Penulis: Surtikanti, Asep Saepudin, Wati Aris Astuti
DOI: 10.15549/jeecar.v10i4.1358
Abstrak
Penelitian ini secara empiris meneliti dampak biaya operasional, volume penjualan, dan hutang dagang terhadap laba bersih di perusahaan pertambangan Indonesia. Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan verifikasi. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, 35 laporan keuangan dari 7 perusahaan pertambangan dipilih dari populasi 100 laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional secara signifikan mempengaruhi laba bersih dengan hubungan negatif, volume penjualan secara signifikan mempengaruhi laba bersih dengan hubungan positif, dan hutang dagang secara signifikan mempengaruhi laba bersih dengan hubungan positif. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa laba bersih lebih dominan dipengaruhi oleh volume penjualan dibandingkan dengan biaya operasional dan hutang dagang. Dampak dari penelitian ini adalah perusahaan pertambangan perlu mempertimbangkan cara mengurangi biaya operasional dan hutang dagang serta meningkatkan volume penjualan dalam operasional perusahaan. © 2023, Institute of Eastern Europe and Central Asia. Seluruh hak dilindungi undang-undang.
Kata kunci penulis
hutang dagang; biaya operasional; volume penjualan
Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85164113653
