Tag: Dewi Kurniasih FISIP

  • Majelis Ta’lim Ashfiyatunisa Unikom Gelar Tahlil 40 Hari Dan Do’a Bersama: Mengenang Almarhumah Ketua Yayasan  Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Unikom,  Ibu Hj. Lasmaya’a Oli’i

    Majelis Ta’lim Ashfiyatunisa Unikom Gelar Tahlil 40 Hari Dan Do’a Bersama: Mengenang Almarhumah Ketua Yayasan  Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Unikom,  Ibu Hj. Lasmaya’a Oli’i

    BANDUNG, UNIKOM – Jumat, 29 Mei 2026, Majelis Ta’lim (MT) Ashfiyatunisa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan kegiatan Tahlil 40 Hari dan Doa Bersama untuk mengenang wafatnya almarhumah Ibu Hj. Lasmaya’a Oli’i, Ketua Yayasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang juga Ibunda tercinta dari Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T. Bertempat di Mushola Lantai 16 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut dihadiri oleh sivitas akademika UNIKOM, anggota MT. Ashfiyatunisa, serta para kerabat dan sahabat yang turut memberikan doa dan penghormatan kepada almarhumah. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang jasa, keteladanan, serta kebaikan almarhumah semasa hidupnya, sekaligus mempererat tali silaturahmi di lingkungan keluarga besar UNIKOM.

    Rangkaian kegiatan yang dipimpin oleh Ustadz Asep Wawan (Aswan) diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tawasul, pembacaan Surat Yasin, tahlil, serta doa bersama yang diperuntukan bagi almarhumah. Tidak hanya itu, suasana khidmat semakin terasa saat tausiah disampaikan oleh Ustadz Aswan yang mengingatkan jamaah tentang hakikat kehidupan dan kematian sebagai bagian yang pasti akan dialami setiap manusia. Ustadz Aswan selaku pemimpin tahlil dan doa bersama, juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momen tersebut sebagai sarana muhasabah diri serta pengingat akan kehidupan akhirat. “Alhamdulillah, pada kesempatan ini kita bersama-sama mengenang Almarhumah Ibu Hj. Lasmayaa Oli’i yang telah wafat sekira 40 hari yang lalu. Kita berkumpul untuk mendoakan beliau, menghadiahkan pahala bacaan Al-Qur’an, khususnya Surat Yasin, serta memohon kepada Allah SWT agar almarhumah diberikan ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi-Nya”, ungkapnya.

    Dalam tausiahnya, Ustadz Aswan menegaskan bahwa kematian merupakan kepastian yang akan dialami setiap manusia sehingga setiap individu perlu mempersiapkan bekal terbaik selama hidup di dunia. “Kematian adalah kepastian yang akan dialami oleh setiap manusia. Oleh karena itu, kita perlu memahami hakikat kehidupan dan mempersiapkan diri dengan amal saleh, ibadah yang ikhlas, serta akhlak yang baik. Orang yang cerdas adalah orang yang senantiasa mengingat kematian dan mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan setelahnya”, jelasnya. Ia berharap kegiatan tahlil dan doa bersama tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada almarhumah, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

    Dalam kesempatan wawancara, Pembina MT. Ashfiyatunisa UNIKOM, sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan. “Alhamdulillah, pada hari ini Majelis Ta’lim Ashfiyatunisa UNIKOM telah melaksanakan kegiatan Tahlil 40 Hari dan Doa Bersama untuk mengenang Almarhumah Ibu Hj. Lasmayaa Oli’i, Ketua Yayasan IPTEK yang juga Ibunda tercinta Bapak Rektor UNIKOM. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh sivitas akademika UNIKOM, baik dosen maupun tenaga kependidikan, yang bersama-sama memanjatkan doa untuk almarhumah”, tuturnya. Prof. Dewi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk mendoakan almarhumah, tetapi juga sebagai momentum refleksi bagi seluruh peserta.

    Menurut Prof. Dewi, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki nilai spiritual yang penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan kampus sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan seluruh peserta. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa MT. Ashfiyatunisa UNIKOM berencana kembali menyelenggarakan pengajian dan doa bersama pada peringatan 100 hari wafatnya Almarhumah Ibu Hj. Lasmayaa Oli’i. “Insya Allah, sebagai bentuk penghormatan dan doa yang terus mengalir untuk almarhumah, kami akan kembali menyelenggarakan pengajian dan doa bersama pada peringatan 100 hari wafatnya almarhumah Ibu Hj. Lasmayaa Oli’i. Semoga kegiatan tersebut dapat menjadi sarana silaturahmi sekaligus memperkuat keimanan dan ketaqwaan kita bersama”, demikian pungkasnya.

    Melalui kegiatan tahlil dan do’a bersama, MT. Ashfiyatunisa UNIKOM berharap nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan kampus. Selain menjadi sarana mendoakan almarhumah, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh peserta akan pentingnya menjaga silaturahmi, memperbanyak amal saleh, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Semoga almarhumah Ibu Hj. Lasmaya’a Oli’i mendapatkan rahmat, ampunan, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. (Direktorat Hms & Pro)

  • “Etika Perilaku Birokrasi Tidak Korup” FISIP UNIKOM Gelar Kuliah Umum Hadirkan Wakil Bupati Sumedang

    “Etika Perilaku Birokrasi Tidak Korup” FISIP UNIKOM Gelar Kuliah Umum Hadirkan Wakil Bupati Sumedang

    BANDUNG, UNIKOM — Sebagai upaya memperkuat wawasan keilmuan mahasiswa mengenai integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Etika Perilaku Birokrasi Tidak Korup” pada Senin, 1 Desember 2025. Bertempat di Auditorium Miracle lantai 4 Kampus I UNIKOM. Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa dari program studi Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, dan Hubungan Internasional FISIP UNIKOM semester tiga tahun akademik 2023-2024.

    Ketua Pelaksana Kegiatan, Inggar Prayoga, S.I.Kom., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 200 mahasiswa yang mewakili berbagai program studi di lingkungan FISIP UNIKOM. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kuliah umum tersebut memberikan kontribusi penting bagi wawasan akademik, khususnya bagi mahasiswa yang mempelajari bidang birokrasi. Melalui kegiatan tersebut, ia berharap para mahasiswa dapat memahami lebih dalam etika serta perilaku birokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pendidikan karakter dan etika publik untuk mencetak lulusan berintegritas.

    Dekan FISIP UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., dalam sambutan pembukanya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya kepada Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, S.H., M.Kn., selaku nara sumber yang telah berkenan hadir dan membagikan ilmu kepada mahasiswa. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan kuliah umum tersebut dengan baik. Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya mahasiswa memahami konsep birokrasi modern yang tidak hanya menekankan aspek efisiensi, tetapi juga berlandaskan moralitas, transparansi, dan nilai anti-korupsi.

    Pada inti acara, Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, S.H., M.Kn., menyampaikan materi komprehensif mengenai nilai etika, tanggung jawab pejabat publik, serta strategi mencegah praktik korupsi dalam birokrasi. Ia menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya membutuhkan transformasi sistem, tetapi juga perubahan karakter dan kesadaran individu pelaksana birokrasi.

    Wawasan dan studi kasus yang dipaparkan oleh Wakil Bupati Sumedang memberikan gambaran nyata mengenai tantangan birokrasi di Indonesia serta inovasi etis yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Sumedang sebagai contoh praktik tata kelola pemerintahan yang bersih. Antusiasme peserta tercermin dari sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif dan dinamis. Para mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari implementasi teknologi dalam pencegahan korupsi, transparansi pelayanan publik, hingga peran generasi muda sebagai pengawas sosial. Diakhir paparannya, ia berpesan agar mahasiswa senantiasa bersyukur, tidak mudah menyerah dalam menjalani kehidupan, dan terus mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa yang berintegritas.

    Melalui kuliah umum tersebut, FISIP UNIKOM menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada kompetensi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan etika publik mahasiswa. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi profesional dan birokrat masa depan yang berintegritas serta memiliki kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih. (Direktorat Hms & Pro)