Tag: digital entrepreneurial university

  • Pemodelan Perubahan Penggunaan Lahan (Dengan Referensi Khusus pada Wilayah Bandung)

    Penulis: Lia Warlina

    DOI: 10.1109/ICECS.2009.78

    Abstrak

    CLUE-S adalah alat yang dapat memprediksi perubahan penggunaan lahan di masa depan. CLUE-S telah berhasil diterapkan untuk menstimulasi perubahan penggunaan lahan di wilayah Bandung. Variabel dependennya adalah penggunaan lahan yang diklasifikasikan menjadi tujuh kelas (air, hutan, lainnya, area terbangun, perkebunan, lahan kering, dan sawah). Variabel independennya adalah aspek sosial ekonomi, aspek biofisik, aksesibilitas, dan iklim. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa skenario 2 lebih optimal daripada skenario 1. Pada akhir simulasi, skenario 2 menunjukkan bahwa luas hutan masih 11 persen, dan luas sawah 5 persen dari total luas lahan. © 2009 IEEE.

    Kata kunci penulis

    CLUE-S (Konversi perubahan penggunaan lahan dan pengaruhnya pada skala regional kecil); Perubahan penggunaan lahan; Simulasi, pemodelan

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/77949803122

  • Pengembangan Sistem Bimbingan Belajar Cerdas di Sekolah Militer

    Penulis: Bobi Kurniawan, Meyliana, Harco Leslie Hendric Spits Warnars, Bambang Suharjo

    DOI: 10.17509/ajse.v3i3.57917

    Abstrak

    Perkembangan teknologi yang pesat dan cepat memengaruhi banyak aspek kehidupan, terutama di bidang pendidikan. Penerapan teknologi dalam pendidikan dibutuhkan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien tanpa kendala ruang dan waktu. Contohnya adalah implementasi Intelligent Tutoring System (ITS), Sistem Bimbingan Belajar Cerdas, yang sering dikenal sebagai sistem pembelajaran cerdas. ITS di bidang pendidikan militer dibutuhkan untuk menghasilkan lulusan/SDM militer yang profesional. Oleh karena itu, peneliti akan meneliti tren perkembangan penelitian dan pembaruan teknologi ITS di bidang militer. Upaya untuk mencapai tujuan penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Tinjauan Pustaka Sistematis dengan analisis bibliometrik atau VOSviewer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjadi referensi dalam menentukan topik penelitian tentang ITS di bidang pendidikan, khususnya militer. © 2023 Universitas Pendidikan Indonesia.

    Kata kunci penulis

    Sistem Bimbingan Cerdas; Pembelajaran; Militer; SLR; VOSViewer

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85171530627

  • Meningkatkan Pendidikan Bahasa di Indonesia: Mengintegrasikan Teknologi dan Inovasi

    Meningkatkan Pendidikan Bahasa di Indonesia: Mengintegrasikan Teknologi dan Inovasi

    Penulis: Senny Luckyardi, Silvi Munawaroh, Amirullah Abduh, Rosmaladewi R, Achmad Hufad, Nuria Haristiani

    DOI: 10.17509/ajse.v4i3.79471

    Abstrak

    Pembelajaran bahasa di lingkungan pendidikan Indonesia mengalami perubahan yang semakin cepat karena diperkenalkannya teknologi dan metode pengajaran baru. Penelitian ini menganalisis fungsi-fungsi penting dari alat digital, internet, dan pendekatan pendidikan kontemporer untuk meningkatkan hasil pembelajaran bahasa Indonesia. Dengan mempertimbangkan tantangan penetrasi yang rendah di daerah terpencil dan kematangan teknologi yang berfluktuasi, terdapat peluang untuk mengeksplorasi potensi teknologi untuk menjembatani kesenjangan pemerolehan bahasa. Berdasarkan tinjauan beberapa proyek (yaitu, aplikasi seluler, platform e-learning, dan dukungan bahasa berbasis kecerdasan buatan), penelitian ini menguraikan keberhasilan mereka dalam mendorong multibahasa, meningkatkan tingkat keterlibatan, dan mengembangkan keterampilan bahasa ibu dan bahasa kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan melalui bahasa bagi pembelajar bahasa Indonesia akan berhasil jika terdapat keseimbangan antara keunggulan pengajaran tradisional, seperti pengajaran tatap muka, dan kekuatan serta kebebasan teknologi modern. Kebijakan, gagasan pedagogis, dan kelembagaan diusulkan untuk membangun model pendidikan bahasa yang berkelanjutan, inklusif, dan dinamis berdasarkan kepentingan warganya. © 2024 Universitas Pendidikan Indonesia.

    Kata kunci penulis

    Pendidikan; Indonesia; Bahasa; Teknologi
    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215785675

  • Strategi Perencanaan Gerak Baru dengan Logika Fuzzy untuk Meningkatkan Keselamatan pada Kendaraan Otonom dalam Menanggapi Perilaku Berisiko Pengguna Jalan

    Penulis: Muhammad Aria Rajasa Pohan, Jana Utama, Budi Herdiana

    DOI: 10.17509/ajse.v4i3.75343

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi perencanaan gerak baru untuk kendaraan otonom (AV) menggunakan logika fuzzy untuk meningkatkan keselamatan. Strategi ini mengurangi perilaku berisiko pengguna jalan lain, seperti kendaraan yang berzigzag, pengereman mendadak, pejalan kaki yang muncul dari titik buta, dan menanggapi perubahan jalur mendadak. Metode yang diusulkan menggabungkan sistem inferensi fuzzy baru dan peta ruang konfigurasi dengan kotak pembatas objek dinamis adaptif. Kotak pembatas ini menyesuaikan ukurannya sesuai dengan tingkat risiko pergerakan objek dinamis. Uji simulasi dilakukan menggunakan empat skenario yang melibatkan perilaku berisiko dari pengguna jalan lain. Metode yang diusulkan dibandingkan dengan metode konvensional, dengan biaya keselamatan digunakan untuk mengukur kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma yang diusulkan mencapai biaya keselamatan yang lebih baik di keempat skenario, peningkatan ini disebabkan oleh integrasi sistem fuzzy dengan peta ruang konfigurasi adaptif, yang memperhitungkan ketidakpastian. Temuan ini menunjukkan bahwa metode yang diusulkan meningkatkan keselamatan perencanaan gerak AV di lingkungan yang dinamis dan tidak dapat diprediksi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem pengemudian otonom yang lebih aman dan andal. © 2024 Universitas Pendidikan Indonesia.

    Kata kunci penulis

    Kendaraan otonom; Logika fuzzy; Perencanaan gerak; Ketidakpastian gerakan; Perilaku berisiko; Peningkatan keselamatan

    Artikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/85215819061

  • Desain Berpikir untuk Meningkatkan Aksesibilitas E-Commerce bagi Pengguna Tunanetra di Indonesia

    Penulis: Adam Mukharil Bachtiar, Dian Dharmayanti, Reymunda Dwi Alfathur

    DOI: 10.17509/ajse.v6i3.90874

    Abstrak

    Sektor e-commerce Indonesia yang berkembang masih meminggirkan pengguna tunanetra. Studi ini bertujuan untuk menentukan apakah proses desain yang berpusat pada pengguna dapat mengubah alur belanja yang tidak dapat diakses menjadi alur yang dapat diakses. Kami menerapkan Desain Berpikir pada situs web e-commerce besar di Indonesia, mengaudit hambatan dengan panduan pembaca layar, memetakan masalah ke Pedoman Aksesibilitas Konten Web dan ARIA, dan secara iteratif membuat prototipe semantik, judul, peran, alur keyboard, dan umpan balik. Partisipan tunanetra dari pusat rehabilitasi menyelesaikan evaluasi berpikir keras yang membandingkan alur asli dan yang didesain ulang. Tes kegunaan menunjukkan penyelesaian tugas lengkap di seluruh pencarian, produk, dan pembayaran, dengan penyelesaian yang lebih cepat dan lebih sedikit kesalahan, karena semantik antarmuka sesuai dengan teknologi bantu dan langkah-langkah interaksi disederhanakan dan diumumkan secara konsisten. Desain ulang sekarang memungkinkan transaksi yang benar-benar independen dan mengurangi frustrasi. Temuan ini menunjukkan bahwa desain yang disesuaikan secara lokal, berpedoman pada standar, dan divalidasi pengguna dapat menggantikan eksklusi dengan inklusi dalam perdagangan digital dan dapat direplikasi oleh tim di lingkungan dengan keterbatasan sumber daya untuk mempercepat akses yang adil. © 2026 Universitas Pendidikan Indonesia.

    Kata kunci penulis

    Aksesibilitas; Pemikiran desain; E-Commerce; Desain inklusif; TunanetraArtikel ini dapat diakses di https://www.scopus.com/pages/publications/105026244071

  • Tinjauan Sistematis Internet of Things di Smart University: Model dan Kontribusi

    Penulis: Senny Luckyardi, Ratih Hurriyati, D. Disman, Puspo Dewi Dirgantari

    Abstrak
    Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai aspek implementasi Internet of Things (IoT) di Smart University (SU) dari berbagai studi, memperkuat teori-teori yang mendasari pemanfaatan dan model IoT di SU; serta memberikan rekomendasi untuk penelitian di masa depan di bidang ini. Penelitian ini menggunakan teknik tinjauan literatur sistematis (systematic literature review / SLR), dengan melakukan penelusuran komprehensif terhadap artikel-artikel yang paling relevan dengan pertanyaan penelitian yang diterbitkan dari tahun 2018 hingga 2022. Setelah dilakukan tinjauan terhadap jurnal-jurnal peer-reviewed, sebanyak 69 artikel terindeks dipilih dan dianalisis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model teknologi perlu diselaraskan dan diintegrasikan dengan proses organisasi. Pemanfaatan IoT harus memenuhi kesiapan adopsi suatu universitas. Hasil juga mengungkapkan bahwa pembangunan SU dapat dibagi ke dalam tiga kategori: perilaku, pembelajaran, teknologi pendidikan, dan fasilitas fisik. Namun demikian, literatur terkait pemanfaatan dan model IoT masih belum koheren dan kurang memiliki kerangka teoritis yang merefleksikan kondisi khusus seperti SU. Penelitian mengenai SU masih berada pada tahap awal, dengan lebih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan dalam hal mengidentifikasi adopsi model teknologi. Tinjauan ini juga berkontribusi sebagai inspirasi dan acuan bagi institusi dalam menjalankan inisiatif universitas cerdas untuk menciptakan lingkungan belajar mengajar yang lebih efektif dan efisien.

    Kata Kunci
    Internet of things; Smart University; Tinjauan literatur sistematis; Teknologi

    Artikel ini dapat diakses di https://ejournal.upi.edu/index.php/ijost/article/view/51476

  • Studi Eksperimental Aliran Runtuhan Bendungan yang Dihasilkan oleh Pintu Katup pada Saluran Horizontal

    Penulis: Vitta Pratiwi ; Muhammad Syahril Badri Kusuma ; Hadi Kardhana ; Mohammad Farid
    DOI: https://doi.org/10.21660/2020.75.16098

    Abstrak
    Risiko kegagalan runtuhan bendungan telah menjadi salah satu isu terpenting dalam menentukan kelayakan pengembangan waduk dan bendungan di Indonesia. penelitian ini menyajikan hasil kerja eksperimental mengenai aliran runtuhan bendungan yang melewati satu hambatan miring di dalam saluran persegi panjang lurus. Aliran runtuhan bendungan dihasilkan oleh ayunan tiba-tiba dari sebuah pintu katup yang dipasang pada sambungan penyempitan antara sebuah reservoir horizontal dan sebuah saluran horizontal. Kondisi awal aliran runtuhan bendungan ditetapkan berdasarkan tinggi muka air di dalam reservoir ini. Pengukuran spasial-temporal terhadap kedalaman dan kecepatan aliran runtuhan bendungan yang dihasilkan dilakukan di sekitar area hambatan. Kedalaman aliran diukur menggunakan sensor berbasis ultrasonik yang didukung oleh sistem komunikasi GPRS, sedangkan kecepatan aliran diukur menggunakan current meter berkecepatan tinggi. Teramati korelasi yang rendah antara kedalaman dan kecepatan aliran yang diukur pada tiga detik pertama setelah pembangkitan aliran, di mana aliran memiliki intensitas turbulensi yang tinggi, akibat keterbatasan kapasitas akuisisi data. Dibandingkan dengan hasil karya eksperimental Noel di mana mekanisme runtuhan bendungan disimulasikan menggunakan pintu angkat, profil kedalaman dan kecepatan aliran dari penelitian eksperimental ini menunjukkan kesesuaian pola yang baik namun kesesuaian magnitudo yang lebih rendah. Sementara itu, dibandingkan dengan hasil model numerik Noel, kesesuaian yang diperoleh lebih sedikit. Perbedaan-perbedaan ini diduga terjadi akibat pengaruh perbedaan mekanisme runtuhan bendungan dan sistem akuisisi data.

    Kata Kunci
    Runtuhan Bendungan, Aliran Banjir, Model Eksperimental, Pintu Katup, Saluran Horizontal

    Artikel ini dapat diakses pada tautan https://geomatejournal.com/geomate/article/view/1117/960

  • Masyarakat 5.0: Optimalisasi Sistem Sosioteknik dalam Pengurangan Kemiskinan

    Masyarakat 5.0: Optimalisasi Sistem Sosioteknik dalam Pengurangan Kemiskinan

    Penulis: Gustiana I. ; Wahyuni W. ; Hasti N.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022019

    Abstrak:

    Penelitian ini bertujuan untuk merancang platform digital sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah kemiskinan yang ada di masyarakat dengan berbagai penyebab. Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang disebabkan oleh multidimensi. Penyebab kemiskinan bukan hanya masalah ketidaksetaraan ekonomi tetapi juga disebabkan oleh masalah sosial, pendidikan, dan kurangnya akses komunikasi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sistem Sosioteknik (STS), analisis STS menggunakan enam atribut, yaitu tujuan, masyarakat, bangunan/infrastruktur, teknologi, budaya, dan proses/prosedur. Pendekatan ini (STS) menganalisis pendekatan berdasarkan masalah sosial dan masalah teknis. Hasil akhir penelitian ini menciptakan desain platform digital sebagai ruang publik untuk menangkap partisipasi masyarakat agar dapat peduli dan ingin berbagi dengan masyarakat miskin dalam bentuk kelompok pelatihan kewirausahaan (UKM). Teknologi ini menjadi alat bantu dalam mendidik masyarakat, bukan saingan masyarakat sesuai dengan prinsip masyarakat 5.0.

    © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075861932

  • Pengaruh Uang Virtual terhadap Mata Uang Rupiah

    Pengaruh Uang Virtual terhadap Mata Uang Rupiah

    Penulis: Fadilla M.F.K.; Heriyati N.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/3/032066

    Abstrak:

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh uang virtual terhadap mata uang rupiah. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptif. Penulis memilih topik ini karena merasa bahwa uang virtual dapat menjadi jalan keluar dari krisis ekonomi yang sedang kita alami saat ini. Berdasarkan penelitian ini, penulis berasumsi bahwa dengan menggunakan uang virtual dapat meningkatkan produktivitas perusahaan di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh diperolehnya uang virtual yang dapat ditukarkan dengan dolar. Selanjutnya, ketika dolar tersebut ditukarkan ke dalam rupiah, selain terjadi kontribusi dalam menekan nilai tukar dolar terhadap rupiah, dana tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan kinerja produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uang virtual merupakan salah satu jalan keluar dari krisis ekonomi yang sedang diderita negara kita. Sehingga uang virtual ini diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian nasional, lapangan kerja, pendapatan masyarakat, dan kesejahteraan sosial.

    © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075867996

  • Merancang Sistem Informasi Geografis untuk Rumah Tidak Layak Dilakukan Karena Pendukung Kebijakan

    Merancang Sistem Informasi Geografis untuk Rumah Tidak Layak Dilakukan Karena Pendukung Kebijakan

    Penulis: Hardiyana B. ; Wibawa J.C.

    DOI: 10.1088/1757-899X/662/2/022103

    Abstrak:

    Implementasi program pengembangan kesejahteraan sosial di negara berkembang umumnya berfokus pada program pemberdayaan masyarakat miskin, yang lebih bernuansa dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat, bisnis, dan pemerintah. Pemberdayaan dianggap tepat sebagai salah satu pilihan kebijakan dalam pengembangan kesejahteraan sosial saat ini. Pengembangan kesejahteraan sosial berdasarkan prinsip pemberdayaan dimaksudkan bahwa dalam penanganan masyarakat miskin harus dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kemandirian (UU Nomor 13 Tahun 2011). Pembangunan daerah memiliki dampak pada pembangunan nasional. Kebijakan pengentasan kemiskinan yang diwujudkan melalui program pemberdayaan masyarakat telah menjadi agenda utama dan prioritas pembangunan di Kecamatan Baleendah, khususnya Desa Rancamanyar. Salah satu program pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan di Desa Rancamanyar adalah Program Bantuan Perumahan bagi rumah-rumah tak layak huni. Berbagai upaya pemerintah daerah untuk mengurangi jumlah rumah tak layak huni masih dianggap tidak merata. Dengan terbatasnya pengelolaan dan pengolahan data survei di daerah, hal ini menjadi salah satu faktor yang tidak membantu kebijakan yang ada. Dengan pembangunan sistem informasi geografis untuk rumah-rumah tak layak huni, salah satu upaya yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mendukung dan membantu pengambilan keputusan terkait rumah-rumah tak layak huni adalah melakukan analisis geografis dan pemetaan rumah-rumah tak layak huni di Desa Rancamanyar, agar bantuan yang diberikan tidak salah sasaran. © Diterbitkan di bawah lisensi oleh IOP Publishing Ltd.

    Author Keywords: Pemberdayaan masyarakat; Program pembangunan; Analisis geografis; Pembangunan nasional; Pendekatan partisipatif; Pengentasan kemiskinan; Pengurangan kemiskinan; Pembangunan regional


    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85075869118