Tag: Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM

  • Feb Unikom Terima Kunjungan Dan Benchmarking Dari Feb Universitas Tidar Magelang, Perkuat Tata Kelola Berbasis Digital Dan Kolaborasi Menuju Campus Ai Ready

    Feb Unikom Terima Kunjungan Dan Benchmarking Dari Feb Universitas Tidar Magelang, Perkuat Tata Kelola Berbasis Digital Dan Kolaborasi Menuju Campus Ai Ready

    BANDUNG, UNIKOM – Selasa, 21 Juli 2026, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan benchmarking dari Fakultas Ekonomi Universitas Tidar (UNTIDAR), Magelang, Jawa Tengah. Bertempat di Ruang serbaguna Lantai 16 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi kedua perguruan tinggi untuk berbagi praktik terbaik dalam tata kelola kelembagaan, pengembangan akademik, sistem penjaminan mutu, transformasi digital, serta memperkuat peluang kolaborasi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

    Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM., Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., beserta jajaran pimpinan Fakultas, para Direktur di lingkungan universitas, dosen, Kaprodi, dan tenaga kependidikan. Sementara itu, delegasi Universitas Tidar dipimpin oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si., didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Axel Giovanni, S.E., M.M., beserta jajaran dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Ekonomi Universitas Tidar.

    Dekan FEB UNIKOM, Prof. Siti Kurnia menyampaikan bahwa salah satu kekuatan UNIKOM terletak pada sistem tata kelola yang tersentralisasi di tingkat universitas. Berbagai layanan strategis, mulai dari bidang akademik, sumber daya, administrasi umum, teknologi informasi, hingga penjaminan mutu, dikelola oleh direktorat yang berada di bawah koordinasi pimpinan universitas sehingga mampu menciptakan tata kelola yang efektif, efisien, produktif, dan memiliki standar layanan yang sama di seluruh fakultas. Oleh karena itu, pada kegiatan benchmarking tersebut FEB UNIKOM menghadirkan jajaran pimpinan universitas agar delegasi Universitas Tidar memperoleh gambaran yang utuh mengenai sistem pengelolaan yang diterapkan di UNIKOM.

    Selanjutnya, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Tidar, Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh UNIKOM. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama kunjungan benchmarking adalah mempelajari berbagai praktik unggulan yang telah diterapkan UNIKOM, khususnya dalam tata kelola organisasi, sistem informasi, serta pengelolaan akademik yang telah berjalan secara terintegrasi. “Kami datang ke UNIKOM untuk belajar dari perguruan tinggi yang telah berkembang sangat baik. Banyak hal yang ingin kami pelajari, mulai dari tata kelola organisasi, sistem informasi yang terintegrasi, hingga bagaimana membangun budaya kerja yang mampu mendorong seluruh sivitas akademika bekerja secara optimal. Kami melihat UNIKOM sebagai perguruan tinggi yang memiliki tata kelola organisasi yang baik, didukung arsitektur teknologi, proses bisnis yang jelas, serta sistem informasi yang terintegrasi. Hal-hal tersebut menjadi inspirasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola di Fakultas Ekonomi Universitas Tidar”, tutur Prof. Izza.

    Memasuki sesi benchmarking, jajaran pimpinan dan direktorat UNIKOM secara bergantian memaparkan profil unit kerja, struktur organisasi, tata kelola, serta inovasi yang telah diterapkan di lingkungan universitas. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Umi memaparkan sistem pengelolaan akademik dan kemahasiswaan yang terintegrasi, sedangkan Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Dr. Agus menjelaskan strategi pengelolaan sumber daya manusia, struktur organisasi, dan tata kelola institusi yang mendukung efektivitas, efisiensi, dan produktivitas universitas.

    Direktur Pengembangan Teknologi Digital dan Sistem Informasi (PTDSI), Irfan Dwiguna Sumitra, S.Kom., M.Kom., Ph.D., memaparkan implementasi ekosistem teknologi informasi yang menjadi fondasi transformasi digital UNIKOM. Berbagai sistem informasi telah dikembangkan secara terintegrasi untuk mendukung proses akademik, administrasi, layanan sivitas akademika, hingga pengambilan keputusan berbasis data. Transformasi tersebut diperkuat melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran maupun tata kelola institusi sebagai implementasi visi UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University dan Campus AI Ready.

    Dalam kesempatan tersebut, Prof. Umi juga menyampaikan bahwa banyak perguruan tinggi menjadikan UNIKOM sebagai tujuan benchmarking karena keberhasilan institusi dalam membangun tata kelola berbasis teknologi informasi. “Alhamdulillah, UNIKOM sering menjadi tujuan benchmarking karena tata kelola administrasi dosen maupun tenaga kependidikan kami dinilai baik. Seluruh sistem telah terintegrasi dengan teknologi informasi sehingga layanan dapat berjalan secara digital, efektif, efisien, dan modern”, ungkap Prof. Umi.

    Selain itu, Prof. Umi menambahkan bahwa hasil benchmarking tersebut diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara UNIKOM dan Universitas Tidar. Menurutnya, kedua institusi memiliki peluang untuk menindaklanjuti hubungan tersebut melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Nota Kesepakatan (MoA), hingga Implementation Agreement (IA). Bahkan, kedua perguruan tinggi juga membuka peluang pengembangan program double degree dalam negeri sebagai bentuk kolaborasi akademik yang akan memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, maupun pengembangan kelembagaan kedua institusi. Melalui kegiatan benchmarking tersebut, FEB UNIKOM kembali menegaskan komitmennya sebagai fakultas yang terbuka terhadap kolaborasi, inovasi, dan berbagi praktik terbaik dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi. Sejalan dengan visi UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University dan Campus AI Ready, sinergi antara UNIKOM dan Universitas Tidar diharapkan mampu melahirkan berbagai program kolaboratif yang memberikan dampak nyata bagi pengembangan institusi serta mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era transformasi digital dan Artificial Intelligence. (Direktorat Hms & Pro)

  • Estafet Kepemimpinan Galeri Investasi Digital FEB UNIKOM Siap Hadirkan Inovasi Literasi Keuangan

    Estafet Kepemimpinan Galeri Investasi Digital FEB UNIKOM Siap Hadirkan Inovasi Literasi Keuangan

    BANDUNG, UNIKOM — Jum’at, 17 April 2026, Galeri Investasi Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) kepengurusan periode 2025/2026. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dekan FEB UNIKOM, para Ketua Program Studi, pembina organisasi, pengurus demisioner, pengurus baru, serta anggota aktif Galeri Investasi Digital UNIKOM.

    Kegiatan serah terima jabatan menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi sekaligus memperkuat komitmen Galeri Investasi Digital dalam mengembangkan literasi keuangan dan investasi di kalangan mahasiswa. Selain sebagai ajang estafet kepemimpinan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang refleksi atas capaian program kerja kepengurusan sebelumnya serta penyusunan langkah strategis dan inovatif untuk periode mendatang.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus laporan pertanggungjawaban dari Ketua Galeri Investasi Digital periode 2024/2025, Intan Yusnia. Dalam sambutannya, Intan juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya berbagai program kerja selama satu periode kepengurusan. Ia juga berharap kepengurusan selanjutnya dapat terus membawa Galeri Investasi Digital menjadi organisasi yang semakin berkembang, inovatif, dan berprestasi dalam mendukung peningkatan literasi investasi digital di lingkungan kampus.

    Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., dalam sambutan pembukanya menyampaikan harapan agar Galeri Investasi Digital dapat terus menjadi wadah edukatif bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi sejak dini.

    Prosesi inti kegiatan dilaksanakan secara simbolis melalui penyerahan laporan pertanggungjawaban dan atribut organisasi kepada Ketua Galeri Investasi Digital periode 2025/2026, Sultan Nurzamzam. Penyerahan tersebut menjadi tanda resminya pergantian kepemimpinan organisasi sekaligus awal dimulainya kepengurusan baru.

    Sultan Nurzamzam selaku ketua yang baru, selanjutnya menyampaikan visi, misi, serta komitmennya dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru akan berfokus pada peningkatan edukasi investasi digital, penguatan program kerja organisasi, serta perluasan jangkauan literasi keuangan kepada mahasiswa melalui berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif.

    Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus mempererat hubungan antaranggota. Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh kebersamaan, dan semangat baru dalam menyongsong kepengurusan yang lebih progresif.

    Melalui kegiatan serah terima jabatan tersebut, diharapkan kepengurusan Galeri Investasi Digital periode 2025/2026 dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, menghadirkan berbagai inovasi program kerja, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan dan investasi, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. (Direktorat Hms & Pro)

  • Bersinar Seperti Akuntan Bintang, Akuntansi 2025 Wadah Ekspresi Mahasiswa Akuntansi Unikom

    Bersinar Seperti Akuntan Bintang, Akuntansi 2025 Wadah Ekspresi Mahasiswa Akuntansi Unikom

    BANDUNG, UNIKOM – Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKOM menggelar kegiatan bertajuk “AKFUNtansi 2025: Let’s Party With Exciting Fantasies and Shine Like an Accountant Star” pada Sabtu, 12 April 2025. Bertempat di Auditorium Lantai 4 Miracle Building UNIKOM, acara berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai, sebagai bagian dari peringatan Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAk) ke-29. Rangkaian kegiatan menyuguhkan pertunjukan seni, outfit parade, penampilan bakat mahasiswa, sesi talk show alumni, serta materi motivasi organisasi.

    Acara dibuka dengan sambutan oleh Kaprodi Sarjana Akuntansi, Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, SE., M.Si., Ak., yang menyampaikan pentingnya ruang ekspresi dan apresiasi bagi mahasiswa. “Momentum Dies Natalis HIMAk bukan sekadar perayaan, tapi ruang pembelajaran berharga. Mahasiswa dapat mengasah soft skills, menumbuhkan rasa kepemilikan, serta memperkuat jejaring lintas angkatan,” ujarnya. “Saya berharap HIMAk terus menjadi ruang pengembangan kepemimpinan, memperkuat sinergi antar elemen civitas, dan menjadi inspirasi bagi organisasi lain,” tambahnya.

    Direktur Kemahasiswaan UNIKOM Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., PhD juga memberikan dorongan semangat melalui paparannya: “Keterlibatan di organisasi adalah bekal penting membangun karakter, kepemimpinan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Jangan ragu aktif, karena itu membentuk kalian menjadi pribadi yang utuh dan siap bersaing.”

    Dalam sesi talk show, alumni Akuntansi Ibu Ajeng, SE membagikan kisahnya di dunia profesional. “Di dunia kerja, bukan hanya IPK yang dihitung. Sikap, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi sangat menentukan. Dan pengalaman organisasi jadi bekal terbaik menghadapi dunia nyata.”

    Acara ini turut dihadiri oleh Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., Kaprodi D3 Akuntansi, Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti, SE., M.Si., Ak., CA., dan Kepala Divisi BKKLA, Dr. Nungki Kusuma, serta mahasiswa dari seluruh angkatan.

    “Teruslah berproses, berprestasi, dan berkontribusi dengan semangat. Jadikan setiap kegiatan seperti AKFUNtansi ini sebagai ruang tumbuh untuk menjadi akuntan yang tangguh dan membanggakan,” pesan Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu kepada seluruh mahasiswa Akuntansi.

    Dengan nuansa penuh kreativitas dan kebersamaan, AKFUNtansi 2025 menunjukkan bahwa mahasiswa Akuntansi UNIKOM tak hanya aktif di bidang akademik, tapi juga mampu tampil sebagai generasi pemimpin masa depan yang inspiratif. (Direktorat Hms & Pro)

  • Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Dan Fakultas Pascasarjana Unikom Berkolaborasi Bersama Esgi Unair Gelar Webinar Bertajuk “Optimizing The Use Of Artificial Intelligence For Research”

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Dan Fakultas Pascasarjana Unikom Berkolaborasi Bersama Esgi Unair Gelar Webinar Bertajuk “Optimizing The Use Of Artificial Intelligence For Research”

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Dan Fakultas Pascasarjana Unikom Berkolaborasi Bersama Esgi Unair Gelar Webinar Bertajuk “Optimizing The Use Of Artificial Intelligence For Research”

    BANDUNG, UNIKOM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), bekerja sama dengan ESGI – Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan webinar daring bertajuk “Optimizing the Use of Artificial Intelligence for Research: Meningkatkan Kualitas Penelitian dengan AI”. Acara ini telah berlangsung pada Jumat, 28 Februari 2025, pukul 09.00 – 11.00 WIB melalui platform Zoom, yang dihadiri oleh mahasiswa, dan dosen dari berbagai program studi di lingkungan FEB dan Pascasarjana UNIKOM.

    Webinar ini dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UNIKOM, Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., yang menekankan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas penelitian akademik. “AI bukan sekadar alat, tetapi sebuah solusi untuk mempercepat analisis, meningkatkan akurasi dalam penelitian, dan memperkaya wawasan akademik. Namun, penggunaannya harus tetap mengedepankan etika dan integritas ilmiah,” ujar Prof. Umi 

    Sebagai keynote speaker, Meifaza Ainur Rosyidah, S.A., Research Assistant di CESGS-UNAIR, memaparkan peran strategis AI dalam penelitian akademik. Ia menyoroti bagaimana AI dapat mempercepat analisis data, meningkatkan ketepatan literatur, serta membantu dalam pengambilan keputusan berbasis data. Beberapa poin utama dalam presentasinya meliputi:

    1)  Pemanfaatan AI dalam Penelitian Akuntansi dan Manajemen – AI dapat digunakan dalam: (i) Otomasi Analisis Data: AI mendukung pemrosesan big data, analisis tren keuangan, serta audit otomatis; (ii) Prediksi Bisnis dan Pasar: AI membantu peneliti dalam peramalan keuangan dan pengambilan keputusan berbasis tren industry; (iii) Literature Review Cerdas: AI mempercepat penyaringan referensi akademik, memudahkan pencarian jurnal relevan.

    2)  Tools AI yang Mendukung Penulisan dan Analisis Penelitian – Pengenalan berbagai alat berbasis AI: (i) ChatGPT, Grammarly: Membantu dalam penyusunan teks akademik dan perbaikan tata Bahasa; (ii) Zotero, Mendeley: Mengelola referensi dan kutipan ilmiah secara otomatis; (iii) NVivo, Atlas.ti: Menganalisis data kualitatif secara lebih sistematis; dan (iv) Scite.ai, Elicit: Meningkatkan efisiensi pencarian sumber akademik yang kredibel.

    3) Etika dan Batasan dalam Penggunaan AI – Menyoroti isu plagiarisme, keandalan data, dan batasan teknologi dalam dunia akademik, sehingga penelitian tetap memiliki nilai ilmiah tinggi. AI tidak boleh menggantikan pemikiran kritis peneliti, AI mengandalkan sumber terbuka, sehingga perlu verifikasi kredibilitas. Institusi akademik perlu menetapkan pedoman jelas terkait penggunaan AI dalam penelitian.

    Webinar ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa dan dosen untuk memahami bagaimana AI dapat meningkatkan efektivitas penelitian. Diskusi interaktif yang berlangsung selama sesi tanya jawab seputar cara mengoptimalkan AI dalam metodologi penelitian, pengolahan data kuantitatif dan kualitatif, serta penggunaannya dalam penulisan artikel ilmiah. Webinar ini juga menjadi bagian dari strategi fakultas dalam meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa dan dosen di seluruh program studi, dengan mendorong penggunaan AI secara bertanggung jawab dalam riset akademik.

    Ketua Program Studi di lingkungan FEB yang turut hadir dalam acara ini antara lain:

    • Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.Si., CIMA – Ketua Program Studi Sarjana Manajemen
    • Dr. Rizki Zulfikar, S.E., M.Si – Ketua Program Studi D3 Manajemen Pemasaran dan D3 Keuangan & Perbankan
    • Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., CA – Ketua Program Studi Sarjana Akuntansi
    • Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti, S.E., M.Si., Ak., CA – Ketua Program Studi D3 Akuntansi

    Sebagai tindak lanjut dari seminar ini, FEB dan Fakultas Pascasarjana UNIKOM akan mengembangkan program pelatihan dan workshop khusus bagi dosen dan mahasiswa guna memperdalam pemahaman tentang penggunaan AI dalam penelitian. 

    Dekan FEB, Prof. Siti Kurnia Rahayu, menegaskan bahwa adopsi teknologi AI dalam penelitian harus diimbangi dengan penguatan kompetensi akademik dan etika ilmiah. “Kami akan terus berupaya memperkuat wawasan dosen dan mahasiswa dalam pemanfaatan AI untuk mendukung penelitian yang lebih inovatif, relevan, dan berkualitas. AI bukan untuk menggantikan peran akademisi, tetapi sebagai alat untuk mempercepat dan meningkatkan mutu penelitian,” ujar Prof. Siti Kurnia Rahayu. 

    Dengan semakin berkembangnya teknologi kecerdasan buatan, diharapkan FEB dan Fakultas Pascasarjana UNIKOM dapat menjadi pionir dalam pemanfaatan AI untuk penelitian akademik di Indonesia. Fakultas FEB dan Pascasarjana berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dalam penelitian, dengan memanfaatkan teknologi mutakhir guna menciptakan riset yang berdampak luas bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan industri. (Direktorat Hms & Pro) 

  • UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    UNIKOM Gelar Pengukuhan Dua Guru Besar Bidang Akuntansi Perpajakan Dan Perilaku Dalam Arsitektur

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar Sidang Terbuka Senat pada hari Kamis, 20 Februari 2025 dalam rangka Pengukuhan Guru Besar bagi dua akademisi yaitu Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., Guru Besar bidang Akuntansi Perpajakan yang merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKOM dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., Guru Besar Bidang Perilaku dalam Arsitektur yang juga merupakan Ketua Program Studi Teknik Arsitektur UNIKOM. Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV yaitu Dr. Lukman, S.T., M.Hum., serta jajaran pimpinan dan Guru Besar universitas, dosen, juga tamu undangan dari berbagai kalangan akademik, pemerintahan dan industri.

    Setelah prosesi senat dibuka oleh Ketua senat sekaligus Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, DRA., S.E., M.Si., M.Pd., membacakan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, kepada Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak.CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, MT., sebagai bagian dari prosesi pengukuhan Guru Besar kedua Profesor. 

    Pada kesempatan tersebut, sebagai ilustrasi perjalanan yang panjang proses yang dilalui oleh kedua Profesor UNIKOM yang akan dikukuhkan. Tayangan video profil dari masing-masing Guru Besar yang memberikan gambaran perjalanan akademik dan kontribusi mereka dalam dunia pendidikan dan penelitian yang dilanjutkan penyampaian orasi ilmiah oleh kedua Guru Besar. Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu membawakan orasi ilmiah yang menyoroti inovasi bidang akuntansi dan keuangan, sementara Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto membahas inovasi dalam bidang teknik dan teknologi.

    Sebagai bentuk penghormatan, Rektor UNIKOM didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM memasangkan kalung pengukuhan serta menyerahkan sertifikat penghargaan kepada kedua Guru Besar. Selain itu, cinderamata diberikan sebagai tanda apresiasi atas kontribusi luar biasa mereka.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UNIKOM Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya Prof. Eddy berterimakasih kepada seluruh tamu undangan khususnya kepada Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., dan seluruh Guru Besar dari berbagai Institusi, Beliau juga menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas pencapaian kedua Guru Besar Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., “Pencapaian menjadi Guru Besar bagi dosen merupakan hal yang sangat diimpikan, maka tantangan yang harus dilewati adalah harus betul – betul melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi secara baik, terukur, dan sistematis, sehingga bisa tepat waktu mencapai cita-cita menjadi seorang Guru Besar” tutur Prof. Eddy. 

    Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, ST., M.Hum., juga turut mengapresiasi pencapaian kedua Guru Besar serta peran UNIKOM dalam memajukan pendidikan tinggi di Indonesia. Beliau juga mengungkapkan bahwa “Menjadi Profesor atau Guru Besar tidaklah mudah, setidaknya ada tiga syarat utama yaitu: 1). Latar belakang pendidikan yang menurut UU harus S3 2). Harus sudah jenjang Lektor Kepala. 3). Narsis, dimana artinya hasil karya penelitian dari Tri Dharma Perguruan tinggi yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian.dipublikasikan ke dunia internasional. Jadi harapannya semoga dari kedua Guru Besar, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., dan Prof. Dr. Ir. Dhini Dewiyanti Tantarto, M.T., dapat  menginspirasi dan mendorong dosen-dosen di Lingkungan UNIKOM untuk segera menjadi Guru Besar” pungkasnya. 

    Pada Momentum spesial ini turut dilengkapi oleh persembahan dari keluarga kedua Guru Besar yang menambah nuansa haru, romantis, dan energi positif. yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama menjadi momen berharga yang mengabadikan kebanggaan seluruh civitas akademika UNIKOM. 

    Sidang Terbuka Senat UNIKOM ditutup dengan pembacaan doa serta pemberian ucapan selamat dari kalangan sivitas akademika UNIKOM, kepada kedua Guru Besar. Acara ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi UNIKOM, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para akademisi dan mahasiswa untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam dunia pendidikan.(Direktorat Hms & Pro). 

  • Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (Feb) Unikom Tingkatkan Kualitas Non Akademik Mahasiswa Melalui Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (Spak)

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (Feb) Unikom Tingkatkan Kualitas Non Akademik Mahasiswa Melalui Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (Spak)

    Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (Feb) Unikom Tingkatkan Kualitas Non Akademik Mahasiswa Melalui Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (Spak)

    BANDUNG, UNIKOM – Program Studi di Lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKOM, yaitu Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi, Vokasi Akuntansi, Vokasi Keuangan Perbankan, dan Vokasi Manajemen Pemasaran terus berupaya meningkatkan kualitas mahasiswanya melalui berbagai program strategis. Salah satu inisiatif yang diterapkan adalah penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (SPAK) yang diadakan pada hari Sabtu, 1 Februari 2025. Dengan sistem ini, mahasiswa disetiap program studi tidak hanya dinilai berdasarkan pencapaian akademik, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan non-akademik, ekstrakurikuler, dan pengembangan soft skills yang relevan dengan dunia kerja.

    Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari semua program studi di lingkungan FEB. Turut hadir dalam acara ini para Ketua Program Studi, yaitu Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy (Kaprodi Manajemen S1), Assoc. Prof. Dr. Sridewi Anggadini (Kaprodi Akuntansi S1), Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti (Kaprodi Vokasi Akuntansi), serta Dr. Rizky Zulfikar (Kaprodi Vokasi Keuangan Perbankan dan Manajemen Pemasaran), yang turut memberikan dukungan penuh terhadap implementasi sistem ini.

    Dalam kesempatan ini, Dr. Andreas Darmayadi, M.Si., Ph.D., selaku Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, menyampaikan bahwa SPAK merupakan salah satu strategi dalam mengukur keaktifan mahasiswa dalam berbagai aktivitas ekstrakurikuler serta pengembangan soft skills yang semakin penting di dunia profesional. “SPAK hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus dorongan bagi mahasiswa agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik. Hal ini menjadi langkah penting dalam membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia industri,” ujar Dr. Andreas Darmayadi.

    Komitmen terhadap peningkatan kualitas mahasiswa ini juga mendapat dukungan penuh dari Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M. Ak., Ak., CA.,selakuDekan FEB UNIKOM, yang menekankan bahwa budaya organisasi dalam fakultas sangat dipengaruhi oleh komitmen atas kebijakan yang strategis dan gaya kepemimpinan. Dalam sesi diskusi, dijelaskan bahwa SPAK kini menjadi standar penilaian yang wajib dipenuhi oleh mahasiswa sebelum dapat mengikuti sidang tugas akhir, skripsi, atau proyek akhir. Sistem ini mencakup tiga aspek utama, yaitu: (1) Penalaran, mencakup kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan wawasan intelektual; (2) Minat dan Bakat, meliputi partisipasi dalam organisasi, seni, olahraga, serta berbagai kompetisi, (3) Keagamaan dan Sosial Kemasyarakatan, yang bertujuan menanamkan kepedulian sosial dan kontribusi dalam kegiatan keagamaan. SPAK mengkategorikan aktivitas mahasiswa ke dalam kegiatan “Wajib” dan “Pilihan”, dengan ketentuan bahwa mahasiswa harus mencapai nilai kumulatif minimal yang telah ditetapkan. Pelaporan aktivitas dilakukan secara berkala setiap semester melalui Sistem Informasi SPAK, yang mengharuskan mahasiswa mengunggah bukti capaian kegiatannya.

    Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga mendapatkan wawasan praktis tentang bagaimana SPAK dapat membantu mahasiswa dalam membangun portofolio yang lebih kuat dan meningkatkan daya saing di dunia kerja. dengan diterapkannya SPAK, FEB UNIKOM berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya integrasi antara pencapaian akademik dan pengembangan soft skills. Implementasi sistem ini menjadi bagian dari action seluruh program studi di lingkungan FEB UNIKOM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki keunggulan dalam aspek professional dan sosial. (Direktorat Hms & Pro)

  • Penguatan Kompetensi Mahasiswa di lingkungan FEB dalam Aktivitas Non-Akademik

    Penguatan Kompetensi Mahasiswa di lingkungan FEB dalam Aktivitas Non-Akademik

    Bandung, 1 Februari 2025 – Program Studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis FEB – UNIKOM, yaitu Sarjana Manajemen, Sarjana Akuntansi, Vokasi Akuntansi, Vokasi Keuangan Perbankan, dan Vokasi Manajemen Pemasaran, terus berupaya meningkatkan kualitas mahasiswanya melalui berbagai program strategis. Salah satu inisiatif yang diterapkan adalah Penerapan Sistem Penilaian Aktivitas Kemahasiswaan (SPAK), yang diadakan pada Sabtu, 1 Februari 2025. Dengan sistem ini, mahasiswa di setiap program studi tidak hanya dinilai berdasarkan pencapaian akademik, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan non-akademik, ekstrakurikuler, dan pengembangan soft skills yang relevan dengan dunia kerja.

    Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dari semua program studi di lingkungan FEB. Turut hadir dalam acara ini para Ketua Program Studi, yaitu Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy (Kaprodi Sarjana Manajemen), Assoc. Prof. Dr. Sridewi Anggadini (Kaprodi Sarjana Akuntansi), Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti (Kaprodi Vokasi Akuntansi), serta Dr. Rizky Zulfikar (Kaprodi Vokasi Keuangan Perbankan dan Manajemen Pemasaran), yang turut memberikan dukungan penuh terhadap implementasi sistem ini.

    Dalam kesempatan ini, Dr. Andreas Darmayadi, M.Si., Ph.D., selaku Direktur Kemahasiswaan UNIKOM, menyampaikan bahwa SPAK merupakan salah satu strategi dalam mengukur keaktifan mahasiswa dalam berbagai aktivitas ekstrakurikuler serta pengembangan soft skills yang semakin penting di dunia profesional.

    “SPAK hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus dorongan bagi mahasiswa agar lebih aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik. Hal ini menjadi langkah penting dalam membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia industri,” ujar Dr. Andreas Darmayadi.

    Komitmen terhadap peningkatan kualitas mahasiswa ini juga mendapat dukungan penuh dari Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, selaku Dekan FEB UNIKOM, yang menekankan bahwa budaya organisasi dalam fakultas sangat dipengaruhi oleh komitmen atas kebijakan yang strategis dan gaya kepemimpinan.

    Dalam sesi diskusi, dijelaskan bahwa SPAK kini menjadi standar penilaian yang wajib dipenuhi oleh mahasiswa sebelum dapat mengikuti sidang tugas akhir, skripsi, atau proyek akhir. Sistem ini mencakup tiga aspek utama, yaitu: (1) Penalaran, mencakup kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan wawasan intelektual; (2) Minat dan Bakat, meliputi partisipasi dalam organisasi, seni, olahraga, serta berbagai kompetisi, (3) Keagamaan dan Sosial Kemasyarakatan, yang bertujuan menanamkan kepedulian sosial dan kontribusi dalam kegiatan keagamaan. SPAK mengkategorikan aktivitas mahasiswa ke dalam kegiatan “Wajib” dan “Pilihan”, dengan ketentuan bahwa mahasiswa harus mencapai nilai kumulatif minimal yang telah ditetapkan. Pelaporan aktivitas dilakukan secara berkala setiap semester melalui Sistem Informasi SPAK, yang mengharuskan mahasiswa mengunggah bukti capaian kegiatannya.

    Dalam kegiatan ini, mahasiswa juga mendapatkan wawasan praktis tentang bagaimana SPAK dapat membantu mahasiswa dalam membangun portofolio yang lebih kuat dan meningkatkan daya saing di dunia kerja.

    Dengan diterapkannya SPAK, FEB UNIKOM berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya integrasi antara pencapaian akademik dan pengembangan soft skills. Implementasi sistem ini menjadi bagian dari rofe seluruh program studi di lingkungan FEB UNIKOM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki keunggulan dalam aspek professional dan sosial.

  • Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    Awal Tahun 2025 UNIKOM Bertambah Guru Besar dalam Bidang Akuntansi Perpajakan

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan diserahkannya Surat Keputusan (SK) Guru Besar kepada Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. yang merupakan salah satu dosen terbaik yang berkontribusi di bidang Akuntansi Perpajakan. Penyerahan SK ini menjadi momen penting dalam perjalanan akademik UNIKOM, yang semakin menunjukkan komitmennya untuk mencetak akademisi berkualitas di tingkat nasional.

    Acara penyerahan SK Guru Besar dilaksanakan pada Selasa, 2 Januari 2025, di Aula Gedung A LLDIKTI Wilayah IV. Penyerahan SK Guru Besar ini merupakan bagian dari upaya LLDIKTI Wilayah IV untuk memberikan penghargaan dan pengakuan atas dedikasi serta kontribusi para dosen dalam bidang pendidikan dan penelitian.

    Melalui penyerahan SK ini, LLDIKTI Wilayah IV berharap dapat memotivasi dosen-dosen lainnya untuk terus berprestasi dan berinovasi, sehingga dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Sebanyak 12 dosen dari berbagai perguruan tinggi menerima SK Guru Besar pada kesempatan ini.

    Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si., M.Pd. yang mewakili Rektor UNIKOM saat dimintai keterangan oleh Tim Humas UNIKOM mengatakan “Sebagai Pimpinan, sahabat, tentunya saya sangat bahagia dan bangga dapat membersamai sekaligus mengantarkan orang terdekat kita, dosen kita mencapai Guru Besar. Jabatan tertinggi dan prestasi tertinggi profesi seorang dosen. Hal ini menunjukkan UNIKOM konsisten mendorong para dosennya terus berkembang mencapai karir tertingginya. Perolehan Guru besar bukan hanya menunjukkan kinerja pribadi Dosennya, misal saat ini pribadi Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., tetapi lebih luas kinerja FEB dan UNIKOM tentunya.

    Prof. Umi juga berbagi pengalaman dan tips untuk meraih gelar Guru Besar menurutnya ”Meraih gelar Guru Besar memang tidaklah mudah tapi juga tidak susah. Diperlukan persyaratan yang cukup lumayan untuk dilengkapi: Pendidikan doktor (S3), Konsen pada keahlian tertentu, Kum nya mencukupi minimal 850, menghasilkan publikasi di jurnal internasional bereputasi, aktif dalam organisasi akademik di tingkat nasional dan internasional, memiliki reputasi yang baik, dan yang tidak kalah pentingnya adalah tertib administrasi terkait dokumen yang diperlukan sesuai ketentuan perguruan tinggi atau institusi UNIKOM tentunya untuk selanjutnya diajukan ke DIKTI.” tutur Prof Umi

    Prof. Umi juga berpesan “saya selalu sampaikan jika ingin berhasil mencapai guru besarnya  diperlukan kemampuan mengelola diri dengan prinsip 5 K: kerja kolaborasi antara kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas Dengan lima K tersebut, maka syarat administrasi yang selama ini dirasakan sulit dapat diselesaikan dengan mudah. Publikasi pada jurnal internasional bereputasi tidak akan menjadi beban. Selalu bersikap positif dan ikhlas menanti tangan Tuhan bergerak. Jangan sampai kita berekspektasi tinggi, lalu gagal jatuhnya stress kemudian sakit.”ungkapnya

    Lebih lanjut, Prof Umi mengatakan ”Setiap dosen yang sudah S3, berkomitmen pada keilmuannya, mencintai profesinya, berperilaku baik sudah memiliki tiket untuk menjadi Guru Besar. Jangan patah semangat, sahabat-sahabat kesayangan di UNIKOM Pasti dapat menjadi Profesor, tergantung niat nya. Harus Tulus dan Ikhlas. Harus baik dengan semua orang agar doa terus mengalur ke diri kita.”Pungkasnya

    Prof. Dr Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. juga membagikan pengalamannya untuk mendapatkan gelar Profesor. Ia bercerita bahwa “Proses mendapatkan gelar Guru Besar adalah perjalanan panjang yang tidak bisa sepenuhnya dianggap sebagai hasil usaha pribadi. Gelar ini merupakan buah dari kolaborasi berbagai elemen yang saling menopang, termasuk institusi, lingkungan keluarga, kolega, dan takdir Sang Pencipta. Waktu juga memainkan peran penting dalam proses ini, mulai dari kesempatan yang datang di saat yang tepat hingga kemampuan untuk bersabar dan terus berproses tanpa terburu-buru. Setiap fase memiliki momennya sendiri, dan sering kali hasil terbaik muncul di waktu yang telah ditentukan. Institusi berperan besar dalam menyediakan peluang untuk berkembang, sementara kolega, mentor, dan sahabat memberikan arahan, motivasi, serta bantuan yang tak ternilai. Keluarga menjadi tempat bersandar saat menghadapi tantangan, dan mahasiswa sering kali menjadi sumber inspirasi yang mendorong kita untuk memberikan yang terbaik. Proses ini juga mencakup tahapan teknis yang harus dijalani, seperti pengumpulan dan perhitungan angka kredit dari pendidikan, pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Setelah itu, berkas diajukan untuk diverifikasi oleh pihak universitas, senat, serta Tim Integritas Universitas, sebelum akhirnya dievaluasi oleh LLDikti dan Dikti.”ungkapnya

    lebih lanjut Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA mengatakan “Lebih dari sekadar pencapaian teknis, gelar Guru Besar adalah amanah untuk melayani lebih banyak orang dengan ilmu yang telah dipercayakan. Gelar ini mengajarkan kerendahan hati, bahwa setiap pencapaian adalah hasil sinergi banyak pihak, bukan sekadar jerih payah pribadi. Tantangan dalam meraih gelar ini bukan hanya soal memenuhi persyaratan, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat dan ilmu pengetahuan”. Pungkasnya. Penyerahan SK ini juga menunjukkan komitmen UNIKOM untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan perguruan tinggi. Sebagai institusi yang selalu mendukung pengembangan sumber daya manusia, UNIKOM berharap akan ada lebih banyak dosen yang mengikuti jejak Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA. dalam mengembangkan kemampuan