BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 21 April 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan kerja lanjutan (benchmarking) dari Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon dalam rangka penguatan tata kelola kampus digital. Bertempat di Grand Meeting Lantai 15 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kedua institusi yang telah dilakukan pada 5 Maret 2026.
Selain itu, kegiatan benchmarking bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kedua institusi melalui pertukaran praktik baik (best practices) dalam pengelolaan dan transformasi digital perguruan tinggi. Adapun fokus utama pembahasan meliputi blueprint kampus digital, digital governance dan standar operasional prosedur (SOP), serta roadmap transformasi digital perguruan tinggi.
Rombongan UGJ dipimpin langsung oleh Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., bersama jajaran pimpinan universitas, mulai dari Wakil Rektor, Dekan, hingga Kepala Lembaga Kerjasama dan Humas. Sementara itu, pihak UNIKOM dipimpin oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan yang mewakili Rektor UNIKOM, didampingi jajaran pimpinan universitas, termasuk para Wakil Rektor, Deputi Wakil Rektor, para Dekan, serta Direktur di berbagai bidang strategis seperti Riset, Inovasi, Kerja Sama Internasional, hingga Humas dan Protokoler.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., dalam kapasitasnya mewakili Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari kerja sama yang telah terjalin sebelumnya. Prof. Umi menegaskan bahwa kegiatan benchmarking tersebut juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam pengembangan digitalisasi kampus.
Lebih lanjut, Prof Umi menegaskan bahwa UNIKOM sebagai kampus berbasis digital dan berorientasi pada Digital Entrepreneurial University, berkomitmen untuk mendukung UGJ dalam proses transformasi digital. “Rektor UNIKOM, Prof. Eddy selaku Ketua APTISI Jawa Barat mendorong kolaborasi antarperguruan tinggi agar dapat melangkah bersama, maju bersama, dan sukses bersama, dan kegiatan ini menjadi bagian dari pelatihan budaya digital yang telah dirancang secara komprehensif. Ke depan, UNIKOM akan memberikan pelatihan lanjutan sesuai kebutuhan UGJ dengan menghadirkan tim instruktur langsung ke UGJ guna mendukung implementasi digitalisasi kampus secara berkelanjutan”, demikian pungkasnya.
Sementara itu, Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan kolaborasi yang terjalin antara kedua institusi. Ia menegaskan bahwa kegiatan benchmarking ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kerja sama dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, pelatihan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, Rektor UGJ menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Kerja sama yang dibangun diharapkan bersifat saling menguntungkan (simbiosis mutualisme), sekaligus berkontribusi dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 yang memiliki penguasaan teknologi digital yang kuat.
Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen kerja sama turunan berupa Memorandum of Agreement(MoA) dan Implementation Agreement (IA) antara UGJ dan UNIKOM. Kerja sama tersebut melibatkan berbagai fakultas, di antaranya Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKOM, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKOM, serta Fakultas Hukum UNIKOM dengan mitra dari UGJ, yaitu Fakultas Hukum UGJ, FEB UGJ, Fakultas Pendidikan dan Sains (FPS) UGJ, dan Fakultas Pertanian (FP) UGJ serta beberapa bidang kerja lainnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan benchmarking yang membahas implementasi transformasi digital secara lebih teknis dan aplikatif. Diskusi berlangsung interaktif dengan pertukaran pengalaman, strategi, serta inovasi dalam pengelolaan sistem digital perguruan tinggi. Sebagai bentuk komitmen atas kerja sama ini, perwakilan UNIKOM akan bertandang ke kampus UGJ untuk meninjau sistem kamus digital. Kegiatan tersebut direncanakan akan dikemas dalam bentuk program pelatihan, seminar, atau FGD yang berfokus pada strategi pengembangan ekosistem kampus digital secara menyeluruh.
Sebagai penutup, rombongan UGJ juga mengikuti kegiatan campus tour untuk melihat langsung fasilitas unggulan UNIKOM, Peninjauan tersebut memperlihatkan penerapan digitalisasi kampus yang sudah terimplementasi secara nyata pada berbagai sarana dan prasarana unggulan yang ada di UNIKOM, di antaranya Lab AI UNIKOM X Google Learning Center, ruang kuliah hybrid Fakultas Pascasarjana UNIKOM, serta ruang server UNIKOM sebagai pusat infrastruktur digital kampus.
Kegiatan Benchmarking lanjutan tersebut diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kerja sama antara UGJ dan UNIKOM, tetapi juga menjadi langkah konkret untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui pemanfaatan teknologi digital secara optimal. (Direktorat Hms & Pro)