Tag: atlet pencak silat UNIKOM

  • Raih Medali Perunggu di Ajang Nasional, Dua Atlet UKM Pencak Silat UNIKOM Unjuk Kekuatan di Yogyakarta Championship 7 2026

    Raih Medali Perunggu di Ajang Nasional, Dua Atlet UKM Pencak Silat UNIKOM Unjuk Kekuatan di Yogyakarta Championship 7 2026

    BANDUNG, UNIKOM — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat. Dua atlet UNIKOM berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Yogyakarta Championship 7 2026 yang berlangsung pada Selasa hingga Kamis, 30 Juni–2 Juli 2026, bertempat di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Kejuaraan tersebut menjadi salah satu ajang pencak silat tingkat nasional yang mempertemukan atlet-atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta berasal dari berbagai perguruan silat, sekolah, hingga atlet independen yang berkompetisi untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus meraih prestasi di tingkat nasional.

    Dalam ajang tersebut, Naila Hasna Huwaida mahasiswa Program Studi Sastra Inggris, tampil pada kategori Seni Tunggal Tangan Kosong Putri. Sementara itu, Muhammad Zhafran Tahsin Talaohu mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur, berhasil meraih medali Perunggu pada kategori Seni Tunggal Tangan Kosong Putra. Capaian tersebut juga menjadi hasil dari proses persiapan yang dilakukan secara intensif oleh para atlet. Selama kurang lebih satu setengah bulan, seluruh anggota tim menjalani program latihan yang mencakup latihan teknik dan fisik. Pada latihan teknik, para atlet mengasah berbagai gerakan pencak silat, seperti bantingan, guntingan, dan tendangan yang disesuaikan dengan ketentuan terbaru IPSI tahun 2025.

    Sementara itu, latihan fisik difokuskan pada peningkatan kekuatan otot, kelincahan, dan daya tahan tubuh. Salah satu metode yang diterapkan adalah beep test untuk mengukur kemampuan atlet dalam mempertahankan intensitas lari hingga mencapai level tertentu. Persiapan tersebut dilakukan agar para atlet mampu menghadapi tekanan serta intensitas pertandingan dengan kondisi fisik dan mental yang optimal.

    Menurut Pembina UKM Pencak Silat UNIKOM, Dr. Ony Widilestariningtyas, S.E., M.Si., Ak., CA., pencapaian tersebut diharapkan tidak hanya menjadi keberhasilan sesaat, tetapi juga menjadi pemicu semangat bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya. Prestasi para atlet juga diharapkan semakin mengharumkan nama UKM Pencak Silat dan UNIKOM di berbagai ajang pencak silat tingkat nasional maupun internasional.

    Sementara itu, Ketua UKM Pencak Silat UNIKOM, Najwa, turut menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian yang berhasil diraih oleh rekan-rekan atlet, termasuk atas hasil yang diperolehnya secara individu. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari perjuangan, dedikasi, dan proses panjang yang telah dijalani bersama. “Seluruh perjuangan, dedikasi, dan proses panjang yang kami lalui selama ini akhirnya membuahkan hasil yang sangat memuaskan”, tutur Najwa.

    Meski berhasil meraih prestasi, Najwa menilai masih terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi dan ditingkatkan. Perbaikan akan dilakukan, khususnya dalam aspek kondisi fisik dan penguasaan teknik, sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi berikutnya. “Kami menyadari masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dievaluasi dan diperbaiki guna meningkatkan performa pada kompetisi selanjutnya. Ke depan, kami berharap dapat kembali berkompetisi di level yang lebih tinggi dan mengukir prestasi yang lebih gemilang lagi untuk mengharumkan nama UNIKOM”,  ungkapnya.

    Yogyakarta Championship 7 2026 sendiri berlangsung dengan penuh semangat sportivitas dan memperlombakan berbagai kategori usia, mulai dari Usia Dini, Pra-Remaja, Remaja, hingga Dewasa/Mahasiswa. Kategori pertandingan meliputi Seni TGR, Solo Kreatif, dan Tanding Prestasi, baik kelas Under maupun Open.

    Selain memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu, kejuaraan ini juga memberikan penghargaan Juara Umum I, II, dan III untuk masing-masing kategori usia. Para pemenang mendapatkan trofi, sertifikat, dan uang pembinaan. Sementara itu, penghargaan Pesilat Terbaik Tanding Putra dan Putri diberikan kepada atlet dengan performa terbaik pada setiap kategori usia.

    Prestasi yang diraih Naila Hasna Huwaida dan Muhammad Zhafran Tahsin Talaohu menjadi bukti bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan latihan yang terarah mampu membawa mahasiswa UNIKOM bersaing di tingkat nasional. Capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi keluarga besar UKM Pencak Silat UNIKOM untuk terus mengembangkan potensi atlet, meningkatkan prestasi, dan membawa nama baik almamater pada kompetisi-kompetisi mendatang. (Direktorat Hms & Pro)