Tag: APTISI Jawa Barat

  • Rektor UNIKOM Sekaligus Ketua Aptisi Jabar Raih Penghargaan Bergengsi di HUT ke-60 Pikiran Rakyat, Tegaskan Komitmen Pendidikan Tinggi di Jawa Barat

    Rektor UNIKOM Sekaligus Ketua Aptisi Jabar Raih Penghargaan Bergengsi di HUT ke-60 Pikiran Rakyat, Tegaskan Komitmen Pendidikan Tinggi di Jawa Barat

    BANDUNG, UNIKOM — Jumat, 24 April 2026, Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., meraih penghargaan sebagai “Perintis Pendidikan Tinggi yang Berdedikasi dan Inovatif” dalam ajang Anugerah 60 Tahun Pikiran Rakyat. Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-60 Pikiran Rakyat yang digelar pada Jumat malam, 24 April 2026, bertempat di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung.

    Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi nyata Rektor UNIKOM dalam membangun pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, serta berdaya saing, khususnya di wilayah Jawa Barat yang berdampak di tingkat nasional dan internasional. Selain itu, penghargaan tersebut juga mencerminkan kuatnya sinergi, kolaborasi, serta hubungan kemitraan yang telah terjalin antara UNIKOM dengan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya para mitra perguruan tinggi, pemerintah, lembaga swasta, termasuk media massa. Dalam hal ini, raihan penghargaan yang diterima merupakan bentuk apresiasi dari Pikiran Rakyat yang merupakan media massa terbesar dan terpercaya di Jawa Barat, atas terbangunnya interaksi, hubungan emosional, kolaborasi serta kemitraan yang telah terjalin selama ini.

    Direktur Pikiran Rakyat, Tia Yuniarti, dalam sambutannya menyampaikan, “Perayaan 60 tahun Pikiran Rakyat ini mengingatkan kembali bagaimana 71 tahun lalu Konferensi Asia Afrika dilaksanakan di seputaran area ini, di Gedung Merdeka yang berdekatan dengan kantor Pikiran Rakyat. Nilai-nilai historis dan heroik telah menjadi spirit bagi Pikiran Rakyat. Peristiwa Bandung Lautan Api pada 24 Maret 1946 merupakan spirit terbitnya Pikiran Rakyat. Peristiwa-peristiwa tersebut menjadi spirit bagi Pikiran Rakyat untuk terus eksis, membangun kerja sama, kesetaraan, dan sebagainya. Sebagai media pers dengan motto “dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat”, Pikiran Rakyat terus berkiprah menjalankan tugas jurnalistik, menyebarkan informasi, memberikan edukasi, dan melakukan kontrol sosial. Selama 60 tahun, Pikiran Rakyat berinteraksi kuat dengan berbagai elemen masyarakat, menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, serta mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Untuk itu, dalam kesempatan ini, beriring dengan usia ke-60 Pikiran Rakyat, kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah menjalin hubungan emosional dan memberikan kepercayaan sebagai mitra serta stakeholder”, demikian tuturnya.

    Dalam kesempatan wawancara, Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan, “Mendapat kehormatan dari Pikiran Rakyat, memperoleh penghargaan, dan ini tentu saya dedikasikan untuk pendidikan tinggi di Jawa Barat, untuk APTISI Provinsi Jawa Barat, di mana di dalamnya ada 350 perguruan tinggi swasta yang ikut bersama-sama membangun pendidikan tinggi di Indonesia, dan juga saya dedikasikan untuk ABPPTSI, APPERTI, dan APTIKOM. Tentu penghargaan ini merupakan satu hal yang sangat luar biasa, dan ini menjadi pendorong bagi kita di APTISI, ABPPTSI, APPERTI, dan APTIKOM untuk terus menemukan daya kreasi dan daya inovasi dalam menghasilkan calon-calon sumber daya manusia yang luar biasa. Sekali lagi, terima kasih kepada Pikiran Rakyat. Selamat ulang tahun yang ke-60”, demikian pungkasnya.

    Selain Rektor UNIKOM, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah tokoh Jawa Barat lainnya, antara lain: 1) Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meraih anugerah sebagai tokoh Jawa Barat yang inovatif. 2) Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI  Kosasih sebagai institusi yang terus memperkuat kehidupan pers. 3) Kapolda Jawa Barat, Irjen  Pol Rudi Setiawan sebagai institusi yang menjalankan Operasional Kemanusiaan Lebaran 2026 yang berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas dan  kriminal, 4) Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat,  H. Amir Mahpud, sebagai institusi partai politik yang mendapat dukungan besar masyarakat Jawa Barat. 5) Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sebagai kepala daerah yang melakukan berbagai terobosan dalam membangun daerah. 6) Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, sebagai kepala daerah yang memiliki komitmen dan dedikasi untuk membangun dan memajukan daerah.  7) Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. Didi Turmudzi sebagai institusi pegiat pendidikan dan Budaya Sunda. 8) Plt Direktur Utama Bank BJB, Ayi Subarna, sebagai lembaga perbankan kebanggaan masyarakat Jawa Barat. 9) Manajer Persib H. Umuh Muchtar, sebagai tim sepak bola kebanggaan dan dicintai masyarakat Jawa Barat. 10) Ketua Harian Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia, Djoni Toat Muljadi, sebagai pegiat dalam membangun soliditas dan akivitas sosial kemasyarakatan, serta tokoh senior Jawa Barat. 11) Popong Otje Djundjunan, sebagai personal yang selalu beraktivitas sosial kemasyarakatan dan berkarya.

    Melalui penghargaan Pikiran Rakyat, UNIKOM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi yang inovatif serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan Jawa Barat dan Indonesia. (Direktorat Hms & Pro dan diolah dari berbagai sumber)

  • UNIKOM Tuan Rumah Halal Bihalal Gabungan APTISI Jabar, LLDIKTI Wilayah IV, ABPPTSI Jabar dan APPERTI Jabar 2026: Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Menuju Perguruan Tinggi Berprestasi

    UNIKOM Tuan Rumah Halal Bihalal Gabungan APTISI Jabar, LLDIKTI Wilayah IV, ABPPTSI Jabar dan APPERTI Jabar 2026: Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Menuju Perguruan Tinggi Berprestasi

    BANDUNG, UNIKOM — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal gabungan yang mempertemukan para pemangku kepentingan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Barat. Kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa, 14 April 2026 tersebut berlangsung di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, menghadirkan sinergi antara Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Jawa Barat, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Jawa Barat, dan Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (APPERTI) Jawa Barat.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua APTISI Jawa Barat sekaligus Rektor UNIKOM, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto. Dalam sambutannya, Prof. Eddy menyampaikan bahwa pelaksanaan Halal Bihalal secara gabungan tersebut memiliki makna strategis dalam memperlihatkan kekompakan antar asosiasi. Prof. Eddy juga menegaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini sengaja dilaksanakan bersama-sama sebagai bentuk komitmen untuk menunjukkan kepada pimpinan perguruan tinggi dan para ketua yayasan bahwa keempat asosiasi senantiasa guyub dan solid dalam membangun kebersamaan.

    Lebih lanjut, Prof. Eddy menekankan pentingnya sinergi yang telah dibangun melalui tagline “Melangkah Bersama, Maju Bersama, dan Sukses Bersama”. Menurutnya, semangat tersebut menjadi pondasi dalam menyatukan sekitar 350 perguruan tinggi swasta di Jawa Barat, di mana perguruan tinggi yang unggul diharapkan dapat membina dan mendorong perguruan tinggi yang sedang berkembang agar mampu mencapai kemajuan bersama.

    Pada kesempatan tersebut, sebagai bentuk apresiasi, Ketua APTISI Jabar juga menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih serta memberikan piagam penghargaan kepada para sponsor dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, yang merupakan simbol komitmen untuk terus melangkah bersama dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antarperguruan tinggi di Wilayah Jawa Barat.

    Selanjutnya, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum, dalam sambutannya melalui video virtual menyampaikan bahwa ke depan LLDIKTI Wilayah IV akan semakin mengoptimalkan berbagai layanan yang saat ini masih tertunda. Salah satunya terkait dengan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, di mana tanggal 30 April menjadi batas waktu bagi perguruan tinggi untuk melaporkan seluruh kegiatan pembelajaran semester 2025/2026. Hal ini penting agar seluruh aktivitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya yang berkaitan dengan mahasiswa, dapat tercatat dan dilaporkan kepada kementerian melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.

    Selain itu, Ketua APTISI Pusat, Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., melalui video virtual juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri serta permohonan maaf lahir dan batin. Dr. Budi turut menjelaskan makna bulan Syawal dan pentingnya saling memaafkan serta mensyukuri nikmat yang telah diberikan.

    Terakhir, sambutan disampaikan oleh Ketua ABPPTSI Jawa Barat, Dr. H. Ricky Agusiady, S.E., M.M., Ak., CFrA., CHRM, yang menegaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal tersebut tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan harus dimaknai sebagai ruang strategis untuk memperkuat sinergi antar pengelola dan penyelenggara perguruan tinggi. Menurutnya, di tengah tantangan global dan disrupsi teknologi yang semakin kompleks, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan dan kemajuan institusi pendidikan tinggi swasta.

    Dr. Ricky juga mengajak seluruh elemen, baik ABPPTSI, APTISI, maupun APPERTI, untuk terus memperkuat kolaborasi berbasis empat pilar utama. Pertama, penguatan tata kelola yayasan dan organisasi yang transparan, akuntabel, serta berlandaskan prinsip good governance. Ke dua, peningkatan kualitas pendidikan dengan memastikan seluruh PTS di Jawa Barat memiliki standar mutu yang kompetitif dan berkelanjutan. Ke tiga, pengembangan riset dan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi permasalahan masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Ke empat, adaptasi teknologi pendidikan melalui pemanfaatan ekosistem digital guna menjaga relevansi proses pembelajaran di era modern.

    Puncak acara diisi dengan tausiah dan doa bersama oleh Ustad Dr. H. Aam Amiruddin, M.Si, yang mengangkat tema “Sucikan Hati, Rekatkan Silaturahmi, Kolaborasi untuk PTS Berprestasi. Dalam ceramahnya, Ustad Aam menjelaskan bahwa hikmah mencakup ilmu yang mendalam, ilmu yang diamalkan, serta kemampuan seseorang dalam mengambil pelajaran dari setiap peristiwa. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik awal memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, serta membangun komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan tinggi.

    Sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat hubungan kekeluargaan kegiatan diakhiri dengan musafahah atau saling bersalam-salaman yang dilakukan oleh seluruh peserta. Melalui kegiatan Halal Bihalal gabungan APTISI Jabar, LLDIKTI Wilayah IV, ABPPTSI Jabar, dan APPERTI Jabar, diharapkan tercipta hubungan yang semakin solid antar perguruan tinggi swasta di Jawa Barat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan inovasi dan prestasi di bidang pendidikan tinggi. (Direktorat Hms & Pro)

  • HARMONI UNIKOM DALAM HALAL BIHALAL IDUL FITRI 1447 H:                    SUCIKAN DIRI, SATUKAN LANGKAH MENUJU UNIVERSITAS                                       KELAS DUNIA YANG BERINTEGRITAS

    HARMONI UNIKOM DALAM HALAL BIHALAL IDUL FITRI 1447 H: SUCIKAN DIRI, SATUKAN LANGKAH MENUJU UNIVERSITAS KELAS DUNIA YANG BERINTEGRITAS

    BANDUNG, UNIKOM — Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan pasca-Ramadan, Universitas Komputer Indonesia melaksanakan kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah pada Selasa, 31 Maret 2026, dengan mengusung tema “Harmoni UNIKOM: Sucikan Diri, Satukan Langkah Menuju Universitas Kelas Dunia yang Berintegritas”.Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., hadir didampingi Pembina Yayasan Ilmu Pengetahuan & Teknologi (IPTEK) Dra. Hj. Ani Astuti, S.E., beserta jajaran Wakil Rektor, para Dekan, Direktur, Ketua Program Studi, dosen, dan seluruh sivitas akademika UNIKOM. Selain itu, hadir pula jajaran pimpinan BNI Kantor Cabang/Wilayah Dago. Bertempat di Auditorium Lantai 17 Smart Building UNIKOM, momentum Halal Bihalal menjadi wadah strategis untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan kampus.Rektor UNIKOM sekaligus Ketua APTISI Jawa Barat, Prof. 3 Prof. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh sivitas akademika UNIKOM untuk turut mendoakan kesehatan Ketua Yayasan IPTEK, Hj. Lasmaya Oli’i yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit, semoga diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Prof. Eddy berharap doa dari seluruh keluarga besar UNIKOM dapat menjadi kekuatan serta membawa kesembuhan bagi Ibunda.Lebih lanjut ia menyampaikan refleksi perjalanan panjang UNIKOM sejak berdirinya pada 8 Agustus 2000 hingga saat ini. “Perjalanan panjang ini tentunya tidak terlepas dari kontribusi dan kerja keras seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta dukungan berbagai pihak. Berbagai capaian, termasuk peningkatan akreditasi program studi dan pengakuan di tingkat internasional, merupakan hasil sinergi yang telah dibangun bersama”, ungkap Prof. Eddy.Dalam konteks Halal Bihalal, Prof. Eddy menekankan pentingnya menjadikan momentum pasca-Ramadan sebagai titik awal untuk memperkuat nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan kepedulian yang telah dibangun selama bulan suci dan menyebutkan bahwa pengalaman menjalankan ibadah puasa, mulai dari sahur, berbuka, hingga ibadah bersama keluarga, menjadi proses pembentukan karakter yang harus terus dijaga.Menutup sambutannya, Rektor UNIKOM menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh hadirin. “Melalui Halal Bihalal ini, kami berharap silaturahmi yang telah terjalin dapat semakin erat, serta menjadi fondasi dalam membangun UNIKOM yang lebih maju, unggul, dan berdaya saing menuju Universitas Kelas Dunia”, demikian pungkasnya.Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiah dan doa bersama yang disampaikan oleh narasumber, KH. Drs. Yayat Ruhiyat Ar-Rasyid. Ia menegaskan bahwa hakikat kesuksesan sejati terletak pada tiga hal utama: kebermanfaatan, ketenangan jiwa, dan kebersamaan. Seseorang dinilai sukses bukan dari seberapa banyak yang dimiliki, tetapi dari sejauh mana kehadirannya memberi manfaat bagi orang lain (being more), meninggalkan jejak kebaikan, serta melahirkan generasi yang lebih unggul.KH. Yayat menjelaskan bahwa kesuksesan juga tercermin dari ketenangan hati yang lahir dari kedekatan dengan Allah SWT, sehingga tidak mudah diliputi kekhawatiran terhadap hal-hal yang belum terjadi. Pada akhirnya, keberhasilan hidup tidak dapat diraih secara individu, melainkan melalui kolaborasi dan sinergi, di mana setiap peran memiliki arti penting dalam mencapai tujuan bersama. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan UNIKOM sebagai kampus berkelas dunia tidak terlepas dari sosok pemimpin yang memiliki nilai spiritual kuat, khususnya dalam berbakti kepada orang tua dan memuliakan Ibu. Nilai ini menjadi fondasi keberkahan dalam kepemimpinan, yang kemudian berdampak pada kemajuan institusi.Puncak dari rangkaian acara ditandai dengan sesi Halal Bihalal antara pimpinan, dosen, dan Tenaga Kependidikan, yang berlangsung dalam suasana hangat penuh kekeluargaan. Tradisi saling bersalaman dan bermaafan mencerminkan nilai luhur Idul Fitri sebagai sarana rekonsiliasi dan penguatan hubungan interpersonal di lingkungan kampus.Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, UNIKOM tidak hanya memperkuat silaturahmi internal, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun budaya organisasi yang harmonis, inklusif, dan berintegritas. Diharapkan, semangat kebersamaan yang terbangun dapat menjadi energi positif dalam mendorong UNIKOM menuju universitas kelas dunia yang adaptif dan kolaboratif. (Direktorat Hms & Pro)

  • Muswil APTISI Jawa Barat 2025: Prof. Eddy Terpilih sebagai Ketua APTISI Jawa Barat Periode 2025–2030, Usung Strategi Kepemimpinan Transformatif Perkuat PTS

    Muswil APTISI Jawa Barat 2025: Prof. Eddy Terpilih sebagai Ketua APTISI Jawa Barat Periode 2025–2030, Usung Strategi Kepemimpinan Transformatif Perkuat PTS

    BANDUNG, UNIKOM — Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Jawa Barat melanjutkan rangkaian Musyawarah Wilayah (Muswil) APTISI Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 dengan pelaksanaan Sesi Kedua yang berfokus pada agenda musyawarah organisasi, Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Grand Pasundan Convention Hotel, Bandung.

    Sesi kedua tersebut merupakan inti dari Muswil APTISI Jawa Barat 2025 dengan agenda utama sidang pleno yang dilaksanakan secara bertahap dan sistematis. Sidang pleno meliputi penetapan tata tertib Muswil, pengesahan agenda musyawarah, penyampaian serta pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus APTISI Wilayah Jawa Barat periode sebelumnya, hingga penyampaian pandangan umum dari peserta Muswil.

    Sidang dipimpin oleh pimpinan sidang yang ditetapkan melalui mekanisme musyawarah mufakat dan diikuti oleh perwakilan pimpinan perguruan tinggi swasta anggota APTISI se-Jawa Barat. Dalam forum tersebut, peserta secara aktif memberikan masukan, evaluasi, serta rekomendasi terhadap kinerja organisasi, khususnya terkait pelaksanaan program kerja, penguatan kelembagaan, serta respons APTISI terhadap dinamika kebijakan pendidikan tinggi nasional.

    Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan agenda sidang pleno yang mencakup pembahasan dan penetapan rekomendasi strategis Muswil APTISI Jawa Barat 2025 yang diarahkan pada penguatan tata kelola perguruan tinggi swasta, peningkatan mutu akademik dan akreditasi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan jejaring dan kolaborasi antar-PTS, serta dengan pemerintah.

    Pada momentum penting dalam sidang pleno tersebut, Ketua Umum APTISI Pusat Dr. Ir. H.M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., secara resmi mengumumkan hasil sidang pemilihan Ketua APTISI Provinsi Jawa Barat yang ditetapkan secara aklamasi, dengan menetapkan Rektor Universitas Komputer Indonesia, Prof. 3 Prof HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T. sebagai Ketua APTISI Provinsi Jawa Barat periode 2025–2030.

    Penetapan secara aklamasi tersebut disambut dengan antusias dan dukungan penuh dari seluruh peserta Muswil. Suasana forum berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, ditandai dengan tepuk tangan seluruh hadirin sebagai wujud soliditas dan kepercayaan kolektif anggota APTISI Jawa Barat terhadap kepemimpinan Prof. Eddy yang dinilai telah teruji dan konsisten membawa organisasi ke arah yang lebih progresif.

    Pada kesempatan tersebut, Prof. Eddy menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh seluruh anggota APTISI Jawa Barat khususnya kepada 45 PTS yang telah bahu membahu dan berkontribusi dalam mendukung APTISI. Prof. Eddy juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penguatan peran APTISI sebagai wadah kolaborasi strategis perguruan tinggi swasta. “APTISI harus terus menjadi ruang kebersamaan yang solid, adaptif, dan berorientasi pada solusi. Ke depan, fokus kita adalah mendorong peningkatan mutu, daya saing, serta kontribusi nyata perguruan tinggi swasta dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045”, demikian pungkasnya.

    Seluruh rangkaian sidang berlangsung secara tertib, demokratis, dan konstruktif, mencerminkan komitmen kolektif anggota APTISI Jawa Barat dalam menjaga soliditas organisasi serta mendorong perguruan tinggi swasta yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan.

    Melalui pelaksanaan Sesi Kedua tersebut, Muswil APTISI Jawa Barat 2025 diharapkan mampu menghasilkan keputusan dan rumusan kebijakan strategis sebagai pijakan bagi kepengurusan selanjutnya dengan komitmen melangkah bersama, maju bersama, dan sukses bersama sekaligus mempertegas kontribusi perguruan tinggi swasta dalam pembangunan pendidikan tinggi dan penguatan sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. (Direktorat Hms & Pro)

  • APTISI Jawa Barat Awali MUSWIL 2025 dengan Seminar Nasional Strategis Perkuat Daya Saing Perguruan Tinggi Swasta

    APTISI Jawa Barat Awali MUSWIL 2025 dengan Seminar Nasional Strategis Perkuat Daya Saing Perguruan Tinggi Swasta

    BANDUNG, UNIKOM  — Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Jawa Barat secara resmi mengawali rangkaian kegiatan Musyawarah Wilayah (Muswil) APTISI Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 dengan pelaksanaan Sesi Pertama berupa Seminar Nasional, pada Kamis, 18 Desember 2025. Bertempat di Grand Pasundan Convention Hotel, Bandung, kegiatan tersebut menjadi forum strategis awal sebelum memasuki agenda musyawarah organisasi, sekaligus wadah konsolidasi pemikiran untuk memperkuat peran Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam pembangunan nasional.

    Rangkaian kegiatan diawali sambutan Ketua Panitia sekaligus Organizing Committee Muswil APTISI Jawa Barat 2025, Prof. Dr. Umi Narimawati, M.Si., dengan menyampaikan tema MUSWIL 2025 adalah Melangkah Bersama, Maju Bersama, dan Sukses Bersama: Mewujudkan PTS Unggul dan Berdampak”. Lebih lanjut ia menjelaskan, “Tema ini mencerminkan semangat kita untuk memajukan PTS di Jawa Barat, melangkah dengan visi yang jelas dan tata kelola organisasi yang kuat, maju dengan inovasi serta adaptasi terhadap kebijakan pendidikan tinggi, serta sukses bersama dalam menghadirkan PTS yang unggul, berdaya saing, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara”, demikian pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua APTISI Jawa Barat sekaligus Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Prof. 3. Prof HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi maupun yayasan yang telah membantu menyukseskan pelaksanaan Muswil APTISI Jawa Barat 2025, yang dihadiri oleh sekitar 45 perguruan tinggi. Lebih lanjut, Prof. Eddy menekankan, “Mari kita jadikan APTISI sebagai wadah untuk menyuarakan aspirasi kita semua kepada pemerintah dan para pemangku kepentingan di tingkat pusat, agar apa yang menjadi harapan perguruan tinggi swasta dapat disampaikan melalui APTISI. Pada kesempatan ini juga telah hadir para narasumber yang membagikan ilmu dan pengalamannya, yang tentunya sangat bermanfaat, khususnya bagi PTS yang sedang berproses menuju PTS Unggul”, tutur Prof. Eddy.

    Musyawarah Wilayah APTISI Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 secara resmi dibuka oleh Ketua Umum APTISI, Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., MEI., ditandai dengan pemukulan gong. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi tiga ketua APTISI terbaik, salah satunya Ketua APTISI Wilayah Jawa Barat yang juga Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Prof. 3 Prof HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T. Lebih lanjut, ia memaparkan materi mengenai transformasi APTISI menuju Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan bahwa dalam memasuki Indonesia Emas 2045, tantangan terbesar terletak pada kesiapan sistem pendidikan Indonesia dalam menghadapi perkembangan teknologi. Oleh karena itu, perubahan menjadi sebuah keniscayaan, mengingat era disrupsi telah hadir di hadapan kita dan menuntut kesiapan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul.

    Usai pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional sebagai bagian dari sesi pertama Muswil. Seminar tersebut menghadirkan sejumlah tamu kehormatan dan narasumber nasional, antara lain, Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad Al-Haddar, dalam kapasitasnya mewakili Hashim Djojohadikusumo, yang menyampaikan keynote speech mengenai pembangunan infrastruktur digital dan fasilitas internet murah untuk mendongkrak kualitas PTS Indonesia.

    Selain itu, seminar juga menghadirkan Asep Sutandar, A.Md.IP., S.Sos., M.Si., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat, serta Rektor Universitas Teknologi Bandung, Dr. Muchammad Nasser, S.Kom., M.T., yang memaparkan peluang dan tantangan pengiriman mahasiswa magang kerja ke luar negeri. Sesi seminar, turut diperkaya dengan paparan terkait best practice dari para pimpinan perguruan tinggi swasta terakreditasi unggul di Jawa Barat, di antaranya pimpinan President University, Universitas Islam Bandung, Institut Teknologi Nasional, Universitas Kristen Maranatha, Institut Kesehatan Rajawali, dan Universitas Gunung Jati Cirebon.

    Pelaksanaan sesi pertama Muswil APTISI Jawa Barat 2025 menegaskan peran APTISI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan pendidikan tinggi swasta. Seminar nasional tersebut diharapkan menjadi fondasi konseptual dan kebijakan sebelum memasuki agenda musyawarah wilayah, sehingga mampu menghasilkan rekomendasi dan keputusan yang konstruktif bagi peningkatan mutu dan daya saing perguruan tinggi swasta, khususnya di Provinsi Jawa Barat. (Direktorat Hms & Pro)

  • Panitia MUSWIL APTISI JAWA BARAT 2025 Lakukan Audiensi Strategis Bersama Media Pikiran Rakyat

    Panitia MUSWIL APTISI JAWA BARAT 2025 Lakukan Audiensi Strategis Bersama Media Pikiran Rakyat

    BANDUNG, UNIKOM — Dalam rangka memantapkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Wilayah (MUSWIL) Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Jawa Barat Tahun 2025, panitia MUSWIL APTISI JABAR 2025 melakukan kunjungan audiensi strategis ke Kantor Pusat Harian Umum Pikiran Rakyat pada hari Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di Jalan Asia Afrika No. 77, Kota Bandung. Audiensi tersebut menjadi langkah penting dalam mengkoordinasikan publikasi agenda MUSWIL agar tersampaikan secara luas melalui media massa terpercaya, khususnya di Jawa Barat.

    Kehadiran tim panitia MUSWIL APTISI JABAR 2025 disambut langsung oleh Ketua Yayasan Pikiran Rakyat, Puspatriani Agustina, General Manager Pikiran Rakyat, Gatot Riyadi, S.T., M.M., beserta jajaran tim Redaksi dan Bisnis di lingkungan Pikiran Rakyat.  Gatot Riyadi dalam sambutannya, menyampaikan harapannya agar pelaksanaan MUSWIL APTISI Jawa Barat 2025 dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi positif bagi penguatan peran perguruan tinggi swasta di Jawa Barat. Ia menegaskan komitmen Pikiran Rakyat untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan strategis di bidang pendidikan melalui pemberitaan yang informatif, objektif, dan berimbang.

    Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNIKOM, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., hadir dalam kapasitasnya mewakili Ketua APTISI JABAR, Prof. 3 Prof. HC. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., sekaligus selaku Ketua Organizing Committee/ Ketua Bidang Organisasi APTISI Wilayah Jawa Barat, mengawali sambutannya dengan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Media Pikiran Rakyat atas konsistensinya dalam menghadirkan pemberitaan yang positif dan konstruktif bagi APTISI. Ia menegaskan bahwa dukungan media memiliki peran strategis dalam membangun citra dan kepercayaan publik terhadap Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Lebih lanjut, Prof. Umi menyampaikan optimismenya bahwa MUSWIL APTISI Jawa Barat 2025 akan terlaksana dengan baik dan lancar. Optimisme tersebut didasari oleh tekad kolektif seluruh pihak yang terlibat untuk melangkah bersama, maju bersama, dan sukses bersama demi kemajuan pendidikan tinggi swasta di Jawa Barat sesuai dengan Tema MUSWIL APTISI JABAR 2025, yaitu “Melangkah, Maju, dan Sukses Bersama APTISI Jawa Barat Wujudkan PTS Unggul dan Berdampak”.

    Turut hadir dalam kesempatan tersebut mendampingi Prof. Umi, antara lain, Bendahara APTISI Jawa Barat, Dr. Abdul Ghani Sidqi, S.E., M.Si., Direktur Humas dan Protokoler UNIKOM, Dr. Ir. Yuni Mogot, M.Si., CPR., serta Ketua Divisi Humas dan Informasi Komunikasi Publik UNIKOM,  Arif Try Cahyadi, M.Ds.

    Melalui audiensi tersebut, panitia MUSWIL APTISI Jawa Barat 2025 menunjukkan keseriusan dalam mengelola komunikasi publik secara profesional dan terencana. Sinergi antara APTISI, perguruan tinggi, dan media massa diharapkan mampu memperkuat daya jangkau informasi terkait MUSWIL APTISI JABAR 2025 serta mendorong partisipasi aktif pemangku kepentingan pendidikan tinggi di tingkat regional maupun nasional. (Direktorat Hms & Pro)

  • UNIKOM Lepas Mahasiswa Program Double Degree Ke Youngsan University Korea Selatan

    UNIKOM Lepas Mahasiswa Program Double Degree Ke Youngsan University Korea Selatan

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam mendukung internasionalisasi pendidikan, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan pelepasan mahasiswa Program Double Degree kolaborasi dengan Youngsan University, Korea Selatan, yang digelar di Ruang Grand Meeting Lantai 15 Smart Building UNIKOM, pada Kamis, 4 September 2025.

    Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., melepas dua mahasiswa UNIKOM pada kesempatan tersebut, yaitu Yazn Djamal Belfass dari Program Studi Teknik Informatika UNIKOM yang mengambil Jurusan Bisnis International di Youngsan University dan Muhammad Althaf dari Program Studi Teknik Arsitektur yang mengambil Jurusan Teknik Arsitektur, juga di Youngsan University. Kedua mahasiswa tersebut akan menjalani studi lanjut melalui skema Program Double Degree dan Joint Degree, sehingga berkesempatan memperoleh dua gelar sekaligus.

    Jajaran pimpinan UNIKOM turut hadir dalam pelepasan mahasiswa tersebut, antara lain, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Assoc. Prof. Agus Riyanto, S.T., M.T.,  Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, dan Akreditasi, Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman Soegoto., MBA., Direktur International Affairs & Cooperation, Assoc. Prof. Dr. Inta Budi Setya Nusa, S.E., M.Ak., Wakil Direktur International Affairs & Cooperation, Dr. Salmon Priaji Martana, S.T., M.T., Ketua Program Studi Teknik Arsitektur, Prof. Dr. Ir Dhini Dewiyanti Tantarto,  M.T.,  serta Ketua Program Studi Teknik Informatika, Hanhan maulana, S.Kom., M.Kom., Ph.D.

    Turut hadir pula orang tua dari kedua mahasiswa sebagai bentuk dukungan moral dan doa restu dalam melepas putra-putranya menimba ilmu di luar negeri. Suasana penuh haru dan bangga menyelimuti acara, menandai langkah awal perjalanan internasional kedua mahasiswa UNIKOM tersebut.

    Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan besar kepada mahasiswa yang akan menempuh studi di Korea Selatan. Lebih lanjut Prof. Eddy menyampaikan bahwa Kerja sama Double Degree dengan Youngsan University memungkinkan mahasiswa menempuh dua tahun studi di UNIKOM dan dua tahun di Korea Selatan. Melalui program tersebut mahasiswa dituntut menguasai bahasa Inggris dan dasar bahasa Korea sebagai bekal. “Pada kesempatan ini, kita melepas dua mahasiswa UNIKOM ke Youngsan University dengan harapan mereka dapat lulus tepat waktu dan melanjutkan studi S2, baik di Youngsan maupun di kampus lain yang mereka pilih, serta membawa nama baik kampus dan bangsa di kancah internasional,” demikian pungkas Prof. Eddy.

    Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Hj. Umi menyampaikan dukungannya kepada kedua mahasiswa agar terus semangat dan terus meningkatkan motivasinya dua kali yaitu pada saat di UNIKOM dan di Youngsan University, dan harus mampu untuk membagi secara disiplin antara belajar dan melakukan part time job, “bagi saya, part-time job adalah sarana terbaik, karena tidak hanya memberikan keuntungan materi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berlatih, berbaur dengan masyarakat, memahami budaya Korea, serta membentuk karakter yang lebih kuat. Hal ini tentu akan menjadi bekal berharga untuk masa depan”, tuturnya.

    Melalui program kolaborasi tersebut, UNIKOM menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif memperluas jejaring global serta konsisten mendorong sivitas akademikanya untuk memperoleh pengalaman belajar internasional. (Direktorat Hms & Pro).

    @unikomofficial

    UNIKOM kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan melalui pelepasan mahasiswa Program Double Degree hasil kolaborasi dengan Youngsan University, Korea Selatan. Rektor UNIKOM, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., melepas dua mahasiswa yaitu Yazn Djamal Belfass (Prodi Teknik Informatika) dan Muhammad Althaf (Prodi Teknik Arsitektur) yang akan menempuh studi di Korea Selatan dengan kesempatan meraih dua gelar sekaligus. Hadir jajaran pimpinan UNIKOM, orang tua mahasiswa, serta civitas akademika dalam suasana penuh haru dan bangga. Prof. Eddy berharap keduanya dapat lulus tepat waktu, melanjutkan studi S2, serta membawa nama baik kampus dan bangsa di kancah internasional. Sementara itu, Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati menekankan pentingnya menjaga motivasi, semangat belajar, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan budaya baru di Korea Selatan. Selengkapnya: www.unikom.ac.id

    ♬ suara asli – Universitas Komputer Indonesia – Universitas Komputer Indonesia
  • UNIKOM, APTISI Jawa Barat, BINUS UNIVERSITY Dan International Institute Of Applied Informatics (IIAI) Berkolaborasi Gelar Seminar International 

    UNIKOM, APTISI Jawa Barat, BINUS UNIVERSITY Dan International Institute Of Applied Informatics (IIAI) Berkolaborasi Gelar Seminar International 

    Unikom, Aptisi West Java, Binus University And International Institute of Applied Informatics (IIAI) Collaborate To Hold International Seminar

    BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali menghadirkan acara akademik berskala internasional dengan menggelar seminar bertajuk “AI, Equity, and Opportunity: Bridging the Digital Divide”. Seminar ini digelar secara terbuka bagi peserta dari berbagai kalangan, baik secara langsung di Smart Building lantai 17 UNIKOM maupun secara daring melalui platform Zoom. Seminar ini merupakan hasil kolaborasi UNIKOM dengan APTISI West Java, Binus University, dan International Institute of Applied Informatics (IIAI). 

    Acara ini menghadirkan sejumlah pembicara ternama di bidang kecerdasan buatan dan informatika terapan, di antaranya: 1). Prof. Tokuro Matsuo, Ph.D – CEO IIAI dan Profesor di Advanced Institute of Industrial Technology, Tokyo, Jepang. 2). Prof. Dr. Eng. Takayuki Ito – Kyoto University, Jepang. 3). Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.D – Wakil Rektor 4 UNIKOM untuk Teknologi Digital & ICT, Program Internasional & Center of Excellence. 4). Prof. Yuya Yokoyama, Ph.D – Advanced Institute of Industrial Technology, Jepang. 5). Prof. Dr. Ir. Ford Lumban Gaol, SMIEEE – Kepala Departemen Doktor Ilmu Komputer, Binus University. Acara ini dipandu oleh moderator Dr. Salmon Priaji Martana, S.T., M.T., selaku Wakil Direktur International Affairs & Cooperation UNIKOM.  

    Pada kesempatan tersebut, dalam sambutannya Rektor UNIKOM sekaligus Ketua Aptisi Jawa Barat Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T mengucapkan terima kasih kepada IIIAI, BINUS University, dan APTISI yang telah bekerja sama dalam menyelenggarakan acara ini. Prof. Eddy juga menekankan bahwa “workshop “AI, Equity, and Opportunity—Bridging the Digital Divide.” dan kecerdasan buatan bukan lagi masa depan yang jauh ia sudah ada di sini, mengubah cara kita melakukan penelitian, berinovasi, dan memperluas pengetahuan. Acara ini lebih dari sekadar diskusi tentang kemampuan AI. Melalui lokakarya ini, kami bertujuan untuk menjembatani kesenjangan digital dengan membekali para peneliti, pendidik, dan mahasiswa dengan keterampilan untuk memanfaatkan AI dalam kegiatan akademik mereka” Ujar Prof. Eddy

    Prof. Dr Eng. Takayuki Ito dari Kyoto University, Japan mendiskusikan secara online materi tentang bagaimana cara penggunaan Artificial Intellegence (AI) yang diimplementasikan kedalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga mengajak untuk mendiskusikan masa depan Indonesia. Sementara itu,  Prof. Tokuro Matsuo, Ph.D selaku CEO IIAI dari Tokyo, Japan menyampaikan bahwa “Sistem AI akan terus belajar dan belajar untuk memberikan jawaban yang lebih cerdas di masa depan. Jadi, harus ada keseimbangan. Kadang-kadang kita menggunakan LLM dan AI, tapi di lain waktu kita belajar di kelas, kita juga tetap harus belajar menggunakan buku teks dan internet daan terkadang kita menggunakan LLM dan AI untukmencari informasi lebih lanjut” ujar Prof. Tokuro.

    Prof. Yuya Yokoyama, Ph.D selaku Advanced Institute of Industrial Technology, Japan berpendapat bahwa “AI sangat berguna bagi kehidupan, tapi di saat yang sama, kita harus melihat kelemahan, Artinya, AI bisa menghasilkan sesuatu, tapi kita tidak seharusnya mempercayai hasilnya, misalnya berita palsu atau gambar palsu, ada figur orang yang asli, tapi wajahnya berbeda dengan orang lain, dan kita harus menilai apakah hasilnya benar atau tidak. Mungkin kadang-kadang, tapi kita harus menilai kontennya” ujar Prof. Yuya.

    Pemaparan terakhir materi mengenai AI yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Ford Lumban Gaol selaku Kepala Program Studi Doktoral Ilmu Komputer, BINUS University menjelaskan tujuan dari AI menurut perpektifnya yaitu “AI itu sendiri memang salah satu target untuk pengembangannya adalah bagi teman-teman generasi milenial terutama mahasiswa yang kedua adalah di dalam konteks literasi digital itu AI itu menjadi kata kuncinya karena begitu banyak sekarang aplikasi ataupun berbagai bantuan pembelajaran yang memang berbasis AI, mungkin kita kenal kayak model ChatGPT yang belakangan ini yang secara masif itu sudah digunakan oleh para mahasiswa. kami hari ini membawa konteks yang lebih besar lagi yang disebut dengan hyperdemokrasi dimana masyarakat ataupun society itu bisa melihat AI itu sendiri dalam konteks memoderasi dan juga mengambil sebuah konsensus dari diskusi yang ada di online. Karena apapun terjadi di dunia demokrasi itu setiap orang punya hak, punya keinginan dan punya kebebasan untuk berbicara” pungkasnya.

    Diskusi ini diikuti oleh sesi tanya jawab bersama para peserta yang dipandu oleh moderator. Kegiatan ini diharapkan workshop ini dapat menjadi wadah bagi para akademisi, mahasiswa, dan profesional dalam memahami tantangan dan peluang di era digital yang semakin berkembang. (Direktorat Hms & Pro)