BANDUNG, UNIKOM – Direktorat Quality Assurance (QA) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar sosialisasi terkait Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 pada hari Senin, 10 Februari 2025 di Ruang L.018, Smart Building UNIKOM. Acara ini dihadiri oleh para penjamin mutu (penjamtu) di tingkat Fakultas dan Program Studi dengan menghadirkan narasumber ternama, yaitu Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd., Prof. Siti Kurnia Rahayu, SE., M.Ak., Ak., CA., serta Assoc. Prof. Hj. Dr. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si.
Acara diawali dengan pembacaan doa dan sambutan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penyesuaian Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dengan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023. Selain itu, budaya mutu harus diimplementasikan oleh seluruh sivitas akademika sebagai langkah strategis menuju World Class University. Beliau juga menekankan bahwa setiap kegiatan akademik harus selalu disertai dengan dokumentasi yang baik dan lengkap.
Direktur Quality Assurance UNIKOM kemudian memberikan pemaparan terkait revisi Kebijakan SPMI. Dalam paparannya, Ia menjelaskan alasan UNIKOM mengimplementasikan SPMI, jumlah standar yang dimiliki, serta peta jalan Quality Assurance UNIKOM sebagai bagian dari pengembangan mutu institusi.
Selanjutnya, Prof. Siti Kurnia Rahayu membahas Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) yang kini mengacu pada Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023. Ia menjelaskan bahwa SN Dikti mencakup Standar Nasional Pendidikan, Standar Nasional Penelitian, serta Standar Pengabdian kepada Masyarakat. Dalam regulasi terbaru ini, terdapat penekanan pada implementasi siklus PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Acara ditutup dengan pemaparan dari Assoc. Prof. Hj. Dr. Dewi Kurniasih yang menyoroti peran Quality Assurance UNIKOM sebagai Perguruan Tinggi Pengimbas. Artinya, UNIKOM akan menjadi institusi rujukan dalam memberikan arahan terkait penjaminan mutu kepada perguruan tinggi lain di luar UNIKOM. Hal ini menjadi salah satu keunggulan Direktorat Quality Assurance UNIKOM yang telah masuk dalam klaster hijau.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh elemen akademika UNIKOM semakin memahami dan mengimplementasikan standar mutu yang sesuai dengan kebijakan terbaru. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi UNIKOM dalam mencapai visi sebagai World Class University. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kebijakan Fasilitas Penyelenggaraan Pesantren” pada hari Selasa, 11 Februari 2025 di Auditorium Miracle, lantai 4 kampus lama. Acara ini dihadiri oleh akademisi, praktisi, serta para pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan pendidikan pesantren di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Fokus pembahasan dalam FGD mengenai kebijakan fasilitas penyelenggaraan pesantren, dikarenakan pesantren mengalami transformasi dari lembaga pendidikan Islam tradisional menjadi institusi yang lebih modern, beradaptasi dengan berbagai bahasa dan pendekatan pembelajaran. Saat ini, pesantren menghadapi dinamika kebijakan yang berusaha mengakomodasi kebutuhan modernisasi dan pengakuan legal, seperti yang tercermin dalam Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2022. Efektivitas kebijakan fasilitasi pesantren diukur berdasarkan tingkat pencapaian tujuan, dampak terhadap target populasi, serta kesesuaian antara rencana dan hasil implementasi.
Tatik Rohmawati, S.IP., M.Si., selaku Dosen Prodi Ilmu Pemerintahan sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan menyampaikan laporannya bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam pendidikan karakter dan akhlak. Seiring dengan perkembangan zaman serta tantangan yang dihadapi, maka diperlukan kebijakan untuk keberlangsungan penyelenggaraan pesantren. Oleh karena itu, melalui kegiatan FGD ini, dapat berbagi aspek kebijakan fasilitasi pesantren agar dapat lebih optimal dalam menjalankan peran nantinya ditengah masyarakat.
Pada kegiatan FGD tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., secara resmi membuka acara.Assoc. Prof. Dewi menyampaikan bahwa “Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja di Program Studi Ilmu Pemerintahan UNIKOM. Topik terkait kebijakan penyelenggaraan pesantren sangat tepat dipilih dan mudah-mudahan melalui kegiatan FGD ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi kita semua” Ujar Assoc. Prof. Dewi
Sebagai pengantar diskusi yang dihadiri keynote speakers terkemuka, diantaranya: 1). Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H., S.A.P., M.Hum. (Guru Besar Ilmu Pemerintahan UNPAD sekaligus Ketua Promotor), 2). Prof. Dr. Samugyo Ibnu Redjo, M.A. (Guru Besar Ilmu Pemerintahan UNPAD sekaligus Anggota Promotor), 3). Dra. Mudiyati Rahmatunissa, M.A., Ph.D. (Ketua Program Studi Ilmu Politik UNPAD sekaligus Anggota Promotor). 4). H. Ade Wawan, S.Pd. (Anggota DPRD KBB). 5). Drs. H. Tedi Ahmad J., M.Si. (Kepala Kemenag KBB). 6). Hasanudin, S.Pd., MM. (Kabag Kesra Bandung Barat). 7). Dr. H. Agus HD. Idris, S.Ag., MM. (Sekretaris MUI KBB & Kepala Sekolah Ponpes Darul Falah). 8). Dr. Achmad Sodik Sudrajad, SH., MH. (Wakil Direktur STIA LAN Bandung). KH. Ari Gumanti, M.Pd. (Ketua Yayasan Ponpes P3SB).
Dipandu oleh moderator Tatik Rohmawati, S.IP., M.Si., diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai perspektif mengenai kebijakan penyelenggaraan pesantren, tantangan fasilitas, serta solusi konkret yang dapat diterapkan di daerah Bandung Barat. Setelah sesi keynote speakers, dilakukan penyerahan sertifikat serta suvenir kepada para narasumber dan peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi, diikuti dengan sesi dokumentasi.
Sebagai penutup kegiatan diskusi yang dihadiri oleh berbagai kalangan yang peduli terhadap pengembangan pesantren di tanah air. hasil diskusi dirangkum dan direkomendasikan untuk ditindaklanjuti oleh pemangku kebijakan. Dengan adanya FGD ini, diharapkan kebijakan terkait fasilitas pesantren dapat semakin optimal guna mendukung perkembangan pendidikan keagamaan di Indonesia. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali meraih prestasi di kancah Internasional. Kali ini, sebanyak 14 mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNIKOM Indonesia bersama satu pembimbing turut serta dalam Japan 3rd Youth Summit (JYS) 2025 yang berlangsung pada 3-9 Februari di Tokyo, Jepang. Acara yang diselenggarakan oleh Global Youth Ambassador (GYA) ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, berbagi wawasan, serta berkontribusi dalam program konferensi internasional dan kegiatan sukarela.
Delegasi mahasiswa yang mengikuti JYS 2025 dipimpin oleh Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.Si., selaku Ketua Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNIKOM. Dr. Dewi mengungkapkan bahwa ia sangat mengapresiasi motivasi dan kerja keras Mahasiswa yang berpartisipasi dalam JYS 2025 dan berbangga atas pencapaian dari 9 orang mahasiswa yang terbagi dalam 3 komisi dan meraih beberapa penghargaan: Best group, Most innovative idea dan Best project. Selain itu ia juga berharap dengan perolehan award ini semakin banyak mahasiswa prodi HI lainnya yang termotivasi mengikuti kompetisi dan kegiatan internasional seperti ini.
Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Hj. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., juga mengucapkan rasa syukur dan bangganya “Alhamdulillah delegasi Mahasiswa Prodi IHI berhasil meraih Best Group,Best Project dan Most Innovation idea di kegiatan Japan Youth Summit 2025 sehingga hal ini dapat memotivasi mahasiswa Prodi lain untuk mendulang prestasi Internasional” ujarnya.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Hopyan Nazakki, Executive Director of Global Youth Ambassador, yang menekankan pentingnya forum ini sebagai platform bagi anak muda untuk berkembang dan memberikan dampak global.
Dalam ajang kompetisi ini, sembilan mahasiswa UNIKOM berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kategori diantaranya:
Best Group Award (Kategori “Digital Literacy”): Ghina Arindiya, Syahla Amany Fatiha, Zahra Afifah Khurrahman
Most Innovative Idea (Kategori “Green Technology”): Dara Cantika Putriadin Boer, Fatma Sania Aprilia, Pandiani Ayuningtyas Sumadi
Best Project (Kategori “Educational Transformation”): Kharisma Putri Nur Fatima, Anggia Putri Lestari, Bela Melati Sukma
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri mengingat kompetisi ini diikuti oleh 89 peserta dari 16 negara. Para mahasiswa mempresentasikan proyek inovatif mereka yang bertujuan memberikan solusi nyata bagi tantangan global.
Zahra Afifah Khurrahman, yang tergabung dalam Komisi 1 (Digital Literacy), menyampaikan bahwa, “Menghadirkan solusi terbaik dalam menyusun Draft Declaration adalah tantangan tersendiri. Terpilih sebagai Best Group Award menjadi bukti kerja keras dan dedikasi kami.” ungkapnya.
Sementara itu, Kharisma Putri Nur Fatima dari Komisi 2 (Green Technology) menambahkan, “Japan Youth Summit mempertemukan saya dengan orang-orang inspiratif. Pencapaian Best Project menjadi bukti bahwa ide inovatif dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.” tuturnya.
Pandiani Ayuningtyas Sumadi dari Komisi 3 (Educational Transformation) juga berbagi pengalaman, “Forum ini membuka wawasan saya mengenai pentingnya berpikir kritis dan kolaborasi lintas budaya. Memenangkan Most Innovative Idea adalah pencapaian luar biasa.” ujarnya.
Keikutsertaan dalam Japan Youth Summit 2025 merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Praktikum Hubungan Internasional yang diampu oleh tim dosen UNIKOM diantaranya: Prof. Dr. Hj. Aelina Surya, Dra., Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.Si., Andrias Darmayadi, Ph.D., Sylvia Octa Putri, S.IP., M.I.Pol., dan Dr. Henike Priwanti, S.IP., M.I.Pol. Praktikum ini terdiri dari tiga event utama:
Short Diplomatic Course (SDC) – 25 Januari 2025 di Bandung, Indonesia, membahas isu pengungsi dalam Global Refugees Forum.
Japan 3rd Youth Summit 2025 – 3-9 Februari 2025 di Tokyo, Jepang, dengan tema “Next-Gen Tech: Discovering Innovation Through Technology Revolution for Accessibility and Connectivity in the AI Era.”
The 5th Asia Youth Summit – 23-26 Februari 2025 di Bali, Indonesia, bertema “Collaboration Plan and Innovative Solutions to Achieve Climate Action Goals.”
Partisipasi mahasiswa dalam Japan Youth Summit 2025 diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga serta memperkuat jejaring internasional mahasiswa, sekaligus memperkaya perspektif akademik dan profesional dalam studi Hubungan Internasional. (Direktorat Hms & Pro).
BANDUNG, UNIKOM – Ditengah persaingan ketat di dunia pendidikan, keterampilan komunikasi dan personal branding menjadi kunci utama bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan diberbagai bidang. Menyadari pentingnya hal tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada hari Jumat 31 Januari 2025. Kegiatan PKM dilaksanakan di SMK Kartika XIX-2 Bandung dengan mengusung tema “Build Your Future: Terampil Komunikasi dan Branding Diri Bagi Gen Z dimasa Transisi Siswa Menuju Mahasiswa”. PKM yang dilakukan merupakan implementasi dari mata kuliah Krisis dan Stategi Public Relation (Kristrahum). Tujuan dari kegiatan PKM ini untuk memberikan informasi dan edukasi kepada siswa/siswi anggota OSIS yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Universitas agar mengetahui pentingnya personal branding dan keterampilan komunikasi dimasa transisi siswa menjadi mahasiswa.
Pada kegiatan PKM Dosen dan Mahasiswa di SMK Kartika XIX-2 turut hadir Yenny Yuningsih, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Kurikulum, Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dewi Kurniasih, S.IP., M.Si., Dosen pengampu mata kuliah Krisis dan Strategi PR Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si., CICS., Dosen Program Studi Ilmu komunikasi, Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Dosen FIKOM Unisba sekaligus Narasumber Ferra Martian, S.I.Kom., M.I.Kom.
R. Rahma Kinasih selaku Ketua Pelaksana dalam kegiatan PKM ini menyampaikan laporannya bahwa “kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan personal branding yang baik, dengan jumlah peserta 22 siswa dan siswi pengurus OSIS SMA Kartika XIX – 2 Bandung, kami harap tujuan dan manfaatnya dapat dirasakan bagi siswa dan siswi pribadi, bahkan untuk meningkatkan SDM OSIS itu sendiri agar maksimal ketika berorganisasi” ujarnya.
Sambutan sekaligus pembukaan acara disampaikan oleh Dr. Desayu Eka Surya S.Sos., M.Si., CICS selaku dosen pengampu mata kuliah Kristrahum yang menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada pihak sekolah yang telah berkenan hadir dan menyambut hangat serta memfasilitasi kegiatan PKM, Desayu juga menyampaikan bahwa “Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari kegiatan Humas atau Public Relation yang tentunya ini menjadi momentum bagi Mahasiwa/I Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM bisa mengasah dan mengimplementasikan teori dan praktek kehumasannya karena kemampuan ini akan bisa membantu perusahaan untuk meningkatkan, mempertahankan dan membangun citra organisasinya, sehingga kegiatan PKM rutin kami lakukan” tutur Desayu.
Pada kesempatan tersebut Wakil Kepala Sekolah Kurikulum Yenny Yuningsih, S.Pd., yang mewakili Kepala Sekolah SMK Kartika XIX – 2, dalam sambutannya Yenny mengungkapkan bahwa “Kami berterimakasih atas kunjungan dari seluruh Dosen dan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM yang hadir, mudah-mudahan adanya kerjasama dan kegiatan PKM ini bisa berjalan sukses dan siswa/siswi kami bisa mendapatkan ilmu dan kemampuan berkomunikasi serta meningkatkan motivasi berlajarnya” pungkasnya. Kemudian acara disambung dengan pemateri dari Narasumber yaitu Ferra Martian, S.I.Kom., M.I.Kom., yang menyampaikan materi tentang bagaimana cara agar terampil branding dan komunikasi dimasa transisi siswa menuju mahasiswa. Ada beberapa point penting yang disampaikan diantaranya: 1). Cara agar bisa dikenal sebagai seseorang yang memiliki ciri khas tanpa harus pencitraan. 2). Personal Branding. 3). Cara supaya lancar berkomunikasi. 4). Tips supaya tidak takut untuk public speaking.
Diakhir acara, dilakukan penyerahan plakat yang diberikan oleh Dekan FISIP UNIKOM kepada pihak sekolah kepada pihak sekolah dan narasumber, disambung dengan penyerahan sertifikat yang diberikan oleh dosen pengampu mata kuliah Kristrahum kepada Pihak sekolah dan narasumber serta penyerahan cinderamata oleh ketua pelaksana kepada pihak sekolah, dan dilengkapi kegiatan dokumentasi bersama dengan seluruh peserta kegiatan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM di SMK Kartika XIX-2 Bandung merupakan langkah yang sangat positif dalam membekali generasi muda dengan keterampilan komunikasi dan personal branding yang sangat dibutuhkan di era globalisasi saat ini. (Direktorat Hms & Pro).
BANDUNG, UNIKOM – Program Studi Ilmu Hubungan Internasional FISIP UNIKOM pada hari Sabtu 25 Januari 2025 menyelenggarakan kegiatan simulasi sidang Internasional Short Diplomatic Course (SDC) UNHCR Global Refugees Forum bertema “Action, Unity, Impact” dengan memilih UNHCR sebagai simulasi sidang internasioanl. UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) adalah badan PBB yang bertugas membantu pengungsi, orang tanpa kewarganegaraan, dan komunitas pengungsi. UNHCR bekerja untuk melindungi hak asasi manusia, menyelamatkan nyawa, dan membantu pengungsi membangun masa depan yang lebih baik. Kegiatan simulasi sidang dilaksanakan di Auditorium Miracle lantai 4 UNIKOM.
Acara dibuka oleh sambutan MC yang disambut hangat oleh para peserta, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNIKOM sebagai pembuka awal acara. Sambutan pertama oleh Prof. Dr. Hj. Aelina Surya, Dra selaku ketua pelaksana kegiatan. Dalam sambutannya Prof Aelina menekankan pentingnya maksud dan tujuan kegiatan ini bahwa “Para Mahasiswa Hubungan Internasional dapat mengetahui bagaimana jalannya konferensi Internasional yang dijalankan oleh para Diplomat jadi mahasiswa bisa mengimplementasikan teori dan praktek dari Hubungan Internasional dan harapannya bisa menjadi Diplomat Hebat di masa depan” tuturnya.
Sambutan kedua dilanjutkan oleh Ketua Program Studi Hubungan Internasional Dr. Dewi Triwahyuni, S.IP., M.SI. yang pada sambutannya menyampaikan bahwa “ dari kegiatan ini mahasiswa HI bisa memiliki capaian-capaian pembelajaran yang menunjang profil jurusan Hubungan Internasional seperti kemampuan negosiasi diplomasi, kemudian bahasa asing, dan juga analytical thinking yang balik. Harapannya mudah-mudahan acara ini bisa meningkatkan kompetensi mahasiswa HI dalam bidang urusan Hubungan Internasional” ujarnya.
Sambutan sekaligus pembukaan resmi acara oleh Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Dewi Kurniasih, S.IP. M.SI. dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Acara Short Diplomatic Course ini akan mempertajam keterampilan mahasiswa HI dalam hal diplomasi, kolaborasi, dan pemikiran kritis sambil mengatasi isu-isu kritis global. Jadi, Manfaatkan sepenuhnya kesempatan ini untuk terhubung, belajar, dan berkembang. Harapannya semoga pengalaman ini menginspirasi Anda untuk menjadi pemimpin dan pembuat perubahan di kancah internasional” Pungkasnya.
Simulasi Konferensi internasional berlangsung selama 7 jam yang terbagi kedalam tiga sesi. Setiap Mahasiwa HI semester 7 mewakili setiap negara dari seluruh Dunia. Sesi diskusi dan debat menjadi bagian yang paling menarik. Pada sesi diskusi dan debat membahas konflik yang terkait dengan tema sidang. Simulasi Konferensi sidang Internasional Short Diplomatic Course ini diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama dan Konferensi Pers bersama dengan perwakilan mahasiswa
Kegiatan Simulasi Sidang Internasional ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami dinamika forum internasional dan isu-isu global yang kompleks. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kualitas mahasiswa Hubungan Internasional UNIKOM dan mempersiapkan mereka untuk karir di bidang hubungan internasional. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menjadi salah satu Universitas yang selalu mengimplementasikan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat atau PKM pada mahasiswa ataupun dosennya. Seperti Salah satu Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM melalui Mata kuliah Krisis dan Strategi Public Relations dimana Mata kuliah ini memfokuskan Pengabdian kepada Masyarakat. Melalui mata kuliah Krisis dan Strategi Public Relations, mahasiswa diajarkan untuk menjadi agen perubahan yang mampu mengatasi berbagai permasalahan sosial yang ada di masyarakat. Dengan memahami prinsip-prinsip manajemen krisis dan PR, maka mahasiswa akan lebih siap menghadapi tantangan yang mungkin muncul di masa depan.
Pada hari Kamis 23 Januari 2025, Dosen dan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNIKOM melaksanakan kegatan Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Workshop Planning Creative Project yang mengusung tema “Building Future Smart Project Planning: Membangun Generasi yang Terampil dalam Perencanaan dan Eksekusi Kegiatan”. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kota Bandung yang beralamat di Jl. Ir. H. Juanda No 93 Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan aplikasi dari mata kulliah krisis dan strategi PR. Acara ini dihadiri oleh pihak Sekolah SMAN 1 Bandung yaitu Doni ahdiantna selaku pembina Osis yang mewakili Kepala Sekolah Tuti Kurniawati, M.Pd. Komaruddin selaku staff kesisiwaan bidang Tata tertib serta Ibu fitriani pratami, S.pd., Gr selaku Jajaran Kesiswaan. Pada kesempatan tersebut juga turut hadfir Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Dewi Kurniasih, S.IP. M.SI., Dr. Manap Solihat M.SI selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi dan Dr.Desayu Eka Surya S. Sos., M.SI. CICS selaku Dosen Pengampu mata kuliah Krisis dan Strategi PR, serta Bapak/Ibu Dosen program Studi Ilmu Komunikasi.
Agenda kegiatan dibuka oleh MC dan dimulai dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan penayangan video sekilas UNIKOM serta pembacaan Doa yang merupakan bagian dari rangkaian awal acara. Selanjutnya sambutan oleh Ketua Pelaksana Acara Nuke Puri Herminanti yang melaporkan bahwa pada kegiatan ini, anggota OSIS akan dibekali dengan keterampilan untuk mengembangkan ide-ide baru yang segar dan relevan serta meningkatkan efisiensi dalam setiap tahap perencanaan kegiatan. Workshop ini bukan hanya untuk mengajarkan dasar perencanaan, tetapi juga untuk menyempurnakan praktik yang sudah mereka kuasai, sehingga setiap event yang dirancang dapat lebih kreatif, inovatif, dan memberikan pengalaman berkesan bagi semua peserta. Dengan mengikuti workshop ini, anggota OSIS diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme dan kreativitas mereka dalam mengelola kegiatan. Mereka akan belajar bagaimana memanfaatkan sumber daya secara optimal, beradaptasi dengan kebutuhan generasi muda saat ini, serta menciptakan acara yang tidak hanya berkesan, tetapi juga berdampak positif bagi komunitas sekolah dan masyarakat luas.
Acara selanjutnya yaitu sambutan oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah Krisis dan Strategi PR Dr Desayu Eka Surya. Dalam sambutannya Dr Desayu mengungkapkan bahwa Workshop yang dilakukan adalah Implementasi dari peran mahasiswa yang diumpakan sebagai seorang PR dari sebuah perusahaan yang mengimplementasikan dirinya agar bermanfaat bagi masyarakat atau publik sekitar, dalam hal ini bermitra dengan SMAN 1 Bandung. Dr. Desayu juga menambahkan bahwa “Workshop yg dilakukan juga dapat menjadi Praktek langsung bagi mahasiswa dalam melakukan Lobbying melalui interaksi dan komunikasi positif kepada publik, merancang sebuah program PR, Belajar bagaimana bekerja sama dengan Team Work, mahasiswa melakukan praktek sesuai job yang diperoleh dan tentu saja yang sangat mahal nilainya mahasiswa bermanfaat bagi pengurus Osis SMAN1 Bandung khususnya Sharing tentang bagaimana merencanakan sebuah project yang kreatif” pungkasnya. diakhir sambutannya ia berterimakasih kepada seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan ini terkhusus kepada pihak SMAN 1 Bandung.
Sambutan yang kedua dilanjutkan oleh Kepala sekolah Tuti Kurniawati, M.Pd. yang diwakili oleh Pembina Osis Doni Ahdiatna S.Pd. Ia mengungkapkan bahwa “Kami SMA Negeri 1 Kota Bandung berterimakasih atas kunjungan dari UNIKOM, kami senang Bapak/Ibu Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM mau berbagi pengalaman dan ilmunya bersama para siswa dan siswi SMAN 1 Kota Bandung”. Tutur Doni.
Sambutan yang ketiga yaitu Dr. Manap Solihat M.SI selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNIKOM, dalam sambutannya ia menjelaskan sekilas tentang program studi Ilmu Komunikasi UNIKOM yang sudah terakreditasi dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA). Dr Manap juga menyebutkan bahwa “banyak mata kuliah di program studi kami ini yang menggunakan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dimana tugas akhirnya itu membuat project” pungkasnya.
Selesai sambutan dari Ketua Program Studi, dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Dekan FISIP UNIKOM Assoc. Prof. Dr. Dewi Kurniasih, S.IP. M.SI., dalam sambutannya Assoc Prof Dewi mengucapkan terimakasih kepada Pihak SMANSA 1 Bandung “Terimakasih kepada tuan rumah dalam hal ini yaitu pihak Pim[inan, guru dan staff SMANSA yang telah bersedia untuk menyelenggarakan kegiatan ini, saya berharap kegiatan ini menjadi awal kerjasama yang baik dan nanti adik – adik disini juga dapat bergabung nanti di UNIKOM”. Tuturnya.
Usai Prosesi sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat yang diberikan oleh Dekan FISIP UNIKOM, disambung dengan penyerahan Goodie bag yang diberikan oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi dan penyerahan sertifikat penghargaan bermitra yang diberiikan oleh Dosen pengampu mata kuliah krisis dan strategi PR kepada pihak sekolah.Terakhir ada penyerahan Cindera mata yang diberikan oleh Ketua Pelaksana kepada pihak sekolah. Usai acara tersebut, dilakukan sesi dokumentasi bersama dengan seluruh peserta yang hadir pada kegiatan tersebut. Selesai dokumentasi, selanjutnya masuk pada acara inti yang dilakukan dalam kurun waktu tiga jam dengan pemateri yaitu Muhammad Yasyfa Kusumadinata dan Nuke Puri herminanti. Materi tersebut berisi tentang sharing pengelolaan sebuah project yang. dilanjutkan dengan praktik perencanaan kegiatan.
Diakhir acara yaitu pemberian sertifikat penghargaan kepada narasumber, ketua dan wakil OSIS SMAN 1 Bandung. Acara ini kemudian ditutup dengan pembagian hadiah praktik kepada para kelompok peserta.
Kegiatan tersebut merupakan contoh nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa SMA, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa UNIKOM untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari. (Direktorat Hms & Pro)