Dapatkan strategi konkret menembus skema hibah nasional hingga internasional bersama narasumber berpengalaman:
Dr. Muhammad Aria Rajasa Pohan, S.T., M.T. (Direktur Pusat Kajian & Hibah Internasional UNIKOM) – Navigasi Hibah Internasional: Strategi Membangun Konsorsium Global & Proposal Berdaya Saing
Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T., M.T. (Direktur DP3M UNIKOM) – Kebijakan Riset Nasional & Penguatan Proposal: Menyelaraskan Potensi FEB dengan Prioritas Pendanaan Institusional
Dr. Adi Santoso, S.E., M.M. (COE EADT Telkom University) – Bedah Anatomi Proposal Menang Hibah: Trik Praktis State of the Art, Novelty, & Narasi Persuasif
Catat jadwalnya! 🗓️ Selasa, 8 September 2026 ⏰08.30 WIB – Selesai 📍Ruang VVIP Lantai 16, Gedung Baru UNIKOM
Catatan: Peserta diharapkan membawa laptop dan Draft Concept Note / Ringkasan Ide Riset (1–2 halaman) untuk sesi Klinik Draft Proposal secara langsung.
BANDUNG, UNIKOM – Rabu, 22 Juli 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya riset yang inovatif dan berdampak melalui kegiatan Penandatanganan Kontrak Hibah Penelitian Kemendiktisaintek Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Direktorat Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan (DP3M), bertempat di Ruang Seminar Kampus I UNIKOM. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan penelitian yang berhasil memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), sekaligus memastikan kesiapan para peneliti dalam melaksanakan penelitian sesuai target luaran yang telah ditetapkan. Pada tahun pendanaan 2026, UNIKOM berhasil meraih 11 judul penelitian dengan total dana hibah sebesar Rp1.595.590.000. Pencapaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kualitas dan daya saing penelitian dosen UNIKOM, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang mendukung pembangunan nasional melalui program Diktisaintek Berdampak. Berdasarkan rekapitulasi pendanaan, hibah penelitian yang diterima UNIKOM mencakup berbagai skema, yaitu Penelitian Kerja Sama Luar Negeri sebanyak 1 judul dengan pendanaan Rp208.000.000, Penelitian Fundamental Reguler sebanyak 4 judul senilai Rp499.020.000, Penelitian Disertasi Doktor sebanyak 2 judul dengan pendanaan Rp106.530.000, Penelitian Terapan – Luaran Prototipe sebanyak 1 judul senilai Rp318.560.000, Penelitian Terapan – Luaran Model sebanyak 1 judul dengan pendanaan Rp164.840.000, serta Hilirisasi Prototipe sebanyak 2 judul dengan nilai hibah Rp298.640.000. Direktur Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3M) UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T, M.T., menjelaskan bahwa kegiatan penandatanganan kontrak merupakan tahapan penting untuk memberikan pemahaman kepada seluruh penerima hibah mengenai pelaksanaan penelitian yang akan dijalankan. “Melalui kegiatan penandatanganan kontrak ini, kami ingin memastikan seluruh ketua maupun anggota peneliti memahami pekerjaan yang akan dilakukan, mulai dari pelaksanaan penelitian, monitoring dan evaluasi, penyusunan laporan akhir, laporan keuangan, hingga pencapaian luaran yang telah ditetapkan pada setiap skema hibah”, tuturnya. Lebih lanjut, Assoc. Prof. Dr. Irawan menyampaikan bahwa keberhasilan UNIKOM memperoleh pendanaan hibah penelitian senilai hampir Rp1,6 miliar merupakan hasil kerja keras para dosen dalam menyusun proposal penelitian yang kompetitif. Menurutnya, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan produktivitas riset dan memperluas kolaborasi penelitian di tingkat nasional maupun internasional. “Kami berharap kegiatan hari ini dapat memacu dosen-dosen UNIKOM lainnya untuk semakin aktif mengikuti program hibah penelitian, baik pada tahun ini maupun pada pendanaan di masa mendatang. Semakin banyak penelitian yang didanai, semakin besar kontribusi UNIKOM dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi”, tambahnya. Kegiatan penandatanganan kontrak juga menjadi forum koordinasi bagi seluruh peneliti agar memahami berbagai tahapan pelaksanaan hibah, termasuk mekanisme monitoring dan evaluasi, pengelolaan administrasi, pelaporan keuangan, serta strategi pencapaian luaran penelitian sesuai ketentuan Kemendiktisaintek. Dengan demikian, setiap penelitian yang didanai diharapkan dapat berjalan secara efektif, akuntabel, dan menghasilkan luaran yang berkualitas. Capaian hibah penelitian tersebut selaras dengan komitmen UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University yang terus mendorong penguatan tridarma perguruan tinggi melalui riset, inovasi, dan kolaborasi. Beragam skema penelitian yang berhasil didanai menunjukkan kapasitas dosen UNIKOM dalam mengembangkan penelitian dasar, penelitian terapan, pengembangan model dan prototipe, hingga hilirisasi hasil riset yang memberikan manfaat nyata bagi dunia industri dan masyarakat. Melalui pendanaan Hibah Penelitian Kemendiktisaintek Tahun 2026 ini, UNIKOM optimis akan menghasilkan berbagai luaran strategis berupa publikasi ilmiah bereputasi, inovasi teknologi, produk prototipe, model pengembangan, serta penguatan jejaring kerja sama riset nasional dan internasional. Keberhasilan ini diharapkan semakin memperkokoh posisi UNIKOM sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam bidang penelitian, inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta berkontribusi dalam mewujudkan ekosistem pendidikan tinggi Indonesia yang kompetitif, inovatif, dan berdampak. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Sebagai wujud komitmen dan implementasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan serta memperkuat peran perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Sosialisasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Tahun 2026 pada Rabu, 1 Juli 2026. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa calon peserta KKN sebagai pembekalan awal untuk mempersiapkan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, penyelesaian berbagai persoalan lingkungan, serta penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., Direktur Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3M), Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, M.T., para Ketua Program Studi jenjang Strata 1, Ketua Divisi Bimbingan Konseling, Karir Lulusan dan Alumni Dr. Nungki Heriyati, S.S., M.A., serta seluruh mahasiswa peserta Sosialisasi KKN Berdampak Tahun 2026.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN Berdampak Tahun 2026 merupakan hasil kolaborasi antara UNIKOM dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung penyelesaian persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di wilayah perkotaan. Menurutnya, tahun ini UNIKOM melakukan upaya implementasi KKN Berdampak dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menerjunkan sebanyak 500 mahasiswa dalam program KKN yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Coblong, Kota Bandung.
Prof. Umi juga menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pengelolaan sampah di tingkat daerah. Dengan adanya kebijakan penghentian pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti secara bertahap, setiap wilayah didorong untuk mampu mengelola sampah secara mandiri. Oleh karena itu, Kecamatan Coblong dipilih sebagai lokasi pelaksanaan KKN mengingat UNIKOM berada di kawasan tersebut sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar. Lebih lanjut, Prof. Umi menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari dampak nyata yang dihasilkan dalam membantu masyarakat, pemerintah dan stakeholder lainnya untuk mengatasi persoalan sampah. Mahasiswa diharapkan mampu memberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, serta mendorong penerapan pengelolaan sampah yang berkelanjutan di tingkat kelurahan.
Sebagai perguruan tinggi yang mengusung semangat inovasi digital, UNIKOM mengangkat tema “Bersinergi Membangun Kelurahan Urban Berbasis Inovasi Digital dan Pemberdayaan Masyarakat” dalam pelaksanaan KKN Berdampak Tahun 2026. Menutup sambutannya, Prof. Umi mengajak seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai pengalaman belajar yang bernilai tinggi. “Melalui KKN Berdampak ini, mari kita bersama-sama berkontribusi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari permasalahan sampah. Teruslah berinovasi dan berkolaborasi untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Dengan lingkungan yang sehat, akan lahir masyarakat yang kuat dan produktif, dan UNIKOM akan terus menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa”, pungkasnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari Direktur DP3M UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, M.T., yang memaparkan secara komprehensif mengenai pelaksanaan KKN Berdampak UNIKOM Tahun 2026. Materi yang disampaikan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam memahami konsep, mekanisme, serta tujuan pelaksanaan KKN yang menitikberatkan pada penciptaan program kerja yang berorientasi pada dampak nyata, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan hasil kegiatan. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN Berdampak Tahun 2026 difokuskan di wilayah Kecamatan Coblong sebagai bentuk kontribusi nyata UNIKOM dalam mendukung penyelesaian persoalan lingkungan yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya terkait pengelolaan sampah.
Menurutnya, melalui program ini mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan berbagai ide, gagasan, serta inovasi yang dapat membantu masyarakat dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. “Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dengan memberikan solusi-solusi inovatif terhadap permasalahan persampahan di Kecamatan Coblong. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai peserta KKN, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih bersih dan sehat”, tuturnya.
Lebih lanjut, Dr. Irawan menjelaskan bahwa peserta KKN Berdampak merupakan mahasiswa semester lima dan semester tujuh yang dinilai telah memiliki bekal keilmuan sesuai bidang studinya masing-masing. Dengan kompetensi akademik yang telah dimiliki, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung, dengan melaksanakan program-program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat nyata.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, UNIKOM berharap seluruh mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh mengenai pelaksanaan KKN Berdampak Tahun 2026 sehingga mampu merancang dan mengimplementasikan program pengabdian yang inovatif, kolaboratif, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Program KKN Berdampak diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter mahasiswa yang peduli, adaptif, serta mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat. Dengan terselenggaranya Sosialisasi KKN Berdampak Tahun 2026, UNIKOM kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk karakter serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memberikan manfaat nyata bagi pembangunan masyarakat dan bangsa. (Direktorat Hms & Pro).
BANDUNG, UNIKOM — Senin, 9 Maret 2026, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP3M) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan kegiatan Penandatanganan Kontrak Hibah Penelitian Internal Tahun 2025–2026. Bertempat di Ruang Seminar Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda strategis universitas dalam mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas penelitian dosen sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Direktur DP3M UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T., M.T., menjelaskan bahwa program hibah penelitian internal merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh UNIKOM untuk memacu para dosen agar semakin aktif dan produktif dalam melakukan penelitian. “Penelitian merupakan bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menjadi salah satu aspek penilaian kinerja dosen. Melalui hibah penelitian internal ini, UNIKOM memberikan fasilitas kepada para dosen untuk melaksanakan penelitian baik dalam lingkup penelitian dasar maupun penelitian terapan”, tutur Dr. Irawan.
Lebih lanjut, Dr. Irawan menambahkan bahwa hasil dari penelitian tersebut diharapkan dapat menghasilkan berbagai luaran akademik dan inovasi, seperti publikasi ilmiah pada jurnal nasional terindeks maupun jurnal internasional, penerbitan buku, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari produk penelitian yang dihasilkan.
Program hibah penelitian internal UNIKOM dilaksanakan selama delapan bulan dengan beberapa tahapan kegiatan. Tahapan tersebut dimulai dari pengajuan proposal penelitian, penandatanganan kontrak hibah, monitoring dan evaluasi (monev) di pertengahan pelaksanaan penelitian, pelaporan hasil penelitian, hingga seminar hasil penelitian yang dikenal dengan Seminar Hasil Penelitian (SEHATI). Melalui seminar tersebut, hasil penelitian dosen dapat didiseminasikan kepada masyarakat akademik maupun publik secara lebih luas.
Pada periode hibah penelitian tahun 2025–2026, DP3M UNIKOM menerima 39 proposal penelitian dari para dosen. Setelah melalui proses evaluasi oleh reviewer, sebanyak 29 proposal dinyatakan lolos pendanaan, yang terdiri dari 18 proposal penelitian dasar dan 11 proposal penelitian terapan.
Terakhir, Dr. Irawan berharap program ini tidak hanya meningkatkan budaya riset di lingkungan UNIKOM, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. “Harapannya, hibah penelitian internal ini dapat mendorong dosen untuk lebih giat melakukan penelitian, meningkatkan skor SINTA melalui publikasi ilmiah, serta menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat mendukung pemenuhan kinerja dosen melalui pelaporan pada sistem BKD dan kegiatan akademik lainnya”, demikian pungkasnya.
Melalui program tersebut, UNIKOM terus berkomitmen untuk memperkuat ekosistem riset yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai permasalahan di masyarakat. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar diskusi strategis untuk memperkuat integrasi penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan Roadmap Penelitian serta Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di tingkat fakultas dan program studi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya FEB mendukung pencapaian target World Class University (WCU).
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran struktural FEB UNIKOM, diantaranya, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., selaku Dekan FEB, Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., CA., selaku Ketua Program Studi S1 Akuntansi; Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.Si., CIMA. selaku Ketua Program Studi S1 Manajemen; Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti, S.E., M.Si., Ak., CA. selaku Ketua Program Studi D3 Akuntansi; dan Dr. Rizki Zulfikar, S.E., M.Si. selaku Ketua Program Studi Manajemen Pemasaran dan Keuangan Perbankan
Diskusi menyoroti pentingnya penyelarasan antara strategi fakultas dan program studi dengan arah strategis universitas, khususnya dalam penguatan riset dan PkM unggulan yang mendukung pembangunan berkelanjutan, akselerasi Asta Cita, dan peningkatan daya saing global. Dalam sambutannya, Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., menyampaikan bahwa integrasi perencanaan strategis ini menjadi fondasi untuk memperkuat kontribusi akademik terhadap pembangunan nasional dan internasional. “Melalui penyusunan Renstra dan Roadmap yang terintegrasi dengan arah universitas, kita mempercepat transformasi akademik, riset, dan pengabdian, sekaligus meningkatkan daya saing FEB di tingkat global,” ungkap Prof. Siti Kurnia Rahayu.
Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T., M.T., selaku Direktur DP3M UNIKOM, menegaskan bahwa Rencana Strategis Penelitian UNIKOM 2025–2029 dirancang untuk memperkuat riset unggulan di bidang ICT, rekayasa, sosial humaniora, dan seni desain. Arah ini tidak hanya selaras dengan visi dan misi UNIKOM, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), Asta Cita nasional, dan Fokus Riset Nasional. “Kami menargetkan peningkatan signifikan dalam publikasi ilmiah bereputasi, kolaborasi riset internasional, HKI, serta pengembangan produk berbasis inovasi,” ungkapnya.
Selanjutnya, Dr. Tatik Fidowaty, S.IP., M.Si., Ketua Divisi DP2M UNIKOM, menyoroti pentingnya strategi PKM yang terintegrasi dengan tridarma perguruan tinggi. Ia menjelaskan bahwa program PKM diarahkan untuk memberdayakan masyarakat melalui teknologi tepat guna, pengembangan desa mitra, hingga program kewirausahaan, dalam rangka memperkuat kontribusi universitas terhadap pembangunan berkelanjutan.
Menambahkan dimensi global, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., Direktur Internasional Program UNIKOM, menekankan peran internasionalisasi sebagai kunci transformasi UNIKOM. Ia menjabarkan strategi seperti pembentukan Research Interest Group, program UNIKOM Scholar, serta perluasan jejaring internasional melalui konferensi seperti INCITEST dan ICOBEST, yang bertujuan meningkatkan sitasi dan hilirisasi riset.
Dukungan terhadap kesiapan global sivitas akademika turut diperkuat oleh Pusat Bahasa (PUSBA) UNIKOM. Dr. Retno Purwani Sari, S.S., M.Hum., yang menjelaskan bahwa program unggulan seperti Core Language Program, BIPA, dan Bibliotherapy menjadi bagian dari roadmap 2025–2026 untuk meningkatkan kompetensi bahasa dan soft skills akademisi UNIKOM. Diskusi yang berlangsung turut mempertegas peran FEB UNIKOM dalam membangun ekosistem akademik yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing internasional sejalan dengan visi besar UNIKOM sebagai World Class University. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian (DRTPM) secara rutin menyelenggarakan program hibah penelitian untuk mendukung para peneliti dan akademisi dalam melaksanakan penelitian yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Hibah penelitian ini diberikan untuk berbagai bidang keilmuan, mulai dari sains dan teknologi, sosial humaniora, hingga seni dan budaya. Seperti Direktorat Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan (DP3M) UNIKOM yang menggelar sosialisasi Hibah Penelitian setiap tahunnya.
DP3M menyelenggarakan sosialisasi persiapan pengajuan hibah penelitian DRTPM 2025 pada hari Sabtu 8 Februari 2025. Kegiatan sosialiasi tersebut dihadiri oleh Bapak/Ibu Dosen di lingkungan UNIKOM. Agenda kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Direktur DP3M Irawan Afrianto, ST., MT., dalam pemaparannya terdapat beberapa agenda penting yang dibahas diantaranya: 1). Laporan Penelitian DRTPM – Kemdikbud DP3M UNIKOM 2024, 2). Paparan Hibah DRTPM 2025 (Sumber Hibah DRTPM 2024), 3). Konsep Membuat Proposal Hibah Dalam 1 Jam.
Pemaparan materi selanjutnya disampaikan oleh Eko Budi Setiawan, S.Kom., M.T., dan Novriani Hasti, S.Si, M.T., yang keduanya menjelaskan mengenai paparan hibah DRTPM dan dua point penting seperti Persyaratan penelitian dan tips & trik penulisan proposal hibah penelitian. Dalam kesempatan tersebut Eko menuturkan bahwa “proposal hibah yang baik adalah proposal yang taat mengikuti panduan serta disusun tidak secara dadakan” tuturnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan kolaborasi para dosen UNIKOM dalam mengajukan proposal hibah penelitian DRTPM 2025, serta meningkatkan kualitas proposal yang diajukan dari berbagai disiplin keilmuan yang ada di UNIKOM. Sehingga, UNIKOM bisa berhasil mendapatkan hibah penelitian DRTPM 2025 dan mencapai target jumlah proposal yang diajukan. (Direktorat Hms & Pro).
BANDUNG, UNIKOM – Benchmarking antar universitas merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membandingkan kinerja, praktik, atau proses suatu perguruan tinggi dengan perguruan tinggi lain yang dianggap unggul di bidangnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta mengadopsi praktik terbaik guna meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan yang diberikan. Salah satu kegiatan benchmarking yang dilakukan adalah antara Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dan Universitas Pelita Bangsa (UPB).
Pada hari Rabu, 22 Januari 2025, Direktorat Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3M) UNIKOM bersama dengan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DP2M) UPB menggelar acara benchmarking yang juga dilengkapi dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). Acara tersebut berlangsung di Ruang L.030 Lantai 1 Smart Building UNIKOM.
Direktur DP3M UNIKOM, Irawan Afriyanto, ST., MT, dalam sambutannya menyampaikan, “Alhamdulillah, ini merupakan kunjungan pertama untuk Direktorat kami. Terima kasih telah memilih kami sebagai tempat untuk benchmarking serta melakukan kerja sama. Semoga ke depannya kita dapat melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bersama.”ungkapnya
Direktur DP2M UPB juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada UNIKOM, “Kami berterima kasih kepada pihak UNIKOM yang telah menyambut kami dengan hangat. Tujuan kami ke UNIKOM adalah untuk belajar mengenai pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat serta berkolaborasi dalam bidang lain dengan UNIKOM yang telah mencapai capaian luar biasa.”pungkasnya
Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoA oleh Direktur DP3M UNIKOM, Irawan Afriyanto, ST., MT, dan Direktur DP2M UPB, yang disaksikan oleh para Direktur serta Ketua Program Studi dari masing-masing Universitas.
Sesi diskusi berlangsung dengan hangat, di mana pihak UPB mengajukan berbagai pertanyaan kepada UNIKOM terkait pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat. Diskusi ini sangat produktif dan bersahabat, pihak UNIKOM juga berbagi pengalaman mengenai berbagai capaian serta strategi dalam mencapai tujuan tersebut. Kunjungan benchmarking ini menciptakan peluang besar untuk kolaborasi antara UNIKOM dan UPB dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Melalui penandatanganan MoA, kedua pihak sepakat untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman demi meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi terhadap masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang bagi kedua universitas dan masyarakat pada umumnya. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Direktorat Penelitian, Pengabdian, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3M) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melakukan penjajakan kerja sama dengan Klaster Keilmuan BRAIN (Blockchain, Robotics, Artificial Intellegence Network) IPB University. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara universitas dan lembaga riset dalam mengembangkan inovasi, riset terapan, dan pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif di Indonesia.
Penjajakan ini menjadi langkah strategis bagi kedua belah pihak dalam memanfaatkan potensi penelitian dan pengabdian masyarakat untuk menghasilkan solusi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. DP3M UNIKOM, yang memiliki fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta pemberdayaan masyarakat, berkomitmen untuk berkolaborasi dengan Brain IPB dalam menciptakan program-program yang dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
“Penjajakan kerja sama ini sangat penting dalam rangka memperkuat ekosistem riset di Indonesia, khususnya Universitas Komputer Indonesia dan IPB University melalui BRAIN yang terkait dengan pengembangan teknologi, implementasidan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap, melalui kolaborasi ini, kami dapat menghadirkan riset yang lebih relevan dengan kebutuhan nyata masyarakat dan dapat diterapkan di berbagai sektor,” ujar Irawan Afrianto, ST., MT., Direktur DP3M UNIKOM.
Sementara itu, perwakilan dari Brain IPB, Prof. Dr. Ir. Yandra Arkeman, M. Eng menyatakan bahwa penjajakan kerja sama ini akan memberikan peluang bagi kedua institusi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan riset dan inovasi berbasis teknologi. “Dengan bergabungnya potensi riset yang dimiliki oleh Brain IPB dan DP3M UNIKOM, kami berharap dapat menghasilkan program yang mengarah pada pemberdayaan masyarakat yang lebih berkelanjutan dan aplikatif,” ungkap
Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang dalam pengembangan teknologi terapan, penelitian bersama, serta program pengabdian kepada masyarakat yang lebih bermanfaat. Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan berbasis riset.
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Direktorat dan divisi yang memiliki relasi dengan tujuan kegiatan ini, baik yang berada dibawah Wakil Rektor III UNIKOM dan Wakil Rektor IV UNIKOM. Rencananya, penjajakan kerja sama ini akan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), yang akan mengatur lebih lanjut ruang lingkup kerja sama antara UNIKOM dan Brain IPB. MoU ini diharapkan akan memperkuat komitmen kedua belah pihak dalam mendukung kemajuan pendidikan, riset, serta pemberdayaan masyarakat di Indonesia. (Direktorat Humas & Protokol)