Tag: digital university

  • Perancangan Aplikasi Mobile untuk Pemasaran Digital dan Pengelolaan Tanaman Hortikultura

    Perancangan Aplikasi Mobile untuk Pemasaran Digital dan Pengelolaan Tanaman Hortikultura

    Penulis: Senny Luckyardi ; Ratih Hurriyati ; Disman ; Puspo Dewi Dirgantari

    DOI: –

    Abstrak:
    Sektor pertanian merupakan salah satu sektor strategis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian masyarakat Indonesia. Namun demikian, secara ironis, petani sebagai pelaku utama dalam sektor ini belum sepenuhnya menikmati tingkat kesejahteraan yang memadai. Kondisi tersebut juga terjadi di Kabupaten Garut, yang merupakan kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jawa Barat, akibat sistem pemasaran dan pengelolaan tanaman hortikultura yang 

    belum terintegrasi. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi berbasis mobile untuk meningkatkan pengelolaan tanaman serta sebagai media pemasaran digital diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk hortikultura unggulan di Kabupaten Garut. Penelitian ini dilakukan melalui survei lapangan dan wawancara terhadap 30 petani di Kecamatan Cigedug dan Bayongbong serta perwakilan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Garut. Data sekunder berupa laporan produksi tanaman, peta produksi, alat dan mesin pertanian, serta data pendukung lainnya digunakan untuk memperkuat data primer. Hasil wawancara menunjukkan bahwa kegiatan produksi dan pemasaran hasil hortikultura di Kabupaten Garut masih dilakukan secara konvensional, sehingga akses petani terhadap berbagai informasi dan pasar menjadi sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Pemasaran berbasis mobile yang dapat membantu pemeliharaan tanaman dan pemasaran hasil pertanian secara terintegrasi. Selain itu, metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototipe. Penelitian ini diharapkan dapat membantu petani dalam memasarkan komoditas pertanian mereka serta menjadi dasar pertimbangan dalam penetapan kebijakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Garut. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Author Keywords:
    Pertanian; Pemasaran digital; Hortikultura; Manajemen; Aplikasi mobile

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85123353789?

  • Tinjauan Komprehensif terhadap COBIT dan ISO 27001: Pendekatan dalam Audit Credit Bureau Automation System (CBAS) di PT XYZ

    Tinjauan Komprehensif terhadap COBIT dan ISO 27001: Pendekatan dalam Audit Credit Bureau Automation System (CBAS) di PT XYZ

    Penulis: Reyhan Syafier Al Hadad ; Hanhan Maulana

    DOI: 10.1109/ICSPIS59665.2023.10402713

    Abstrak:
    Penelitian ini mengevaluasi, membandingkan, dan membahas pendekatan COBIT dan ISO 27001 dalam melakukan audit terhadap Credit Bureau Automation System (CBAS) di PT XYZ. Penulis menggunakan analisis komparatif kualitatif untuk menelusuri serta mensintesis informasi kualitatif yang bersumber dari literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ISO 27001 lebih sesuai untuk audit CBAS karena memiliki fokus yang kuat pada keamanan informasi dan manajemen risiko, serta fleksibilitas dalam penyesuaian terhadap kebutuhan klien. Sebaliknya, COBIT memiliki cakupan yang lebih umum dan mencakup topik teknologi informasi yang lebih luas. Meskipun demikian, penulis menyarankan bahwa kedua kerangka kerja tersebut dapat saling melengkapi dalam proses audit, bergantung pada kebutuhan spesifik organisasi.

    Penelitian ini juga menyoroti keunggulan COBIT, antara lain kerangka kerja yang komprehensif yang memungkinkan organisasi mencapai tujuan dalam tata kelola dan manajemen teknologi informasi perusahaan. Selain itu, penelitian ini mengusulkan sistem audit kematangan manajemen risiko TI yang disederhanakan berdasarkan COBIT 5 for Risk untuk mengevaluasi tingkat kematangan manajemen risiko TI dalam suatu organisasi. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan yang bernilai mengenai penerapan COBIT dan ISO 27001 dalam audit CBAS serta menawarkan rekomendasi bagi organisasi untuk meningkatkan praktik tata kelola dan manajemen risiko teknologi informasinya. © 2023 IEEE.

    Kata Kunci Penulis:
    Audit; COBIT; Credit Bureau Automation System (CBAS); ISO 27001; Manajemen risiko

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85184851519?

  • Riset Ilmu Komputer di Indonesia untuk Mewujudkan Infrastruktur Berkelanjutan bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa

    Riset Ilmu Komputer di Indonesia untuk Mewujudkan Infrastruktur Berkelanjutan bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa

    Penulis: Eddy Soeryanto Soegoto ; Brandon Nathanael Meliala ; Senny Luckyardi ; Bobi Kurniawan

    DOI: –

    Abstrak:
    Penelitian ini mengkaji peran ilmu komputer dalam mendorong pengembangan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Seiring dengan pesatnya urbanisasi, tantangan lingkungan, serta kebutuhan akan ketangguhan terhadap bencana, teknologi-teknologi baru seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), big data, Internet of Things (IoT), dan blockchain menawarkan solusi inovatif. Penelitian ini menelaah studi-studi yang menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dalam lima tahun terakhir yang berfokus pada penerapan ilmu komputer dalam pengembangan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Hasil kajian menyoroti kontribusi penelitian yang selaras dengan SDGs PBB melalui proses terstruktur dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis temuan-temuan yang relevan. Temuan utama menunjukkan potensi jaringan listrik cerdas berbasis AI, pemantauan lingkungan berbasis IoT, serta analitik prediktif dalam manajemen kebencanaan. Namun demikian, tantangan seperti kesenjangan infrastruktur, risiko keamanan siber, dan celah regulasi masih menjadi hambatan signifikan dalam penerapan teknologi tersebut. Penelitian ini menegaskan perlunya investasi yang lebih besar, kebijakan yang lebih kuat, serta kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat integrasi teknologi. Dengan mengintegrasikan ilmu komputer dan strategi keberlanjutan, Indonesia dapat meningkatkan ketahanan infrastruktur, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat perlindungan lingkungan. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan dan wawasan bagi studi selanjutnya, serta mendorong pendekatan pembangunan berkelanjutan yang berbasis teknologi. © School of Engineering, Taylor’s University.

    Kata Kunci Penulis:
    Kecerdasan buatan (AI); Riset komputer; Infrastruktur digital; Internet of Things; Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105001481965?

    Abstract:

  • Fakultas Pascasarjana UNIKOM Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Teknologi Perkuliahan Hybrid untuk Dosen Pascasarjana

    Fakultas Pascasarjana UNIKOM Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Teknologi Perkuliahan Hybrid untuk Dosen Pascasarjana

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam upaya memperkuat transformasi pembelajaran digital, Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Teknologi Hybrid pada Rabu, 24 September 2025 yang bertempat di Ruang 12.011, Smart Building UNIKOM.  Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor II Bidang Sumber daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si.,  bersama para Ketua Program Studi diantaranya Kaprodi Magister Manajemen, Kaprodi Magister Sistem Informasi, Kaprodi Magister Desain, dan Kaprodi Magister Ilmu Komunikasi, serta dosen-dosen di lingkungan Pascasarjana UNIKOM, yang menunjukkan komitmen penuh terhadap penguatan mutu pembelajaran berbasis digital.

    Pelatihan tersebut menghadirkan tim IT dari Direktorat Infranet UNIKOM yang secara langsung memberikan pemaparan teknis mengenai sistematika penggunaan media kuliah hybrid. Mulai dari pengenalan perangkat, pengelolaan kelas, integrasi media digital, hingga solusi teknis dalam menghadapi kendala jaringan, dijelaskan secara rinci agar para dosen mampu mengoptimalkan penerapan metode pembelajaran kombinasi offline dan online..

    Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma, dalam sambutan sekaligus pemaparannya menegaskan pentingnya kegiatan sosialisasi penggunaan ruang perkuliahan hybrid sebagai bentuk fasilitas unggulan yang disediakan bagi mahasiswa program Magister dan Doktor di UNIKOM, dimana ruang hybrid tersebut merupakan penerapan teknologi pembelajaran terkini yang memungkinkan proses perkuliahan dilaksanakan secara offline maupun online secara bersamaan.

    Lebih lanjut, Assoc. Prof. Rahma menyampaikan bahwa implementasi sistem hybrid bukan hanya sebatas upaya adaptasi terhadap perkembangan era digital, melainkan juga strategi konkret dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat pascasarjana. “Harapannya, melalui sistem ini, materi perkuliahan bagi mahasiswa Magister maupun Doktor dapat tersampaikan secara optimal hingga mencapai capaian luaran yang diharapkan. Dengan teknologi hybrid, kita dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih inklusif, efektif, dan menjangkau lebih banyak mahasiswa,” pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua UPT Labkom UNIKOM, Deny Angga Diredja, S.Kom., menjelaskan bahwa dalam kegiatan pelatihan dan sosialisasi tersebut, para dosen di lingkungan Fakultas Pascasarjana mendapatkan pemahaman dasar mengenai penggunaan ruang kuliah hybrid. Teknologi perkuliahan hybrid tersebut, menurutnya, memberikan kemudahan bagi mahasiswa, bahkan bagi mereka yang sedang berada di luar kota sekalipun, untuk tetap dapat mengikuti perkuliahan secara optimal.

    Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para dosen yang mengikuti sesi praktik langsung, di mana mereka berkesempatan mencoba pengaturan perangkat hybrid serta simulasi pengajaran. Diharapkan, setelah pelatihan tersebut, seluruh dosen Pascasarjana UNIKOM dapat semakin siap dan terampil dalam mengintegrasikan teknologi hybrid ke dalam kegiatan perkuliahan. Melalui sosialisasi dan pelatihan tersebut, Fakultas Pascasarjana UNIKOM menegaskan langkah progresifnya dalam mendukung visi universitas menuju Digital Entrepreneurial University yang siap menghadapi tantangan global. (Direktorat Hms & Pro)