Rektor dan Sivitas Akademika UNIKOM mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026.
Tahun baru adalah awal untuk menyalakan kembali semangat, melahirkan ide-ide segar, dan melangkah dengan keyakinan baru. Dengan kreativitas, inovasi, dan kolaborasi, mari jadikan 2026 sebagai tahun lahirnya prestasi dan kontribusi nyata bagi pendidikan, masyarakat, dan bangsa.
Dengan optimisme dan tekad yang kuat, UNIKOM siap melangkah maju sebagai Digital Entrepreneurial University yang unggul, adaptif, berdaya saing global, serta Kampus AI Ready dalam menjawab tantangan masa depan.
Selamat menapaki tahun 2026 dengan penuh harapan dan energi positif.
BANDUNG, UNIKOM — Perlindungan terhadap karya cipta akademisi melalui Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan langkah strategis yang sangat penting dalam menjaga integritas dan nilai ilmiah suatu karya. Di era persaingan global dan kemajuan teknologi yang pesat, hasil penelitian, inovasi, maupun karya kreatif sivitas akademika menjadi aset intelektual yang memiliki nilai ekonomi sekaligus reputasional. Oleh karena itu, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melindungi karya cipta melalui kerjasama bersama dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Jawa Barat. Penandatanganan MoU tersebut berlangsung pada Kamis, 31 Oktober 2025, bertempat di Ruang Grand Meeting, Lantai 15 Smart Building UNIKOM.
Pada kesempatan tersebut hadir Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., beserta jajaran diantaranya, Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Akreditasi UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA., Direktur HKI UNIKOM, Dr. Nina Kurnia Hikmawati, S.E., M.M., M.Kom., M.Ab., dan Direktur International Affairs & Cooperation,Dr. Inta Budi Setya Nusa, S.E., M.Ak. Sementara dari pihak Kemenkumham Jawa Barat dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar, Asep Sutandar, A.Md., I.P., S.Sos.,M.Si., didampingi oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kemenkum Jabar, Hemawati BR Pandia, A.Md., S.H., M.M., beserta jajaran.
Acara penandatanganan kerja sama atau MoU dilakukan langsung oleh Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.Sc., bersama Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Kurnia, S.H., M.H. Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual (KI) di lingkungan kampus, khususnya bagi sivitas akademika UNIKOM.
Asep mengapresiasi langkah proaktif UNIKOM dalam mendorong kesadaran pentingnya kekayaan intelektual di kalangan akademisi. “Kami sebagai pemerintah wajib hadir baik itu ke akademisi maupun kepada masyarakat terkait dengan perlindungan kekayaan intelektual khususnya dalam hal ini karya cipta anak bangsa, oleh karena itu, kami datang ke UNIKOM dalam rangka melindungi karya cipta kekayaan intelektual yang ada di UNIKOM. Seperti yang sebelumnya disampaikan oleh Prof. Eddy bahwa sangat luar biasa putra dan putri dari UNIKOM banyak meraih prestasi di tingkat regional, nasional dan internasional dan itu harus dilindungi”, tuturnya.
Sebagai tindak lanjut dari kerjasama UNIKOM bersama Kemenkum Jabar, pada pelaksanaan Sidang Terbuka Senat Wisuda UNIKOM ke-44 Semester Genap TA 2024-2025 hari pertama, Sabtu, 1 November 2025, turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Jawa Barat, Asep Kurnia, S.H., M.H., beserta jajaran pimpinan, di mana dalam hal ini, UNIKOM mencatatkan pencapaian luar biasa dengan mendaftarkan 1.200 karya cipta mahasiswa dan 100 karya dosen ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum RI. Langkah ini menandai komitmen UNIKOM dalam mengembangkan ekosistem inovatif yang berbasis hak kekayaan intelektual, sekaligus mendorong mahasiswa dan dosen untuk terus berinovasi secara berkelanjutan.
Dalam momentum tersebut, Prof. Eddy, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Kemenkum Jawa Barat yang telah memberikan pendampingan dalam proses pendaftaran hak cipta secara sistematis dan profesional. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek penelitian dan pengabdian berbasis inovasi teknologi.
Kakanwil Kemenkum Jawa Barat, Asep Kurnia, S.H., M.H., dalam sambutan pada prosesi wisuda UNIKOM ke-44 menyampaikan selamat dan harapannya kepada wisudawan/ti, serta terimakasih kepada Rektor UNIKOM serta seluruh sivitas akademika UNIKOM atas kerjasama yang telah terjalin, “semoga sinergi antara Kemenkumham Jabar dapat mewujudkan Jawa Barat yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing global melalui perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)”, demikian pungkasnya.
Melalui kolaborasi dan kerjasama UNIKOM dan Kemenkum dapat meneguhkan posisi UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University yang tidak hanya unggul dalam bidang teknologi dan kewirausahaan, tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan ekosistem akademik yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing global. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM — Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melaksanakan Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda ke-44 Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 yang digelar di Harris Convention Hall, Citylink Bandung, pada Sabtu 1 November 2025 dan Minggu 2 November 2025. Wisuda menjadi momentum bersejarah bagi para wisudawan dan wisudawati yang menandai keberhasilan akademik mereka dari jenjang Magister, Sarjana, hingga Diploma.
Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, selaku Ketua Pelaksana Wisuda ke-44 UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., melaporkan sebanyak 1.215 wisudawan dan wisudawati dilantik dalam prosesi wisuda yang digelar selama 2 hari tersebut. Pada kesempatan tersebut, ia tidak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada berbagai pihak, terkhusus kepada jajaran pimpinan universitas, antara lain, Ketua Yayasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Ibu Hj. Lasmaya Oli’I, yang diwakili Ibu Pembina Yayasan, Dra. H. Ani Astuti beserta jajaran pengurus; Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat. Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, ST., M.T., beserta jajaran para Wakil Rektor di lingkungan UNIKOM; juga kepada tim Manager BNI Kantor Cabang Perguruan Tinggi Bandung, Manajemen Hotel Harris, para vendor, Bapak/Ibu Dosen, Tenaga Kependidikan/karyawan Tim Protokoler, Direktorat AP2SC, Manajemen UTV, Manajemen HITS UNIKOM Radio, Korps Protokoler Mahasiswa, Paduan Suara Mahasiswa, Saung Budaya, Korps Sukarelawan PMI UNIKOM, serta seluruh pihak yang telah turut berkontribusi pada kegiatan wisuda sehingga dapat terlaksana dengan baik.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan sekaligus Ketua Wisuda ke-44 UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan pada pelaksanaan wisuda ke-44 semester genap T.A 2024/2025 hari pertama, diikuti oleh 606 wisudawan/ti, sementara hari kedua diikuti oleh 609 wisudawan/ti dari berbagai program studi di lingkungan UNIKOM. Dari total 1.215 wisudawan, 49 lulusan berhasil meraih predikat Summa Cumlaude, 120 lulusan dengan predikat Magna Cumlaude, dan 476 lulusan dengan predikat Cumlaude. Prof. Umi juga berpesan kepada seluruh wisudawan agar tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan diri, baik dalam dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat inovasi sebagai nilai dasar lulusan UNIKOM yang berkarakter unggul.
Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam pidatonya menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian seluruh lulusan, seraya menegaskan komitmen universitas dalam melahirkan sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan siap bersaing di era digital. “Pembangunan sumber daya UNIKOM harus berlandaskan pada budaya disiplin PIQIE yaitu Professionalism, Integrity, Quality, Information Technology, dan Excellencesebagai kunci untuk meraih keunggulan bersaing yang berkarakter. Menurutnya, disiplin bukan hanya mencerminkan etos kerja yang tinggi, tetapi juga menjadi fondasi utama bagi UNIKOM untuk bertransformasi dari good university menuju great university dalam mewujudkan Digital Entrepreneurial University” ungkapnya. Lebih lanjut, Prof. Eddy menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para orang tua yang telah berjuang serta memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya hingga akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan dan menjadi lulusan sarjana yang siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir tamu kehormatan dari berbagai instansi dan mitra strategis. Wisuda UNIKOM hari pertama dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Barat, Asep Sutandar, A.Md.IP., S.Sos.,M.Si,, yang memberikan apresiasi atas kontribusi UNIKOM dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Sementara pada wisuda UNIKOM hari ke dua, kehadiran tamu internasional turut menambah kehormatan prosesi wisuda, dengan hadirnya Prof. Bettina Meiser, Expert AUSAID dari University of New South Wales (UNSW), Australia; Debbie Plath, Professor of Social Work dari Australian Catholic University; Erika Matano, Junior Expert in Japanese Language Education from JICA, dan Mimi Haryani Tasani, M. Eng dari Universitas Sultan Zainal Abidin Malaysia, yang menjadi simbol eratnya kolaborasi UNIKOM dengan lembaga pendidikan global.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan para wisudawan dan wisudawati, diawali pelantikan wisudawan/ti dari program Pascasarjana, Sarjana, hingga Diploma. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, ditutup dengan pemberian bunga oleh perwakilan wisudawan terbaik kepada Rektor dan orang tua sebagai simbol ungkapan terima kasih atas bimbingan, dukungan, dan doa selama menempuh pendidikan di UNIKOM. Melalui Wisuda ke-44 Semester Genap TA 2024-2025, UNIKOM kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi yang berdaya saing global, berkomitmen untuk melahirkan lulusan inovatif, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Di usia perak ke-25 tahun, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) secara resmi meluncurkan logo baru sebagai bagian dari strategi rebranding menuju Digital Entrepreneurial University, menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menghadapi era digital dan persaingan global. Tepat pada pelaksanaan sidang tebuka senat penerimaan mahasiswa baru dan Dies natalis UNIKOM ke-25 yang di gelar pada Sabtu, 27 September 2025, di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., resmi mengumumkan logo UNIKOM terbaru.
Logo baru UNIKOM sarat dengan makna filosofis yang merepresentasikan arah transformasi universitas menuju Digital Entrepreneurial University. Bingkai segi lima yang membingkai logo menjadi simbol bahwa UNIKOM senantiasa berlandaskan pada falsafah negara, yakni Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Di bagian bawah, terdapat buku terbuka yang melambangkan pengetahuan, pembelajaran sepanjang hayat, serta fondasi akademik yang kokoh. Pada bagian tengah logo, tergambar sirkuit digital yang mencerminkan transformasi teknologi, konektivitas global, dan semangat digitalisasi yang terus diusung UNIKOM. Elemen bola dunia menegaskan komitmen universitas dalam membangun kolaborasi internasional dan memberikan akses tanpa batas melalui pembelajaran daring maupun luring.
Lebih jauh, figur manusia berlari dengan gerakan tubuh condong ke depan melambangkan semangat pantang menyerah, kerja keras, serta keberanian untuk terus bergerak maju menghadapi tantangan global. Gerakan tersebut diperkuat dengan panah merah yang mengarah ke atas sebagai simbol pertumbuhan, peningkatan, dan kemajuan bisnis, serta tekad dan keberanian dalam mengambil keputusan di tengah risiko. Bulatan berwarna biru di baliknya menjadi representasi kepercayaan, profesionalisme, serta keyakinan pada nilai ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sementara itu, penggunaan warna kuning atau emas merefleksikan energi yang kuat, optimisme, kreativitas, dan inovasi yang tiada henti terus berkembang, sedangkan warna putih menjadi simbol kesederhanaan, keterbukaan, serta kemurnian dalam proses akademik.
Rebranding logo tersebut bukan hanya sekadar pembaruan identitas visual, tetapi juga penegasan arah strategis UNIKOM untuk menjadi universitas berkelas dunia yang unggul dalam pendidikan digital, kewirausahaan, dan inovasi teknologi. Dengan semangat “Muda, Unggul, Prestasi Dunia, World Class”, UNIKOM meneguhkan diri sebagai kampus yang siap mencetak lulusan berdaya saing global dan berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, berkualitas, serta berdampak bagi masyarakat global. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Sidang Terbuka Senat Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dalam rangka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar pada Senin, 22 September 2025 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) turut dihadiri oleh dua tamu kehormatan internasional, yaitu Prof. Dustnazar Omonovich Khimmataliev dan Prof. Jabbor Eshbekovich Usarov dari Chirchiq Davlat Pedagogica Universiteti, Uzbekistan.
Sebelumnya Rektor UNIKOM, sekaligus Ketua APTISI Jabar, Prof. Eddy menerima 3 anugerah gelar kehormatan (Honoris Causa) dari tiga Universitas berbeda di Uzbekistan, yaitu Ijtimoiy Va Siyosiy Fanlar Instituti (ISFI), Chirchiq Davlat Pedagogica Universiteti, Uzbekistan, dan Sarbon University. Penghargaan bergengsi tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan internasional atas dedikasi Prof. Eddy dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya kontribusinya dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi swasta di Indonesia.
Kehadiran kedua profesor pada acara sidang terbuka senat penerimaan mahasiswa baru T.A. 2025/2026 sekaligus Dies natalis UNIKOM ke-25 menjadi simbol eratnya hubungan akademik antara UNIKOM dan universitas di Uzbekistan, sekaligus menegaskan posisi UNIKOM sebagai perguruan tinggi yang semakin aktif menjalin kolaborasi internasional.
Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan “pada kesempatan sidang terbuka senat sekaligus Dies Natalis UNIKOM ke-25 ini, kami merasa sangat terhormat atas kehadiran Prof. Dustnazar dan Prof. Jabbor, kehadiran beliau berdua menjadi simbol eratnya persahabatan akademik antara UNIKOM dan perguruan tinggi internasional. Kami percaya, kerja sama ini akan membuka peluang lebih luas untuk kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta pengembangan ilmu pengetahuan, yang bermanfaat tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga bagi masyarakat global dan juga memperkokoh langkah UNIKOM menuju visinya sebagai Digital Entrepreneurial University yang berdaya saing internasional”, tutur Prof. Eddy.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNIKOM juga memberikan penghargaan khusus kepada para tamu Guru Besar, termasuk kedua profesor dari Chirchiq, sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi mereka dalam penguatan hubungan internasional. Penghargaan tersebut menjadi momentum penting yang menandai semakin kokohnya reputasi UNIKOM di kancah global, seiring dengan semangatnya menjadi Digital Entrepreneurial University.
Kehadiran Prof. Dustnazar dan Prof. Jabbor tidak hanya memperkuat jalinan persahabatan akademik, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa baru UNIKOM yang resmi dikukuhkan pada acara tersebut. Dengan interaksi lintas negara ini, UNIKOM semakin meneguhkan langkahnya untuk mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing global, dan siap mengambil peran strategis dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (Direktorat Hms & Pro)
The Open Senate Session of Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) for the Admission of New Students 2025/2026, held with its 25th Anniversary at Sabuga Bandung, was distinguished by the presence of Prof. Dustnazar Omonovich Khimmataliev and Prof. Jabbor Eshbekovich Usarov from Chirchiq Davlat Pedagogica Universiteti, Uzbekistan. Their visit affirmed the strengthening of UNIKOM’s partnership with international universities, especially after the conferment of three Honorary Doctorates to UNIKOM’s Rector and Chairman of APTISI West Java, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., by leading institutions in Uzbekistan. Prof. Eddy emphasized that international collaboration opens broader opportunities for research, academic exchange, and knowledge advancement. Besides attending the session, both professors toured UNIKOM’s campus to witness facilities and the academic environment that reflect UNIKOM’s vision as a globally competitive Digital Entrepreneurial University. === Sidang Terbuka Senat Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) untuk Penerimaan Mahasiswa Baru 2025/2026, yang bertepatan dengan Ulang Tahun ke-25 di Sabuga Bandung, semakin istimewa dengan hadirnya Prof. Dustnazar Omonovich Khimmataliev dan Prof. Jabbor Eshbekovich Usarov dari Chirchiq Davlat Pedagogica Universiteti, Uzbekistan. Kunjungan ini menegaskan penguatan kerja sama UNIKOM dengan universitas internasional, khususnya setelah penganugerahan tiga gelar Doktor Honoris Causa kepada Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., oleh institusi ternama di Uzbekistan. Prof. Eddy menekankan bahwa kolaborasi internasional membuka peluang lebih luas untuk penelitian, pertukaran akademik, serta kemajuan ilmu pengetahuan. Selain menghadiri sidang, kedua profesor juga meninjau kampus UNIKOM untuk melihat langsung fasilitas dan lingkungan akademik yang mencerminkan visi UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University berdaya saing global. Selengkapnya www.unikom.ac.id #UNIKOM#diktisaintekberdampak#DigitalEntrepreneurialUniversity#UNIKOMGoesGlobal
BANDUNG, UNIKOM — Jum’at, 08 Agustus 2025, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar acara syukuran dalam rangka Dies Natalis ke-25 dengan semangat baru menuju transformasi menjadi Digital Entrepreneurial University. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, perayaan ini dihadiri Rektor, perwakilan Yayasan Science and Technology, jajaran pimpinan, serta seluruh sivitas akademika UNIKOM.
Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam pidatonya menegaskan bahwa di usia perak UNIKOM yang ke-25 tahun, UNIKOM akan terus melangkah maju menjadi Digital Enterpreneurial University. “Langkah ke depan yang akan dilakukan oleh UNIKOM salah satunya adalah mengembangkan unit-unit bisnis di berbagai bidang untuk menopang IPTEK yang selama ini sudah dibangun, bisa diimplementasikan baik oleh dosen maupun oleh mahasiswa, hal ini agar menjadikan UNIKOM semakin kokoh dan kuat”, tuturnya.
Lebih lanjut, Prof Eddy berharap bahwa lima tahun kedepan UNIKOM masuk ke dalam peringkat dunia (rangking QS), di mana saat ini UNIKOM berada pada peringkat Asia University Ranking, dan Asia Tenggara University Rangking, untuk itu UNIKOM terus menciptakan Inovasi-inovasi yang berdampak bagi masyarakat dunia.
Sambutan dan pengarahan juga turut disampaikan oleh Wakil Rektor II UNIKOM Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., yang mengajak seluruh jajaran pimpinan, dosen, dan seluruh sivitas akademika UNIKOM terutama dosen untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk bisa menuju World Class University. Salah satunya dengan berusaha meraih Jabatan Fungsional (Jabfung) sesuai dengan visi UNIKOM yaitu menjadi universitas terkemuka di bidang teknologi informasi dan komunikasi, berwawasan global, berjiwa entrepreneur, serta menjadi pusat keunggulan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung pembangunan nasional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Sejak awal berdiri pada tahun 2000 hingga saat ini, visi tersebut terus mengalami penguatan dan perkembangan seiring pertumbuhan UNIKOM.
Ucapan selamat dan dukungan disampaikan pula Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., yang mengajak seluruh sivitas akademika UNIKOM untuk berkomitmen dan bersatu padu dalam melahirkan prestasi-prestasi di kancah dunia.
Seluruh sivitas akademika UNIKOM juga turut memberikan ucapan selamat melalui tayangan video yang disaksikan bersama-sama, membuktikan kolaborasi, kebanggaan, kekuatan, kekompakan, dan komitmen kepada UNIKOM atas pencapaian yang telah diraih.
Acara Syukuran Dies Natalis UNIKOM yang ke-25 ini menjadi momentum berharga bagi UNIKOM untuk terus mengukuhkan diri sebagai kampus Muda, Unggul, Prestasi Dunia, World ClassUniversity serta berkomitmen melahirkan generasi yang berdaya saing global. Dengan tekad kuat untuk menjadi Digital Entrepreneurial University, UNIKOM menatap masa depan dengan optimisme dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dan inovatif. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Bentuk nyata kontribusi mahasiswa terhadap pengembangan literasi masyarakat, mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Perpustakaan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Program Studi Sastra Jepang, melaksanakan kegiatan sosial berupa penyerahan hibah koleksi buku kepada Posyandu Dwi Mekar, yang berlokasi di Jalan Dipatiukur Bandung, berdekatan dengan Kampus UNIKOM.
Kegiatan penyerahan ini dilaksanaan pada Selasa, 10 Juni 2025, oleh 4 (empat) mahasiswa peserta PKL, yaitu: Syifa Amelia Hidayat, Elinda Sofyani, Muhammad Naufal Alfariz, dan Adrian Virgi didampingi oleh pembimbing PKL yaitu Maghfira Herdiani S.S.I dan Kepala Divisi Pengembangan dan Pengolahan Bahan Pustaka Sri Utami Lestari, S.S.I. Jumlah hibah sebanyak 20 judul 20 eksemplar buku tercetak tentang resep masakan Nusantara dan internasional. Koleksi diterima oleh Ketua Penggerak Kader PKK RW 13 yaitu Indriyani untuk digunakan oleh kader dan anggota posyandu setempat untuk meningkatkan budaya membaca dan meningkatkan perekenomian posyandu binaannya.
Hal yang membuat kegiatan ini lebih bermakna adalah bahwa seluruh buku yang dihibahkan dilakukan secara mandiri oleh para mahasiswa PKL, sebagai bentuk implementasi pembelajaran atau pelatihan pengolahan koleksi selama magang di Direktorat Perpustakaan. Proses tersebut meliputi inventaris koleksi sebagai milik Posyandu RW 13 Kelurahan Lebakgede, entri data, klasifikasi dan pengatlogan, pelabelan, stempel kepemilikan, menyampul sampai dengan shelving atau penyusunan koleksi agar siap dimanfaatkan. Semua tahap dilakukan secara sistematis dengan supervisi dari pustakawan atau pembimbing PKL.
Selama masa PKL, para mahasiswa tidak hanya belajar tentang teori dan prosedur pengolahan bahan pustaka, namun juga menerapkannya secara langsung ke dalam praktik kerja nyata. Koleksi buku yang diserahkan merupakan hasil akhir dari kegiatan tersebut dan menjadi salah satu bentuk nyata karya mahasiswa dalam mendukung program literasi yang berdampak langsung ke masyarakat.
Kegiatan penyerahan ini disambut positif oleh pihak Posyandu Dwi Mekar. Buku-buku yang diserahkan akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan edukasi masyarakat, khususnya dalam kegiatan pembinaan ibu dan anak. Di sela kegiatan penyerahan, para mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan pengelola posyandu. Selain itu, program hibah buku ini juga merupakan salah satu strategi untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan kepada masyarakat disekitar kampus, terutama komunitas lokal yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan berkualitas. Posyandu sebagai pusat kegiatan kesehatan ibu dan anak dinilai menjadi mitra strategis untuk menyampaikan informasi dan literasi secara langsung ke masyarakat.
Direktur Perpustakaan UNIKOM, Ubudiyah Setiawati, S.Sos., M.I.Kom berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh baik kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam meningkatkan akses terhadap informasi dan bacaan yang berkualitas. Dan juga kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu untuk program-program serupa di masa depan, baik dalam bentuk pengabdian masyarakat, pelatihan literasi, maupun dukungan fasilitas bacaan lainnya. Dengan semangat kolaboratif antara perguruan tinggi dan komunitas lokal, literasi masyarakat Indonesia dapat terus tumbuh dan berkembang secara merata.
Kegiatan seperti ini membekali mahasiswa dengan pengalaman sosial yang mendalam serta mendorong terbentuknya rasa tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat intelektual yang peduli. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PKL tidak hanya memperoleh pemahaman teknis seputar pengelolaan koleksi, tetapi juga memaknai pentingnya peran perpustakaan dalam membangun masyarakat yang cerdas, literat, dan inklusif. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – ASPIKOM (Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi) sebagai organisasi yang mewadahi program studi Ilmu Komunikasi di perguruan tinggi seluruh Indonesia. Didirikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam bidang komunikasi, ASPIKOM juga berperan sebagai forum kerja sama antar institusi dan pemangku kepentingan di dunia komunikasi. Untuk itu guna memperkuat kolaborasi dan pembaruan perkembangan komunikasi, ASPIKOM menggelar acara halal bi halal (halbil) di Korwil Jabar Bandung pada hari Kamis, 1 Mei 2025.
Kegiatan dihadiri Dewan Pakar Aspikom Jabar Prof. Dr. Asep Saiful Muhtadi, Dewan Pembina Aspikom Jabar Prof. Atwar Bajari, Ketua ISKI Jabar Athalia Praratya, Prof. Dian Wardiana Suchro, Dr. Sutrisno, dan Ketua Aspikom Jabar Dr. Ani Yuningsih, serta para Kaprodi, dekan, dan pengurus Aspikom Jabar.
Pada acara pembuka ketua pelaksana Dr. Ir. Yuni Dahlia Mogot, M.Si., yang merupakan dosen Ilmu Komunikasi UNIKOM. Beliau bertindak sebagai Koordinator Bidang Organisasi ASPIKOM sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan Halal Bi Halal menyampaikan bahwa peserta yang hadir pada kegiatan ini sebanyak 80 orang dari 24 Perguruan Tinggi mewakili Fakultas dan prodi Ilmu Komunikasi di lingkungan Jawa Barat, sementara Ketua ASPIKOM Jabar Dr. Ani Yuningsih dalam sambutannya mengatakan rasa bahagianya yang sangat dalam atas support dan kehadiran bapak/ibu pimpinan Fakultas dari PT Jabar.
Lebih lanjut Dr. Ani juga menekankan bahwa “kita harus selalu menjaga kekompakan persaudaraan yang sudah terjalin untuk dapat terus ditingkatkan, serta kita harus bangga bahwa ASPIKOM Jabar merupakan ASPIKOM terbaik di di Indonesia” ujarnya.
Sementara Dewan Pembina Aspikom Jabar Prof Atwar Bajari mengatakan, improving Prodi Ilmu Komunikasi sudah tidak bisa ditawar lagi karena hal itu sudah menjadi bagian dari instrumen akreditasi. Di ASPIKOM, semua prodi bisa meningkatkan akreditasinya masing-masing sehingga performanya bisa lebih baik. “Saya melihat, ASPIKOM Jabar ini seperti biasa-biasa saja tapi ternyata kegiatannya sudah ke Thailand, Jepang, dan banyak juga kegiatan pembinaan di internalnya. Jadi mari terus kita improving bersama walaupun kita sedang berada pada era efesien yang luar biasa,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., selaku Kepala Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Pascasarjana UNIKOM sekaligus pengurus ASPIKOM bidang kerja sama, Dr. Manap Solihat, M.Si., Ketua Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM, dan Dr. Ir. Yuni Dahlia Mogot, M.Si., yang merupakan dosen Ilmu Komunikasi UNIKOM. Beliau bertindak sebagai Koordinator Bidang Organisasi ASPIKOM sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan Halal Bi Halal. Dr. Desayu Sebagai Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi yang baru berdiri di UNIKOM, mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur dapat turut Hadir pada HBH dan FGD yang dilaksanakan ASPIKOM Jabar tersebut, sehingga mendapatkan informasi tentang akreditasi Prodi Ilmu Komunikasi di tingkat Sarjana, Magister dan Doktor mulai Januari 2025 di laksanakan di bawah penilaian Lembaga Akreditasi Mandiri Bidang Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi LAMSPAK
Kehadiran Bapak/Ibu Dosen Ilmu Komunikasi UNIKOM dalam Forum ASPIKOM menjadi simbol pentingnya peran UNIKOM dalam mendorong sinergi lintas institusi pendidikan komunikasi di tingkat nasional dan mencerminkan komitmen program studi Ilmu Komunikasi mulai dari tingkat Doktoral, Magister dan Sarjana di tingkat sarjana untuk terus mempererat jejaring akademik serta meningkatkan kualitas pendidikan komunikasi di Indonesia khususnya di Jawa Barat. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar diskusi strategis untuk memperkuat integrasi penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan Roadmap Penelitian serta Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di tingkat fakultas dan program studi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya FEB mendukung pencapaian target World Class University (WCU).
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran struktural FEB UNIKOM, diantaranya, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., selaku Dekan FEB, Assoc. Prof. Dr. Sri Dewi Anggadini, S.E., M.Si., Ak., CA., selaku Ketua Program Studi S1 Akuntansi; Assoc. Prof. Dr. Raeni Dwi Santy, S.E., M.Si., CIMA. selaku Ketua Program Studi S1 Manajemen; Assoc. Prof. Dr. Wati Aris Astuti, S.E., M.Si., Ak., CA. selaku Ketua Program Studi D3 Akuntansi; dan Dr. Rizki Zulfikar, S.E., M.Si. selaku Ketua Program Studi Manajemen Pemasaran dan Keuangan Perbankan
Diskusi menyoroti pentingnya penyelarasan antara strategi fakultas dan program studi dengan arah strategis universitas, khususnya dalam penguatan riset dan PkM unggulan yang mendukung pembangunan berkelanjutan, akselerasi Asta Cita, dan peningkatan daya saing global. Dalam sambutannya, Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E., M.Ak., Ak., CA., menyampaikan bahwa integrasi perencanaan strategis ini menjadi fondasi untuk memperkuat kontribusi akademik terhadap pembangunan nasional dan internasional. “Melalui penyusunan Renstra dan Roadmap yang terintegrasi dengan arah universitas, kita mempercepat transformasi akademik, riset, dan pengabdian, sekaligus meningkatkan daya saing FEB di tingkat global,” ungkap Prof. Siti Kurnia Rahayu.
Assoc. Prof. Dr. Irawan Afrianto, S.T., M.T., selaku Direktur DP3M UNIKOM, menegaskan bahwa Rencana Strategis Penelitian UNIKOM 2025–2029 dirancang untuk memperkuat riset unggulan di bidang ICT, rekayasa, sosial humaniora, dan seni desain. Arah ini tidak hanya selaras dengan visi dan misi UNIKOM, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), Asta Cita nasional, dan Fokus Riset Nasional. “Kami menargetkan peningkatan signifikan dalam publikasi ilmiah bereputasi, kolaborasi riset internasional, HKI, serta pengembangan produk berbasis inovasi,” ungkapnya.
Selanjutnya, Dr. Tatik Fidowaty, S.IP., M.Si., Ketua Divisi DP2M UNIKOM, menyoroti pentingnya strategi PKM yang terintegrasi dengan tridarma perguruan tinggi. Ia menjelaskan bahwa program PKM diarahkan untuk memberdayakan masyarakat melalui teknologi tepat guna, pengembangan desa mitra, hingga program kewirausahaan, dalam rangka memperkuat kontribusi universitas terhadap pembangunan berkelanjutan.
Menambahkan dimensi global, Dr. Senny Luckyardi, S.P., M.M., Direktur Internasional Program UNIKOM, menekankan peran internasionalisasi sebagai kunci transformasi UNIKOM. Ia menjabarkan strategi seperti pembentukan Research Interest Group, program UNIKOM Scholar, serta perluasan jejaring internasional melalui konferensi seperti INCITEST dan ICOBEST, yang bertujuan meningkatkan sitasi dan hilirisasi riset.
Dukungan terhadap kesiapan global sivitas akademika turut diperkuat oleh Pusat Bahasa (PUSBA) UNIKOM. Dr. Retno Purwani Sari, S.S., M.Hum., yang menjelaskan bahwa program unggulan seperti Core Language Program, BIPA, dan Bibliotherapy menjadi bagian dari roadmap 2025–2026 untuk meningkatkan kompetensi bahasa dan soft skills akademisi UNIKOM. Diskusi yang berlangsung turut mempertegas peran FEB UNIKOM dalam membangun ekosistem akademik yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing internasional sejalan dengan visi besar UNIKOM sebagai World Class University. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Dunia desain tidak pernah lepas dari penggunaan kertas, meski media digital dan media sosial kini begitu dominan. Menyadari pentingnya kualitas kertas dalam mendukung kekuatan karya desain, Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bekerja sama dengan PT. Surya Palacejaya menggelar kegiatan SCOPA Education (Surya Palace Creative on Paper) di kampus UNIKOM, Bandung.
Kegiatan yang telah berlangsung pada Kamis, 24 April 2025 ini mengangkat tema “All About Paper” dan merupakan bagian dari program kegiatan Fakultas Desain UNIKOM Tahun 2025. Acara ini menghadirkan Tommy Wily Bonytua, S.T., dari PT Surya Palacejaya sebagai narasumber utama dan dimoderatori oleh Dr. Tiara Isfiaty, M.Sn., selaku Ketua Program Studi Desain Interior dan Dosen Program Studi Desain Interior & Pascasarjana MDS. Kegiatan ini dihadiri oleh Dosen dilengkungan Fakultas Desain serta diikuti oleh mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Program Studi Desain Grafis, dan program Studi Desain Interior, khususnya mahasiswa yang tengah menempuh mata kuliah Ilustrasi II Tahun Akademik 2024/2025.
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Ambarsih Ekawardhani, M.Sn. selaku Ketua Pelaksana, dengan dukungan Assoc. Prof. Dr. Rini Maulina, M.Sn. sebagai Wakil Ketua, serta segenap tim panitia dari Program Studi Desain Komunikasi Visual, Desain Grafis, dan Interior. Dalam sambutannya, Dr. Ambarsih Ekawardhani, M.Sn. menyampaikan bahwa “Adanya kegiatan ini, mahasiswa mendapat manfaat berupa pengenalan terhadap berbagai jenis kertas khusus yang tidak tersedia bebas di pasaran. Salah satu kertas menarik yang dikenalkan adalah kertas yang tidak bisa disobek. Kegiatan ini membuka wawasan mahasiswa bahwa jenis kertas tertentu dapat meningkatkan kualitas karya desain, baik secara visual maupun pengalaman inderawi. Harapannya, kegiatan ini dapat memperluas pemahaman dan apresiasi mahasiswa terhadap ragam material dalam dunia desain” ujar Dr. Ambarsih
Dalam paparannya, Tommy memperkenalkan berbagai jenis kertas impor yang didistribusikan oleh PT. Surya Palacejaya, sekaligus menjelaskan karakteristik dan fungsi masing-masing jenis kertas dalam mendukung kualitas karya desain. Salah satu momen menarik adalah saat peserta diperkenalkan pada produk kertas bernama Yupo — kertas sintetis yang tidak dapat disobek. Para peserta mencoba merobek kertas tersebut dengan berbagai cara, namun tidak ada satupun yang berhasil, sehingga menimbulkan antusiasme tinggi di antara peserta.
SCOPA Education 2025 juga menjadi pembuka rangkaian acara BAKSYA (Lomba Ilustrasi Kreasi Ilustrasi Karya Desain) Fakultas Desain UNIKOM 2025. Kompetisi ini direncanakan digelar berskala nasional dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang Desain Komunikasi Visual. BAKSYA akan meliputi kompetisi dan pameran karya, menjadi wadah kreatif bagi mahasiswa desain se-Indonesia untuk mengekspresikan ide-ide inovatif mereka.
Dengan terselenggaranya SCOPA Education 2025, Fakultas Desain UNIKOM berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya memilih media yang tepat dalam proses kreatif mereka, serta mampu meningkatkan daya saing di dunia industri kreatif nasional maupun internasional. (Direktorat Hms & Pro)