Tag: Guru Besar Akuntansi Perpajakan

  • UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar Sidang Terbuka Senat pada hari Kamis, 20 Februari 2025 dalam rangka Pengukuhan Guru Besar bagi dua akademisi yaitu Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., Guru Besar bidang Akuntansi Perpajakan yang merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., Guru Besar Bidang Perilaku dalam Arsitektur yang juga merupakan Ketua Program Studi Teknik Arsitektur UNIKOM. Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV yaitu Dr. Lukman, S.T., M.Hum., serta jajaran pimpinan dan Guru Besar universitas, dosen, juga tamu undangan dari berbagai kalangan akademik, pemerintahan dan industri.

    Setelah prosesi senat dibuka oleh Ketua senat sekaligus Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, DRA., S.E., M.Si., M.Pd., membacakan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, kepada Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak.CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, MT., sebagai bagian dari prosesi pengukuhan Guru Besar kedua Profesor. 

    Pada kesempatan tersebut, sebagai ilustrasi perjalanan yang panjang proses yang dilalui oleh kedua Profesor UNIKOM yang akan dikukuhkan. Tayangan video profil dari masing-masing Guru Besar yang memberikan gambaran perjalanan akademik dan kontribusi mereka dalam dunia pendidikan dan penelitian yang dilanjutkan penyampaian orasi ilmiah oleh kedua Guru Besar. Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu membawakan orasi ilmiah yang menyoroti inovasi bidang akuntansi dan keuangan, sementara Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto membahas inovasi dalam bidang teknik dan teknologi.

    Sebagai bentuk penghormatan, Rektor UNIKOM didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM memasangkan kalung pengukuhan serta menyerahkan sertifikat penghargaan kepada kedua Guru Besar. Selain itu, cinderamata diberikan sebagai tanda apresiasi atas kontribusi luar biasa mereka.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya Prof. Eddy berterimakasih kepada seluruh tamu undangan khususnya kepada Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., dan seluruh Guru Besar dari berbagai Institusi, Beliau juga menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas pencapaian kedua Guru Besar Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., “Pencapaian menjadi Guru Besar bagi dosen merupakan hal yang sangat diimpikan, maka tantangan yang harus dilewati adalah harus betul – betul melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi secara baik, terukur, dan sistematis, sehingga bisa tepat waktu mencapai cita-cita menjadi seorang Guru Besar” tutur Prof. Eddy. 

    Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, ST., M.Hum., juga turut mengapresiasi pencapaian kedua Guru Besar serta peran UNIKOM dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia. Beliau juga mengungkapkan bahwa “Menjadi Profesor atau Guru Besar tidaklah mudah, setidaknya ada tiga syarat utama yaitu: 1). Latar belakang pendidikan yang menurut UU harus S3 2). Harus sudah jenjang Lektor Kepala. 3). Narsis, dimana artinya hasil karya penelitian dari Tri Dharma Perguruan tinggi yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian.dipublikasikan ke dunia internasional. Jadi harapannya semoga dari kedua Guru Besar, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., dapat  menginspirasi dan mendorong dosen-dosen di Lingkungan UNIKOM untuk segera menjadi Guru Besar” pungkasnya. 

    Pada Momentum spesial ini turut dilengkapi oleh persembahan dari keluarga kedua Guru Besar yang menambah nuansa haru, romantis, dan energi positif. yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama menjadi momen berharga yang mengabadikan kebanggaan seluruh civitas akademika UNIKOM. 

    Sidang Terbuka Senat UNIKOM ditutup dengan pembacaan doa serta pemberian ucapan selamat dari kalangan sivitas akademika UNIKOM, kepada kedua Guru Besar. Acara ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi UNIKOM, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para akademisi dan mahasiswa untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam dunia pendidikan.(Direktorat Hms & Pro). 

  • Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan diserahkannya Surat Keputusan (SK) Guru Besar kepada Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. yang merupakan salah satu dosen terbaik yang berkontribusi di bidang Akuntansi Perpajakan. Penyerahan SK ini menjadi momen penting dalam perjalanan akademik UNIKOM, yang semakin menunjukkan komitmennya untuk mencetak akademisi berkualitas di tingkat nasional.

    Acara penyerahan SK Guru Besar dilaksanakan pada Selasa, 2 Januari 2025, di Aula Gedung A LLDIKTI Wilayah IV. Penyerahan SK Guru Besar ini merupakan bagian dari upaya LLDIKTI Wilayah IV untuk memberikan penghargaan dan pengakuan atas dedikasi serta kontribusi para dosen dalam bidang pendidikan dan penelitian.

    Melalui penyerahan SK ini, LLDIKTI Wilayah IV berharap dapat memotivasi dosen-dosen lainnya untuk terus berprestasi dan berinovasi, sehingga dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Sebanyak 12 dosen dari berbagai perguruan tinggi menerima SK Guru Besar pada kesempatan ini.

    Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si., M.Pd. yang mewakili Rektor UNIKOM saat dimintai keterangan oleh Tim Humas UNIKOM mengatakan “Sebagai Pimpinan, sahabat, tentunya saya sangat bahagia dan bangga dapat membersamai sekaligus mengantarkan orang terdekat kita, dosen kita mencapai Guru Besar. Jabatan tertinggi dan prestasi tertinggi profesi seorang dosen. Hal ini menunjukkan UNIKOM konsisten mendorong para dosennya terus berkembang mencapai karir tertingginya. Perolehan Guru besar bukan hanya menunjukkan kinerja pribadi Dosennya, misal saat ini pribadi Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., tetapi lebih luas kinerja FEB dan UNIKOM tentunya.

    Prof. Umi juga berbagi pengalaman dan tips untuk meraih gelar Guru Besar menurutnya ”Meraih gelar Guru Besar memang tidaklah mudah tapi juga tidak susah. Diperlukan persyaratan yang cukup lumayan untuk dilengkapi: Pendidikan doktor (S3), Konsen pada keahlian tertentu, Kum nya mencukupi minimal 850, menghasilkan publikasi di jurnal internasional bereputasi, aktif dalam organisasi akademik di tingkat nasional dan internasional, memiliki reputasi yang baik, dan yang tidak kalah pentingnya adalah tertib administrasi terkait dokumen yang diperlukan sesuai ketentuan perguruan tinggi atau institusi UNIKOM tentunya untuk selanjutnya diajukan ke DIKTI.” tutur Prof Umi

    Prof. Umi juga berpesan “saya selalu sampaikan jika ingin berhasil mencapai guru besarnya  diperlukan kemampuan mengelola diri dengan prinsip 5 K: kerja kolaborasi antara kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas Dengan lima K tersebut, maka syarat administrasi yang selama ini dirasakan sulit dapat diselesaikan dengan mudah. Publikasi pada jurnal internasional bereputasi tidak akan menjadi beban. Selalu bersikap positif dan ikhlas menanti tangan Tuhan bergerak. Jangan sampai kita berekspektasi tinggi, lalu gagal jatuhnya stress kemudian sakit.”ungkapnya

    Lebih lanjut, Prof Umi mengatakan ”Setiap dosen yang sudah S3, berkomitmen pada keilmuannya, mencintai profesinya, berperilaku baik sudah memiliki tiket untuk menjadi Guru Besar. Jangan patah semangat, sahabat-sahabat kesayangan di UNIKOM Pasti dapat menjadi Profesor, tergantung niat nya. Harus Tulus dan Ikhlas. Harus baik dengan semua orang agar doa terus mengalur ke diri kita.”Pungkasnya

    Prof. Dr Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. juga membagikan pengalamannya untuk mendapatkan gelar Profesor. Ia bercerita bahwa “Proses mendapatkan gelar Guru Besar adalah perjalanan panjang yang tidak bisa sepenuhnya dianggap sebagai hasil usaha pribadi. Gelar ini merupakan buah dari kolaborasi berbagai elemen yang saling menopang, termasuk institusi, lingkungan keluarga, kolega, dan takdir Sang Pencipta. Waktu juga memainkan peran penting dalam proses ini, mulai dari kesempatan yang datang di saat yang tepat hingga kemampuan untuk bersabar dan terus berproses tanpa terburu-buru. Setiap fase memiliki momennya sendiri, dan sering kali hasil terbaik muncul di waktu yang telah ditentukan. Institusi berperan besar dalam menyediakan peluang untuk berkembang, sementara kolega, mentor, dan sahabat memberikan arahan, motivasi, serta bantuan yang tak ternilai. Keluarga menjadi tempat bersandar saat menghadapi tantangan, dan mahasiswa sering kali menjadi sumber inspirasi yang mendorong kita untuk memberikan yang terbaik. Proses ini juga mencakup tahapan teknis yang harus dijalani, seperti pengumpulan dan perhitungan angka kredit dari pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Setelah itu, berkas diajukan untuk diverifikasi oleh pihak universitas, senat, serta Tim Integritas Universitas, sebelum akhirnya dievaluasi oleh LLDikti dan Dikti.”ungkapnya

    lebih lanjut Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA mengatakan “Lebih dari sekadar pencapaian teknis, gelar Guru Besar adalah amanah untuk melayani lebih banyak orang dengan ilmu yang telah dipercayakan. Gelar ini mengajarkan kerendahan hati, bahwa setiap pencapaian adalah hasil sinergi banyak pihak, bukan sekadar jerih payah pribadi. Tantangan dalam meraih gelar ini bukan hanya soal memenuhi persyaratan, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat dan ilmu pengetahuan”. Pungkasnya. Penyerahan SK ini juga menunjukkan komitmen UNIKOM untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan perguruan tinggi. Sebagai institusi yang selalu mendukung pengembangan sumber daya manusia, UNIKOM berharap akan ada lebih banyak dosen yang mengikuti jejak Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. dalam mengembangkan kemampuan