Tag: AP2SC UNIKOM

  • Dari Ide Kreatif Menuju Proposal Prospektif, Direktorat Ap2sc Unikom Gelar Seminar Strategis Dorong Dosen Raih Hibah Riset Dan Inovasi Untuk Indonesia Maju 2026

    Dari Ide Kreatif Menuju Proposal Prospektif, Direktorat Ap2sc Unikom Gelar Seminar Strategis Dorong Dosen Raih Hibah Riset Dan Inovasi Untuk Indonesia Maju 2026

    BANDUNG, UNIKOM – Guna meningkatkan kualitas dan daya saing penelitian dosen, Direktorat Aplikasi Pengembangan, Pelatihan & Service Center (AP2SC) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) menyelenggarakan seminar pada Jumat, 17 Juli 2026, bertajuk “Strategi Menembus Hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Tahun 2026” dengan tema “Dari Ide Kreatif Menjadi Proposal Prospektif”. Bertempat di Ruang VVIP Lantai 16 Smart Building UNIKOM, kegiatan tersebut menjadi wadah strategis bagi dosen dan peneliti untuk meningkatkan kompetensi dalam menyusun proposal riset yang kompetitif dan berpeluang memperoleh pendanaan nasional.

    Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, S.T., M.T., CSBA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop tersebut merupakan upaya UNIKOM untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal Hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM). Melalui materi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Hanif Fakhrurroja, S.Si., M.T., diharapkan lebih dari 30 dosen UNIKOM dan peserta yang hadir mampu menghasilkan proposal yang lebih berkualitas, memperoleh pendanaan dari BRIN, serta memperkuat kolaborasi lintas program studi untuk menghasilkan penelitian yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.

    Direktorat AP2SC menghadirkan narasumber utama, Profesor Riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Hanif Fakhrurroja, S.Si., M.T. Pada kesempatan tersebut, ia membagikan berbagai strategi dalam menyusun proposal Hibah Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) yang berkualitas, mulai dari merumuskan ide penelitian yang relevan, menyusun kebaruan penelitian (novelty), hingga membangun proposal yang memiliki peluang besar untuk memperoleh pendanaan.

    Selain itu dalam pemaparannya, Prof. Hanif juga membagikan pengalaman sebagai peneliti sekaligus evaluator berbagai program pendanaan riset nasional. Dengan kepakaran di bidang Sistem Informasi, Artificial Intelligence, Machine Learning, Big Data Analytics, Internet of Things (IoT), dan Smart Instrumentation, Ia juga mendorong para peserta untuk menghasilkan proposal penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan pembangunan Indonesia.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, khususnya pada sesi diskusi dan tanya jawab. Para dosen memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung mengenai strategi meningkatkan kualitas proposal, memahami aspek penilaian reviewer, serta menggali peluang kolaborasi riset yang dapat memperbesar peluang memperoleh pendanaan RIIM.

    Melalui seminar strategis tersebut, UNIKOM berharap semakin banyak dosen yang mampu menghasilkan proposal penelitian yang inovatif, kompetitif, dan berdampak, sehingga dapat meningkatkan perolehan hibah penelitian nasional sekaligus memperkuat budaya riset di lingkungan UNIKOM. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen UNIKOM sebagai Digital Entrepreneurial University dalam menciptakan ekosistem akademik yang mendorong lahirnya penelitian berkualitas, inovasi berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai institusi nasional maupun internasional. Dengan peningkatan kapasitas dosen melalui program-program yang diselenggarakan AP2SC, UNIKOM optimis dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi menuju Indonesia Maju. (Direktorat Hms & Pro)

  • Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa: Unikom Gelar Sertifikasi Pelatihan It Bagi Mahasiswa Teknik Informatika

    Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa: Unikom Gelar Sertifikasi Pelatihan It Bagi Mahasiswa Teknik Informatika

    Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa: Unikom Gelar Sertifikasi Pelatihan It Bagi Mahasiswa Teknik Informatika

    BANDUNG, UNIKOM – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan keahlian mahasiswa dibidang Informasi teknologi (IT), Direktorat Aplikasi Pengembangan Pelatihan Dan Service Center (AP2SC) Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) yang bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Rekhatama menggelar sertifikasi pelatihan bagi mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UNIKOM pada hari Rabu, 26 Februari 2025. Acara ini menghadirkan Instruktur IT Ahli dari LSP Rekhatama Darwan, S.Si., M.M., yang pemateri utama.

    Dalam pelatihan ini, mahasiswa mendapatkan pendalaman materi seputar aplikasi berbasis web (web-based) dengan menggunakan bahasa pemrograman HTML, JavaScript, dan PHP. Selain itu, aspek penting mengenai implementasi keamanan (security) dalam pengembangan aplikasi juga menjadi fokus utama. “Pelatihan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memahami cara membangun aplikasi berbasis web, tetapi juga mampu mengamankan sistemnya dari potensi ancaman siber,” ujar Darwan dalam sesi pemaparannya.

    Selain aspek teknis, mahasiswa juga dibimbing untuk memahami kerangka logika berpikir pemrograman atau Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengembangan perangkat lunak. Dengan demikian, peserta pelatihan diharapkan mampu menguasai alur kerja dari sebuah program secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga implementasi.

    Kegiatan sertifikasi ini disambut antusias oleh para mahasiswa, yang menganggapnya sebagai kesempatan emas untuk memperdalam keterampilan teknis mereka serta untuk mempersiapkan uji kompetensi dibidang keahlian sebagai Junior Web Programmer, Junior Web Developer, dan Data Scientist untuk mendapatkan sertifikasi yang dikeluarkan langsung oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang akan menjadi nilai tambah dalam dunia kerja. Hal tersebut sebagai bentuk keseriusan UNIKOM berkomitmen penuh dalam mendukung mahasiswa untuk meraih sertifikasi profesional melalui berbagai program pelatihan, bimbingan intensif, serta fasilitas ujian yang disediakan guna meningkatkan daya saing di dunia kerja. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mahasiswa Teknik Informatika semakin siap menghadapi tantangan di industri teknologi dan mampu bersaing secara profesional dalam dunia kerja berbasis digital. (Direktorat Hms & Pro)