun budaya akademik yang komunikatif dan inklusif.

    Pada forum diskusi, peserta diajak memahami pentingnya membangun kepercayaan diri, berpikir kritis, dan menciptakan komunikasi dua arah yang sehat antara mahasiswa dan dosen. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan pembelajaran yang lebih aktif, transparan, kolaboratif, dan solutif sehingga partisipasi mahasiswa dalam proses akademik dapat terus meningkat. Melalui penyelenggaraan Grand Launching & Talkshow Jayantaka: New Face, New Movement 2026, HIMA Ilmu Komunikasi UNIKOM menegaskan komitmennya untuk menjadi organisasi kemahasiswaan yang tidak hanya aktif dalam menjalankan program kerja, tetapi juga mampu menghadirkan ruang kolaborasi, pengembangan kapasitas, serta penguatan budaya akademik yang partisipatif. Dengan semangat baru yang diusung, Kabinet Jayantaka 2026 diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa, Program Studi Ilmu Komunikasi, serta Universitas Komputer Indonesia secara keseluruhan. (Direktorat Hms & Pro)

  • Prodi Ilmu Komunikasi Fisip UNIKOM, Hadirkan Pakar Internasional dalam Guest Lecture bertema “Communication about Mental Health”

    Prodi Ilmu Komunikasi Fisip UNIKOM, Hadirkan Pakar Internasional dalam Guest Lecture bertema “Communication about Mental Health”

    BANDUNG, UNIKOM — Senin, 8 Desember 2025, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture bertema “Communication About Mental Health”, di Auditorium Miracle Lantai 4 Kampus I UNIKOM dengan menghadirkan narasumber akademisi internasional, sekaligus pakar sosial dan kesehatan mental asal Australia, Prof. Debbie Plath.

    Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Prodi Ilmu Komunikasi dengan Directorate of International Program UNIKOM, didukung oleh Australian Volunteers dan Australian Aid. Kolaborasi tersebut membuka ruang pembelajaran global bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat jaringan akademik internasional UNIKOM dalam isu kesehatan mental dan komunikasi profesional.

    Dalam kuliah umum tersebut, Prof. Debbie Plath yang dikenal sebagai Professor of Social Work dan Head of School (Human Services) di Ikon Institute of Australia sekaligus pengajar di New Castle University, memaparkan berbagai isu krusial mengenai kesehatan mental yang relevan dengan dunia komunikasi. Ia menjelaskan pemahaman terkini tentang kesehatan mental dan gangguannya, prevalensi global, serta bagaimana komunikasi efektif dapat berperan penting dalam mendukung pemulihan individu yang menghadapi tekanan psikologis.

    Prof. Plath juga menyoroti bagaimana perkembangan teknologi digital membawa dampak ganda bagi kesehatan mental. Selain dapat memicu stres dan gangguan tidur bila digunakan secara berlebihan, teknologi digital juga menghadirkan peluang dalam penyediaan layanan kesehatan mental berbasis telehealth dan berbagai aplikasi pendukung kesejahteraan psikologis. Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya keseimbangan antara dunia digital dan aktivitas fisik di ruang terbuka yang terbukti memberikan efek positif terhadap suasana hati dan kesehatan emosional.

    Berlangsungnya kuliah umum semakin menarik ketika Prof. Plath memaparkan studi kasus Lifeline Australia, sebuah layanan nasional yang berfokus pada pencegahan bunuh diri melalui komunikasi suportif dan intervensi yang tepat. Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa diajak memahami bagaimana praktik komunikasi dapat menyelamatkan nyawa, serta apa saja prinsip komunikasi non-diskriminatif dan empatik yang harus diterapkan di berbagai konteks profesional.

    Rangkaian acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif dimana para mahasiswa berkesempatan untuk memberikan pertanyaan khususnya mengenai peran komunikasi di era digital dan strategi penyampaian pesan sensitif terkait kesehatan mental, dipandu oleh dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM, Tine Agustin Wulandari, M.I.Kom, selaku moderator.

    Melalui kegiatan Guest Lecture yang digelar Program Studi Ilmu Komunikasi, UNIKOM kembali menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan akademik yang responsif terhadap isu-isu global, sekaligus membekali mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan wawasan berbasis riset dan praktik nyata. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong tumbuhnya literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa serta menciptakan insan komunikasi yang bijaksana, empatik, dan profesional. (Direktorat Hms & Pro)