Tag: FEB UNIKOM

  • Prodi Manajemen FEB Unikom Raih Akreditasi Unggul Siap Perkuat Inovasi Dan Daya Saing Lulusan

    Prodi Manajemen FEB Unikom Raih Akreditasi Unggul Siap Perkuat Inovasi Dan Daya Saing Lulusan

    BANDUNG, UNIKOM — Program Studi (Prodi) Sarjana Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) berhasil meraih akreditasi Unggul dari Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA). Capaian tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan LAMEMBA Nomor 272/DE/A.5/LAMEMBA-U/IX/2026. Sertifikat akreditasi menyatakan bahwa Program Studi Sarjana Manajemen pada Program Sarjana Universitas Komputer Indonesia, Kota Bandung, memperoleh predikat “Terakreditasi Unggul” yang berlaku sejak 4 September 2026 hingga 4 September 2031.


    Raihan akreditasi Unggul tersebut menjadi salah satu pencapaian penting bagi FEB UNIKOM dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, khususnya pada Program Studi Sarjana Manajemen. Sebelumnya, Program Studi Manajemen telah meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sehingga capaian akreditasi Unggul dari LAMEMBA tersebut menjadi kelanjutan dari komitmen dan konsistensi program studi dalam mempertahankan serta meningkatkan mutu pendidikan. Predikat tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas berbagai proses peningkatan mutu yang telah dilakukan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.


    Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E. M.Ak., Ak, CA., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan memperoleh akreditasi Unggul bukanlah hasil dari persiapan sesaat menjelang proses asesmen, melainkan buah dari proses panjang yang telah berlangsung selama lima tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, proses yang luar biasa. Karena akreditasi itu bukan proses yang pada tahun tertentu habis waktunya, kemudian kita berupaya menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan pada saat assessment. Tetapi lebih kepada proses yang berjalan selama lima tahun ke belakang”, ungkap Prof. Siti.


    Prot. Siti menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi yang dilakukan oleh seluruh unsur di lingkungan fakultas dan program studi dapat menghasilkan pencapaian sesuai dengan yang diharapkan. “Dengan hasil capaian Unggul, satu, membuktikan bahwa kerja keras itu akan menghasilkan apa yang kita harapkan. Walaupun kembali, faktor kebesaran Allah juga penting, karena tidak mungkin tanpa kasih sayang Allah kita mendapatkan hasil yang luar biasa,” tuturnya.


    Konsistensi dalam Peningkatan Mutu
    Lebih lanjut, Prof. Siti menegaskan bahwa predikat Unggul bukanlah akhir dari perjalanan peningkatan kualitas pendidikan di FEB UNIKOM. Sebaliknya, capaian tersebut harus secara konsisten dipertahankan sekaligus ditingkatkan untuk mutu Program Studi Sarjana Manajemen dalam lima tahun ke depan. Menurutnya, Program Studi Sarjana Manajemen harus terus menjalankan proses pembelajaran dan Tridarma Perguruan Tinggi, yang diperkuat dengan aspek tata kelola sesuai dengan ketentuan dan standar yang ditetapkan LAMEMBA. “Harapannya ke depan, ini adalah titik awal kita di Fakultas Ekonomi, khususnya di Prodi Manajemen, untuk tetap terus melaksanakan proses pembelajaran maupun Tridarma Perguruan Tinggi, dan tambahannya adalah tata kelola sampai lima tahun ke depan”, jelasnya. Lebih lanjut ia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan proses setelah diperolehnya akreditasi Unggul. Predikat tersebut tidak boleh membuat sivitas akademika berhenti melakukan perbaikan. “Karena tidak boleh berhenti. Setelah kita mendapatkan akreditasi Unggul, bukan berarti sudah selesai. Tetap terus melaksanakan proses yang memenuhi ketentuan LAMEMBA dalam konteks ini,” ungkap Prof. Siti.


    Tantangan Mempertahankan Predikat Unggul
    Prof. Siti juga mengingatkan bahwa mempertahankan predikat Unggul merupakan tantangan tersendiri. Sertifikat akreditasi yang diterima saat ini menjadi bukti atas capaian yang telah diraih, tetapi kualitas penyelenggaraan pendidikan harus terus dijaga secara konsisten. Menurutnya, konsistensi dalam menjaga mutu juga akan memberikan manfaat bagi lulusan.


    Selain itu, status akreditasi program studi menjadi salah satu informasi penting yang dibutuhkan lulusan dalam berbagai keperluan akademik maupun profesional. “Menjadi bekal buat lulusan. Karena lulusan juga membutuhkan sertifikat akreditasi, apalagi akreditasinya Unggul,” tambahnya. Pada akhirnya, ia berharap Program Studi Sarjana Manajemen FEB UNIKOM dapat mempertahankan predikat Unggul pada periode akreditasi berikutnya. “Tidak mudah untuk mempertahankan itu. Mudah-mudahan lima tahun ke depan Program Studi Sarjana
    Manajemen bisa mempertahankannya lagi”, demikian pungkasnya.
    Sementara itu, Ketua Program Studi Sarjana Manajemen UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.Si., CIMA., CDMP., mengungkapkan bahwa raihan akreditasi prodi Manajemen tidak terlepas dari kerja sama, kontribusi dan komitmen dari berbagai pihak, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga para mitra dan stakeholder Program Studi Sarjana Manajemen. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian akreditasi Unggul ini. Bagi kami, predikat Unggul bukan hanya sebuah pencapaian administratif, tetapi merupakan refleksi dari proses panjang dan kerja bersama seluruh keluarga besar Program Studi Sarjana Manajemen dalam membangun budaya mutu dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan”, tuturnya.


    Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Raeni menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi Program Studi Sarjana Manajemen untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan secara berkelanjutan. Menurutnya, perubahan lingkungan bisnis, perkembangan teknologi, serta kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis menuntut program studi untuk terus beradaptasi dan menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa. “Predikat Unggul ini justru menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak maju. Ke depan, kami ingin memperkuat kualitas pembelajaran, inovasi kurikulum, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran, penguatan Tridarma Perguruan Tinggi, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri agar lulusan Manajemen UNIKOM semakin kompeten dan memiliki daya saing”, jelasnya.
    Selain itu, ia juga berharap capaian akreditasi Unggul dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh sivitas akademika dan stakeholder Program Studi Sarjana Manajemen. Dengan demikian, kualitas yang telah dicapai tidak hanya dapat dipertahankan selama periode akreditasi, tetapi terus ditingkatkan dan memberikan dampak nyata bagi mahasiswa, lulusan, serta masyarakat. “Unggul bukan sekadar predikat yang tercantum dalam sertifikat, tetapi merupakan amanah untuk terus memberikan pengalaman pendidikan terbaik bagi mahasiswa dan memastikan lulusan Sarjana Manajemen UNIKOM mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan bisnis ke depan”, demikian pungkasnya.


    Raihan akreditasi Unggul Prodi Manajemen sekaligus memperkuat komitmen FEB UNIKOM untuk menjadikan peningkatan mutu sebagai proses yang berkelanjutan. Dengan capaian tersebut, Program Studi Sarjana Manajemen diharapkan terus berkembang dalam aspek pembelajaran, Tridarma Perguruan Tinggi, tata kelola, serta kontribusinya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing. (Direktorat Hms & Pro)

     

  • Mengintegrasikan Amanah Qur’ani dan Teknologi: Tim PKM Prodi Akuntansi FEB UNIKOM Gelar Pelatihan Pengelolaan Dana Umat di Masjid Nugraha, Kota Bandung

    Mengintegrasikan Amanah Qur’ani dan Teknologi: Tim PKM Prodi Akuntansi FEB UNIKOM Gelar Pelatihan Pengelolaan Dana Umat di Masjid Nugraha, Kota Bandung

    BANDUNG, UNIKOM — Dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi di lingkungan keagamaan maupun rumah tangga, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari program studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Cerdas Kelola Dana Umat: Pelatihan Pencatatan Keuangan Menggunakan Aplikasi Sederhana”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026, bertempat di Masjid Nugraha, Jl. Muararajeun Kulon No. 50 RW 11, Kelurahan Cihaurgeulis, Kota Bandung.

    Kegiatan PKM tersebut dipimpin oleh dosen prodi D3 Akuntansi UNIKOM sekaligus narasumber utama, Assoc. Prof. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA. Dalam pelaksanaannya, Assoc. Prof. Adeh didampingi oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Dzikri Ahmadtulloh Al-Amin, Mohammad Agung Arrifai, Kania Erlina, Mutiyara Aldilani, dan Muhammad Reyhan Adam Kustiwa. Kegiatan tersebut juga merupakan kolaborasi dengan Pengurus Masjid Nugraha, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nugraha, Brigjen (Purn.) Raharjo, serta Kepala Sekolah TPA Bina Insan Nugraha, Fathunnisa, S.T.P., M.T.

    Dalam pemaparan materinya, Dr. Adeh menekankan pentingnya pencatatan keuangan, khususnya dalam pengelolaan dana titipan umat. Beliau menjelaskan bahwa landasan utama pentingnya pencatatan keuangan tercantum dalam QS Al-Baqarah ayat 282 yang merupakan ayat terpanjang dalam Al-Qur’an. Ayat tersebut menjelaskan tentang aturan dan etika dalam melakukan transaksi keuangan atau utang-piutang serta menjadi panduan agar umat Islam tertib administrasi melalui pencatatan dan penyaksian transaksi demi menjaga keadilan serta menghindari perselisihan.

    Dr. Adeh juga menyampaikan bahwa berdasarkan ayat tersebut, setiap individu, terlebih pihak yang diberikan amanah dalam sebuah organisasi, wajib mencatat seluruh transaksi yang terjadi. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa menjaga amanah keuangan rumah tangga merupakan kewajiban, termasuk bagi para istri dalam mengelola uang belanja dari suami sebagai bentuk tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan melalui pencatatan yang baik. Lebih lanjut, Dr. Adeh menyampaikan hasil penelitiannya pada tahun 2025 yang menunjukkan bahwa pencatatan keuangan rumah tangga menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga yang berdampak pada terciptanya keluarga harmonis.

    Pada kesempatan tersebut, pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui dua tahapan. Pada tahap awal, peserta diberikan pelatihan pencatatan keuangan sederhana secara manual dengan membuat tabel pencatatan yang terdiri dari kolom tanggal, uraian, pemasukan, pengeluaran, dan saldo. Setelah memahami dasar pencatatan, peserta diberikan latihan soal untuk dituangkan ke dalam buku jurnal. Selanjutnya, peserta dibimbing menggunakan aplikasi pencatatan keuangan digital karya Chad Verbruggen dan Sepran Ashari. Dalam sesi praktik tersebut, tim mahasiswa UNIKOM berperan aktif mendampingi peserta dalam mengerjakan latihan soal harian menggunakan kedua aplikasi tersebut yang dinilai sangat membantu peserta dalam melakukan pencatatan keuangan, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun pengelolaan administrasi keuangan TPA dan masjid. Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan operasional masjid, Tim PKM UNIKOM juga memberikan bantuan berupa speaker Maxbox CTSR 151.

    Sementara itu, Ketua DKM Masjid Nugraha, Brigjen (Purn.) Raharjo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Tim PKM UNIKOM yang telah memberikan pelatihan kepada para pengelola dan jamaah Masjid Nugraha. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana menambah wawasan dan pengetahuan, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Sekolah TPA Bina Insan Nugraha, Fathunnisa, S.T.P., M.T., berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga para pengurus masjid mendapatkan pembinaan yang berkesinambungan dan ilmu yang diperoleh dapat terimplementasi dengan baik.

    Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Selain itu, mereka juga menyampaikan bahwa pencatatan keuangan kini terasa lebih mudah dilakukan karena aplikasi yang digunakan sangat membantu mereka untuk lebih konsisten dalam mencatat pengeluaran dan pemasukan keuangan sehari-hari. (Direktorat Hms & Pro)

  • Rayakan Tiga Dekade Perjalanan Organisasi HMAK UNIKOM Gelar Dies Natalis Ke-30 Bertema “Sky-Disc”

    Rayakan Tiga Dekade Perjalanan Organisasi HMAK UNIKOM Gelar Dies Natalis Ke-30 Bertema “Sky-Disc”

    BANDUNG, UNIKOM — Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HMAk) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan peringatan Dies Natalis ke-30 pada Senin, 27 April 2026, bertempat di Auditorium Lantai 4 Miracle Building UNIKOM. Mengusung tema “SKY-DISC (Sensation of Thirty: Kyma & Disco)”, kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan sebagai momentum refleksi perjalanan organisasi selama tiga dekade.

    Peringatan Dies Natalis ke-30 menjadi ajang silaturahmi dan penguatan solidaritas antara pengurus aktif, mahasiswa Program Studi Akuntansi dari berbagai angkatan, jajaran demisioner, hingga para alumni HMAk UNIKOM. Selain sebagai bentuk perayaan hari jadi organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pengembangan karakter, wawasan, serta motivasi bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik maupun dunia profesional.

    Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Saskia Rajihan, serta Ketua Umum HMAk UNIKOM, Wine Aulia Putri Mahesa. Keduanya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

    Pelaksanaan kegiatan Dies Natalis juga turut mendapatkan dukungan penuh dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM. Dalam sambutannya, Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan eksistensi HMAk UNIKOM dalam membangun lingkungan organisasi yang aktif, progresif, dan inspiratif bagi mahasiswa. Lebih lanjut, Prof. Siti Kurnia juga menyampaikan harapan agar seluruh mahasiswa mampu memanfaatkan masa perkuliahan sebagai proses pembentukan diri yang memberikan perubahan positif bagi masa depan. Menurutnya, setiap perjalanan dan pengalaman selama menjadi mahasiswa di UNIKOM dapat menjadi “miracle” atau keajaiban yang membentuk karakter, kompetensi, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

    Turut hadir pada kesempatan tersebut, Pembina HMAk UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., dan Assoc. Prof. Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si., CERA., selaku Dosen Pembimbing yang terus mendukung pengembangan kegiatan kemahasiswaan di lingkungan Program Studi Akuntansi.

    Memasuki agenda inti, suasana hangat dan penuh rasa syukur terasa dalam prosesi simbolis pemotongan kue ulang tahun sebagai bentuk perayaan atas perjalanan 30 tahun HMAk UNIKOM dalam membangun organisasi yang adaptif dan berkelanjutan. Salah satu rangkaian kegiatan yang menjadi perhatian peserta adalah sesi Talkshow Alumni bertajuk “Failure Confessions: What I Wish I Knew at 20”. Dalam sesi tersebut, para alumni membagikan pengalaman, tantangan, serta pelajaran hidup yang mereka hadapi selama masa kuliah hingga memasuki dunia kerja.

    Dalam sesi diskusi interaktif tersebut, peserta diajak memahami bahwa kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bagian penting dari proses pembelajaran dan pengembangan diri. Materi yang disampaikan juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus berkembang, berani mencoba, serta membangun kesiapan mental dalam menghadapi dinamika kehidupan profesional di masa depan.

    Kemeriahan acara semakin terasa melalui berbagai penampilan hiburan dan kreativitas mahasiswa Akuntansi UNIKOM yang menampilkan bakat di bidang seni dan pertunjukan. Selain itu, sesi quiz interaktif turut menambah antusiasme peserta melalui berbagai pertanyaan menarik yang menghidupkan suasana acara. Rangkaian Dies Natalis ke-30 HMAk UNIKOM kemudian ditutup dengan penampilan musik dan prosesi penutupan resmi yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

    Melalui penyelenggaraan Dies Natalis, HMAk UNIKOM kembali menegaskan komitmennya sebagai organisasi kemahasiswaan yang aktif dalam membangun ekosistem akademik yang kolaboratif, kreatif, dan adaptif. Sinergi yang terjalin antara mahasiswa, alumni, dan sivitas akademika diharapkan mampu terus memperkuat kontribusi HMAk UNIKOM dalam mendukung pengembangan kualitas mahasiswa Program Studi Akuntansi di masa mendatang. (Direktorat Hms & Pro)

  • Estafet Kepemimpinan Galeri Investasi Digital FEB UNIKOM Siap Hadirkan Inovasi Literasi Keuangan

    Estafet Kepemimpinan Galeri Investasi Digital FEB UNIKOM Siap Hadirkan Inovasi Literasi Keuangan

    BANDUNG, UNIKOM — Jum’at, 17 April 2026, Galeri Investasi Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) kepengurusan periode 2025/2026. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dekan FEB UNIKOM, para Ketua Program Studi, pembina organisasi, pengurus demisioner, pengurus baru, serta anggota aktif Galeri Investasi Digital UNIKOM.

    Kegiatan serah terima jabatan menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi sekaligus memperkuat komitmen Galeri Investasi Digital dalam mengembangkan literasi keuangan dan investasi di kalangan mahasiswa. Selain sebagai ajang estafet kepemimpinan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang refleksi atas capaian program kerja kepengurusan sebelumnya serta penyusunan langkah strategis dan inovatif untuk periode mendatang.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus laporan pertanggungjawaban dari Ketua Galeri Investasi Digital periode 2024/2025, Intan Yusnia. Dalam sambutannya, Intan juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya berbagai program kerja selama satu periode kepengurusan. Ia juga berharap kepengurusan selanjutnya dapat terus membawa Galeri Investasi Digital menjadi organisasi yang semakin berkembang, inovatif, dan berprestasi dalam mendukung peningkatan literasi investasi digital di lingkungan kampus.

    Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., dalam sambutan pembukanya menyampaikan harapan agar Galeri Investasi Digital dapat terus menjadi wadah edukatif bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi sejak dini.

    Prosesi inti kegiatan dilaksanakan secara simbolis melalui penyerahan laporan pertanggungjawaban dan atribut organisasi kepada Ketua Galeri Investasi Digital periode 2025/2026, Sultan Nurzamzam. Penyerahan tersebut menjadi tanda resminya pergantian kepemimpinan organisasi sekaligus awal dimulainya kepengurusan baru.

    Sultan Nurzamzam selaku ketua yang baru, selanjutnya menyampaikan visi, misi, serta komitmennya dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru akan berfokus pada peningkatan edukasi investasi digital, penguatan program kerja organisasi, serta perluasan jangkauan literasi keuangan kepada mahasiswa melalui berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif.

    Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus mempererat hubungan antaranggota. Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh kebersamaan, dan semangat baru dalam menyongsong kepengurusan yang lebih progresif.

    Melalui kegiatan serah terima jabatan tersebut, diharapkan kepengurusan Galeri Investasi Digital periode 2025/2026 dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, menghadirkan berbagai inovasi program kerja, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan dan investasi, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. (Direktorat Hms & Pro)

  • Tim PKM UNIKOM Dorong UMKM Naik Kelas dengan Pelatihan Laporan Keuangan Berbasis Excel di Kios Bos Kecos

    Tim PKM UNIKOM Dorong UMKM Naik Kelas dengan Pelatihan Laporan Keuangan Berbasis Excel di Kios Bos Kecos

    BANDUNG, UNIKOM — Jumat, 24 April 2026, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang terdiri atas dosen, alumni dan mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pemberdayaan sektor usaha mikro. Kegiatan PKM tersebut dipimpin oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Ely Suhayati, S.E., M.Si., Ak., CA., dengan anggota, antara lain: dosen Fakhrian Fadlia Adiwijaya, S.Kom., Dini Fitriyanti, A.Md. selaku alumni, dan Nasya Rizqiana, mahasiswi Program Studi Akuntansi.

    Program PKM tersebut terselenggara berkat dukungan hibah internal UNIKOM melalui Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2M). Mengusung tema “Penyusunan Laporan Keuangan untuk Kios Bos Kecos Berbasis Excel”, PKM tersebut juga bermitra dengan UMKM Kios Bos Kecos yang berlokasi di Jl. H. Mansyur No.117, RT.09/RW.04, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40288.

    Kios Bos Kecos sendiri merupakan usaha mikro ekonomi produktif yang bergerak di bidang jasa penjahitan pakaian dan telah beroperasi sejak Januari 2021. Pada awalnya, usaha ini menjalankan pekerjaan makloon dari pihak lain. Seiring waktu, lokasi strategis di pinggir jalan membuat usaha ini semakin dikenal oleh masyarakat sekitar.

    Namun, dalam perjalanannya, Kios Bos Kecos menghadapi sejumlah kendala dalam pengelolaan usaha, khususnya dalam manajemen tata kelola dan keuangan. Hal tersebut berdampak pada promosi usaha masih terbatas, sementara pencatatan keuangan yang dilakukan secara manual sehingga belum mampu memberikan gambaran yang komprehensif terkait kinerja bisnis. Kondisi tersebut berdampak pada kesulitan dalam menyusun strategi keuangan maupun laporan keuangan yang dibutuhkan untuk akses pembiayaan.

    Menjawab tantangan tersebut, tim PKM UNIKOM memberikan sosialisasi mengenai siklus akuntansi sederhana serta pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis Microsoft Excel. Penggunaan Microsoft Excel yang dipadukan dengan Visual Basic for Applications (VBA) dipilih karena kemudahan implementasi, efisiensi waktu, serta fleksibilitas dalam memperbaiki kesalahan input tanpa harus mengulang dari awal. Sistem ini dirancang agar dapat langsung dioperasikan oleh pemilik UMKM.

    Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan survei langsung ke lapangan. Untuk mengukur keberhasilan program, dilakukan evaluasi melalui kuesioner pasca kegiatan serta layanan konsultasi selama proses implementasi sistem, baik melalui telepon, WhatsApp, maupun diskusi langsung.

    Assoc. Prof. Dr. Ely selaku Ketua Tim PKM menyampaikan bahwa melalui kegiatan PKM tersebut, mitra memperoleh pelatihan praktis dalam pengelolaan keuangan yang lebih rapi, sistematis, dan mudah diterapkan. Selain itu, tim juga memberikan pendampingan dalam pemanfaatan Google Maps dan media sosial guna memperluas jangkauan promosi usaha.

    Melalui program PKM tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan mampu mendorong Kios Bos Kecos memiliki tata kelola usaha yang lebih tertib, efisien, dan transparan. Peningkatan kemampuan dalam menyusun laporan keuangan juga diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat serta memperkuat akses terhadap lembaga keuangan, sehingga membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas di masa mendatang. (Direktorat Hms & Pro)

  • Prodi Manajemen FEB UNIKOM Gelar Workshop AI Berbasis Google Work Space: Dorong Lulusan Adaptif dan Berdaya Saing

    Prodi Manajemen FEB UNIKOM Gelar Workshop AI Berbasis Google Work Space: Dorong Lulusan Adaptif dan Berdaya Saing

    BANDUNG, UNIKOM – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Google Workspace bertema “AI For Students: Skills You Need to Thrive in the AI Era” yang digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Auditorium Miracle lantai 4 Kampus I UNIKOM.

    Diikuti oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Semester 7, kegiatan workshop tersebut bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan strategis dalam menghadapi era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya dalam konteks akademik dan dunia kerja.

    Ketua Program Studi Manajemen, Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.SI, CIMA., dalam sambutannya memaparkan visi dan misi terbaru Program Studi Manajemen UNIKOM dimana penyelenggaraan workshop Artificial Intelligence (AI) dan Google Workspace merupakan bentuk implementasi nyata dari visi dan misi program studi yang berorientasi pada penguatan kompetensi ekonomi dan bisnis berbasis kecerdasan artifisial dan teknologi digital. “Google Workspace Day diselenggarakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan kerja sama UNIKOM dengan Google dalam mendukung kegiatan akademik dan pengembangan kompetensi digital mahasiswa. Dengan penekanan pada pengembangan ekonomi dan bisnis berbasis kecerdasan buatan dan teknologi digital”, tuturnya. Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Raeny, menegaskan bahwa penguasaan AI dan literasi digital merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa agar mampu memanfaatkan teknologi dalam analisis data, penyusunan karya ilmiah, dan pengambilan keputusan, sehingga lulusan siap bersaing dan adaptif terhadap tuntutan dunia kerja di era digital.

    Tentunya workshop tersebut secara langsung mendukung visi program studi untuk menjadi pusat pengembangan ilmu dan praktik ekonomi bisnis yang adaptif terhadap transformasi digital dan berwawasan global. Pemanfaatan AI dalam kegiatan akademik mencerminkan komitmen institusi dalam merespon dinamika dunia kerja dan industri yang semakin menuntut penguasaan teknologi cerdas.

    Sementara itu, Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E. M.Ak., Ak, CA., dalam sambutan pembukanya mendukung penuh fakultas dan prodi untuk melakukan penguatan literasi teknologi dan AI di lingkungan akademik. Prof. Siti Kurnia juga mengungkapkan bahwa AI diharapkan dapat dimanfaatkan secara etis untuk membantu mahasiswa dalam menyusun tugas, mengerjakan proyek besar, serta meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya dalam konteks pelaksanaan kegiatan akademik seperti KKN dan pengembangan kompetensi digital. “Melalui workshop Google Workspace , FEB UNIKOM mendorong penguatan digital workforce di kalangan sivitas akademika sebagai bagian dari implementasi visi institusi, serta mengapresiasi inisiatif Program Studi Manajemen yang diharapkan dapat direplikasi oleh program studi lain,” demikian pungkasnya.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan dari narasumber utama yaitu, Ahmad Fikri Zulfikar. Dalam sesi pemaparannya, ia mengangkat topik “Gemini in Higher Education: AI Era Skill”, yang membahas pemanfaatan teknologi AI, khususnya Gemini dalam ekosistem Google Workspace, sebagai alat pendukung pembelajaran, kolaborasi, dan peningkatan produktivitas mahasiswa di perguruan tinggi.

    Pada kesempatan tersebut, peserta diajak memahami bagaimana AI dapat digunakan secara etis dan efektif untuk mendukung penulisan akademik, analisis data, manajemen waktu, serta pengembangan ide dan pengambilan keputusan. Antusiasme peserta tampak jelas, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab yang membuka ruang dialog terkait peluang dan tantangan penggunaan AI di dunia pendidikan.

    Melalui penyelenggaraan workshop tersebut, Program Studi Manajemen FEB UNIKOM memberikan pemahaman kepada mahasiswa untuk memahami teknologi AI secara konseptual, dan diharapkan mahasiswa  mampu menguasai keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Kegiatan tersebut juga sekaligus menjadi bagian dari upaya UNIKOM dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era transformasi digital berbasis kecerdasan buatan. (Direktorat Hms & Pro)

  • FEB UNIKOM Gelar Workshop Prototyping Ide Bisnis Berbasis Artificial Intelligence Untuk Percepat Implementasi Kurikulum “AI for Business” 

    FEB UNIKOM Gelar Workshop Prototyping Ide Bisnis Berbasis Artificial Intelligence Untuk Percepat Implementasi Kurikulum “AI for Business” 

    BANDUNG, UNIKOM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat implementasi Kurikulum AI for Business melalui penyelenggaraan Workshop Sandboxing: Prototyping Ide Bisnis dengan AI. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Lantai 10 Smart Building UNIKOM dan diikuti oleh sivitas akademika di lingkungan FEB UNIKOM yang terlibat langsung dalam ekosistem Sandboxing AI. Kegiatan Workshop tersebut dirancang sebagai ruang praktik terstruktur untuk menjembatani konsep pembelajaran dengan eksperimen dan implementasi nyata.

    Turut hadir pada kesempatan tersebut, para Ketua Program Studi di lingkungan FEB UNIKOM, dosen dan instruktur Sandbox AI, serta mahasiswa peserta Sandbox AI for Business. Kehadiran lintas peran tersebut mencerminkan sinergi akademik yang kuat dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis praktik dan inovasi.

    Koordinator Sandboxing AI for Business Kurikulum FEB UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Isniar Budiarti, S.E., M.Si., dalam sambutan pembukanya menyampaikan bahwa pendekatan sandboxing memungkinkan dosen dan mahasiswa mengembangkan prototipe ide bisnis berbasis kecerdasan artifisial secara sistematis, aplikatif, dan kontekstual dengan kebutuhan dunia usaha.

    Sementara itu, Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E. M. Ak., Ak, CA., menekankan pentingnya konsistensi dalam mengawal implementasi Kurikulum AI for Business agar tidak berhenti pada tataran konseptual. Menurutnya, sandboxing merupakan instrumen strategis untuk memastikan integrasi AI dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berjalan secara terarah, kolaboratif, serta menghasilkan dampak nyata bagi pengembangan kompetensi lulusan.

    Deputi Wakil Rektor IV UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., bersama tim dihadirkan selaku pemateri utama, dimana para peserta mendapatkan bimbingan secara langsung dalam proses perancangan prototipe ide bisnis berbasis AI, mulai dari perumusan masalah, eksplorasi solusi, hingga pengembangan purwarupa awal. Materi disampaikan secara aplikatif dengan menekankan relevansi kecerdasan artifisial dalam konteks bisnis dan kewirausahaan kontemporer.

    Pada sesi tutorial, peserta diarahkan menyusun prototipe secara bertahap menggunakan Gemini AI. Proses diawali dengan penguatan pemikiran kritis manusia melalui penetapan masalah, identifikasi target pengguna, serta analisis konteks kebutuhan pasar. Selanjutnya, Gemini AI dimanfaatkan untuk mempertajam value proposition, termasuk merumuskan manfaat utama, keunggulan kompetitif, serta rasionalitas pemilihan solusi. Selain itu, peserta juga dilatih menyusun prompt yang terarah untuk memetakan alternatif ide, menilai kelayakan inovasi berdasarkan tren dan kajian sebelumnya, serta merumuskan elemen kunci solusi seperti fitur inti, skenario penggunaan, dan kebutuhan data. Pada tahap akhir, Gemini digunakan untuk membantu visualisasi gagasan melalui rancangan mockup awal, alur pengguna sederhana, serta narasi singkat yang menjelaskan mekanisme kerja purwarupa. Melalui tahapan tersebut, peserta tidak hanya menghasilkan ide bisnis, tetapi juga membawa pulang rancangan purwarupa awal yang logis, teruji, dan siap dikembangkan lebih lanjut dalam ekosistem Sandboxing AI for Business.

    Melalui workshop tersebut, FEB UNIKOM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan ekonomi dan bisnis yang responsif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mendorong lahirnya gagasan bisnis inovatif yang berorientasi pada pemanfaatan kecerdasan artifisial secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)

  • FEB UNIKOM bersama Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Komdigi Dorong Digitalisasi Pendidikan Paud dan Madrasah Tsanawiyah melalui PKM di Sukabumi

    FEB UNIKOM bersama Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Komdigi Dorong Digitalisasi Pendidikan Paud dan Madrasah Tsanawiyah melalui PKM di Sukabumi

    BANDUNG, UNIKOM — Mendukung Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) merupakan investasi strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan, karena kedua jenjang tersebut memiliki peran fundamental dalam membentuk fondasi akademik, karakter, dan literasi peserta didik. Guna mewujudkan hal tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bekerja sama dengan Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di PAUD dan MTs Yayasan Tarbiyah Islamiyyah (YASTI) Sukabumi. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat digitalisasi pendidikan di daerah melalui dukungan sarana pembelajaran serta peningkatan kesiapan sekolah dalam memanfaatkan teknologi secara adaptif.

    Pelaksanaan PKM FEB UNIKOM merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud komitmen dalam memperluas akses pendidikan yang lebih setara. Melalui kolaborasi dengan Komdigi, FEB UNIKOM mendorong penguatan fasilitas pendukung agar sekolah di daerah mampu mengembangkan proses pembelajaran yang lebih efektif, termasuk dalam peningkatan tata kelola administrasi serta penyusunan materi pembelajaran berbasis perangkat digital.

    Pada pelaksanaan PKM tersebut, FEB UNIKOM berkesempatan menyalurkan bantuan untuk PAUD YASTI berupa seperangkat Alat Tulis Kantor (ATK). Sementara itu, MTs YASTI bukan hanya menerima bantuan berupa ATK saja, namun juga dilengkapi perangkat penunjang pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Berbagai bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran proses belajar-mengajar sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi sekolah.

    Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa dukungan terhadap fasilitas pendidikan merupakan bentuk komitmen FEB UNIKOM dalam memperkuat kualitas pembelajaran secara berkelanjutan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan penguatan sarana penunjang pendidikan.

    Direktur Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru KOMDIGI, Aju Widya Sari, S.T., M.T., menekankan pentingnya penguatan perangkat serta literasi pemanfaatan teknologi di satuan pendidikan daerah. Menurutnya, dukungan teknologi yang tepat guna akan membantu sekolah membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memperluas peluang siswa dan pengelola sekolah dalam mengakses pembelajaran yang lebih modern.

    Melalui kerja sama PKM tersebut, FEB UNIKOM dan KOMDIGI berharap manfaat yang diberikan tidak berhenti pada penyerahan bantuan semata, tetapi dapat menjadi pemicu penguatan kapasitas sekolah di daerah dalam mengadopsi teknologi secara bertahap dan terarah, sehingga digitalisasi pendidikan dapat terwujud secara lebih nyata, inklusif, dan berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)

  • Perkuat Kurikulum AI, FEB UNIKOM Gelar Sesi Hands-On Canva AI untuk Tingkatkan Kompetensi Visual Digital Dosen

    Perkuat Kurikulum AI, FEB UNIKOM Gelar Sesi Hands-On Canva AI untuk Tingkatkan Kompetensi Visual Digital Dosen

    BANDUNG, UNIKOM — Rabu, 24 Desember 2025, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Komputer Indonesia (FEB UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Sesi Hands-on Canva Artificial Intelligence (AI) bertema tata letak dan tampilan visual. Bertempat di Ruang 4306 Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan Kurikulum AI FEB UNIKOM yang berfokus pada peningkatan literasi kecerdasan artifisial serta keterampilan visual digital di lingkungan akademik.

    Sesi Hands-on tersebut diikuti oleh para dosen pengampu mata kuliah terkait AI (AI subject Instructors) beserta jajaran struktural di lingkungan Fakultas UNIKOM. Melalui pendekatan praktik langsung, kegiatan tersebut dirancang untuk mendukung pembelajaran, komunikasi akademik, dan pengembangan konten edukatif yang lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa.

    Ketua Program Studi Manajemen Pemasaran (MP) dan Keuangan dan Perbankan (KP), Dr. Rizki Zulfikar, S.E., M.Si., mewakili FEB UNIKOM, dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi teknologi berbasis AI di lingkungan akademik agar dosen dan pengelola program studi mampu memproduksi materi ajar yang lebih menarik, kontekstual, dan berdampak nyata pada proses belajar mahasiswa.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari dosen Fakultas Desain UNIKOM, sekaligus narasumber pada kegiatan tersebut, Dr. Yully Ambarsih Ekawardhani, S.Sn., M.Sn., yang memaparkan pemanfaatan fitur Canva berbasis AI untuk mempercepat proses desain, menjaga konsistensi visual, serta meningkatkan kualitas penyampaian pesan. Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga dibekali strategi praktis dalam menerapkan prinsip tata letak, penguatan pesan visual, dan optimalisasi AI guna menghasilkan desain yang komunikatif dan profesional mulai dari presentasi perkuliahan, media pembelajaran, hingga materi pendukung Kurikulum AI.

    Melalui pelaksanaan sesi Hands-on tersebut, FEB UNIKOM menegaskan komitmennya untuk memperkuat kompetensi dosen dan pengelola program, sehingga pemanfaatan AI tidak berhenti pada penggunaan alat semata, melainkan terintegrasi dalam praktik pembelajaran yang inovatif, efektif, dan selaras dengan pengembangan Kurikulum AI FEB UNIKOM. (Direktorat Hms & Pro)

  • Kolaborasi FEB UNIKOM bersama Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru KOMDIGI Perkuat Kapasitas Pembudidaya Ikan Nila Melalui Bimtek Pengelolaan Keuangan Aplikatif

    Kolaborasi FEB UNIKOM bersama Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru KOMDIGI Perkuat Kapasitas Pembudidaya Ikan Nila Melalui Bimtek Pengelolaan Keuangan Aplikatif

    BANDUNG, UNIKOM — Dukungan terhadap pengelolaan keuangan merupakan faktor kunci dalam memastikan keberlanjutan dan daya saing suatu usaha, khususnya pada sektor usaha mikro dan berbasis komunitas. Pengelolaan keuangan yang baik berfungsi sebagai fondasi utama dalam menciptakan tata kelola usaha yang tertib, transparan, dan akuntabel, sehingga pelaku usaha memiliki kendali yang jelas terhadap kondisi finansialnya. Guna membantu meningkatkan tata kelola keuangan bagi para pelaku usaha, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bekerja sama dengan Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Kementerian Komunikasi dan Digital  Republik Indonesia (KOMDIGI) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan bagi Pembudidaya Ikan Nila yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sumber Jaya Koi, pada Kamis, 18 Desember 2025.

    Bertempat di Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Fasilitasi KOMDIGI dalam pemanfaatan teknologi digital pada sektor perikanan, yang tidak hanya menitikberatkan pada penyediaan perangkat dan sistem digital, tetapi juga pada penguatan kapasitas sumber daya manusia. Kolaborasi tersebut juga memfokuskan pelaku usaha budidaya yang didorong untuk menerapkan pengelolaan usaha yang lebih tertib, terukur, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

    Dalam pelaksanaan Bimtek, para peserta memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan keuangan dan akuntansi sederhana yang aplikatif. Materi tersebut diarahkan untuk mendorong transformasi pola kelola usaha dari yang bersifat kebutuhan harian menjadi usaha budidaya yang lebih terencana, berkelanjutan, dan memiliki kesadaran finansial yang kuat.

    Bimtek dilaksanakan dengan pendekatan praktis dan aplikatif melalui metode paparan singkat, diskusi interaktif, serta praktik langsung. Peserta dilatih menyusun dokumen kerja sederhana yang dapat digunakan dalam pengelolaan keuangan usaha budidaya sehari-hari. Materi pelatihan mencakup pemahaman arus kas budidaya harian, mingguan, dan per siklus; pencatatan kas harian; penghitungan biaya budidaya dan harga pokok produksi (HPP) per kilogram; penyusunan laporan laba rugi sederhana per siklus; hingga strategi penjualan hasil panen berbasis HPP, termasuk penentuan harga minimal aman, pemilihan saluran penjualan, dan pengaturan skema pembayaran.

    Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan evaluasi untuk memastikan pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan, serta pemberian apresiasi berupa reward dari Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru KOMDIGI sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif dan capaian praktik kelompok.

    Melalui kegiatan Bimtek tersebut, FEB UNIKOM bersama Direktorat Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru KOMDIGI menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem teknologi baru yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga melalui peningkatan literasi, keterampilan praktis, serta perubahan perilaku kerja pelaku usaha budidaya. (Direktorat Hms & Pro)