Tag: generasi muda dan budaya

  • Dukung Pelestarian Budaya Daerah UNIKOM Hadiri Malam Penganugerahan Festival Tari Jaipong Galuh Pakuan Cup Seri IX

    Dukung Pelestarian Budaya Daerah UNIKOM Hadiri Malam Penganugerahan Festival Tari Jaipong Galuh Pakuan Cup Seri IX

    BANDUNG, UNIKOM — Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian seni dan budaya daerah dengan menghadiri Malam Penganugerahan Festival Tari Jaipong Kreasi Galuh Pakuan Cup Seri IX Tingkat Nasional yang dirangkaikan dengan Pelantikan Galunggal Lembaga Karatuan Galuh Pakuan, pada Selasa 23, Desember 2025, bertempat di GOR Gotong Royong, Subang, Jawa Barat.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik UNIKOM, Arif Try Cahyadi, M.Ds., dalam kapasitasnya mewakili Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., hadir sebagai bentuk dukungan institusional terhadap kegiatan pelestarian budaya dan penguatan peran generasi muda dalam menjaga warisan seni tradisional.

    Festival Tari Jaipong Galuh Pakuan Cup Seri IX dikenal sebagai salah satu Festival Tari Jaipong terbesar di Jawa Barat. Pada penyelenggaraan tahun 2025, kegiatan tersebut diikuti oleh 4.203 penari yang berasal dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, juga dari berbagai daerah yang tersebar di Indonesia. Hal tersebut mencerminkan antusiasme dan partisipasi luas generasi muda dalam seni budaya daerah.

    Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh adat dan budaya, antara lain, Rahiyang Mandalajati, Evi Silviadi Sangga Buana Raja Lembaga Adat Keraton Galuh Pakuan, Girang Hata Galuh Pakuan yang juga merupakan owner Donting Management sekaligus sponsor utama Galuh Pakuan Cup, Dewi Kandiati. Hadir pula jajaran ketua hakim dan dewan juri, Direktur Utama LPP RRI yang diwakili oleh Kepala Stasiun RRI Bandung, serta pimpinan perguruan tinggi selain UNIKOM, yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI).

    Raangkaian acara diawali dengan alunan musik karawitan yang dipadukan dengan Tari Mapag persembahan Sanggar Soca Niscala Sunda, sebagai tarian penyambutan tamu kehormatan. Tarian tersebut secara khusus menggambarkan sukacita Galuh Pakuan dalam menyambut momen-momen istimewa, khususnya perhelatan festival budaya.

    Dekan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI, Dr. Agus Budiman, M.Pd. yang dalam kapasitasnya mewakili Rektor UPI, dalam sambutan pembukanya menegaskan bahwa festival tersebut memiliki dampak strategis, tidak hanya dalam pelestarian budaya dan penanaman nilai-nilai kearifan lokal, tetapi juga dalam memastikan keberlanjutan estafet budaya di kalangan generasi muda. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, khususnya finalis karena telah berkontribusi dalam menjaga dan mengembangkan seni tradisi.

    Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik UNIKOM, Arif Try Cahyadi, M.Ds.,  menyampaikan bahwa kegiatan festival tersebut merupakan wadah strategis bagi para seniman untuk mengekspresikan dan mengapresiasikan karya budaya. Pagelaran seni tari Jaipongan yang digelar menjadi bukti nyata kecintaan para pemangku kepentingan terhadap pelestarian budaya. Lebih lanjut, Arif menuturkan “kegiatan ini diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk turut berperan aktif dalam melestarikan budaya, khususnya budaya Sunda, agar tetap hidup dan dikenal di kancah nasional hingga internasional. Pengakuan terhadap kekayaan tradisi lokal menjadi hal yang sangat penting sebagai identitas bangsa. Melalui festival ini, diharapkan anak-anak dan generasi muda dapat tumbuh dengan nilai-nilai kesundaan yang kuat, sebagai fondasi karakter dan jati diri budaya dalam menghadapi perkembangan zaman”, demikian pungkasnya.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penganugerahan penghargaan kepada para finalis yang meraih prestasi dalam berbagai kategori, seperti juara grup pemula, video kreatif media sosial, dan sejumlah kategori lainnya.

    Keikutsertaan UNIKOM dalam pagelaran Festival Galuh Pakuan tersebut menegaskan dukungan universitas terhadap upaya pelestarian adat, kebudayaan, dan kesenian daerah. Hal ini sejalan dengan komitmen UNIKOM dalam mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, berkarakter, serta memiliki kesadaran budaya sebagai fondasi menuju generasi emas Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)