Tag: digital entrepreneurial university

  • Cara Meningkatkan Produktivitas Tanaman Sayuran Daun Hidroponik dengan Menyeimbangkan Larutan Nutrisi, Total Padatan Terlarut (TDS), dan pH Dilengkapi dengan Tinjauan Pustaka tentang Persyaratan pH & TDS Sayuran Standar untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

    Cara Meningkatkan Produktivitas Tanaman Sayuran Daun Hidroponik dengan Menyeimbangkan Larutan Nutrisi, Total Padatan Terlarut (TDS), dan pH Dilengkapi dengan Tinjauan Pustaka tentang Persyaratan pH & TDS Sayuran Standar untuk Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

    Penulis: Senny Luckyardi; Agis Abhi Rafdhi; Annisa Wulan Sari; Hewa Majeed Zangana; Eddy Soeryato Soegoto

    DOI: 10.17509/ajse.v6i1.89992

    Abstrak

    Studi ini mengeksplorasi cara meningkatkan produktivitas sayuran daun hidroponik dengan menyeimbangkan Total Padatan Terlarut (TDS) dan pH larutan nutrisi. Menggunakan pakcoy dalam sistem rakit apung, penelitian ini menerapkan desain eksperimental terkontrol untuk mengamati bagaimana parameter-parameter ini berinteraksi dalam mendukung pertumbuhan vegetatif dan hasil panen. Pemantauan harian dan penyesuaian tingkat nutrisi dan pH yang cermat ditekankan untuk memastikan penyerapan nutrisi yang optimal. Kondisi TDS dan pH yang seimbang meningkatkan pembentukan daun dan akumulasi biomassa, sementara ketidakseimbangan menyebabkan stres nutrisi dan penghambatan pertumbuhan. Studi ini menawarkan panduan praktis bagi petani untuk menyinkronkan TDS dan pH secara real-time guna meningkatkan pengelolaan nutrisi. Temuan ini berkontribusi pada hidroponik presisi yang selaras dengan pertanian berkelanjutan, khususnya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) untuk SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui produksi pangan yang efisien dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan mendorong penggunaan input pertanian secara optimal. © 2026 Universitas Pendidikan Indonesia.

    Kata kunci penulis

    Hidroponik; Sayuran berdaun; pH; Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs); Total padatan terlarut (TDS)

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105018607274

  • Meningkatkan Kepercayaan dalam Keuangan Digital: Blockchain dan AI untuk Solusi Fintech yang Aman dan Transparan

    Meningkatkan Kepercayaan dalam Keuangan Digital: Blockchain dan AI untuk Solusi Fintech yang Aman dan Transparan

    Penulis: Senny Luckyardi; Muhamad Fahrezi; Eddy Soeryanto Soegoto

    Abstrak

    Perkembangan cepat teknologi keuangan (FinTech) tidak hanya menghadirkan berbagai inovasi, tetapi juga memunculkan isu terkait keamanan, transparansi, dan tingkat kepercayaan pengguna. Penelitian ini mengkaji peran blockchain dan Artificial intelligence (AI) dalam memperkuat kepercayaan pada sistem keuangan digital melalui peningkatan keamanan, optimalisasi deteksi penipuan, serta pemenuhan aspek kepatuhan regulasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis tinjauan sistematis, studi ini menganalisis integrasi kedua teknologi tersebut dalam operasional keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa blockchain berkontribusi dalam memperkuat keamanan transaksi melalui mekanisme desentralisasi dan karakteristik data yang sulit dimodifikasi, sehingga menjamin integritas informasi. Di sisi lain, AI berperan penting dalam meningkatkan efektivitas deteksi penipuan dan evaluasi risiko melalui pemanfaatan analitik prediktif serta algoritma pembelajaran mesin. Sinergi antara kemampuan blockchain dalam menjaga keutuhan data dan kapasitas AI dalam memproses serta menganalisis data berskala besar secara waktu nyata menjadi faktor kunci dalam peningkatan keandalan sistem. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan blockchain dan AI berpotensi memperkuat kepercayaan konsumen, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan ketahanan ekosistem keuangan digital. Meskipun demikian, tantangan seperti kompleksitas regulasi, tingginya biaya integrasi, dan isu interoperabilitas masih perlu diatasi guna mendukung adopsi teknologi secara lebih luas. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor.

    Kata kunci penulis

    Artificial intelligence (AI); Blockchain; Keuangan digital; Deteksi penipuan; Kepatuhan regulasi

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105001500348

  • Meningkatkan Kepercayaan dalam Keuangan Digital: Blockchain dan AI untuk Solusi Fintech yang Aman dan Transparan

    Penulis: Senny Luckyardi; Muhamad Fahrezi; Eddy Soeryanto Soegoto

    Abstrak

    Perkembangan cepat teknologi keuangan (FinTech) tidak hanya menghadirkan berbagai inovasi, tetapi juga memunculkan isu terkait keamanan, transparansi, dan tingkat kepercayaan pengguna. Penelitian ini mengkaji peran blockchain dan Artificial intelligence (AI) dalam memperkuat kepercayaan pada sistem keuangan digital melalui peningkatan keamanan, optimalisasi deteksi penipuan, serta pemenuhan aspek kepatuhan regulasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis tinjauan sistematis, studi ini menganalisis integrasi kedua teknologi tersebut dalam operasional keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa blockchain berkontribusi dalam memperkuat keamanan transaksi melalui mekanisme desentralisasi dan karakteristik data yang sulit dimodifikasi, sehingga menjamin integritas informasi. Di sisi lain, AI berperan penting dalam meningkatkan efektivitas deteksi penipuan dan evaluasi risiko melalui pemanfaatan analitik prediktif serta algoritma pembelajaran mesin. Sinergi antara kemampuan blockchain dalam menjaga keutuhan data dan kapasitas AI dalam memproses serta menganalisis data berskala besar secara waktu nyata menjadi faktor kunci dalam peningkatan keandalan sistem. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan blockchain dan AI berpotensi memperkuat kepercayaan konsumen, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan ketahanan ekosistem keuangan digital. Meskipun demikian, tantangan seperti kompleksitas regulasi, tingginya biaya integrasi, dan isu interoperabilitas masih perlu diatasi guna mendukung adopsi teknologi secara lebih luas. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor.

    Kata kunci penulis

    Artificial intelligence (AI); Blockchain; Keuangan digital; Deteksi penipuan; Kepatuhan regulasi

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105001500348

  • Sistem Pemantauan Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Deteksi Objek YOLO

    Sistem Pemantauan Tanaman Cabai Menggunakan Teknologi Deteksi Objek YOLO

    Penulis: Harun Sujadi; Budiman B.; Nunu Nurdiana; Dony Susandi; Elba Ghiffari Fitriasina; Trustorini Handayani

    Abstrak

    Pertanian tradisional dalam budidaya cabai seringkali membutuhkan bantuan dalam memantau kondisi tanaman secara efisien. Petani umumnya menggunakan metode manual untuk mengidentifikasi hama dan menentukan kebutuhan nutrisi tanah, yang seringkali tidak akurat dan memakan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya cabai dengan menerapkan teknologi pertanian cerdas menggunakan algoritma YOLO (You Only Look Once) untuk deteksi hama daun secara real-time. Metode yang digunakan adalah pengembangan sistem, yang meliputi pengumpulan data, pelatihan model, dan evaluasi kinerja sistem. Hasil uji menunjukkan bahwa teknologi YOLO dapat mengidentifikasi hama dengan akurasi yang cukup tinggi, memungkinkan petani untuk mengambil tindakan cepat dan tepat. Penerapan pertanian cerdas diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi kerugian akibat hama, dan mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan sistem pemantauan berbasis YOLO yang dapat mendukung efisiensi budidaya cabai di Indonesia. © Fakultas Teknik, Universitas Taylor.

    Kata kunci penulis

    Pertanian; Tanaman Chili; Penelitian dan pengembangan; Pertanian cerdas; YOLO

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105002405701

  • Kesejahteraan Sosial Masyarakat Pedesaan sebagai Fungsi Pemberdayaan Pekerja Sosial

    Kesejahteraan Sosial Masyarakat Pedesaan sebagai Fungsi Pemberdayaan Pekerja Sosial

    Penulis: Dewi Kurniasih; Maisya Chaluela Anjani

    DOI: 10.29333/ejecs/2350

    Abstrak

    Pekerja sosial memainkan peran penting dalam meningkatkan standar hidup masyarakat pedesaan. Mengingat peran penting layanan pekerjaan sosial dalam menangani potensi masalah kemiskinan dan kondisi ekonomi yang buruk di masyarakat pedesaan, khususnya di negara-negara berkembang, penelitian ini mengintegrasikan pandangan penargetan berbasis komunitas dengan teori pemberdayaan untuk menentukan peran pekerja sosial dalam mencapai kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan. Menggunakan data survei rumah tangga pedesaan dari 597 rumah tangga dari 15 komunitas pedesaan di dua provinsi di Indonesia, alat statistik modern, yaitu SmartPLS, menganalisis data tersebut. Hasil menunjukkan bahwa hubungan kerja, keterampilan dan variasi, serta keselarasan moral pekerja sosial dengan masyarakat pedesaan meningkatkan kualitas pemberdayaan mereka. Pemberdayaan pekerja sosial lebih lanjut menyampaikan pentingnya peran mereka dalam membantu masyarakat pedesaan mewujudkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan dengan menyediakan kebutuhan dasar berupa pendidikan, fasilitas kesehatan, kesempatan kerja, dan lain-lain. Temuan studi ini berharga bagi para praktisi dan pembuat kebijakan, khususnya untuk fokus pada program pengembangan masyarakat pedesaan dengan memanfaatkan upaya pekerja sosial dan memperluas jaringan sosial mereka untuk mendapatkan manfaat maksimal. © 2025, Florida Gulf Coast University. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    kesejahteraan masyarakat; penargetan berbasis masyarakat; pemberdayaan; keselarasan moral; masyarakat pedesaan; keterampilan; pekerja sosial

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/105004284382

  • Ukuran Partikel Karbon dari Rimpang Lengkuas sebagai Adsorben Berkelanjutan: Sintesis dan Analisis Perhitungan Matematis pada Karakteristik Isoterm Adsorpsi

    Ukuran Partikel Karbon dari Rimpang Lengkuas sebagai Adsorben Berkelanjutan: Sintesis dan Analisis Perhitungan Matematis pada Karakteristik Isoterm Adsorpsi

    Penulis: Asep Bayu Dani Nandiyanto; Alifiyha Nayla Putri Akbar; Shilla Aulia Suhandi; Risti Ragadhita; Dwi Fitria Al Husaeni; Meli Fiandini; Abdulkareem Sh. Mahdi Al-Obaidi; Herry Saputra; Senny Luckyardi; Muhammad Aziz

    DOI: 10.53898/josse2024422

    Abstrak

    Penelitian ini menyelidiki dampak ukuran partikel karbon yang berasal dari rimpang lengkuas terhadap karakteristik isoterm adsorpsi, bertujuan untuk menetapkan efektivitasnya sebagai adsorben. Rimpang lengkuas dipilih karena kaya akan senyawa karbon, termasuk selulosa, hemiselulosa, lignin, pati, pektin, dan serat, sehingga ideal untuk adsorben berbasis karbon. Proses karbonisasi melibatkan pemanasan rimpang lengkuas pada suhu 250°C selama 9 jam, kemudian penggilingan dan pengayakan untuk mendapatkan ukuran partikel tertentu (500, 1000, dan 2000 µm). Karakterisasi dilakukan menggunakan mikroskopi digital dan spektroskopi inframerah transformasi Fourier. Percobaan adsorpsi batch dilakukan menggunakan larutan kurkumin sebagai adsorbat model, membandingkan hasilnya dengan sepuluh model isoterm standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partikel karbon kecil (500 µm) mengalami adsorpsi monolayer, sedangkan partikel besar (1000 dan 2000 µm) menunjukkan adsorpsi multilayer. Studi ini menyimpulkan bahwa partikel karbon yang berasal dari rimpang lengkuas efektif untuk pembersihan limbah berwarna, memberikan solusi alami, berkelanjutan, dan ramah lingkungan yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). © 2024 Asep Bayu Dani Nandiyanto.

    Kata kunci penulis

    Adsorpsi; Karbon; Larutan Kurkumin; Rimpang lengkuas isotermik; Distribusi partikel; Tujuan pembangunan berkelanjutan

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85214430183

  • Kerangka Kerja Intelijen Geospasial untuk Perencanaan Infrastruktur BTS Menuju Target Akses Internet Universal di Indonesia

    Penulis: Anjar Dimara Sakti; Andani, I Gusti Ayu Andani; Anissa Dicky Putri; Muhammad Rizky Zakiar; Ismail Al Faruqi; Cokro Santoso; Rezzy Eko Caraka; Pitri Rohayani; Fabian Surya Pramudya; Arie Wahyu Wijayanto; Angga Setiyadi; Wervyan Shalannanda

    DOI: 10.1016/j.jag.2024.104274

    Abstrak

    Cakupan internet yang merata telah muncul sebagai prioritas global utama, yang sangat penting untuk mempromosikan pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah Indonesia bertujuan untuk menyediakan akses internet universal pada tahun 2024, khususnya di daerah terpencil. Studi ini memperkenalkan pendekatan berbasis pembelajaran mesin yang baru untuk mengidentifikasi area prioritas untuk penyebaran menara Base Transceiver Station (BTS), yang sangat penting untuk mencapai target akses internet pemerintah. Indeks Prioritas Jaringan BTS dikembangkan dengan mengintegrasikan estimasi permintaan internet dengan indeks kesesuaian BTS yang berasal dari prediktor utama: kedekatan dengan stasiun fiber optik, kesesuaian fisik-lingkungan, dan kesiapan infrastruktur-ekonomi. Model tersebut mengidentifikasi area dengan permintaan internet tinggi dan kesesuaian BTS tinggi sebagai area paling penting untuk pengembangan segera, mencakup 20 km2. Selain itu, pengembangan BTS di masa mendatang harus menargetkan area dengan permintaan tinggi tetapi kesesuaian sedang (900 km2) dan permintaan sedang tetapi kesesuaian tinggi (280 km2). Untuk memvalidasi metodologi, model Random Forest digunakan, yang mencapai nilai area di bawah kurva sebesar 0,7315, menunjukkan kinerja prediksi yang kuat. Untuk parameter Kesesuaian Penyebaran BTS, mediannya adalah 0,65, dengan kuartil bawah dan atas masing-masing sebesar 0,44 dan 0,85, yang menegaskan bahwa sebagian besar lokasi yang diusulkan sangat sesuai untuk pengembangan. Pendekatan sistematis ini memberikan wawasan berbasis data untuk distribusi menara BTS yang adil guna memastikan perluasan infrastruktur internet yang efisien di seluruh Indonesia. Lebih lanjut, studi ini menawarkan kerangka kerja yang dapat diadaptasi oleh negara lain yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur digital mereka dan mencapai akses internet yang komprehensif dan merata. © 2024 Penulis

    Kata kunci penulis

    Aksesibilitas internet; Pembelajaran mesin; Penginderaan jauh; Penilaian spasial

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85209593186

  • Integrasi Poin Kompetensi Pembangunan Berkelanjutan ke dalam Mata Pelajaran Sistem Telekomunikasi di Sekolah Menengah Kejuruan

    Integrasi Poin Kompetensi Pembangunan Berkelanjutan ke dalam Mata Pelajaran Sistem Telekomunikasi di Sekolah Menengah Kejuruan

    Penulis: Agus Heri Setya Budi; Juanda E.A.; Indrawan D.; Henny H.; Masek A.

    DOI: 10.30880/jtet.2024.16.03.016

    Abstrak

    Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (PJK) memainkan peran penting sebagai pendekatan instrumental yang harus dipromosikan secara luas untuk memastikan masa depan yang lebih maju dan berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif keberhasilan implementasi PJK di Sekolah Menengah Kejuruan (SMP) dengan spesialisasi Mata Pelajaran Sistem Telekomunikasi. Untuk mencapai tujuan ini, digunakan metodologi penelitian yang menggabungkan analisis dokumen dan wawancara. Melalui analisis dokumen dan wawancara semi-terstruktur dengan tiga ahli bidang studi di kalangan personel sekolah, data yang relevan dikumpulkan. Data tersebut mencakup pemeriksaan silabus dan rencana pembelajaran, yang kemudian diteliti secara cermat menggunakan perangkat lunak Maxqda yang canggih. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem penilaian dan kriteria kualifikasi yang ada untuk siswa VHS selaras secara signifikan dengan kompetensi inti ESD. Namun, perlu dicatat bahwa silabus dan Rencana Pembelajaran (RPP) itu sendiri kurang mengintegrasikan prinsip-prinsip ESD secara eksplisit. Implementasi Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (ESD) yang efektif sangat bergantung pada upaya proaktif para guru. Selain itu, sangat penting bahwa kurikulum dan rencana pembelajaran (RPP) direvisi secara cermat untuk mengintegrasikan kompetensi ESD utama. Pendekatan ini akan membantu menumbuhkan generasi yang lebih berkelanjutan, sadar lingkungan, dan bertanggung jawab secara sosial. © 2024, Penerbit UTHM. Semua hak dilindungi undang-undang.

    Kata kunci penulis

    kompetensi; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan; telekomunikasi; TVET; Sekolah Menengah Kejuruan

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85213799038

  • Penelitian Materi Pengajaran Bahasa Arab Berbasis Cerita Rakyat Indonesia: Studi Etnografi tentang Dongeng “Bandung”

    Penelitian Materi Pengajaran Bahasa Arab Berbasis Cerita Rakyat Indonesia: Studi Etnografi tentang Dongeng “Bandung”

    Penulis: Mohamad Zaka Al Farisi; Hikmah Maulani; Adityo Baskoro Hardoyo; Shofa Musthofa Khalid; Nalahuddin Saleh

    DOI: 10.1108/AEDS-07-2023-0082

    Abstrak

    Tujuan: Penelitian ini mengeksplorasi potensi penggabungan cerita rakyat Indonesia, khususnya cerita rakyat tentang asal usul Bandung, ke dalam materi pengajaran bahasa Arab. Mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam pengajaran bahasa dapat meningkatkan pengalaman belajar bahasa siswa dan mendorong pemahaman yang lebih dalam tentang budaya Indonesia. Desain/metodologi/pendekatan: Kota asal Bandung adalah salah satu cerita rakyat terkenal di Indonesia yang berasal dari Jawa Barat. Melalui studi etnografi, berbagai aspek cerita rakyat tentang asal usul kota Bandung akan diteliti, yang dapat dimanfaatkan dalam pengajaran bahasa Arab. Hal ini mencakup analisis struktur linguistik, kosakata, dan referensi budaya yang tertanam dalam cerita tersebut. Selain itu, kami akan mengeksplorasi bagaimana guru dapat secara efektif memasukkan cerita rakyat ini ke dalam materi pengajaran mereka untuk menciptakan pelajaran bahasa Arab yang menarik dan relevan secara budaya. Temuan: Penelitian ini bertujuan untuk berkontribusi pada pengembangan pembelajaran bahasa yang inovatif dan responsif secara budaya dengan menyelidiki penggunaan cerita rakyat Indonesia dalam pengajaran bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan guru dan siswa dengan menumbuhkan apresiasi yang lebih dalam terhadap budaya Indonesia sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa Arab. Pendekatan ini meningkatkan hasil pembelajaran bahasa, mendorong kesadaran budaya, dan menumbuhkan hubungan yang lebih dalam antara siswa dan budaya lokal. Dengan merangkul cerita rakyat, guru dapat menciptakan pengalaman pembelajaran bahasa yang dinamis dan bermakna yang memberdayakan siswa untuk menjadi penutur bahasa Arab yang mahir dengan apresiasi yang kuat terhadap kearifan dan budaya Indonesia. Keterbatasan/implikasi penelitian: Secara keseluruhan, penggunaan cerita rakyat sebagai materi pengajaran bahasa asing memberikan keuntungan yang signifikan bagi siswa dalam mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang bahasa, keterampilan budaya, dan minat pada bahasa dan budaya yang dipelajari. Pendekatan ini meningkatkan hasil pembelajaran bahasa, mendorong kesadaran budaya, dan menumbuhkan hubungan yang lebih dalam antara siswa dan budaya lokal sehingga pembelajaran bahasa asing (Arab) menjadi efektif. Dengan merangkul cerita rakyat, guru dapat menciptakan pengalaman belajar bahasa yang dinamis dan bermakna yang memberdayakan siswa untuk menjadi penutur bahasa Arab yang mahir dengan apresiasi yang kuat terhadap kearifan dan budaya lokal Indonesia. Implikasi praktis: Secara praktis, ini melibatkan pemahaman konteks sosial, politik, ekonomi, atau budaya di mana cerita rakyat tersebut muncul, serta interpretasi baru yang memberikan pemahaman yang lebih luas tentang nilai, pesan, atau konflik dalam cerita tersebut. Dalam berkontribusi pada pengetahuan, penelitian ini memiliki implikasi untuk wawasan tentang pengetahuan linguistik dan pembelajaran bahasa kedua dalam norma bahasa pertama tanpa menggeser budaya bahasa pertama. Implikasi sosial: Secara empiris, studi ini menggabungkan pendekatan interdisipliner untuk penelitian cerita rakyat yang dapat membawa pemahaman baru tentang hubungan antara cerita rakyat dan bidang lain seperti linguistik, sastra, antropologi, atau psikologi. Pendekatan ini dapat menghasilkan wawasan yang lebih komprehensif tentang cerita rakyat dan pengaruhnya pada berbagai aspek kehidupan. Berkontribusi pada dampak sosial, memperkenalkan budaya dalam materi pembelajaran merupakan daya tarik wisata pendidikan bagi siswa. Hal ini juga berdampak pada kebijakan publik bahwa pendidikan pariwisata tentang cerita rakyat diperkenalkan sebagai pengajaran dan digunakan sebagai studi lapangan lebih lanjut bagi siswa. Orisinalitas/nilai: Penelitian ini mengkonseptualisasikan keragaman budaya Indonesia yang terintegrasi ke dalam materi pembelajaran bahasa Arab di Indonesia melalui cerita rakyat. Untuk mengintegrasikan cerita rakyat ke dalam proses pembelajaran, keluarga, tradisi, dan ritual perlu berperan dalam melestarikan dan mendidik. Peneliti dapat mengembangkan wawasan baru, memperluas pemahaman kita tentang budaya dan tradisi, serta memperkaya pengetahuan dan warisan budaya kita. Pendekatan baru ini berpotensi menghasilkan penemuan dan pemahaman yang lebih dalam tentang cerita rakyat sebagai warisan budaya yang penting. Penelitian ini mengeksplorasi potensi penggabungan cerita rakyat Indonesia, khususnya cerita rakyat asal Bandung, ke dalam materi pengajaran bahasa Arab. Mengintegrasikan unsur budaya lokal ke dalam pengajaran bahasa Arab bagi penutur bahasa Indonesia dapat meningkatkan pengalaman belajar bahasa siswa dan mendorong pemahaman yang lebih dalam tentang budaya Indonesia melalui pengajaran bahasa Arab sebagai bahasa asing. © 2024, Emerald Publishing Limited.

    Kata kunci penulis

    Pengajaran bahasa Arab; Etnografi; Cerita rakyat; Cerita rakyat Indonesia; Materi pengajaran

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85187936372

  • Desain Sistem Pemantauan Kesehatan Domba Berbasis IoT

    Desain Sistem Pemantauan Kesehatan Domba Berbasis IoT

    Penulis: Henny; Saifan Fachri Azharan; Agus Heri Setya Budi; Enjang Akhmad Juanda; I Made Aryantha Anthara

    DOI: 10.1109/INCITEST59455.2023.10396935

    Abstrak

    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem pemantauan kesehatan berbasis IoT untuk domba guna memantau parameter fisiologis vital secara akurat, seperti suhu tubuh, denyut nadi, dan laju pernapasan. Sistem ini menggabungkan berbagai teknologi IoT, mengintegrasikan mikrokontroler ESP32, platform ThingSpeak, dan sensor non-invasif. Metode penelitian dan pengembangan, termasuk desain sistem, implementasi, dan pengujian, digunakan. Hasil menunjukkan bahwa sistem secara efektif memberikan pemantauan parameter fisiologis yang ditargetkan secara akurat dan real-time. Hasil menunjukkan akurasi sensor yang mengesankan dengan presisi lebih dari 90% dalam sebagian besar kasus. Pengukuran suhu tubuh menunjukkan kesalahan rata-rata hanya 2,6%, sementara pengukuran denyut nadi menunjukkan kesalahan rata-rata yang sangat rendah, hanya 1,2%. Pengukuran laju pernapasan menunjukkan kesalahan rata-rata yang sedikit lebih tinggi, yaitu 7,55%. Implementasi sistem ini memungkinkan deteksi dini potensi masalah kesehatan, yang mengarah pada peningkatan pengambilan keputusan, manajemen ternak, dan kesejahteraan hewan. Dampak studi ini terletak pada kemajuan sistem pemantauan kesehatan non-invasif untuk ternak dan prospek analisis prediktif berbantuan AI, pengambilan keputusan otomatis, dan perluasan ke spesies ternak lainnya untuk peningkatan kesejahteraan hewan dan produktivitas pertanian secara keseluruhan. © 2023 IEEE.

    Kata kunci penulis

    kesejahteraan hewan; suhu tubuh; mikrokontroler esp32; iot; manajemen ternak; denyut nadi; laju pernapasan; pemantauan kesehatan domba; thingspeak esp-now

    Artikel ini dapat diakses di: https://www.scopus.com/pages/publications/85185200172