Tag: CodeLabs UNIKOM

  • Tim Snaily Labs UNIKOM Tembus Semifinal Ajang Global Imagine Cup Microsoft 2026, Usung Solusi Keamanan Digital Anak Berbasis AI

    Tim Snaily Labs UNIKOM Tembus Semifinal Ajang Global Imagine Cup Microsoft 2026, Usung Solusi Keamanan Digital Anak Berbasis AI

    BANDUNG, UNIKOM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Tim Snailly Labs dari Divisi Codelabs resmi terpilih sebagai semifinalis ajang inovasi teknologi dunia Microsoft Imagine Cup 2026 yang diselenggarakan oleh Microsoft. Kompetisi bergengsi tersebut mempertemukan tim mahasiswa terbaik dari berbagai negara yang menghadirkan solusi berbasis kecerdasan atau Artificial Intelligence (AI) untuk menjawab tantangan global.

    Pada event tahun ini, Imagine Cup menghadirkan dua jalur kompetisi, yakni “Launch Path” dan “Scale Path”, yang dirancang untuk mendukung startup dan mahasiswa sesuai tahap pengembangannya. Sebanyak 22 tim terpilih sebagai semifinalis Imagine Cup 2026 yang terdiri dari 13 tim Scale Path, 9 tim Launch Path, dan tim Snailly Labs UNIKOM terpilih sebagai salah satu semifinalis Launch Path. Pada tahap selanjutnya, seluruh tim semifinalis akan memperoleh pendampingan intensif, bimbingan teknis, serta akses langsung kepada pakar industri dan profesional venture global. Dewan juri selanjutnya akan menyeleksi tim terbaik untuk melaju ke babak World Championship dan bersaing di panggung internasional. Pada tahap semifinal ini, sesi pitching akan dijadwalkan pada 7 April 2026, sementara pengumuman tim yang melaju ke tahap berikutnya direncanakan pada akhir musim semi hingga awal musim panas 2026.

    Snailly Labs, tim asal Divisi Codelabs UNIKOM, tampil dengan inovasi solusi filterisasi konten adaptif yang memungkinkan orang tua dan institusi pendidikan menentukan standar keamanan konten digital yang relevan bagi perkembangan anak usia 5 sampai dengan 14 tahun. Berbeda dari sistem kontrol orang tua konvensional, solusi yang dikembangkan mengedepankan pendekatan berbasis AI yang kontekstual, transparan, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap keluarga maupun institusi pendidikan. Dengan desain inklusif, dukungan multibahasa, serta pendekatan human-in-the-loop, platform ini memungkinkan orang tua dan institusi pendidikan mendefinisikan standar keamanan konten digital secara lebih relevan dan partisipatif.

    Tim Snailly Labs UNIKOM terdiri dari mahasiswa lintas program studi di lingkungan UNIKOM, yaitu Ariq Hikari Hidayat prodi Teknik Informatika, Muhammad Favian Jiwani prodi Teknik Informatika, Raditya Aryabudhi Ramadhan prodi Teknik Informatika, dan Regia Qolbu Rivita Atmowidjaja prodi Sistem Informasi yang berkolaborasi dalam mengembangkan inovasi teknologi tersebut.

    Keberhasilan menembus tahap semifinal menjadi bukti kapasitas mahasiswa UNIKOM dalam mengintegrasikan riset, inovasi teknologi, dan kepedulian sosial dalam satu solusi berkelanjutan. Ajang ini tidak hanya memberikan pengakuan global, tetapi juga membuka akses terhadap ekosistem teknologi kelas dunia, termasuk dukungan dari AI leaders, startup operators, dan venture professionals. Selain itu tim mendapatkan kesempatan menyempurnakan produk dengan pasar, dan mempersiapkan diri untuk tahap selanjutnya dalam kompetisi.

    Ketua Divisi Codelabs, Dian Dharmayanti, S.T., M.Kom., menyampaikan harapannya tim Snailly Labs dapat mengoptimalkan akses ke infrastruktur modern dan bimbingan pakar sehingga platform ini benar-benar menjadi standar baru keamanan konten digital yang inklusif. “Semoga pengalaman di panggung internasional ini memicu semangat tim untuk tidak hanya berhenti di kompetisi, melainkan terus mentransformasi inovasi riset ini menjadi solusi nyata yang melindungi anak-anak di seluruh dunia secara berkelanjutan”, pungkasnya.

    Melalui pencapaian tersebut, UNIKOM kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak inovator muda yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat global. Langkah menuju babak selanjutnya di World Championship kini menjadi fokus perjuangan Snailly Labs untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah teknologi dunia. (Direktorat Hms & Pro).

  • Dua Tim Unikom Ukir Prestasi di Gemastik XVIII 2025: Tim “Sayang Anak” Raih Juara 2 dan Tim “Saltstudio Codelabs” Masuk Finalis Nasional

    Dua Tim Unikom Ukir Prestasi di Gemastik XVIII 2025: Tim “Sayang Anak” Raih Juara 2 dan Tim “Saltstudio Codelabs” Masuk Finalis Nasional

    BANDUNG, UNIKOM — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dalam ajang bergengsi Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (GEMASTIK) XVIII Tahun 2025. Dua tim dari Divisi CodeLabs UNIKOM berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional, yaitu Tim “Sayang Anak” yang meraih Juara 2 Nasional pada Divisi Pengembangan Perangkat Lunak, serta Tim “Saltstudio CodeLabs” yang berhasil menjadi Finalis Nasional pada Divisi Pengembangan Aplikasi Permainan.

    GEMASTIK merupakan kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ajang tersebut menjadi wadah pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi informasi dan komunikasi sekaligus mendorong lahirnya inovator muda di era Revolusi Industri 4.0 menuju Society 5.0.

    Pada Divisi Pengembangan Perangkat Lunak, tercatat 376 tim berpartisipasi, sementara Divisi Pengembangan Aplikasi Permainan diikuti oleh 227 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hanya 20 tim terbaik dari masing-masing divisi yang berhasil melaju ke babak final, yang digelar secara daring pada 27–30 Oktober 2025.

    Tim Sayang Anak beranggotakan Ariq Hikari Hidayat (Teknik Informatika), Muhammad Favian Jiwani (Teknik Informatika), dan Regia Qolbu Rivita Atmowidjaja (Sistem Informasi), di bawah bimbingan Dosen Teknik Informatika UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., dan Dian Dharmayanti, S.T., M.Kom.

    Tim “Sayang Anak” UNIKOM dengan produk inovatifnya, Snailly, berhasil meraih posisi kedua setelah melalui tahap presentasi dan sesi tanya jawab dengan dewan juri. Snailly merupakan aplikasi lintas platform yang dirancang untuk membantu orang tua memantau aktivitas internet anak secara aman dan edukatif. Aplikasi ini dilengkapi tiga fitur utama, yakni Surfior untuk menyaring konten negatif, Notifior untuk memberi notifikasi saat anak mencoba mengakses situs berbahaya, serta Reportior untuk merekam riwayat aktivitas daring anak. Menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM), Snailly mampu mengklasifikasi situs berisiko dengan akurat dan efisien.

    Sementara itu, Tim Saltstudio CodeLabs UNIKOM juga menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi Finalis Nasional pada Divisi Pengembangan Aplikasi Permainan melalui karya bertajuk “Doko”. Aplikasi permainan berbasis mobile ini menggabungkan teknologi Augmented Reality (AR) dan Machine Learning (ML) untuk mengajarkan anak usia 6–15 tahun tentang pentingnya memilah serta mendaur ulang sampah. Doko menghadirkan pengalaman bermain yang interaktif dan edukatif dengan sistem misi harian, mini games, serta fitur kustomisasi karakter yang menarik.

    Tim Saltstudio CodeLabs beranggotakan mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UNIKOM, yaitu Apriani Cahya Bowo Setiadi, Muhammad Ikhsan Fadhillah, dan Rizki Ilham Putra Pratama, yang menunjukkan kreativitas luar biasa dalam merancang game edukatif ramah anak dengan nilai sosial tinggi.

    Ketua Divisi CodeLabs UNIKOM, Dian Dharmayanti, S.T., M.Kom., menyampaikan apresiasi atas capaian kedua tim tersebut. “Prestasi ini merupakan wujud nyata dari kreativitas dan kolaborasi mahasiswa UNIKOM dalam menciptakan solusi digital yang bermanfaat. Baik Snailly maupun Doko menunjukkan bagaimana inovasi teknologi dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan nilai edukatif,” ujarnya.

    Keberhasilan Tim Sayang Anak dan Tim Saltstudio CodeLabs menjadi bukti nyata komitmen UNIKOM dalam menumbuhkan ekosistem riset dan inovasi di bidang teknologi informasi. Dengan semangat Build Society with Technology, UNIKOM terus berupaya mencetak talenta digital unggul yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa di era transformasi digital. (Direktorat Hms & Pro)