BANDUNG, UNIKOM — Selasa, 7 April 2026, Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Desain Grafis (DG), Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), menyelenggarakan kegiatan Pameran Karya Skripsi dan Tugas Akhir S1 dan D3 Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 yang dikemas dalam tajuk “Majang Kawani”.
Bertempat di pelataran lantai 6 Fakultas Desain, Smart Building UNIKOM, “Majang Kawani” merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap semester sebagai wadah apresiasi dan publikasi karya mahasiswa tingkat akhir baik di program sarjana maupun diploma. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan kualitas serta daya saing karya mahasiswa UNIKOM di bidang industri kreatif.
Dekan Fakultas Desain UNIKOM, Prof. Dr. Ir. Lia Warlina, M.Si., dalam sambutan pembukanya menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa atas capaian yang telah diraih. “Selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akhir dan menghasilkan karya, baik berupa desain maupun skripsi. Sebagai seorang praktisi desain, keberanian untuk menyampaikan dan mempresentasikan karya adalah hal yang sangat penting. Tidak perlu takut akan kekurangan, karena dari situlah proses pembelajaran dan penyempurnaan terjadi. Yang terpenting adalah bagaimana karya tersebut dapat terus berkembang, beradaptasi, dan memberikan manfaat”, tuturnya.
Lebih lanjut. Prof. Lia mengungkapkan, “Saya berharap seluruh karya yang ditampilkan dapat menjadi inspirasi, tidak hanya bagi sesama mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat luas. Semoga karya-karya ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju kesuksesan di dunia desain”, pungkas Prof. Lia.
Koordinator Tugas Akhir, Deni Albar, S.Sn.,M.Ds., menjelaskan bahwa pameran tersebut menjadi bukti eksistensi mahasiswa Fakultas Desain di kancah akademik maupun industri. “Pameran tugas akhir seperti “Majang Kawani’ ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa kualitas karya mahasiswa kita tidak kalah bersaing dengan mahasiswa dari institusi lain. Ini juga menjadi referensi bagi adik tingkat untuk meniru keberhasilan para peserta tugas akhir”, ungkap Deni.
Pada pelaksanaan kali ini, pameran diikuti oleh 28 peserta yang terdiri dari 5 mahasiswa kategori skripsi dan lainnya merupakan peserta tugas akhir. Karya tugas akhir yang dipamerkan terbagi ke dalam beberapa kategori, diantaranya identitas visual, perancangan produksi atau iklan, kampanye sosial, serta media informasi. Deni menambahkan bahwa tren kategori karya masih didominasi oleh media informasi, meskipun kategori promosi dan periklanan juga menunjukkan peningkatan minat dari mahasiswa.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa DKV UNIKOM, Faisal Alzaid Nugraha, yang turut memamerkan karyanya menyampaikan, “Melalui Majang Kawani ini, saya mendapatkan banyak sekali masukan dari para dosen pembimbing. Pada kesempatan ini, saya menampilkan produk promosi untuk warung bakso ‘Ceu Kokom’, dengan fokus permasalahan pada aspek persuasi komersial dalam media promosi”, ungkapnya. Di akhir pernyataannya, Faisal juga menyampaikan harapannya kepada para mahasiswa tingkat bawah yang akan menempuh skripsi atau tugas akhir agar tetap semangat, terus bertahan, dan terus berkarya tanpa batas untuk menghasilkan karya terbaik.
Melalui “Majang Kawani”, Fakultas Desain UNIKOM menegaskan komitmennya dalam menciptakan lulusan yang unggul, kreatif, dan adaptif dengan menjawab permasalahan melalui solusi visual yang dibutuhkan untuk perkembangan industri, sekaligus memperkuat posisi UNIKOM sebagai institusi pendidikan yang produktif dalam melahirkan karya inovatif. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM — Kamis, 12 Maret 2026, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menerima kunjungan audiensi strategis dari Direktur Kursus dan Pelatihan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta jajaran pimpinan perguruan tinggi dalam upaya memperkuat transformasi lembaga kursus menjadi institusi pendidikan tinggi, bertempat di Ruang Rektor Lantai 15 Smart Building UNIKOM.
Dalam kesempatan wawancara, Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menegaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk membangun sinergi nasional melalui pembentukan sebuah paguyuban yang mewadahi perguruan tinggi yang berawal dari lembaga kursus dan pelatihan (LKP). Inisiatif tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarinstitusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas akses bagi masyarakat. “UNIKOM sendiri merupakan contoh nyata transformasi dari lembaga kursus (LPK) yang kemudian berkembang menjadi STMIK dan STIE, hingga akhirnya bertransformasi menjadi universitas. Model ini ternyata banyak terjadi di Indonesia dan jumlahnya tidak sedikit”, ungkap Prof. Eddy.
Lebih lanjut, Prof. Eddy menjelaskan bahwa pembentukan paguyuban tersebut bertujuan untuk merangkul berbagai perguruan tinggi berbasis kursus agar dapat bersinergi, khususnya dalam memanfaatkan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini dinilai strategis dalam memberikan kesempatan bagi alumni kursus, baik yang telah berusia maupun lulusan baru, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Sebagian besar peserta kursus berasal dari latar belakang yang memiliki keterbatasan untuk mengakses pendidikan tinggi. Melalui RPL, mereka dapat diarahkan dan difasilitasi untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi, termasuk di UNIKOM maupun institusi lainnya”, tuturnya. Diakhir pernyataannya, Prof. Eddy menyampaikan UNIKOM telah membuka jalur RPL pada Tahun Akademik 2026/2027 ini dengan menyambut baik kebijakan pemerintah dalam mendukung perluasan akses pendidikan tinggi melalui skema tersebut.
Sementara itu, Direktur Kursus dan Pelatihan Alamat Kantor Kompleks Kemendikdasmen, Dr. Yaya Sutarya, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa audiensi tersebut bertujuan untuk mengajak UNIKOM berpartisipasi dalam pembentukan forum nasional yang akan menjadi wadah aspirasi bagi alumni LKP yang telah bertransformasi menjadi perguruan tinggi maupun politeknik. “Kami ingin membangun sebuah forum yang mampu menampung dan memperjuangkan kepentingan para alumni LKP, baik dari sisi pengembangan kelembagaan, peserta didik, hingga sistem pengelolaannya”, tutur Dr. Yaya.
Dr. Yaya juga menekankan bahwa UNIKOM dipilih sebagai mitra strategis karena rekam jejaknya yang inspiratif dalam bertransformasi dari lembaga kursus kecil hingga menjadi perguruan tinggi unggul yang menyelenggarakan pendidikan dari jenjang sarjana hingga doktoral. “Pengalaman UNIKOM menjadi contoh konkret keberhasilan transformasi LKP menjadi perguruan tinggi. Oleh karena itu, kami berharap kolaborasi ini dapat berjalan secara masif dan berdampak luas bagi pengembangan pendidikan di Indonesia”, tambahnya.
Melalui inisiatif pembentukan paguyuban dan optimalisasi program RPL, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, serta mampu menjawab tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia di era modern. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM — Di tengah gempuran teknologi dalam era perang modern, dinamika pertahanan tidak lagi bertumpu pada kekuatan fisik semata, melainkan pada keunggulan inovasi dan penguasaan teknologi canggih. Perkembangan pesat dalam bidang seperti Artificial Intelligence, sistem drone, hingga teknologi siber telah mengubah lanskap peperangan menjadi lebih kompleks, cepat, dan berbasis data. Dalam konteks tersebut, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bersama Pusat Kesenjataan Artileri Medan (PUSSENARMED), melakukan kerja sama melalui kegiatan audiensi dan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) pada Kamis, 2 April 2026.
Bertempat di Grand Meeting Lantai 15 Smart Building UNIKOM, Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., hadir didampingi jajaran Wakil Rektor UNIKOM, Para Dekan di lingkungan UNIKOM, Direktur INFRANET UNIKOM serta Ketua Divisi Kerja sama UNIKOM. Sementara rombongan dari PUSSENARMED dipimpin oleh Mayor Jenderal TNI Budi Eko Mulyono, S.Sos., M.Han., CHRMP., beserta jajaran. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan institusi pertahanan negara, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan sektor pertahanan dalam menjawab tantangan era digital. Prof. Eddy menyampaikan, “Pada kesempatan ini kita mendapatkan kunjungan kehormatan dari ARMED, yaitu Mayor Jenderal Budi beserta jajaran. UNIKOM sendiri memiliki direktorat dan divisi yang berkaitan dengan bidang robotika, roket, digital & ICT, serta Artificial Intelligence. Ini akan kita kolaborasikan agar dapat membentuk sistem yang semakin canggih”, tutur Prof. Eddy.
Lebih lanjut, Prof. Eddy juga menegaskan bahwa kerja sama tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah dalam pengembangan sumber daya manusia serta inovasi teknologi pertahanan nasional. “Kami ingin berbagi dan membantu agar ARMED dapat menciptakan teknologi-teknologi baru yang dapat diterapkan dalam sistem kesenjataan, sekaligus mengharumkan nama bangsa Indonesia,” tambah Prof. Eddy.
Sementara itu, Komandan PUSSENARMED, Mayor Jenderal TNI Budi Eko Mulyono, S.Sos., M.Han., CHRMP., dalam sambutannya menegaskan urgensi kerja sama ini dalam mendukung modernisasi sistem pertahanan negara. “Pada kesempatan ini kami PUSSENARMED melakukan kerja sama dengan UNIKOM. Intinya, kami ingin teknologi yang dimiliki oleh UNIKOM dapat ditransfer ke lingkungan kami untuk membantu tugas-tugas dalam melaksanakan pertahanan negara. Bentuk kerja samanya mengikuti pola Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu penelitian, pengajaran dalam bentuk pertukaran pendidik, serta pengabdian kepada masyarakat”, demikian ungkapnya.
Lebih lanjut, Mayjen TNI Budi menjelaskan bahwa kerja sama tersebut juga dilatarbelakangi oleh kebutuhan transformasi teknologi di lingkungan militer, dari sistem manual menuju sistem modern yang lebih canggih dan terintegrasi. Dalam audiensi yang berlangsung, sejumlah poin strategis turut dibahas, diantaranya: transformasi teknologi pertahanan dari sistem konvensional (manual) menuju teknologi modern berbasis digital yang lebih efektif dan presisi, perkembangan perang modern yang kini semakin mengandalkan teknologi seperti drone, rudal, dan sistem otomatis lainnya, kolaborasi dengan UNIKOM dalam pengembangan teknologi yang adaptif terhadap dinamika peperangan modern yang semakin kompleks, penelitian bersama dalam penciptaan dan pengembangan sistem persenjataan berbasis Artificial Intelligence (AI) dan robotika, peran UNIKOM sebagai mitra strategis dalam memfasilitasi riset, pengembangan, serta implementasi teknologi tersebut secara nyata di lingkungan PUSSENARMED.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan PKS antara kedua belah pihak sebagai bentuk komitmen resmi kerja sama strategis dan diikuti dengan sesi audiensi interaktif. Pada kegiatan tersebut, rombongan dari PUSSENARMED juga berkesempatan melakukan kunjungan ke Laboratorium Artificial Intelligence UNIKOM x GOOGLE “AI Learning Center” guna melihat langsung inovasi teknologi yang dikembangkan.
Melalui kerja sama antara UNIKOM dengan PUSSENARMED, UNIKOM semakin mempertegas perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif dan inovatif, serta berkontribusi aktif dalam mendukung pengembangan teknologi pertahanan nasional yang modern, mandiri, dan berdaya saing global. (Direktorat Hms & Pro).
Selamat atas diraihnya Pendanaan program Proposal Penelitian Prototipe Bima – Kemendiktisaintek (Program Hilirisasi Riset Prioritas – Pengujian Model dan Prototipe 2026)
1. Dr. Muhammad Aria Rajasa Pohan, M.T – Dosen Teknik Elektro UNIKOM Bidang Fokus Penelitian : Ketahanan Pangan Judul Penelitian: Prototipe Smart Weather Station Multi – Fuzzy untuk Optimasi Produktivitas Usaha Tani / Nelayan
2. Febilita Wulan Sari, S.H.,M.H – Dosen Ilmu Hukum UNIKOM Bidang Fokus Penelitian : Digitalisasi AI dan Semikonduktor Judul Penelitian : Digitalisasi Prototipe Layanan Jasa Penitipan Anak (Daycare)
Semoga capaian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kontribusi akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
BANDUNG, UNIKOM — Selasa, 31 Maret 2026, UNIKOM diwakili Direktorat Humas dan Protokoler Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menghadiri kegiatan Halal Bihalal Tingkat Kecamatan Coblong dalam momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang mengusung tema “Menguatkan Iman, Menyatukan Hati dalam Kebersamaan. Bertempat di Sheraton Bandung Hotel & Towers, Jl. Ir. H. Juanda No.390, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, kegiatan Halal Bihalal menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan perangkat daerah.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut berbagai pemangku kepentingan, diantaranya, perwakilan DPRD Kota Bandung, pemerintah kecamatan Coblong, jajaran Polsek Coblong, Babinsa Coblong, serta para ketua RW dan RT di lingkungan Kecamatan Coblong, termasuk UNIKOM sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang berada di wilayah Kecamatan Coblong.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri, tetapi juga dirangkaikan dengan momen pelepasan purna tugas Camat Coblong, Krinda Hamidipradja, S.H.,M.Si., yang telah memasuki masa purna bakti tepat pada 1 April 2026. Suasana haru dan kekeluargaan mewarnai prosesi serah terima jabatan dengan pejabat yang menggantikannya, diselingi pemberian penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Krinda dalam memimpin wilayah Kecamatan Coblong sejak 2019 sampai 2026.
Rangkaian kegiatan diawali laporan kegiatan dari Ketua Penyelenggara sekaligus Sekretaris Kecamatan Coblong, Cecep Rohmat Soleh, yang menyampaikan bahwa momentum Idul Fitri merupakan sarana strategis untuk mempererat silaturahmi, membangun harmonisasi, serta menyatukan visi antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kader PKK dan Posyandu melalui penyerahan penghargaan atas kinerja dan inovasi di tingkat kecamatan. Cecep turut menyoroti momen perpisahan dengan Camat Coblong yang telah menjabat serta memiliki loyalitas pengabdian panjang dalam pemerintahan.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bandung, Nina Fitriana Sutadi, S.I.P., M.I.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal yang dinilai sebagai ruang penting untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa tradisi Halal Bihalal memiliki nilai historis sebagai sarana rekonsiliasi sosial yang lahir dari upaya meredam konflik dan mempererat hubungan antarindividu. Lebih lanjut, Nina mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat ketahanan sosial, serta tetap adaptif menghadapi berbagai tantangan ke depan dengan mengedepankan pola hidup sehat dan produktif.
Dalam kesempatan wawancara, Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., yang turut hadir dalam kapasitasnya mewakili Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan bahwa kehadiran UNIKOM merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam membangun sinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa UNIKOM tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Coblong. Melalui momentum Halal Bihalal tersebut, diharapkan kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat secara berkelanjutan.
Partisipasi UNIKOM dalam kegiatan Halal Bihalal Kecamatan Coblong menjadi wujud komitmen institusi dalam memperkuat kemitraan dengan pemerintah dan masyarakat. Momentum Halal Bihalal tersebut sekaligus menjadi ruang strategis untuk meningkatkan komunikasi, sinergi, serta kolaborasi berkelanjutan antara dunia akademik, pihak pemerintah, dan masyarakat sekitar guna mendorong kemajuan Kota Bandung yang lebih unggul dan berdaya saing. (Direktorat Hms & Pro)