Tag: fakultas pascasarjana unikom

  • Fakultas Pascasarjana UNIKOM Gelar Seminar Personal Branding Dorong Mahasiswa Bangun Reputasi Profesional Sejak Dini

    Fakultas Pascasarjana UNIKOM Gelar Seminar Personal Branding Dorong Mahasiswa Bangun Reputasi Profesional Sejak Dini

    BANDUNG, UNIKOM – Jum’at, 30 Januari 2026, Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan forum akademik inspiratif bertajuk “Personal Branding: Elevating Your Future – Mastering Personal Branding for the Global Career”. Kegiatan tersebut merupakan implementasi mata kuliah Marketing Management pada Program Studi Magister Manajemen dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan partisipasi mahasiswa, akademisi, praktisi, serta masyarakat umum.

    Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema personal branding merupakan program yang sangat relevan dan strategis. Menurutnya, setiap individu pada dasarnya ingin memiliki citra dan reputasi yang baik, sehingga kemampuan membangun personal branding menjadi kebutuhan mendasar di era kompetisi global. Prof. Umi mengapresiasi Dekan Pascasarjana, panitia mahasiswa, serta narasumber yang telah berkontribusi menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Ini merupakan momen yang sangat bermanfaat, khususnya bagi para peserta yang belajar bagaimana membangun dan mengelola branding diri untuk mendukung karir ke depan. Pendidikan formal bukan hanya meningkatkan kompetensi akademik, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan citra dan reputasi profesional”, demikian ungkapnya.

    Lebih lanjut, Prof. Umi menekankan bahwa personal branding tidak hanya penting bagi mereka yang telah memiliki nama besar, tetapi justru harus mulai dibangun sejak masa perkuliahan. Mahasiswa perlu belajar memosisikan diri, mengenali keunggulan, serta mengkomunikasikan nilai yang dimiliki secara konsisten dan otentik. Hal tersebut, menurutnya, sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap proses pembelajaran yang dirancang oleh Dekan Pascasarjana dalam mata kuliah yang diampu. Terakhir, Prof. Umi juga mengajak mahasiswa untuk terus berkarya, meningkatkan kompetensi, serta berkontribusi sebagai generasi muda unggul dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 yang berkelanjutan. “Ke depan, kompetensi harus semakin luar biasa. Teruslah berkarya dan bangun reputasi diri dengan integritas”, pungkasnya.

    Sementara itu, Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas besar mahasiswa pada mata kuliah Marketing Management. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori bauran pemasaran seperti product, price, place, promotion, people, process, physical evidence, dan promise, tetapi juga mengimplementasikannya dalam konteks personal branding sebagai sebuah “produk diri” yang memiliki nilai dan diferensiasi. “Branding adalah aset intangible yang sangat menentukan keberhasilan, baik di dunia bisnis, profesional, maupun akademik. Konsep branding tidak hanya melekat pada produk atau jasa, tetapi juga pada personal individu”, tegasnya.

    Seminar tersebut menghadirkan Rizqi Ghassani, M.I.Kom., RFP, Director ESM Public Speaking Center, sebagai narasumber utama yang memaparkan strategi membangun personal branding melalui komunikasi efektif dan penguatan kemampuan public speaking dan juga brand identity. Kegiatan tersebut dipandu oleh Muhamad Fahad Alfarisi, S.I.Kom., mahasiswa Magister Manajemen selaku moderator. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif mereka sepanjang sesi diskusi.

    Melalui webinar tersebut, UNIKOM menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan magister yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membangun reputasi profesional yang kuat, adaptif terhadap transformasi digital, serta siap bersaing di tingkat global. (Direktorat Hms & Pro)

  • PKM Prodi Doktor Ilmu Manajemen UNIKOM, Dorong Kopi Sukasari Gunung Manglayang Berstandar SNI Menuju Global

    PKM Prodi Doktor Ilmu Manajemen UNIKOM, Dorong Kopi Sukasari Gunung Manglayang Berstandar SNI Menuju Global

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam mendukung pengembangan masyarakat, Program Studi Doktor Ilmu Manajemen (DIM) Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan tersebut digelar pada Jumat, 24 Juli 2025, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, dengan fokus utama pada pemberdayaan petani kopi di wilayah Sukasari Gunung Manglayang dan UMKM Kopi Geulis.

    Mengusung tema “Pemberdayaan Petani Kopi Wilayah Sukasari Gunung Manglayang Sesuai Standar Nasional Indonesia untuk Meningkatkan Kualitas Pascapanen dalam Rangka Menembus Pasar Internasional”, PKM tersebut menghadirkan pelatihan intensif untuk meningkatkan kualitas pengolahan kopi pasca panen. Dengan standar yang sesuai SNI, produk kopi diharapkan mampu bersaing di pasar global.

    Tim PKM UNIKOM terdiri dari akademisi dan mahasiswa Program Studi DIM UNIKOM, yaitu, Dekan Fakultas Pascasarjana sekaligus Dosen DIM UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si., Ketua Program Studi DIM UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. M. Yani Syafei, M.T., CSBA, Mahasiswa DIM UNIKOM, Yudi Haryadi, S.E., M.M., dan Deni Nurdiansyah, S.T., M.T.

    Turut hadir pula perwakilan dari Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang. Sebagai bentuk nyata kolaborasi, kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Pascasarjana UNIKOM diwakili           Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si dengan Pemerintah Kecamatan Sukasari. Selain itu, dilakukan pula Implementation Agreement (IA) antara Program Studi DIM UNIKOM diwakili Prof. Dr. Ir. H. M. Yani Syafei, M.T., CSBA., dengan Kopi Geulis, MoA tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU UNIKOM dan Pemerintah Kabupaten Sumedang yang telah disepakati pada tahun 2022. Melalui program PKM tersebut, UNIKOM berharap dapat membantu para petani kopi Sukasari dalam meningkatkan kualitas produk kopi pascapanen sehingga mampu menembus pasar internasional. “Kami ingin kopi Sukasari tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga menjadi kebanggaan Indonesia di pasar global,” ujar Prof. Yani. (Direktorat Hms & Pro)