Tag: digitalisasi pelayanan publik

  • Desain Sistem Registri Akta Tanah Berbasis Web dengan Sistem Informasi Geografis

    Desain Sistem Registri Akta Tanah Berbasis Web dengan Sistem Informasi Geografis

    Penulis: Agis Abhi Rafdhi, Umi Narimawati, Nizar Rabbi Radliya, Lia Warlina

    Abstrak

    Kebutuhan masyarakat dalam menyelesaikan administrasi, terutama di bidang tanah dan bangunan, cukup tinggi. Terutama di sektor tanah, yang tidak pernah sepi transaksi jual beli. Dalam prosesnya, masyarakat perlu mengurus administrasi dari tingkat desa hingga tingkat kecamatan untuk mendapatkan sertifikat tanah mereka. Di tingkat kecamatan, yang tentunya mencakup wilayah beberapa desa, tentu membutuhkan proses yang cepat untuk menghindari antrian dan juga merapikan data sebagai arsip jika suatu saat dibutuhkan. Kabupaten Cibiru, yang terletak di bagian timur Kota Bandung, meliputi 4 (empat) kecamatan, yaitu Desa Pasirbiru, Desa Cipadung, Desa Palasari, dan Desa Cisurupan. Dengan cakupan empat kecamatan, tentu saja, jika ada proses administrasi tanah, diperlukan sistem yang dapat menangani interaksi antara instansi kecamatan dan masyarakat dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang Sistem Informasi Pengajuan Akta Tanah dengan maksud menyediakan layanan dua arah antara masyarakat sebagai pengguna sehingga mereka dapat langsung mengakses dan berpartisipasi dalam tahapannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi pada objek penelitian, yaitu Kantor Kecamatan Cibiru. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah berorientasi objek dengan prototipe sebagai metode pengembangan perangkat lunak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan desain sistem informasi ini, masalah yang telah dijelaskan sebelumnya dapat diatasi, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memantau perkembangan akta tanah. Proses dalam sistem meliputi pengajuan Akta Jual Beli (AJB), peninjauan lokasi, dan pengumpulan AJB. Semua proses yang biasanya dilakukan dengan mengunjungi instansi kecamatan secara langsung dapat difasilitasi dengan adanya sistem informasi ini yang dapat diakses melalui situs web oleh pengguna dan dapat langsung memasukkan data dan persyaratan berkas. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata kunci penulis

    Sistem informasi; Akta tanah; Berbasis web

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85147502254