Tag: Ekonomi Kreatif Desa

  • Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Mengintegrasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan Peran Pemangku Kepentingan dalam Proyek Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus PT Chevron Geothermal Indonesia

    Penulis: Surya, Desayu Eka; Mahmud, Wan Amizah Wan 

    DOI: 10.17576/JKMJC-2025-4101-18

    Abstrak:

    Studi ini mengeksplorasi integrasi Corporate Social Responsibility (CSR) dan Stakeholder Theory dalam proyek-proyek usaha kecil dan menengah (UKM) PT Chevron Geothermal Indonesia (PT CGI) di Desa Samarang dan Desa Pasirwangi Garut, Pulau Jawa, Indonesia. CSR telah menjadi alat strategis bagi bisnis untuk mempromosikan pemberdayaan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana inisiatif Super Chicken, perkebunan pisang, dan budidaya jamur PT CGI selaras dengan kepentingan stakeholder, sehingga memastikan pembangunan berkelanjutan. Berdasarkan Stakeholder Theory, yang menyatakan bahwa bisnis harus memperhatikan kepentingan berbagai stakeholder, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, analisis dokumen, dan observasi langsung. Enam belas informan kunci, termasuk perwakilan PT CGI, pejabat pemerintah daerah, dan penerima manfaat UKM, berpartisipasi dalam penelitian yang dilakukan antara Januari dan Juli 2016. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan stakeholder sangat penting untuk keberhasilan CSR. Proyek Super Chicken meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan lokal, inisiatif perkebunan pisang meningkatkan keberlanjutan pertanian, dan proyek budidaya jamur memberikan peluang ekonomi, khususnya bagi perempuan dan kelompok marginal. Inisiatif-inisiatif ini menggambarkan tujuan CSR dalam pembangunan berbasis komunitas, penciptaan nilai yang dicapai melalui pertumbuhan ekonomi dan pengembangan keterampilan, serta saling ketergantungan antara bisnis dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CSR paling efektif bila diimplementasikan melalui model yang digerakkan oleh stakeholder, yang mendorong kemandirian jangka panjang dan penciptaan nilai bersama. Penelitian ini berkontribusi pada literatur CSR dan Stakeholder Theory dengan memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan dapat mendorong pembangunan berkelanjutan melalui strategi CSR kolaboratif yang berorientasi pada tujuan. © 2025, Penerbit Universiti Kebangsaan Malaysia. All rights reserved.

    Keywords: Corporate social responsibility; PT Chevron Geothermal Indonesia; Usaha Kecil dan Menengah (UKM); stakeholder theory; pengembangan berkelanjutan


    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105003189150