BANDUNG, UNIKOM – Usai Kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) APTISI ke-7 tahun 2025 yang di Gelar di UNIKOM, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Gala Dinner yang digelar di Gedung Sate, Bandung, pada Sabtu malam, 2 Agustus 2025. Acara yang dihadiri oleh perwakilan APTISI dari 34 wilayah se-Indonesia tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penutup rangkaian agenda formal Munas.
Ketua APTISI Wilayah Jawa Barat sekaligus Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa Gala Dinner tersebut bukan hanya sekadar jamuan makan malam, tetapi juga momentum untuk memperkuat jejaring antar perguruan tinggi swasta, membangun sinergi, serta memperkokoh komitmen bersama dalam mewujudkan transformasi pendidikan menuju Indonesia Emas 2045.
Dr. Ir. H. M Budi Djatmiko, M.Si., MEI., yang terpilih kembali menjadi Ketua Umum APTISI Pusat periode 2025-2030, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas sambutan hangat di Gedung Sate, serta kepada UNIKOM yang telah menjadi tuan rumah Munas APTISI ke-7 dengan sukses. Ia mengapresiasi kehadiran peserta dari 38 provinsi yang menunjukkan semangat kebersamaan dalam memajukan pendidikan tinggi., dan berharap semoga Munas tersebut memberi manfaat besar dan melahirkan gagasan strategis bagi perkembangan perguruan tinggi swasta di Indonesia.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Andre Kustira Wardana, S.STP., M.Si., CRBD., dalam sambutannya menyampaikan “saya mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut para peserta Munas APTISI dari 38 provinsi. Setelah rangkaian kegiatan sejak pagi, malam ini kita menutupnya dengan Gala Dinner di Aula Barat Gedung Sate. Atas nama Pemprov Jabar, kami menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat, semoga Munas yang telah berjalan lancar, dapat memberi pengalaman berkesan di Kota Bandung” ujarnya. Lebih lanjut, Andre berharap forum Munas dapat memperkuat kualitas daya saing PTS dan mendorong kolaborasi riset dan inovasi serta meningkatkan perhatian pemerintah terhadap kemajuan PTS di Indonesia.
Dengan digelarnya Gala Dinner di Gedung Sate yang merupakan ikon bersejarah masyarakat Jawa Barat, APTISI tidak hanya meninggalkan jejak dalam sejarah organisasi, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan yang diharapkan terus terjaga sepanjang masa. (Direktorat Hms & Pro)
BANDUNG, UNIKOM – APTISI atau Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia merupakan organisasi yang mewadahi seluruh perguruan tinggi swasta di Indonesia. Didirikan dengan tujuan utama untuk memperjuangkan, mengembangkan, dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi swasta, APTISI berperan sebagai jembatan antara PTS dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Melalui berbagai kegiatan strategis, APTISI mendorong kolaborasi, advokasi kebijakan, serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi swasta.
Pada momentum Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan dengan penuh makna oleh kalangan pendidikan tinggi di Jawa Barat. Bertempat di Bandung, Aula Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) Wilayah IV A Provinsi Jawa Barat. APTISI Jawa Barat menggelar kegiatan Silaturahmi Akbar Ba’da Idul Fitri 1446 H yang turut menggandeng berbagai asosiasi penting seperti LLDIKTI Wilayah IV, APBTSI Jabar, APPERTI Jabar, dan APTIKOM Jabar.
Acara yang digelar pada hari Kamis 17 April 2025, berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, selain dihadiri oleh asosiasi-asosiasi diatas acara ini juga turut dihadiri langsung oleh Direktur Kelembagaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Prof. Dr. Muhammad Najib, S.Tp., M.M., Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E, Ketua APTISI Pusat Prof. Dr. HM. Budi Djatmiko, M.Si., MEI., Ketua LLDIKTI Wilayah IV Dr. Lukman, ST., M.Hum., Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Jawa Barat Dr. H. Ricky Agusyadi, M.Si., Ketua Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APPERTI) Jawa Barat, serta di hadiri oleh Ketua Yayasan, Rektor, Direktur, dan pimpinan perguruan tinggi se-Jawa Barat.
Silaturahmi Akbar Ba’da Idul Fitri 1446 H menjadi momen istimewa dan penuh makna, khususnya bagi Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT., yang untuk pertama kalinya menyambut kegiatan halal bihalal sebagai Ketua APTISI Wilayah IV A Jawa Barat periode 2024–2025, sekaligus Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Sebagai tuan rumah, Prof. Eddy menyampaikan rasa bahagia dan syukur yang mendalam atas antusiasme dan dukungan yang luar biasa dari para pimpinan perguruan tinggi swasta se-Jawa Barat yang turut hadir dalam kegiatan ini. Tercatat sebanyak 200 lebih peserta yang terdiri dari para rektor, direktur, ketua yayasan, hingga pimpinan asosiasi pendidikan tinggi hadir dalam suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh semangat kolaboratif. Dalam sambutannya, Prof. Eddy menyampaikan harapannya yaitu “APTISI sebagai wadah bersama bagi perguruan tinggi swasta di Jawa Barat yang memegang visi melangkah bersama, maju bersama, dan sukses bersama. Kita berharap bahwa semua perguruan tinggi swasta di Jawa Barat akan selalu bahu membahu, selalu gotong royong untuk sama sama memajukan semua perguruan tinggi swasta di Jabar” ujar Prof. Eddy
Dilanjutkan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, ST., M.Hum., yang memberikan apresiasi terhadap inisiatif silaturahmi ini sebagai bentuk penguatan kolaborasi lintas institusi pendidikan tinggi di Jawa Barat. Beliau atas nama institusi mengucapkan minalaidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin. Selain itu Dr. Lukman dalam sambutannya menyampaikan bahwa ”momen silaturahmi kali ini menjadi momen kita gotong royong untuk menyatukan kekuatan bagi perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi swasta, alhamdulillah sebanyak 1.400 lebih mahasiswa sudah terselamatkan oleh Bapak/Ibu semua, dan saya mengapresiasi perguruan tinggi swasta yang menambah kuota untuk mahasiswa berkuliah di perguruan tinggi swasta” tutur Dr. Lukman
Puncak semangat acara datang dari Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, S.E yang menyampaikan paparan bertema “Strategi Pemerintah Provinsi Jawa Barat Dalam Meningkatkan Kualitas SDM di Jawa Barat.“Saya apresiasi seluruh perguruan tinggi swasta di Jawa Barat yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, karena perguruan tinggi swasta memiliki peranan yang sangat penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap bersaing di era global ini” ujar H. Erwan (Wakil Gubernur Jawa Barat).
Tak kalah penting, Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Muhammad Najib, S.Tp., M.M hadir memberikan paparan nasional berjudul “Arah dan Kebijakan Pendidikan Tinggi, Sains, dan, Teknologi”, beliau memaparkan bahwa “Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menetapkan arah kebijakan yang berfokus pada penguatan kontribusi pendidikan tinggi dalam pembangunan nasional melalui paradigma baru yang mencakup pengembangan talenta sains dan teknologi, transformasi menuju masyarakat berpengetahuan, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Dengan merespons tantangan strategis seperti perubahan iklim, disrupsi AI, dan bonus demografi, kebijakan ini didukung oleh 8 misi Presiden (Asta Cita), 8 program hasil cepat, dan 17 program prioritas nasional. Pendidikan tinggi diarahkan sebagai penggerak pembangunan melalui integrasi pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat berbasis inovasi dan keberlanjutan” ujarnya.
Sebagai penutup suasana spiritual, Ketua APTISI Pusat, Dr. Ir. HM. Budi Djatmiko, M.Si., MEI., menyampaikan tausiah hikmah Idul Fitri yang mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momen lebaran sebagai titik awal memperkuat ukhuwah dan semangat transformasi pendidikan. Lebih lanjut beliau juga memaknai moment silaturahmi ini untuk bersatu, melengkapi diri dalam ikhlas dan kebaikan. Sebagai Ketua APTISI Dr. Ir. Budi juga berpesan bahwa “kami APTISI ingin mendukung sepenuhnya kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh Direktur perlembagaan, Pak Wakil Gubernur, dan yang lainnya. Kami, terutama saya yang 37 tahun sudah membawa APTISI untuk berkiprah secara nasional, tentu kita ingin mendukung seluruh komponen bangsa, tidak hanya berbicara tentang Jawa Barat, tapi Indonesia dan bagaimana kita maju bersama” ujar Dr. Ir. Budi
Acara diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama, musafahah (bersalam-salaman), serta ramah tamah bersama seluruh tamu undangan. Terselenggaranya acara Halal Bihalal APTISI ini, merupakan kolaborasi antara Direktorat Humas dan Protokoler UNIKOM dan Universitas Teknologi Digital serta support donatur dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat.
Silaturahmi Akbar Ba’da Idul Fitri 1446 H yang diselenggarakan oleh APTISI Jawa Barat menjadi momentum yang sarat makna, tidak hanya sebagai ajang halal bihalal, tetapi juga sebagai penguatan sinergi dan kolaborasi antar lembaga pendidikan tinggi di Jawa Barat. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan mulai dari pimpinan perguruan tinggi, asosiasi pendidikan, hingga tokoh pemerintah pusat dan daerah, menunjukkan solidaritas serta komitmen bersama dalam membangun pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. (Direktorat Hms & Pro)
Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) bersama APTISI Jawa Barat, BINUS, dan International Institute of Applied Informatics (IIAI) menghadirkan seminar eksklusif:
“AI, Equity and Opportunity – Bridging the Digital Divide”
Apa yang kamu dapatkan? ✅ Update terbaru tentang AI & ChatGPT ✅ Peluang kerja di era digital ✅ Belajar dari pakar AI Jepang, UNIKOM & BINUS ✅ E-sertifikat gratis untuk peserta!
? 21 Februari 2025 ⏰ Mulai pukul 09.00 WIB – Selesai ? Hybrid via Zoom & Auditorium Lt. 17 Smart Building UNIKOM
AI bisa berpikir, tapi apakah kita siap berpikir bersama AI?
Bandung, UNIKOM – Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT., Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) yang juga menjabat sebagai Ketua APTISI Jawa Barat, menjadi salah satu narasumber utama dalam Seminar dan Dialog Nasional yang digelar dalam rangka Rapat Pengurus Pusat Pleno (RPPP) ke-4 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI). Acara ini berlangsung di Nagoya Hill Hotel, Batam, pada 15-16 Februari 2025.
Dalam paparannya, Prof. Eddy menekankan pentingnya membangun sistem, membentuk budaya organisasi yang kuat, serta kepemimpinan yang visioner untuk memastikan perguruan tinggi dapat tumbuh, berkembang, maju, dan unggul. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi swasta sangat krusial dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era digital dan globalisasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan APTISI Pusat, Pengurus Pusat Harian APTISI, serta Ketua dan Sekretaris APTISI dari seluruh provinsi. RPPP ke-4 APTISI menjadi forum strategis untuk memperkuat peran perguruan tinggi swasta dalam sistem pendidikan nasional, termasuk membahas berbagai isu penting seperti penguatan kelembagaan APTISI, peningkatan kualitas akademik, serta kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.
Sebagai institusi pendidikan swasta yang berperan aktif dalam berbagai forum akademik nasional, UNIKOM senantiasa berupaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Harapannya, pertemuan ini dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan kemajuan perguruan tinggi swasta di Indonesia.(Divisi Digital Marketing)
BANDUNG, UNIKOM – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) adalah organisasi profesi yang beranggotakan seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan seluruh Badan Hukum Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (BHP-PTS) di seluruh Indonesia. Sejak pendiriannya pada tahun 1999 melalui Musyawarah Nasional Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BM-PTSI), APTISI telah memainkan peran strategis dalam memperjuangkan aspirasi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan menyusun program-program inovatif untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
Rektor UNIKOM, Prof. Dr. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam kapasitasnya selaku Ketua APTISI wilayah Jawa Barat, turut hadir pada audiensi Pengurus Pusat Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) bersama perwakilan APTISI wilayah, dan menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro, pada Rabu, 20 November 2024.
Bertempat di Gedung D Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, audiensi antara Pengurus Pusat APTISI, perwakilan APTISI wilayah, bersama Mendiktisaintek tersebut menjadi momen bersejarah bagi APTISI di dalam upayanya memperjuangkan kualitas dan keberlanjutan pendidikan tinggi swasta di Indonesia.
Hadir pada pertemuan tersebut, Ketua APTISI, Dr. Budi Djatmiko, Ketua Dewan Pembina APTISI, Dr. Marzuki Alie, serta puluhan tokoh penting dari APTISI wilayah. Pada kegiatan audiensi tersebut, para pengurus APTISI berkesempatan menyampaikan berbagai aspirasi dan gagasan terkait pengembangan PTS di Indonesia, dan mendapat sambutan baik Mendiktisaintek dengan penuh antusias.
Rektor UNIKOM, Prof. Eddy dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan beberapa topik penting yang menjadi perhatian, antara lain: Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tanpa batas, Permen 44 yang dinilai tidak etis, Program Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Perguruan Tinggi Kedinasan, Birokrasi perizinan perguruan tinggi, Pendidikan vokasi, Gaji dosen Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Otonomi kampus, dan Tindak lanjut kerja sama perguruan tinggi dalam negeri dengan luar negeri (TK ke LN).
Dilansir dari https://aptisi.or.id, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) mewakili aspirasi lebih dari 3000 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. Selain berkomitmen menyusun program-program untuk memajukan PTS dan pendidikan nasional, APTISI juga memposisikan diri sebagai mitra kritis pemerintah dalam pembangunan bangsa, baik yang berkaitan dengan masalah pendidikan maupun masalah sosial kemasyarakatan.
APTISI secara rutin menggarisbawahi beberapa isu penting, termasuk kebutuhan peningkatan akses pendanaan untuk PTS, penguatan kualitas tenaga pendidik, dan pengembangan kurikulum berbasis teknologi. Mengawali komitmen untuk membangun sinergi yang lebih erat antara pemerintah dan PTS.
Sebagai organisasi yang memayungi 3000 PTS di Indonesia, APTISI tidak hanya mewakili suara PTS, tetapi juga memiliki misi sosial untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa. Dengan kehadiran aktifnya dalam berbagai dialog dan audiensi strategis, APTISI menunjukkan komitmen kuat untuk memastikan PTS terus menjadi bagian integral dari ekosistem pendidikan nasional.
Rektor UNIKOM, Prof. Eddy menyatakan harapannya agar audiensi ini dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara APTISI dan pemerintah. “Kami berharap melalui dialog ini, berbagai kebijakan yang mendukung keberlanjutan PTS dapat segera diwujudkan. Komitmen bersama ini diharapkan akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia dan membuka akses lebih luas bagi generasi muda untuk meraih pendidikan berkualitas,” ujarnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi titik tolak kolaborasi yang lebih intensif antara APTISI dan pemerintah, menuju pendidikan tinggi yang inklusif, bermutu, dan adaptif terhadap tantangan global. (Direktorat Hms & Pro).
BANDUNG, UNIKOM – Rabu, 13 November 2024, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Jabar, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., yang juga menjabat Rektor UNIKOM, berkenan turut hadir pada Sidang Terbuka dalam rangka Wisuda Program Diploma III Ahli Madya Politeknik Al Islam Bandung.
Bertempat di Hotel Savoy Homann, Jl. Asia Afrika No. 112 Bandung, rangkaian kegiatan yang menandai pencapaian mahasiswa-mahasiswi Politeknik Al Islam Bandung dalam menyelesaikan pendidikan tinggi vokasinya tersebut, digelar dengan penuh semangat namun tetap terasa khidmat.
Sebagai tamu kehormatan, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., dalam sambutannya mengungkapkan, “wisuda” adalah hari yang bersejarah sekaligus membahagiakan yang berarti menandakan berhasilnya perjuangan mahasiswa/i menempuh jenjang pendidikan, namun juga merupakan awal perjalanan untuk berkarya nyata, mewarnai kehidupan masyarakat, mengamalkan ilmu dalam membangun bangsa. Dalam momen bahagia tersebut, telah lahir generasi mulia yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan lulusan Poltek Kesehatan yang patut untuk sangat disyukuri.
Dalam kapasitasnya selaku Ketua APTISI Jabar, Prof. Eddy menyampaikan, APTISI mengemban amanah penting dalam menjadi bagian dari lahirnya generasi mulia dan pembelajar. Kualitas perguruan tinggi di Jabar masih banyak yang perlu diperbaiki. Perguruan tinggi dituntut harus cepat menyesuaikan diri dengan perubahan, karena satu-satunya hal yang tidak pernah berubah di dunia ini adalah terjadinya perubahan itu sendiri, dan hanya mereka yang paling responsif dan adaptif dengan perubahan yang mampu survive. “Sebagai bentuk respon cepat terhadap era global yang kompetitif, Roadmap Pendidikan Indonesia dipetakan dengan poin-poin utama yaitu perbaikan akhlak dalam pendidikan, kepemimpinan, dan konsep pendidikan yang membahagiakan, serta pentingnya kerjasama dan transformasi ke era Industri 5.0.”, tuturnya.
Lebih lanjut, Prof. Eddy menjelaskan poin-poin utama dalam Roadmap Pendidikan Indonesia, antara lain, pertama, Perbaikan akhlak merupakan fondasi utama dari seluruh aktivitas dalam menuntut ilmu. Kesadaran akan fungsi Peran Manusia yaitu TA’AT (bertaqwa) beribadah pada Tuhan YME, menjadi UTUSAN TUHAN untuk memelihara alam semesta, melalui ilmu dan pengetahuan, serta kesadaran bahwa Tuhan membagi peran manusia berbeda-beda untuk saling melengkapi. Hal inilah yang dinamakan Spiritual Education Concept. Kedua, Leadership yang baik dalam pendidikan tinggi adalah kemampuan untuk mendorong dan memengaruhi pelaksanaan pendidikan untuk mencapai tujuannya secara efektif dan efisien. Kepemimpinan merupakan faktor kunci yang menentukan keberhasilan lembaga pendidikan tinggi dalam meraih akreditasi. Ketiga, Relevansi, Kemudahan akses, Kesetaraan dan Kualitas merupakan kunci dari pendidikan yang membahagiakan. Selain itu, memberikan kesempatan yang sama bagi para penyandang disabilitas merupakan konsep kesetaraan dalam pendidikan.
Prof. Eddy menegaskan, bahwa mengubah sistem pendidikan pada Rural Bias education (pendidikan berbasis pedesaan) merupakan kunci ke arah perubahan yang baik. Bagi prodi vokasi, penting untuk meningkatkan kreativitas dosen untuk bisa membangkitkan minat dan bakat peserta didik, juga perlu fleksibilitas prodi dan penerapan MEMES (Multi Entry and Multi Exit System). “Dengan konsep Rural Bias Education, anak didik akan terbiasa menikmati harmonisasi pendidikan dengan lingkungan, alam dan budaya hingga toleran antar umat beragama, sehingga terbentuk negara adil makmur”, tuturnya.
Pada akhir sambutannya, Prof. Eddy tidak lupa mengucapkan selamat dan turut bangga kepada para orang tua, pasangan, maupun keluarga atas capaian para wisudawan/ti, yang akan berjuang menempuh hidup sebagai tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan sangat diperlukan oleh bangsa Indonesia sebagai bagian dari kesuksesan mencapai masyarakat bahagia dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. Ia berharap, “semoga saudara/i menjadi generasi penggerak perubahan bangsa menuju Indonesia Emas 2045”, demikian pungkasnya.
Turut hadir pada acara Sidang Terbuka dalam rangka Wisuda Program Diploma III Ahli Madya Politeknik Al Islam Bandung tersebut, antara lain, Ketua Yayasan KSWI Jawa Barat, dr. H. Dede Setiapriagung, Sp.Rad., MH.Kes., yang diwakili oleh Bendahara Yayasan KSWI Jawa Barat, Afiandry, SE.Ak.CA., MMRS.; Direktur Politeknik Al-Islam Bandung, Dr. Hj. Sri Djatnika SA., SE., M.Si., MCE.; Kepala LLDIKTI Wilayah 4, Dr. H.M. Samsuri, S.Pd., MT., IPU, yang diwakili Penanggung jawab Tim Hukum, Kepegawaian, dan Tata Laksana LLDIKTI Wilayah 4, Dr. Yeni Rospiani, SS., MM.; Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, drg.Juanita Paticia Fatima, M.KM.; Senat, Para Wakil Direktur, Kepala Program Studi, Kepala Bagian dan Sub Bagian, dan Kepala Biro, serta Para Dosen dan Karyawan Politeknik Al-Islam Bandung. (Direktorat Hms & Pro).
Selamat dan sukses atas pelantikan Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT., Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), sebagai ??????? ????? ???????? ????????? ?????? ?????? ????????? (??????) ???????? ???? ????? periode 2021-2025.
Semoga kepemimpinan Bapak membawa kemajuan dan inovasi yang lebih besar bagi pendidikan tinggi di Jawa Barat, serta terus memberikan inspirasi untuk peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Selamat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi dan semangat! ??