Tag: desain sosial

  • Mural Penuh Makna di Pasar Cijerah PKM Dosen Magister Desain UNIKOM Dorong Semangat Baru Pasar Tradisional Lewat Sentuhan Seni

    Mural Penuh Makna di Pasar Cijerah PKM Dosen Magister Desain UNIKOM Dorong Semangat Baru Pasar Tradisional Lewat Sentuhan Seni

    BANDUNG, UNIKOM – Pasar tradisional yang ideal bukan hanya sekadar tempat jual beli, tetapi juga ruang publik yang nyaman, aman, higienis, dan estetis, serta mencerminkan identitas budaya lokal. Seperti suasana Pasar Cijerah, yang berlokasi di Jl. Cijerah Girang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Jawa Barat, kini tampak lebih hidup dan berwarna. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digagas oleh dosen dan mahasiswa Magister Desain Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), para dosen dan mahasiswa menghadirkan karya mural penuh pesan sosial dan budaya di area pasar yang tengah direvitalisasi.

    Program PkM yang telah dilaksanakan merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat tahun 2025 yang didanai oleh BIMA Kemdiktisaintek, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas pemasaran pedagang sekaligus memperkuat citra pasar tradisional sebagai penopang ekonomi rakyat.

    Kegiatan PkM yang dilaksanakan pada 9 dan10 Agustus 2025 tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat sekitar. Dr. Yully, Yully Ambarsih Ekawardhani, M.Sn., sebagai ketua tim pelaksana bersama Ketua Program Studi Magister Desain UNIKOM, Dr. Taufan Hidayatullah, M.Ds., dan dosen prodi Desain Grafis, Ivan Kurniawan, M.Ds, yang turut dibantu oleh Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) UNIKOM, juga dukungan aktif dari remaja karang taruna dan anak-anak setempat.

    Dr. Yully, menyatakan “Mural yang kami buat tidak sekadar mempercantik kawasan pasar, tetapi juga mengandung pesan ajakan untuk kembali berbelanja ke pasar tradisional. Karya ini sejalan dengan misi pemberdayaan masyarakat yang diusung PkM UNIKOM,” ujarnya.

    Lokasi mural berada di Pasar Cijerah, Bandung, tepatnya di area yang saat ini digunakan sementara selama proses pembangunan pasar baru. Revitalisasi pasar tersebut mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) 8152:2021 tentang Pasar Rakyat, yang menekankan pentingnya tata kelola dan kenyamanan pasar tradisional di era modern. “Mural ini menjadi simbol semangat baru bagi para pedagang, menggambarkan transformasi pasar tradisional menuju era yang lebih modern tanpa kehilangan nilai budaya dan sosialnya,” tambah Dr. Yully.

    Konsep mural yang terbentang di dinding galvanis Pasar Cijerah terdiri atas lima bagian utama, masing-masing menyampaikan pesan yang kuat, diantaranya: 1). Sejarah pasar dengan penggambaran sado atau kereta berkuda sebagai transportasi khas masa lalu. 2). Anak-anak yang tumbuh bersama pasar tradisional, menggambarkan nilai kebersamaan lintas generasi. 3). Dokar pengangkut barang dagangan, simbol kerja keras dan aktivitas ekonomi rakyat. 4). Ibu-ibu yang berolahraga, melambangkan gaya hidup sehat dan kebersamaan sosial. 5). Pedagang yang menyambut pembeli, merepresentasikan semangat pelayanan dan keramahan pasar rakyat.

    Pengerjaan mural dilakukan dengan metode sistematis, dimulai dari pembuatan sketsa desain, pembuatan panduan warna, hingga proses pewarnaan bertahap menggunakan teknik gradasi dan detail ilustratif. Tantangan muncul karena media mural berupa dinding galvanis berlekuk, yang menuntut ketelitian ekstra dari para pelukis. Lebih dari sekadar karya visual, mural di Pasar Cijerah menjadi sarana pemberdayaan sosial yang mendorong partisipasi warga sekaligus memperkuat identitas pasar rakyat sebagai ruang budaya dan ekonomi.

    Melalui kegiatan PkM Pasar Cijerah, menunjukkan bagaimana peran perguruan tinggi, khususnya UNIKOM, mampu menjembatani dunia akademik dengan masyarakat melalui pendekatan kreatif berbasis desain. Mural tersebut bukan hanya simbol estetika, tetapi juga representasi semangat kolaborasi dan transformasi sosial di tengah geliat pembangunan ekonomi lokal. (Direktorat Hms & Pro)

  • Fakultas Pascasarjana UNIKOM Gelar Vistara 2025 Webinar Series Bertajuk “How Social Design Enhaces Quality of Life”

    Fakultas Pascasarjana UNIKOM Gelar Vistara 2025 Webinar Series Bertajuk “How Social Design Enhaces Quality of Life”

    Fakultas Pascasarjana UNIKOM Gelar Vistara 2025 Webinar Series Bertajuk “How Social Design Enhaces Quality of Life”

    BANDUNG, UNIKOM  – Sabtu, 13 September 2025, Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar rangkaian kegiatan akademik bertajuk Vistara 2025 Webinar Series. Pada sesi tersebut, tema yang diangkat adalah “How Social Design Enhances Quality of Life”, yang diselenggarakan secara online melalui Zoom meeting, yang berlangsung pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

    Kegiatan tersebut dirancang khusus bagi mahasiswa sebagai problem solver kreatif, mereka yang ingin menghadirkan karya berdampak, calon desainer program Magister yang tengah mencari tujuan, serta siapa pun yang meyakini kekuatan desain untuk membawa perubahan positif bagi dunia. Turut hadir pada webinar tersebut, antara lain, Dekan Fakultas Pascasarana, Assoc. Prof. Rahma Wahdiniwaty, M.Si., Kaprodi Doktor Ilmu Manajemen, Prof. Dr. Ir. H. M. Yani Syafei, M.T, CSBA., Kaprodi Magister Manajemen, Assoc. Prof. Dr. Deden Abdul Wahab Sya’roni, Ir., M.Si., Kaprodi Magister Desain, Dr. Taufan Hidayatullah, S.Sn., M.Ds., Kaprodi Magister Sistem Informasi, Sri Supatmi, S.Kom., M.T., D.Sc., Kaprodi Magister Ilmu Komunikasi, Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., dan dosen-dosen serta mahasiswa di lingkungan Fakultas Pascasarjana UNIKOM.

    Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Rahma, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program yang telah dilaksanakan sejak Juli 2025. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan alumni yang dikenal dengan sebutan Pasma Berdoa. “Secara khusus, ada dua tujuan utama dari kegiatan ini. Pertama, untuk memperkenalkan sekaligus memberikan informasi mengenai Fakultas Pascasarjana UNIKOM kepada para peserta webinar. Kedua, untuk memperluas wawasan serta cakrawala pengetahuan kita bersama,” ungkap Assoc. Prof. Rahma.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari kedua narasumber yaitu Kaprodi Magister Desain UNIKOM, Dr. Taufan dan dosen Magister Desain UNIKOM, Dr. Yully Ambarsih Eka Wardhani, yang memberikan wawasan mendalam terkait bagaimana desain sosial dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kedua pemateri menekankan bahwa desain tidak hanya sebatas visual, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjawab permasalahan sosial dan menciptakan solusi inovatif yang berkelanjutan.

    Melalui webinar Vistara, diharapkan para peserta, khususnya mahasiswa pascasarjana, dapat memperluas perspektif akademik sekaligus mengasah kepekaan sosial dalam proses penciptaan karya. Vistara 2025 Webinar Series menjadi ruang kolaboratif untuk mempertemukan gagasan, menginspirasi, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya desain dalam membangun kualitas hidup yang lebih baik. (Direktorat Hms & Pro)