Tag: Doko

  • Dua Tim Unikom Ukir Prestasi di Gemastik XVIII 2025: Tim “Sayang Anak” Raih Juara 2 dan Tim “Saltstudio Codelabs” Masuk Finalis Nasional

    Dua Tim Unikom Ukir Prestasi di Gemastik XVIII 2025: Tim “Sayang Anak” Raih Juara 2 dan Tim “Saltstudio Codelabs” Masuk Finalis Nasional

    BANDUNG, UNIKOM — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dalam ajang bergengsi Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) XVIII Tahun 2025. Dua tim dari Divisi CodeLabs UNIKOM berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional, yaitu Tim “Sayang Anak” yang meraih Juara 2 Nasional pada Divisi Pengembangan Perangkat Lunak, serta Tim “Saltstudio CodeLabs” yang berhasil menjadi Finalis Nasional pada Divisi Pengembangan Aplikasi Permainan.

    GEMASTIK merupakan kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ajang tersebut menjadi wadah pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi informasi dan komunikasi sekaligus mendorong lahirnya inovator muda di era Revolusi Industri 4.0 menuju Society 5.0.

    Pada Divisi Pengembangan Perangkat Lunak, tercatat 376 tim berpartisipasi, sementara Divisi Pengembangan Aplikasi Permainan diikuti oleh 227 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hanya 20 tim terbaik dari masing-masing divisi yang berhasil melaju ke babak final, yang digelar secara daring pada 27–30 Oktober 2025.

    Tim Sayang Anak beranggotakan Ariq Hikari Hidayat (Teknik Informatika), Muhammad Favian Jiwani (Teknik Informatika), dan Regia Qolbu Rivita Atmowidjaja (Sistem Informasi), di bawah bimbingan Dosen Teknik Informatika UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., dan Dian Dharmayanti, S.T., M.Kom.

    Tim “Sayang Anak” UNIKOM dengan produk inovatifnya, Snailly, berhasil meraih posisi kedua setelah melalui tahap presentasi dan sesi tanya jawab dengan dewan juri. Snailly merupakan aplikasi lintas platform yang dirancang untuk membantu orang tua memantau aktivitas internet anak secara aman dan edukatif. Aplikasi ini dilengkapi tiga fitur utama, yakni Surfior untuk menyaring konten negatif, Notifior untuk memberi notifikasi saat anak mencoba mengakses situs berbahaya, serta Reportior untuk merekam riwayat aktivitas daring anak. Menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM), Snailly mampu mengklasifikasi situs berisiko dengan akurat dan efisien.

    Sementara itu, Tim Saltstudio CodeLabs UNIKOM juga menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi Finalis Nasional pada Divisi Pengembangan Aplikasi Permainan melalui karya bertajuk “Doko”. Aplikasi permainan berbasis mobile ini menggabungkan teknologi Augmented Reality (AR) dan Machine Learning (ML) untuk mengajarkan anak usia 6–15 tahun tentang pentingnya memilah serta mendaur ulang sampah. Doko menghadirkan pengalaman bermain yang interaktif dan edukatif dengan sistem misi harian, mini games, serta fitur kustomisasi karakter yang menarik.

    Tim Saltstudio CodeLabs beranggotakan mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UNIKOM, yaitu Apriani Cahya Bowo Setiadi, Muhammad Ikhsan Fadhillah, dan Rizki Ilham Putra Pratama, yang menunjukkan kreativitas luar biasa dalam merancang game edukatif ramah anak dengan nilai sosial tinggi.

    Ketua Divisi CodeLabs UNIKOM, Dian Dharmayanti, S.T., M.Kom., menyampaikan apresiasi atas capaian kedua tim tersebut. “Prestasi ini merupakan wujud nyata dari kreativitas dan kolaborasi mahasiswa UNIKOM dalam menciptakan solusi digital yang bermanfaat. Baik Snailly maupun Doko menunjukkan bagaimana inovasi teknologi dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan nilai edukatif,” ujarnya.

    Keberhasilan Tim Sayang Anak dan Tim Saltstudio CodeLabs menjadi bukti nyata komitmen UNIKOM dalam menumbuhkan ekosistem riset dan inovasi di bidang teknologi informasi. Dengan semangat Build Society with Technology, UNIKOM terus berupaya mencetak talenta digital unggul yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa di era transformasi digital. (Direktorat Hms & Pro)