Tag: direktorat humas unikom

  • Pentingnya Mengetahui Makna Ramadhan Dan Hari Raya Idul Fitri Sebagai Transformasi Spiritual, Sosial, Dan Kemanusiaan

    Pentingnya Mengetahui Makna Ramadhan Dan Hari Raya Idul Fitri Sebagai Transformasi Spiritual, Sosial, Dan Kemanusiaan

    Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri merupakan dua momentum penting dalam ajaran Islam yang memiliki dimensi spiritual, sosial, dan kultural yang sangat kuat. Keduanya tidak hanya dimaknai sebagai rangkaian ibadah ritual saja, tetapi juga sebagai proses transformasi diri yang baik, berkelanjutan, dan berdampak luas terhadap kehidupan individu maupun masyarakat.

    Ramadhan sebagai Proses Pensucian Diri

    Ramadhan sendiri adalah bulan ke sembilan dalam kalender Hijriah yang diwajibkan bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa (shaum). Secara teologis, puasa memiliki tujuan utama membentuk pribadi yang bertakwa, sebagaimana ditegaskan dalam konsep Taqwa, yaitu kesadaran penuh akan kehadiran Tuhan yang tercermin dalam perilaku etis dan moral.

    Dalam perspektif psikologis dan sosial, puasa melatih pengendalian diri (self-control), disiplin, serta empati terhadap sesama. Dengan menahan lapar, haus, dan hawa nafsu, individu diajak untuk memahami realitas ketimpangan sosial dan mengembangkan kepedulian terhadap kelompok yang kurang beruntung. Praktik ibadah seperti zakat, infak, dan sedekah semakin menegaskan dimensi redistribusi sosial dalam Islam, sehingga Ramadhan menjadi instrumen pembentukan solidaritas kolektif.

    Momen Idul Fitri sebagai Simbol Kemenangan dan Rekonsiliasi

    Hari Raya Idul Fitri, yang dirayakan pada setiap 1 Syawal, merupakan puncak dari rangkaian ibadah puasa Ramadhan. Secara etimologis, Idul Fitri dapat dimaknai sebagai “kembali kepada kesucian” atau fitrah manusia. Momentum ini mencerminkan keberhasilan individu dalam menjalani proses penyucian diri selama Ramadhan.

    Lebih dari sekadar perayaan, Idul Fitri memiliki makna sosial yang mendalam. Tradisi saling memaafkan (halal bihalal) menjadi praktik kultural yang memperkuat ikatan sosial, menghapus konflik, dan membangun kembali hubungan interpersonal yang harmonis. Dalam konteks tersebut, Idul Fitri berfungsi sebagai mekanisme sosial untuk menciptakan keseimbangan dan harmoni dalam masyarakat.

    Dimensi Sosial dan Kultural

    Ramadhan dan Idul Fitri juga memiliki implikasi luas dalam kehidupan sosial dan budaya. Aktivitas kolektif seperti buka puasa bersama, tarawih, hingga mudik mencerminkan nilai kebersamaan dan identitas komunal. Tradisi tersebut tidak hanya memperkuat ikatan keluarga, tetapi juga membangun jaringan sosial yang lebih luas.

    Secara keseluruhan, Ramadhan dan Idul Fitri merupakan dua momen penting yang tidak terpisahkan dalam membentuk manusia yang berintegritas secara spiritual dan sosial. Ramadhan berfungsi sebagai proses internalisasi nilai, sedangkan Idul Fitri menjadi manifestasi eksternal dari keberhasilan proses tersebut. Keduanya mengajarkan bahwa esensi kehidupan tidak hanya terletak pada hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga pada kualitas hubungan dengan sesama manusia. (Direktorat Hms & Pro)

  • Panitia Wisuda Unikom Menggelar Rapat Perdana Persiapan Wisuda Semester Ganjil Ke-43 2025

    Panitia Wisuda Unikom Menggelar Rapat Perdana Persiapan Wisuda Semester Ganjil Ke-43 2025

    BANDUNG, UNIKOM – Rapat wisuda menjadi forum koordinasi penting yang diselenggarakan oleh institusi perguruan tinggi menjelang pelaksanaan upacara wisuda. Tujuan utama dari rapat ini adalah untuk memastikan seluruh aspek kegiatan wisuda berjalan tertib, lancar, dan sesuai standar akademik serta protokol resmi. Pelaksanaan Wisuda UNIKOM merupakan agenda akademik resmi yang diselenggarakan setiap semester sebagai bentuk penghargaan dan perayaan atas kelulusan mahasiswa dari jenjang studi yang telah ditempuh. Pelaksanaan wisuda di UNIKOM tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga mencerminkan tata kelola akademik yang profesional, terstruktur, dan penuh makna.

    UNIKOM melalui Direktorat Humas dan Protokoler rapatkan barisan untuk lakukan persiapan wisuda semester ganjil ke-43 Tahun Akademik 2024-2025 dengan menggelar rapat perdana pada Sabtu, 26 April 2025 bertempat di ruang meeting L.030 Smart Building Unikom. Rapat ini dihadiri oleh Wakil Rektor II UNIKOM Bidang Sumber Daya & Kerja Sama sekaligus Pembina Keprotokolan, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., Plt Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM sekaligus Penanggungjawab dan Ketua Pelaksana Sidang Terbuka Senat UNIKOM ke-43, Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., Ketua Divisi Humas & Informasi Komunikasi Publik, Arif Try Cahyadi M.Ds selaku wakil Ketua Pelaksana Wisuda, serta perwakilan dari seluruh Koordinator Bidang Kepanitiaan Wisuda diantaranya Bidang sekretaris, Konsumsi, perlengkapan, acara, logistik, serta Unit Kegiatan Mahasiswa  Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) dan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UNIKOM.

    Rapat dibuka dan dipimpin langsung oleh Plt. Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM sekaligus Penanggungjawab dan Ketua Pelaksana Sidang Terbuka Senat UNIKOM ke-43. Desayu menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dan terimakasih kepada Wakil Rektor II Kerja Sama sekaligus Pembina Keprotokolan, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., dab semua koordinator yang telah hadir pada rapat perdana persiapan wisuda tersebut. Desayu menambahkan bahwa “terlepas dari keyakinan pada kinerja setiap koordinator yang telah teruji, namun rapat koordinasi persiapan wisuda perlu dilakukan guna pelaksanaan wisuda yang excellence” ujarnya

    Sebelum memimpin rapat persiapan wisuda pada pagi tersebut, Desayu memberikan kesempatan kepada Wakil Rektor II, selaku penasehat keprotokolan UNIKOM untuk menyampaikan sambutannya. Assoc. Prof Agus menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah SWT “Alhamdulillah kita semua masih diberikan kesehatan dan berkumpul dalam rangka melaksanakan rapat koordinasi wisuda semester ganjil tahun akademik 2024-2025. Saya senang dapat mengkoordinasikan pelaksanaan wisuda ke-43, dan kita tahu bahwa pelaksanaan wisuda itu sudah rutin kita lakukan dan sekarang harus terus kita maksimalkan, karena keberhasilan pelaksanaan wisuda ini menjadi tanggung jawab kita sebagai tim” Ujar Assoc. Prof. Dr Agus

    Usai sambutan dan arahan dari Wakil Rektor II. Desayu melanjutkan rapat dengan masing-masing koordinator, terkait perkembangan rapat yang dilakukan. Rapat koordinasi dilakukan guna membangun sinergi tim, komitmen, dan tanggung jawab bersama. Diharapkan rapat perdana ini menjadi fondasi yang kuat dalam menciptakan pelaksanaan wisuda yang excellence.

    Menutup rapat, Desayu mengharapkan seluruh panitia untuk bekerja secara profesional dan berkolaborasi dengan optimal bersama para mitra, gandengan tangan seluruh panitia sebagai upaya untuk menghadirkan wisuda ke 43 UNIKOM yang membanggakan, sukses, memberikan kenangan yang abadi, dan tidak terlupakan bagi calon wisudawan. (Direktorat Hms & Pro).