Tag: Dosen UNIKOM

  • Tim PKM UNIKOM Dorong UMKM Naik Kelas dengan Pelatihan Laporan Keuangan Berbasis Excel di Kios Bos Kecos

    Tim PKM UNIKOM Dorong UMKM Naik Kelas dengan Pelatihan Laporan Keuangan Berbasis Excel di Kios Bos Kecos

    BANDUNG, UNIKOM — Jumat, 24 April 2026, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang terdiri atas dosen, alumni dan mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pemberdayaan sektor usaha mikro. Kegiatan PKM tersebut dipimpin oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Ely Suhayati, S.E., M.Si., Ak., CA., dengan anggota, antara lain: dosen Fakhrian Fadlia Adiwijaya, S.Kom., Dini Fitriyanti, A.Md. selaku alumni, dan Nasya Rizqiana, mahasiswi Program Studi Akuntansi.

    Program PKM tersebut terselenggara berkat dukungan hibah internal UNIKOM melalui Divisi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2M). Mengusung tema “Penyusunan Laporan Keuangan untuk Kios Bos Kecos Berbasis Excel”, PKM tersebut juga bermitra dengan UMKM Kios Bos Kecos yang berlokasi di Jl. H. Mansyur No.117, RT.09/RW.04, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40288.

    Kios Bos Kecos sendiri merupakan usaha mikro ekonomi produktif yang bergerak di bidang jasa penjahitan pakaian dan telah beroperasi sejak Januari 2021. Pada awalnya, usaha ini menjalankan pekerjaan makloon dari pihak lain. Seiring waktu, lokasi strategis di pinggir jalan membuat usaha ini semakin dikenal oleh masyarakat sekitar.

    Namun, dalam perjalanannya, Kios Bos Kecos menghadapi sejumlah kendala dalam pengelolaan usaha, khususnya dalam manajemen tata kelola dan keuangan. Hal tersebut berdampak pada promosi usaha masih terbatas, sementara pencatatan keuangan yang dilakukan secara manual sehingga belum mampu memberikan gambaran yang komprehensif terkait kinerja bisnis. Kondisi tersebut berdampak pada kesulitan dalam menyusun strategi keuangan maupun laporan keuangan yang dibutuhkan untuk akses pembiayaan.

    Menjawab tantangan tersebut, tim PKM UNIKOM memberikan sosialisasi mengenai siklus akuntansi sederhana serta pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis Microsoft Excel. Penggunaan Microsoft Excel yang dipadukan dengan Visual Basic for Applications (VBA) dipilih karena kemudahan implementasi, efisiensi waktu, serta fleksibilitas dalam memperbaiki kesalahan input tanpa harus mengulang dari awal. Sistem ini dirancang agar dapat langsung dioperasikan oleh pemilik UMKM.

    Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan survei langsung ke lapangan. Untuk mengukur keberhasilan program, dilakukan evaluasi melalui kuesioner pasca kegiatan serta layanan konsultasi selama proses implementasi sistem, baik melalui telepon, WhatsApp, maupun diskusi langsung.

    Assoc. Prof. Dr. Ely selaku Ketua Tim PKM menyampaikan bahwa melalui kegiatan PKM tersebut, mitra memperoleh pelatihan praktis dalam pengelolaan keuangan yang lebih rapi, sistematis, dan mudah diterapkan. Selain itu, tim juga memberikan pendampingan dalam pemanfaatan Google Maps dan media sosial guna memperluas jangkauan promosi usaha.

    Melalui program PKM tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan mampu mendorong Kios Bos Kecos memiliki tata kelola usaha yang lebih tertib, efisien, dan transparan. Peningkatan kemampuan dalam menyusun laporan keuangan juga diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat serta memperkuat akses terhadap lembaga keuangan, sehingga membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas di masa mendatang. (Direktorat Hms & Pro)

  • Janji Penyu

    Janji Penyu

    Film dokumenter Janji Penyu merupakan karya kolaboratif antara mahasiswa dan dosen Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bersama Beranda Pictures, yang mengangkat kisah nyata pelestarian penyu di Indonesia. Melalui perjalanan dari patroli malam di pantai, penyelamatan dan penetasan telur, hingga pelepasliaran tukik ke laut oleh tim Konservasi Penyu Pangumbahan di Sukabumi, film ini menyoroti perjuangan menjaga kelangsungan hidup spesies purba di tengah ancaman plastik, perburuan, perubahan garis pantai, dan tekanan pariwisata.

    Disutradarai oleh Rifda Alfiani dan diproduseri oleh Andris Sahata Sitanggang, dengan sinematografi oleh Awie Gazali, Opick, dan Hikmat Herdiansyah, serta naskah oleh Arie Daginx, film ini tidak hanya menampilkan visual yang memukau tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya keterlibatan generasi muda dalam konservasi laut.

    Janji Penyu mengajak penonton untuk memahami peran penyu bagi ekosistem laut serta ikut beraksi melalui donasi, menjadi relawan, atau melaporkan penyu terdampar. Karya ini menjadi bukti nyata komitmen UNIKOM dalam pendidikan berkelanjutan dan kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).
    Selengkapnya: https://go.unikom.ac.id/JanjiPenyu

  • Dosen Prodi Manajemen Unikom Ikuti Guest Lecture Internasional: Panduan Menulis Artikel Ilmiah Dan Strategi Memilih Jurnal Bereputasi

    Dosen Prodi Manajemen Unikom Ikuti Guest Lecture Internasional: Panduan Menulis Artikel Ilmiah Dan Strategi Memilih Jurnal Bereputasi

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya memperkuat kapasitas akademik dosen dalam menghasilkan publikasi ilmiah yang bermutu dan bereputasi internasional, Program Studi Manajemen UNIKOM menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture Internasional yang menghadirkan narasumber ahli dari Australia, yaitu Prof. Bettina Meiser, seorang Emeritus Professor dari School of Clinical Sciences, University of New South Wales, Sydney. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 18 Juni 2025, pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, dan bertempat di Ruang 10.010, Lantai 10 Gedung UNIKOM. Acara tersebut dihadiri secara langsung oleh para dosen dari Program Studi S1 Manajemen UNIKOM.

    Dalam sesi yang berlangsung selama dua jam tersebut, Prof. Bettina membawakan dua materi utama yang sangat penting dan aplikatif bagi para dosen. Pada Sesi pertama membahas secara rinci tentang strategi menulis artikel ilmiah yang layak diterima di jurnal bereputasi nasional maupun internasional. Beberapa topik penting yang disampaikan antara lain: 1). Tahapan awal menulis naskah: dari menyusun judul yang menarik dan informatif, menyusun abstrak yang merefleksikan esensi artikel, hingga mengembangkan struktur IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion. 2). Tips teknis dalam membuat discussion yang kuat, menghindari kesalahan umum seperti mencampur antara hasil dan metode, serta pentingnya menyampaikan keterbatasan penelitian secara jujur. 3). Penulisan cover letter yang efektif sebagai media untuk meyakinkan editor jurnal, serta strategi pemilihan reviewer. 4). Daftar periksa (checklist) sebelum mengirim naskah ke jurnal agar dapat menghindari penolakan awal (early rejection), termasuk kesalahan dalam format, bahasa, dan referensi.

    Prof. Meiser juga menekankan pentingnya membangun narasi ilmiah yang logis dan konsisten, serta memposisikan artikel sebagai kontribusi nyata bagi komunitas akademik global. Materi kedua berfokus pada bagaimana memilih jurnal yang tepat dan sesuai dengan topik dan kualitas artikel. Materi ini mencakup: 1). Teknik membuat daftar jurnal target melalui pencermatan referensi, bantuan pustakawan, serta penggunaan tools seperti Edanz Journal Selector, LetPub, dan Scimago Journal Rank (SJR). 2).  Penilaian aims and scope, jenis artikel yang diterima, kecepatan review, biaya publikasi, hingga tingkat keterbacaan dan visibilitas jurnal. 3).  Penjelasan tentang perbedaan jurnal open access, hybrid, dan subscription, serta bagaimana memilih berdasarkan strategi jangka panjang publikasi pribadi atau institusi. 4). Cara mengenali dan menghindari jurnal predator melalui prinsip think, check, submit., dan pentingnya mengecek jurnal di indeks seperti Scopus dan DOAJ. 5). Contoh studi kasus pemilihan jurnal dari artikel bertema pendidikan berbasis alam (nature-based education) sebagai pendekatan praktis dan aplikatif.

    Selama kegiatan berlangsung, suasana ruang 10.010 dipenuhi antusiasme. Para dosen aktif mencatat, mengajukan pertanyaan, dan terlibat dalam diskusi mengenai tantangan nyata dalam menulis artikel ilmiah dan memilih jurnal. Beberapa peserta membagikan pengalaman submit artikel yang ditolak, serta mendapatkan masukan langsung dari Prof. Meiser tentang cara memperbaikinya. Tidak sedikit peserta yang merasa bahwa kegiatan ini membuka perspektif baru dan memunculkan semangat baru untuk mulai menulis artikel ilmiah secara lebih serius dan strategis. Materi yang disampaikan sangat aplikatif, tidak hanya secara teknis tetapi juga menyentuh aspek mindset dan kebiasaan menulis ilmiah yang profesional.

    Kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung, khususnya bagi dosen-dosen yang sedang menyiapkan artikel untuk akreditasi, jenjang fungsional, dan pengembangan portofolio akademik. Banyak dari mereka yang merasa terbantu dalam,  Menentukan jurnal yang sesuai untuk artikel yang sudah atau sedang ditulis, Menyusun strategi publikasi jangka panjang dengan peta jurnal (journal mapping), Menyesuaikan struktur artikel dengan standar internasional, Mengenali kekuatan dan kelemahan tulisan masing-masing untuk ditingkatkan di masa mendatang.

    Kegiatan Guest Lecture Internasional menjadi bukti nyata komitmen Prodi Manajemen UNIKOM dalam mendukung pengembangan kapasitas dosen dalam tridharma perguruan tinggi, khususnya bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Kehadiran Prof. Bettina Meiser tidak hanya memperkaya pengetahuan teknis, tetapi juga membuka jalan kolaborasi global antara UNIKOM dan institusi luar negeri. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dorong Mutu Dan Karier Akademik, Direktorat Administrasi Umum UNIKOM Gelar Sosialisasi Sertifikasi Dosen (Serdos) 2025

    Dorong Mutu Dan Karier Akademik, Direktorat Administrasi Umum UNIKOM Gelar Sosialisasi Sertifikasi Dosen (Serdos) 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Sertifikasi Dosen (Serdos) adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada dosen sebagai bentuk pengakuan atas profesionalisme dan kompetensinya dalam bidang pendidikan tinggi. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

    Direktorat Admisnistrasi Umum Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Divisi Jabatan Fungsional dan Studi Lanjut menggelar kegiatan Sosialisasi Pembekalan Sertifikasi Pendidik Dosen (Serdos) Gelombang I Tahun 2025. Kegiatan ini diperuntukkan bagi para dosen tetap yang telah masuk dalam daftar nominasi calon peserta Serdos.

    Acara diselenggarakan pada Senin, 16 Juni 2025, bertempat di Ruang L.018 Smart Building UNIKOM, dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Tujuan utama sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman menyeluruh kepada para calon peserta mengenai tahapan, persyaratan, dan strategi sukses mengikuti proses sertifikasi pendidik dosen. Kegiatan ini dihadiri oleh para dosen dari berbagai program studi di UNIKOM, seperti Teknik Informatika, Sistem Informasi, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Manajemen, dan lainnya. Tercatat sebanyak 26 dosen tercantum dalam daftar undangan resmi untuk mengikuti sosialisasi ini.

    Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya dan Kerjasama UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA, dalam sambutannya menekankan bahwa “Semakin banyak dosen yang memiliki sertifikasi pendidik, tentu akan semakin baik bagi peningkatan kualitas institusi maupun karier dosen itu sendiri. Alhamdulillah, saat ini sudah ada sekitar 100 hingga 180 dosen UNIKOM yang telah berhasil mendapatkan sertifikasi. Sosialisasi ini merupakan tahapan awal yang penting untuk memberikan gambaran menyeluruh terkait mekanisme dan persyaratan Serdos” ujar Assoc. Prof. Agus. Lebih lanjut beliau berharap bahwa “Bapak dan Ibu dapat mengikuti dengan semangat, karena sertifikasi ini bukan hanya penting untuk institusi, tetapi juga menjadi langkah signifikan dalam mendukung peningkatan karier dan kesejahteraan pribadi Bapak dan Ibu sebagai tenaga pendidik profesional.” pungkasnya

    Selanjutnya, Ketua Divisi Jabatan Fungsional dan Studi Lanjut, Yudha Taufik Nugraha, S.Kom., memaparkan materi mengenai pentingnya persiapan yang matang dalam menghadapi Serdos agar para dosen dapat memenuhi seluruh aspek penilaian dengan optimal. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan UNIKOM dalam meningkatkan kualitas sumber daya dosen serta memperkuat reputasi institusi dalam bidang pendidikan tinggi. (Direktorat Hms & Pro)

  • Dosen dan Mahasiswa UNIKOM Lakukan PKPM SDM Guru Madrasah Tsanawiyah Melalui Pemanfaatan Teknologi dalam Mendesain Pembelajaran sebagai Bagian dari Program Dikti Saintek Berdampak

    Dosen dan Mahasiswa UNIKOM Lakukan PKPM SDM Guru Madrasah Tsanawiyah Melalui Pemanfaatan Teknologi dalam Mendesain Pembelajaran sebagai Bagian dari Program Dikti Saintek Berdampak

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam mendukung dunia pendidikan yang berdampak bagi masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, fokus perhatian diarahkan pada peningkatan kapasitas guru-guru di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Cahaya Harapan, Kabupaten Bandung Barat, melalui pelatihan bertema “Pemberdayaan SDM Guru Madrasah Tsanawiyah Melalui Pemanfaatan Teknologi dalam Mendesain Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan”.

    Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Isniar Budiarti, S.E., M.Si., bersama mahasiswa Dicky Rizkyka Ramadan Siregar dari Program Studi Sistem Informasi UNIKOM, dengan menggandeng mitra masyarakat berupa guru-guru MTs Cahaya Harapan sebagai peserta utama pelatihan. Rangkaian kegiatan dimulai dari observasi dan diskusi awal yang telah dilaksanakan pada 16 April 2025, dilanjutkan dengan pelaksanaan pelatihan utama pada 15 Mei 2025, bertempat langsung di lokasi madrasah, Jl. Padalarang–Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

    Berdasarkan hasil observasi, tim PKM UNIKOM menemukan sejumlah tantangan yang dihadapi oleh para guru, di antaranya rendahnya keterampilan desain media ajar, minimnya pemahaman tentang pembelajaran kreatif, hingga keterbatasan akses terhadap teknologi dan sumber belajar inovatif. Padatnya beban kerja guru juga menjadi hambatan tersendiri dalam pengembangan media ajar yang menyenangkan.

    Menjawab hal tersebut, pelatihan dirancang secara praktis dan aplikatif. Materi difokuskan pada peningkatan keterampilan penggunaan Microsoft PowerPoint sebagai media ajar yang interaktif, mencakup desain slide menarik, integrasi media (gambar, audio, video), animasi, hingga pembuatan kuis berbasis presentasi.

    Assoc. Prof. Isniar selaku pelaksana kegiatan mengungkapkan “Dengan pelatihan ini, kami ingin mendorong guru-guru madrasah untuk semakin percaya diri menggunakan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar. Transformasi pembelajaran harus dimulai dari tenaga pendidiknya,” ujarnya

    Pelatihan dikemas dalam bentuk workshop sehari penuh yang melibatkan sesi teori, praktik langsung, diskusi kelompok, hingga presentasi hasil karya masing-masing peserta. Guru-guru tampak antusias mencoba langsung membuat media ajar sesuai dengan mata pelajaran mereka, sekaligus berbagi ide kreatif dan solusi atas tantangan yang dihadapi.

    “Pelatihan ini sangat membantu kami memahami bagaimana pembelajaran bisa dibuat lebih menarik bagi siswa. Banyak fitur PowerPoint yang baru kami ketahui,” ungkap salah satu guru peserta.

    Setelah pelatihan, tim juga menyediakan pendampingan lanjutan secara daring melalui grup diskusi, sebagai wadah konsultasi dan kolaborasi antarguru. Melalui kegiatan ini, UNIKOM berharap dapat menumbuhkan budaya literasi digital di lingkungan madrasah, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga kreatif dan menyenangkan bagi siswa.

    Kegiatan PKM ini merupakan bentuk nyata kontribusi UNIKOM dalam mendukung pengembangan SDM pendidikan, sekaligus upaya menciptakan sistem pembelajaran yang lebih adaptif di era digital. (Direktorat Hms & Pro)

  • Divisi Pengabdian Masyarakat (DP2M) UNIKOM Lakukan Sosialisasi Buku Panduan dan Pembukaan Proposal P2M Tahun 2025

    Divisi Pengabdian Masyarakat (DP2M) UNIKOM Lakukan Sosialisasi Buku Panduan dan Pembukaan Proposal P2M Tahun 2025

    Divisi Pengabdian Masyarakat (DP2M) UNIKOM Lakukan Sosialisasi Buku Panduan dan Pembukaan Proposal P2M Tahun 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Pada hari Senin, 20 Januari 2025, Divisi Pengabdian Masyarakat (DP2M) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi kepada seluruh dosen di lingkungan UNIKOM. Acara sosialisasi ini dilakukan secara daring dan dihadiri oleh 68 peserta.

    Acara dimulai dengan sambutan dari MC, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ketua Divisi DP2M, Dr. Tatik Fidowaty, S.IP., M.Si. Dalam pemaparan tersebut, Dr. Tatik menjelaskan beberapa program yang termasuk dalam Skema/Program P2M Internal UNIKOM, antara lain: 1) Program Kemitraan Masyarakat (PKM), 2) Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK), 3) Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM), 4) Program Penerapan Iptek Kepada Masyarakat (PPIM), 4) Program Pengabdian Kemitraan Internasional (PPKI).

    Dr. Tatik juga menyatakan bahwa “program-program tersebut bertujuan untuk menciptakan dan mengembangkan kewirausahaan baru serta membangun kolaborasi antara kampus dan masyarakat. Hal ini memungkinkan baik dosen maupun mahasiswa untuk berkolaborasi dengan masyarakat luas, baik yang berada di dalam maupun di luar kampus, dalam rangka mengembangkan usaha yang dapat memberikan dampak positif”.

    Lebih lanjut, Dr. Tatik juga menjelaskan mengenai Program Pengembangan Desa, yang bertujuan membantu percepatan perekonomian desa melalui hilirisasi dan riset multidisiplin yang akan meningkatkan kualitas serta kuantitas desa guna kemajuan bersama.

    Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para peserta dapat menggali lebih dalam mengenai berbagai program yang ditawarkan.

    Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman serta keterlibatan civitas akademika UNIKOM dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) di tahun 2025. Program-program yang ditawarkan diharapkan dapat mendorong terciptanya kolaborasi yang lebih luas antara kampus dan masyarakat, serta berperan aktif dalam mendukung pengembangan kewirausahaan dan perekonomian desa untuk kemajuan bersama. (Direktorat Hms & Pro)