BANDUNG, UNIKOM – Sidang Terbuka Senat Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dalam rangka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar pada Senin, 22 September 2025 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) turut dihadiri oleh dua tamu kehormatan internasional, yaitu Prof. Dustnazar Omonovich Khimmataliev dan Prof. Jabbor Eshbekovich Usarov dari Chirchiq Davlat Pedagogica Universiteti, Uzbekistan.
Sebelumnya Rektor UNIKOM, sekaligus Ketua APTISI Jabar, Prof. Eddy menerima 3 anugerah gelar kehormatan (Honoris Causa) dari tiga Universitas berbeda di Uzbekistan, yaitu Ijtimoiy Va Siyosiy Fanlar Instituti (ISFI), Chirchiq Davlat Pedagogica Universiteti, Uzbekistan, dan Sarbon University. Penghargaan bergengsi tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan internasional atas dedikasi Prof. Eddy dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya kontribusinya dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi swasta di Indonesia.
Kehadiran kedua profesor pada acara sidang terbuka senat penerimaan mahasiswa baru T.A. 2025/2026 sekaligus Dies natalis UNIKOM ke-25 menjadi simbol eratnya hubungan akademik antara UNIKOM dan universitas di Uzbekistan, sekaligus menegaskan posisi UNIKOM sebagai perguruan tinggi yang semakin aktif menjalin kolaborasi internasional.
Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menyampaikan “pada kesempatan sidang terbuka senat sekaligus Dies Natalis UNIKOM ke-25 ini, kami merasa sangat terhormat atas kehadiran Prof. Dustnazar dan Prof. Jabbor, kehadiran beliau berdua menjadi simbol eratnya persahabatan akademik antara UNIKOM dan perguruan tinggi internasional. Kami percaya, kerja sama ini akan membuka peluang lebih luas untuk kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta pengembangan ilmu pengetahuan, yang bermanfaat tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga bagi masyarakat global dan juga memperkokoh langkah UNIKOM menuju visinya sebagai Digital Entrepreneurial University yang berdaya saing internasional”, tutur Prof. Eddy.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNIKOM juga memberikan penghargaan khusus kepada para tamu Guru Besar, termasuk kedua profesor dari Chirchiq, sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi mereka dalam penguatan hubungan internasional. Penghargaan tersebut menjadi momentum penting yang menandai semakin kokohnya reputasi UNIKOM di kancah global, seiring dengan semangatnya menjadi Digital Entrepreneurial University.
Kehadiran Prof. Dustnazar dan Prof. Jabbor tidak hanya memperkuat jalinan persahabatan akademik, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa baru UNIKOM yang resmi dikukuhkan pada acara tersebut. Dengan interaksi lintas negara ini, UNIKOM semakin meneguhkan langkahnya untuk mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing global, dan siap mengambil peran strategis dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (Direktorat Hms & Pro)