Tag: artificial intelligence pendidikan

  • UNIKOM MENGABDI: BEKALI KOMPETENSI ARTIFICIAL INTELLIGENCE PADA GURU SDIT INSAN CERMAT UNTUK AKSELERASI KONTEN INTERAKTIF GUNA BANGUN GENERASI GURU DIGITAL YANG VISIONER DAN BERSINERGI

    UNIKOM MENGABDI: BEKALI KOMPETENSI ARTIFICIAL INTELLIGENCE PADA GURU SDIT INSAN CERMAT UNTUK AKSELERASI KONTEN INTERAKTIF GUNA BANGUN GENERASI GURU DIGITAL YANG VISIONER DAN BERSINERGI

    BANDUNG, UNIKOM – Komitmen Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi terus diwujudkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Berkolaborasi dengan SDIT Insan Cermat, UNIKOM menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Optimalisasi Artificial Intelligence (AI) untuk Akselerasi Konten Interaktif, Analisis Dinamika Siswa, dan Penguatan Komunikasi Guru SDIT Insan Cermat: Membangun Generasi Guru Digital Visioner dan Bersinergi”.

    Bertempat di SDIT Insan Cermat, .Jalan Cigagak, Cipadung, Kota Bandung, kegiatan yang berlangsung pada 13–15 Mei 2026 tersebut menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kompetensi digital guru agar mampu memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bijak, efektif, dan profesional dalam proses pembelajaran.
    Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan secara cermat oleh tim pengabdian UNIKOM dengan menyesuaikan kalender akademik sekolah mitra agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar. Pendekatan tersebut menunjukkan komitmen UNIKOM dalam menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya berdampak, tetapi juga selaras dengan kebutuhan dan kondisi sekolah.


    Penguatan kapasitas guru menjadi fokus utama kegiatan tersebut. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini, guru dituntut tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran secara kreatif, adaptif, dan tetap berorientasi pada nilai-nilai pendidikan. Melalui pelatihan ini, UNIKOM menghadirkan solusi atas tingginya beban administratif yang selama ini menyita waktu pendidik, sehingga guru dapat lebih fokus mendampingi perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.


    Pada kesempatan tersebut, Ketua Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat, Angga Setiyadi, M.Kom., CITPM., mengungkapkan bahwa antusiasme para guru menunjukkan kesiapan mereka dalam bertransformasi menuju ekosistem pendidikan berbasis Artificial Intelligence. “Kami sangat bangga melihat para guru kini telah mahir mentransformasi dokumen pasif menjadi aset pembelajaran aktif seperti kuis dan flashcards melalui NotebookLM, serta mampu melakukan analisis psikologis siswa yang lebih objektif berdasarkan data. Hal ini membuktikan bahwa guru-guru SDIT Insan Cermat telah siap menempatkan diri sebagai asisten cerdas sekaligus validator utama dalam ekosistem pendidikan berbasis AI”, tuturnya.


    Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pihak Yayasan dan SDIT Insan Cermat, kemudian dilanjutkan dengan sesi pelatihan intensif yang dikemas secara aplikatif melalui praktik langsung, simulasi, diskusi, dan studi kasus. Para peserta memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan berbagai perangkat Artificial Intelligence dalam menyelesaikan tantangan nyata yang dihadapi guru di lingkungan sekolah.


    Pelatihan menghadirkan para akademisi dan praktisi UNIKOM yang memiliki kompetensi di bidang teknologi digital dan Artificial Intelligence. Pada sesi pertama, Deputi Wakil Rektor IV UNIKOM, Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom., M.T., Ph.D. bersama Ketua Divisi Codelabs UNIKOM, Dian Dharmayanti, S.T., M.Kom., membimbing peserta mengoptimalkan NotebookLM untuk mentransformasi dokumen pembelajaran menjadi materi ajar yang lebih interaktif, efektif, dan mudah dipahami peserta didik.


    Sesi berikutnya dipandu oleh Angga Setiyadi, M.Kom., CITPM., bersama Eko Budi Setiawan, S.Kom., M.Kom., yang membahas pemanfaatan Artificial Intelligence dalam menyusun komunikasi evaluasi hasil belajar siswa, termasuk penyusunan narasi rapor yang lebih informatif, objektif, dan mudah dipahami oleh orang tua.

    Selanjutnya, Irfan Maliki, S.T., M.T., CITPM., bersama Sugeng, S.Kom., M.T., mengajak peserta mengeksplorasi pemanfaatan Canva AI dan Gemini Canvas untuk menghasilkan media pembelajaran digital yang lebih menarik, kreatif, serta mampu meningkatkan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.


    Sebagai pelengkap, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKOM, Yayah Sutisnawati, S.E., M.M., bersama Mari Maryati, S.E., M.M., memberikan materi mengenai analisis dinamika psikologis siswa berbasis data. Melalui pendekatan tersebut, guru dibekali kemampuan membaca perkembangan perilaku siswa secara lebih objektif tanpa memberikan stigma ataupun label negatif, sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif, humanis, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.


    Selama pelatihan berlangsung, para guru menunjukkan antusiasme yang tinggi. Peserta secara aktif berlatih menyusun materi menggunakan Gemini Canvas, mengubah dokumen pembelajaran menjadi kuis dan flashcards melalui NotebookLM, hingga mengembangkan berbagai media pembelajaran digital yang siap digunakan di kelas. Kegiatan tersebut memperlihatkan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence ke dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari.


    Selain meningkatkan kompetensi digital, pelatihan tersebut juga memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas komunikasi antara sekolah dengan orang tua. Melalui pemanfaatan AI, guru mampu merangkum data rapor yang kompleks menjadi narasi yang lebih mudah dipahami, sekaligus melakukan analisis perkembangan siswa secara objektif sehingga proses evaluasi menjadi lebih akurat, efektif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.


    Kepala SDIT Insan Cermat, Muhammad Iqbal, S.H., M.H., mengapresiasi kolaborasi yang dibangun bersama UNIKOM. Menurutnya, pemanfaatan Artificial Intelligence akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan apabila tetap diimbangi dengan profesionalisme guru. “Harapan saya, efisiensi yang tercipta melalui AI tetap dibarengi dengan ketelitian guru sebagai validator utama untuk memastikan setiap konten yang sampai kepada siswa tetap akurat dan sesuai dengan tujuan pembelajaran”, tegasnya.


    Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan SDIT Insan Cermat, Dr. H. Endang Jumali, Lc., M.A., M.Si., IFP., CRFA., menilai penguasaan teknologi merupakan kompetensi yang harus dimiliki pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan. “Melalui pendalaman materi teknologi yang lebih komprehensif pada pelatihan ini, guru akan semakin mampu membimbing siswa menjadi generasi yang adaptif, kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan”, ungkapnya.


    Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat di SDIT Insan Cermat, UNIKOM kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan nasional melalui pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence. Sejalan dengan visi UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University dan Campus AI Ready, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan AI sebagai asisten cerdas, tetapi juga menegaskan bahwa peran pendidik tetap menjadi kunci utama sebagai pengarah, pengambil keputusan, dan validator dalam setiap proses pembelajaran. Diharapkan kolaborasi ini mampu melahirkan ekosistem pendidikan yang lebih inovatif, adaptif, humanis, dan siap menghadapi tantangan era digital. (Direktorat Hms & Pro)