Tag: demokrasi kampus

  • Korps Protokoler Mahasiswa UNIKOM Gelar Debat Terbuka dan Pemilu Ketua & Wakil Ketua KPM UNIKOM Periode 2025-2026: Hadirkan Adu Gagasan dan Kepemimpinan yang Dinamis

    Korps Protokoler Mahasiswa UNIKOM Gelar Debat Terbuka dan Pemilu Ketua & Wakil Ketua KPM UNIKOM Periode 2025-2026: Hadirkan Adu Gagasan dan Kepemimpinan yang Dinamis

    BANDUNG, UNIKOM  — Jum’at, 5 Desember 2025, Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar Debat dan Pemilihan Ketua Umum & Wakil Ketua Umum KPM Periode 2025–2026. Bertempat di Auditorium Miracle Kampus I UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi untuk satu periode mendatang.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Umum KPM periode 2024–2025, M. Pradipta Waskitha, yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih terhadap antusiasme seluruh anggota yang terus mendukung dan menjaga soliditas organisasi hingga tiba pada waktunya berkesempatan pemilihan ketua KPM baru periode 2025-2026.

    Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan capaian kinerja kepengurusan KPM UNIKOM Kabinet Ambarukmo di bawah kepemimpinan Ketua KPM, M. Pradipta Waskitha, beserta jajaran wakil ketua dan pengurus lainnya. “Dalam kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan ucapan selamat kepada 43 anggota baru KPM yang resmi bergabung sebagai bagian dari keluarga besar Korps Protokoler Mahasiswa UNIKOM”. Lebih lanjut, Dr. Yuni menegaskan bahwa menjadi anggota KPM bukanlah proses yang mudah. Dalam perjalanannya, setiap anggota dituntut untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga multitalenta, adaptif, dan berkarakter. Dr. Yuni menekankan bahwa “ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa menjadi fondasi utama, karena dengan kecerdasan spiritual yang kuat seseorang mampu memahami makna keikhlasan dalam berkarya, bekerja, serta menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab”, demikian pungkasnya.

    Senada dengan yang disampaikan Dr. Yuni, Ketua Divisi Keprotokolan, Agung Nugraha, S.I.Kom., menegaskan bahwa sosok Ketua KPM harus memiliki kemampuan responsif dan sigap dalam menghadapi situasi, mengingat penugasan di KPM kerap diberikan secara insidentil. Selain kecerdasan dan ketangkasan dalam mengambil keputusan, seorang ketua juga dituntut mampu menunjukkan kepemimpinan yang bertanggung jawab serta memiliki kemampuan merangkul seluruh anggota agar dapat bekerja secara solid.

    Sesi debat dimulai dengan penyampaian visi, misi, dan program kerja oleh masing-masing pasangan calon sesuai nomor urut. Para kandidat yang terdiri dari tiga calon Ketua dan Wakil Ketua KPM, antara lain, 1). Ghaitsa Amalia, dan Andhika Setya Utama, 2). Muflih Fadil Mahdi, dan Linda Nurul. 3). Muhammad Faiz Arie Tito, dan Indira Nur Rahadian Putri, memaparkan serangkaian rencana strategis, mulai dari penguatan citra organisasi, peningkatan kompetensi keprotokolan, hingga inovasi program internal dan eksternal.

    Pada kesempatan tersebut, para pasangan calon menunjukkan kemampuan komunikasi, manajemen organisasi, serta ketajaman analisis isu internal. Sesi berikutnya dilanjutkan dengan tanya jawab yang diajukan oleh para panelis, antara lain, Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., Ketua Divisi Keprotokolan, Agung Nugraha, S.I.Kom., dan Ketua KPM kabinet Ambarukmo, Muhammad Pradipta Waskitha. Pertanyaan yang diajukan mengenai efektivitas program, profesionalisme anggota, dan strategi kerja jangka panjang yang mendorong pasangan kandidat memberikan jawaban secara konkret, mendalam dan komprehensif.

    Menjelang akhir sesi debat, para pasangan calon menyampaikan pernyataan penutup sebagai bentuk komitmen sekaligus ajakan kepada seluruh anggota untuk menentukan pilihan terbaiknya.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan proses pemungutan suara secara langsung, di mana seluruh jajaran Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM serta anggota KPM yang hadir sebanyak 73 orang menentukan pilihannya di bilik suara. Penghitungan suara dilakukan secara terbuka dan demokratis yabg disaksikan langsung oleh para kandidat guna memastikan objektivitas, transparansi, dan kredibilitas hasil pemilu.

    Hasil penghitungan suara menunjukan suara terbanyak yang diraih oleh kandidat terpillih, yaitu Ketua KPM Periode 2025-2026 Ghaitsa Amalia, dan Wakil Ketua, Andhika Setya Utama, yang menamakan kabinetnya “Sarvajaya”, yang bermakna “Kemenangan Bersama”.

    Ketua Umum terpilih, Ghaitsa Amalia, menyampaikan rasa bangga dan terharu atas kepercayaan yang diberikan kepadanya oleh seluruh anggota KPM. Ia menuturkan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar sekaligus kehormatan bagi dirinya. “Tentu saja saya merasa sangat terhormat karena rekan-rekan Korps Protokoler Mahasiswa mempercayai dan memberikan amanah yang besar kepada saya sebagai Ketua Umum KPM UNIKOM periode 2025/2026. Saya berharap KPM UNIKOM akan selalu menjadi media terbaik bagi pengembangan potensi para anggotanya, mampu melahirkan regenerasi yang profesional, dan terus membantu memberikan citra positif bagi UNIKOM”. (Direktorat Hms & Pro)