Tag: HIMA UNIKOM

  • Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM Gelar Rapat Koordinasi Perkuat Sinergi Ormawa dan Pembina

    Direktorat Kemahasiswaan UNIKOM Gelar Rapat Koordinasi Perkuat Sinergi Ormawa dan Pembina

    BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 10 Februari 2026, Direktorat Kemahasiswaan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kemahasiswaan, bertempat di Ruang 4310 Kampus I UNIKOM. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua sesi dan bertujuan sebagai upaya memperkuat tata kelola Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) sekaligus menyelaraskan program kerja tahun kepengurusan 2025/2026.

    Rapat sesi pertama dihadiri oleh para Dosen Pembina Kemahasiswaan dan Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Selanjutnya, pada sesi kedua, rapat dilanjutkan bersama para Ketua Organisasi Mahasiswa (ORMAWA), meliputi Ketua BLM, BEM, HIMA, serta UKM periode 2025-2026.

    Kegiatan rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis bagi Direktorat Kemahasiswaan dalam menyampaikan informasi terkait agenda kegiatan ORMAWA yang akan berlangsung sepanjang tahun, sebagai penegasan kembali mekanisme administrasi organisasi. Beberapa hal yang dibahas antara lain prosedur peminjaman ruangan, pengajuan dana kegiatan, tata kelola surat-menyurat, serta perizinan kegiatan baik di dalam maupun di luar kampus.

    Tidak hanya bersifat informatif, kegiatan tersebut juga menghadirkan sesi diskusi dan berbagi pandangan antara para Dosen Pembina, Pembina UKM, dan pimpinan Direktorat Kemahasiswaan mengenai dinamika organisasi mahasiswa. Forum tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi tantangan yang dihadapi ORMAWA sekaligus merumuskan solusi kolaboratif demi peningkatan kualitas pembinaan dan kinerja organisasi.

    Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., dalam arahannya menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dalam berorganisasi. Ia menyampaikan bahwa setiap ORMAWA perlu memiliki program kerja tahunan yang jelas agar setiap kegiatan maupun kompetisi yang diikuti memiliki arah dan tujuan yang terukur.

    Menurutnya, masa mahasiswa merupakan momentum strategis untuk mengembangkan kapasitas diri melalui berbagai aktivitas positif, seperti kepanitiaan, kompetisi, pelatihan, dan program pengembangan diri lainnya. Seluruh aktivitas tersebut diharapkan dilaporkan melalui Sistem Penilaian Aktivitas Mahasiswa (SPAK) sebagai bagian dari rekam jejak pengembangan kompetensi yang akan menjadi salah satu syarat pendaftaran tugas akhir. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk membebani mahasiswa, melainkan sebagai upaya institusi dalam mendorong pertumbuhan hard skills dan soft skills secara seimbang. Pembelajaran, menurutnya, tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman organisasi dan kegiatan kemahasiswaan.

    Di akhir kegiatan, Direktorat Kemahasiswaan berharap terjalin kolaborasi yang semakin solid antara Dosen Pembina dan ORMAWA, serta optimalisasi pemanfaatan dukungan dana dan waktu kepengurusan hingga akhir periode. Melalui sinergi yang terarah dan terencana, UNIKOM berkomitmen untuk menciptakan ekosistem kemahasiswaan yang produktif, profesional, dan berdaya saing. (Direktorat Hms & Pro)

  • International Community Service and Social Responsibility: UNIKOM dan UCIC Dorong Transformasi Digital untuk UMKM di Ekonomi Global

    International Community Service and Social Responsibility: UNIKOM dan UCIC Dorong Transformasi Digital untuk UMKM di Ekonomi Global

    International Community Service and Social Responsibility: UNIKOM dan UCIC Dorong Transformasi Digital untuk UMKM di Ekonomi Global

    Bandung, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bersama Universitas Catur Insan Cendekia (UCIC) menggelar kegiatan International Community Service and Social Responsibility dengan tema Empowering Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the Global Digital Economy di Auditorium UCIC, Cirebon. Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, praktisi bisnis, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan UMKM dalam era digital.

    Prof. Dr. Ir. H. M. Yani Syafei, M.T., CSBA., yang merupakan Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen UNIKOM, hadir sebagai salah satu pembicara utama dalam kegiatan ini. Dalam sesi pemaparannya, ia menekankan pentingnya penerapan manajemen berbasis teknologi dalam meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan global. Menurutnya, digitalisasi dalam operasional bisnis tidak hanya membantu efisiensi produksi, tetapi juga mempermudah analisis pasar serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu, acara ini juga menghadirkan narasumber lain, yakni Abdisamad Abdirahman Omar, Ph.D., Direktur African Institute for Multidisciplinary Studies (AIMS) dari Somalia. Dalam pemaparannya, ia membagikan pengalaman internasionalnya dalam membangun sistem manajemen yang mendukung UMKM agar dapat bertahan dan berkembang di era digital. Menurutnya, UMKM harus mampu memanfaatkan teknologi dalam operasionalnya agar dapat bersaing secara global.

    Hadir pula Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., Dekan Pascasarjana UNIKOM, yang menyoroti peran perguruan tinggi dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui kolaborasi penelitian dan inovasi akademik. Ia berharap bahwa universitas, baik di Indonesia maupun secara internasional, dapat semakin aktif dalam memberikan solusi berbasis penelitian yang dapat diimplementasikan langsung oleh para pelaku usaha. Dosen tetap Pascasarjana UNIKOM, Geraldi Catur Pamuji, S.Kom., M.Kom., turut memberikan wawasan mengenai implementasi teknologi digital dalam bisnis skala kecil dan menengah. Ia menegaskan bahwa data analitik dapat menjadi alat yang sangat berharga bagi UMKM untuk memahami perilaku pelanggan serta meningkatkan efektivitas strategi pemasaran mereka.

    Acara ini juga menghadirkan Dr. Chandra Lukita, S.E., M.M., Rektor Universitas Catur Insan Cendekia, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Ia berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan wawasan serta jaringan bagi para pelaku UMKM untuk terus berkembang dalam menghadapi tantangan global. Ing Daiman, S.I.P., M.Si., Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Industri, juga turut memberikan perspektifnya mengenai dukungan pemerintah dalam membantu UMKM beradaptasi dengan transformasi digital. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya dalam memberikan pelatihan dan akses terhadap teknologi guna meningkatkan daya saing UMKM di era digital.

    Sebagai hasil dari kegiatan ini, diharapkan UMKM dapat lebih memahami pentingnya digitalisasi dalam operasional mereka serta semakin siap dalam menghadapi tantangan industri global. Para akademisi dan praktisi yang terlibat juga berharap adanya kolaborasi lebih lanjut antara dunia pendidikan, pemerintah, dan pelaku usaha dalam menciptakan solusi yang lebih konkret bagi pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM. Dengan terselenggaranya acara ini, UNIKOM dan UCIC kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan bisnis, terutama bagi UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. (Divisi Digital Marketing UNIKOM)