Keywords: Produksi pertanian; Sumber emisi; Emisi gas rumah kaca; Strategi mitigasi; Sustainable Development Goals (SDGs); Praktik berkelanjutan; Tinjauan literatur sistematis
Selamat dan Sukses atas diraihnya Guru Besar Sosiologi Pemerintahan kepada Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKOM.
Pencapaian ini merupakan wujud dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusi akademik yang konsisten dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang sosiologi pemerintahan.
Semoga capaian ini semakin memperkuat peran UNIKOM dalam mencetak pemikir dan pemimpin yang berintegritas, berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
DIREKTORAT JURNAL DAN PUBLIKASI ILMIAH UNIKOM CALL FOR PAPER 2026
JURNAL WILAYAH DAN KOTA (JWK) – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)
Jurnal Wilayah dan Kota membuka kesempatan bagi dosen, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk mempublikasikan karya ilmiah terbaik di bidang perencanaan wilayah dan kota.
📖 Edisi: Volume 12 No. 1 Tahun 2026 📌 Akreditasi: SINTA 5 🆓 FREE Submission Fee 📄 DOI tersedia untuk setiap artikel
🔍 Ruang Lingkup Jurnal: ✔️ Aspek fisik & perencanaan tata ruang ✔️ Sosial, ekonomi, dan kelembagaan ✔️ Hukum dan kebijakan wilayah & kota ✔️ Studi perencanaan, pemikiran kritis, dan penelitian PWK
Bayangin, kamu bisa kuliah dari cafe, dari kantor, atau sambil traveling sekalipun. Fasilitasnya? Jangan tanya. Kita pakai Smart Class Room yang bikin pengalaman belajar jadi super modern, mudah dan nyaman.
Cocok banget buat kamu yang mau level up karir tapi jadwalnya padat merayap !!!
BANDUNG, UNIKOM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) terus memperkuat implementasi Kurikulum AI for Business melalui penyelenggaraan Workshop Sandboxing: Prototyping Ide Bisnis dengan AI. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Lantai 10 Smart Building UNIKOM dan diikuti oleh sivitas akademika di lingkungan FEB UNIKOM yang terlibat langsung dalam ekosistem Sandboxing AI. Kegiatan Workshop tersebut dirancang sebagai ruang praktik terstruktur untuk menjembatani konsep pembelajaran dengan eksperimen dan implementasi nyata.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, para Ketua Program Studi di lingkungan FEB UNIKOM, dosen dan instruktur Sandbox AI, serta mahasiswa peserta Sandbox AI for Business. Kehadiran lintas peran tersebut mencerminkan sinergi akademik yang kuat dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis praktik dan inovasi.
Koordinator Sandboxing AI for Business Kurikulum FEB UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Isniar Budiarti, S.E.,M.Si., dalam sambutan pembukanya menyampaikan bahwa pendekatan sandboxing memungkinkan dosen dan mahasiswa mengembangkan prototipe ide bisnis berbasis kecerdasan artifisial secara sistematis, aplikatif, dan kontekstual dengan kebutuhan dunia usaha.
Sementara itu, Dekan FEB UNIKOM, Prof. Dr. Siti Kurnia Rahayu, S.E. M. Ak., Ak, CA., menekankan pentingnya konsistensi dalam mengawal implementasi Kurikulum AI for Business agar tidak berhenti pada tataran konseptual. Menurutnya, sandboxing merupakan instrumen strategis untuk memastikan integrasi AI dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berjalan secara terarah, kolaboratif, serta menghasilkan dampak nyata bagi pengembangan kompetensi lulusan.
Deputi Wakil Rektor IV UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D., bersama tim dihadirkan selaku pemateri utama, dimana para peserta mendapatkan bimbingan secara langsung dalam proses perancangan prototipe ide bisnis berbasis AI, mulai dari perumusan masalah, eksplorasi solusi, hingga pengembangan purwarupa awal. Materi disampaikan secara aplikatif dengan menekankan relevansi kecerdasan artifisial dalam konteks bisnis dan kewirausahaan kontemporer.
Pada sesi tutorial, peserta diarahkan menyusun prototipe secara bertahap menggunakan Gemini AI. Proses diawali dengan penguatan pemikiran kritis manusia melalui penetapan masalah, identifikasi target pengguna, serta analisis konteks kebutuhan pasar. Selanjutnya, Gemini AI dimanfaatkan untuk mempertajam value proposition, termasuk merumuskan manfaat utama, keunggulan kompetitif, serta rasionalitas pemilihan solusi. Selain itu, peserta juga dilatih menyusun prompt yang terarah untuk memetakan alternatif ide, menilai kelayakan inovasi berdasarkan tren dan kajian sebelumnya, serta merumuskan elemen kunci solusi seperti fitur inti, skenario penggunaan, dan kebutuhan data. Pada tahap akhir, Gemini digunakan untuk membantu visualisasi gagasan melalui rancangan mockup awal, alur pengguna sederhana, serta narasi singkat yang menjelaskan mekanisme kerja purwarupa. Melalui tahapan tersebut, peserta tidak hanya menghasilkan ide bisnis, tetapi juga membawa pulang rancangan purwarupa awal yang logis, teruji, dan siap dikembangkan lebih lanjut dalam ekosistem Sandboxing AI for Business.
Melalui workshop tersebut, FEB UNIKOM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan ekonomi dan bisnis yang responsif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mendorong lahirnya gagasan bisnis inovatif yang berorientasi pada pemanfaatan kecerdasan artifisial secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)