Penulis: Resa Nurlaela Anwar; Vanessa Gaffar; Disman; Chairul Furqon; Yayah Sutisnawati
DOI: 10.15549/jeecar.v10i6.1499
Abstrak
Inovasi fintech seperti dompet seluler (m-wallet) sedang membentuk kembali lanskap pembayaran, pengguna m-wallet di Indonesia relatif tinggi, tetapi terdapat kesenjangan jumlah pengguna m-wallet berdasarkan kelompok usia. Jumlah pengguna m-wallet tertinggi, sebagian besar generasi muda, didasarkan pada usia. Generasi imigran digital adalah kelompok usia lain yang berpotensi meningkat tetapi masih perlu ditingkatkan adopsinya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh adopsi m-wallet di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana konsumen mengadopsi m-wallet. Empat ratus responden yang dikategorikan sebagai imigran digital di Indonesia disurvei secara kuantitatif menggunakan pendekatan studi cross-sectional dengan menggunakan Smart PLS 3.1, dan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) digunakan untuk mengevaluasi data yang diperoleh. Temuan menunjukkan bahwa niat perilaku yang dirasakan secara signifikan dipengaruhi oleh Kegunaan yang Dirasakan (PU), Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan (PEOU), Keamanan yang Dirasakan (PS), dan Kepercayaan yang Dirasakan (PT). Niat perilaku konsumen juga secara signifikan dipengaruhi oleh adopsi dompet digital oleh imigran digital di Indonesia. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Semua hak dilindungi undang-undang.
Kata kunci penulis
niat perilaku; adopsi dompet digital; kemudahan penggunaan yang dirasakan; keamanan yang dirasakan; kepercayaan yang dirasakan; kegunaan yang dirasakan
Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85178086268
